super me
Incheon, Korea Selatan, 2 Mei 2023 - Para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Negara Anggota ASEAN+3 menegaskan kembali komitmen bersama mereka untuk memperkuat dialog kebijakan mengenai perkembangan terkini dan prospek ekonomi global dan regional, serta respons kebijakan terhadap risiko dan tantangan ke depan. Lebih lanjut, Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral ASEAN+3 tersebut sepakat untuk memperkuat kerja sama keuangan regional melalui inisiatif di bawah Regional Financing Arrangements (RFA) Future Direction, Chiang Mai Initiative Multilateralisation (CMIM), AMRO, Asian Bond Markets Initiative (ABMI), Disaster Risk Financing (DRF), dan ASEAN+3 Future Initiatives termasuk pembiayaan infrastruktur, kajian studi pada fasilitas nonpembiayaan, pembiayaan risiko bencana (DRF), serta kajian studi beberapa tema strategis atas Digitalisasi Keuangan, keuangan berkelanjutan, utang korporasi, utang rumah tangga, dan Transaksi Mata Uang Lokal (Local Currency Transaction/LCT). Komitmen tersebut merupakan hasil kesepakatan dari Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Negara Anggota ASEAN+3 (the ASEAN+3 Finance Ministers' and Central Bank Governors Meeting/AFMGM+3), yang diadakan pada 2 Mei 2023 di Incheon, Korea Selatan.
Pertemuan tersebut diselenggarakan di bawah mitra keketuaan (co-chairmanship) dari Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan Republik Indonesia, Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia, Shunichi Suzuki, Menteri Keuangan Jepang, dan Kazuo Ueda, Gubernur Bank of Japan. Presiden Asian Development Bank (ADB), Direktur ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO) ASEAN+3, Deputi Sekretaris Jenderal ASEAN Secretariat, dan Deputi Managing Director of the International Monetary Fund (IMF) juga hadir dalam pertemuan tersebut.
Pada pertemuan tersebut, Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, menyampaikan pertumbuhan ekonomi ASEAN+3 yang kuat sebesar 3,2 persen pada tahun 2022, terlepas dari efek pandemi COVID-19 yang masih ada dan konflik Rusia-Ukraina yang meningkat menjadi krisis. Sementara itu, gejolak sektor perbankan baru-baru ini di AS dan Eropa memiliki dampak rambatan yang terbatas di kawasan ASEAN+3. Meskipun demikian, kita harus tetap waspada. Ke depan, kawasan ini diperkirakan akan tumbuh sebesar 4,6 persen pada tahun 2023, dipacu oleh permintaan domestik yang kuat karena pemulihan ekonomi terus menunjukkan perbaikan.
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyoroti bahwa tantangan saat ini dan ketergantungan yang besar pada mata uang dominan tertentu untuk perdagangan internasional dan penyelesaian investasi dapat meningkatkan kerentanan dan meningkatkan risiko stabilitas keuangan di ASEAN+3. Oleh karena itu, ASEAN+3 perlu berinovasi untuk dapat menjaga stabilitas, di tengah inflasi yang masih tinggi, kondisi likuiditas yang lebih ketat, ruang kebijakan yang lebih sempit, dan pengaruh kuat dolar. Dalam hal ini, Gubernur Perry menekankan pentingnya memperkuat dan meningkatkan kerja sama di antara negara-negara ASEAN+3 dalam konektivitas pembayaran dengan mempromosikan penggunaan mata uang lokal yang lebih luas untuk transaksi. Berkaitan dengan hal tersebut, AFMGM+3 menyambut baik dan mengakui perkembangan kajian Sistem Pembayaran Lintas Batas di ASEAN+3, khususnya mengenai Penguatan Transaksi Mata Uang Lokal (Local Currency Transactions – LCT) dalam pembahasan Isu Tematik ASEAN+3.
Kerja sama intraregional yang lebih erat — di bidang perdagangan dan investasi, logistik dan ketahanan rantai pasokan, antarkonektivitas sistem kepabeanan, arus lintas batas, infrastruktur berkelanjutan dan hijau, serta integrasi digital — akan semakin meningkatkan kemampuan kawasan ini untuk mengamankan pertumbuhan pascapandemi, meminimalkan scarring effect, dan bersiap menghadapi guncangan di masa depan. Dalam hal ini, kawasan menegaskan kembali komitmen kuat terhadap sistem perdagangan multilateral berbasis aturan yang terbuka, bebas, adil, inklusif, adil, transparan dan tidak diskriminatif dengan World Trade Organization (WTO) sebagai intinya dan menyatakan dukungan peningkatan integrasi ekonomi regional dan implementasi Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) Agreement.
Hasil diskusi AFMGM+3 akan dilanjutkan pada AFMGM+3 mendatang di Tbilisi, Georgia pada tahun 2024 dan berharap dapat bekerja sama dengan Republik Demokratik Rakyat Laos dan Republik Korea sebagai Ketua Bersama (Co-chairs) Proses Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral ASEAN+3 pada tahun 2024. (nck)
Batam -Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengapresiasi kerukunan antar umat beragama di Kota Batam.
Rudi menyampaikan pesan ini saat hadir dalam agenda Ibadah Paskah sekaligus perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kerukunan Keluarga Minahasa Batam (K2MB) yang ke-48 yang berlangsung di Kawasan Mega Wisata Ocarina Batam Center, Senin (1/5/2023).
Datang bersama Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepri, K.H. Bambang Maryono, orang nomor satu di Kota Batam tersebut yakin jika kerukunan antar umat beragama di lingkungan masyarakat menjadi kunci penting dalam pembangunan daerah.
"Saya mengajak masyarakat Kota Batam untuk menjaga kerukunan umat beragama. Dukungan dan kekompakan masyarakat menjadi modal penting untuk saya menjadikan Batam sebagai kota madani dan modern ke depan," ujar Rudi di lokasi acara.
Selain itu, Rudi turut mengajak seluruh masyarakat Kota Batam asal Minahasa untuk menyukseskan pembangunan ke depannya.
Mengingat, BP Batam tengah menggesa pengembangan dan peningkatan sejumlah infrastruktur seperti pembangunan ruas jalan utama, Bandara Internasional Hang Nadim, serta Pelabuhan Batu Ampar.
"Saya optimis, seluruh pembangunan akan selesai dan menjadikan Batam sebagai kota maju. Saya juga sedang menyiapkan desain untuk Pelabuhan Internasional Batam Center ke depan. Ini diharapkan menjadi pintu utama untuk masuknya wisatawan mancanegara," tambah Rudi sambil menunjuk Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center yang berdekatan dengan lokasi acara.
Suami Marlin Agustina tersebut juga mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan prioritas utama selama masa kepemimpinannya.
Bukan tanpa alasan, Rudi memahami jika kemajuan sektor industri di Kota Batam juga tak terlepas dari infrastruktur jalan yang maksimal.
"Jalannya bagus, industrinya berjalan lancar. Jalan utama dari Batu Ampar hingga ke Nongsa juga akan selesai dalam beberapa bulan lagi. Hampir setiap hari, saya sempatkan untuk memantau pengerjaan jalan saat ini," bebernya lagi.
Ia berharap, seluruh pembangunan yang sedang berlangsung saat ini mampu membangkitkan perekonomian Kota Batam ke depan.
Tidak hanya itu, pembangunan Kota Batam diharapkannya juga dapat mendongkrak percepatan realisasi investasi. Baik penanaman modal asing ataupun dalam negeri.
"Ekonomi Batam harus bangkit, kita semua harus optimis," pungkasnya. (DN)
Korea Selatan, 2 Mei 2023. Bank Indonesia dan Bank of Korea menyepakati kerja sama untuk mendorong penggunaan mata uang lokal masing-masing negara dalam transaksi bilateral[1] antara Indonesia dan Korea Selatan. Kesepakatan tersebut dituangkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dan Gubernur Bank of Korea, RHEE, Chang Yong, pada hari ini (2/5) di sela-sela Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral ASEAN+3 di Korea Selatan.
Kesepakatan ini akan mendorong penggunaan mata uang lokal masing-masing negara dalam transaksi bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan, seperti transaksi berjalan (current account transaction), investasi langsung, dan transaksi ekonomi dan keuangan lainnya yang akan disepakati kedua otoritas. Kolaborasi tersebut menandai capaian penting dalam memperkuat kerja sama keuangan bilateral antara Bank Indonesia and Bank of Korea. Pelaku usaha dapat memanfaatkan kerja sama ini untuk mengurangi biaya transaksi dan eksposur terhadap risiko nilai tukar dalam melakukan transaksi bilateral kedua negara, antara lain melalui penggunaan kuotasi nilai tukar secara langsung antara mata uang Korean Won dan Rupiah dalam perdagangan antarbank. Kerja sama ini akan terus diperkuat melalui sharing informasi dan diskusi secara berkala antara otoritas Indonesia dan Korea Selatan.
Otoritas kedua negara memandang bahwa penggunaan mata uang lokal masing-masing negara yang lebih luas untuk transaksi bilateral pada akhirnya akan berkontribusi dalam mempromosikan perdagangan antara Indonesia dan Korea Selatan serta memperdalam pasar keuangan dalam mata uang lokal di kedua negara. (nck)
Batam - Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait menerima kunjungan investor asal Belarusia di Marketing Center, Batam Center, Senin, (1/5/2023).
Investor tersebut ingin menjajaki peluang perluasan usaha sektor manufaktur di kawasan bebas Batam.
Minat itu menurut Ariastuty selain karena letak Batam yang strategis juga memiliki kawasan ekonomi khusus dengan beragam fasilitas.
"Mereka sampaikan Batam sangat maju dan berkembang, ingin mengetahui lebih jauh akan proses, insentif dan peluang usaha di Batam," katanya usai pertemuan.
Lebih lanjut ia menerangkan, pihaknya dibawah kepemimpinan Muhammad Rudi terus mengembangkan promosi investasi dengan sejumlah upaya untuk menarik investasi masuk.
Pertama, bekerjasama dengan pelaku usaha dan asosiasi usaha lokal dan nasional. Kedua, kerja sama dengan kedutaan besar asing di Indonesia maupun kedutaan Indonesia di luar negeri.
Ketiga, aktif mengikuti pameran promosi baik dalam negeri maupun luar negeri. Dan, Keempat, market sounding promosi langsung luar negeri.
"Sejalan dengan gencarnya pengembangan infrastruktur, BP Batam terus melakukan promosi investasi. Hal itu dilakukan agar ekonomi masyarakat dan investasi terus meningkat," pungkas Ariastuty.
Batam - Pembangunan infrastruktur terus menjadi prioritas utama Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi, pada tahun 2023 ini.
Infrastruktur ini digadang-gadang Kepala BP Batam, sebagai kunci utama dari kebangkitan perekonomian Batam. Berbagai proyek strategis dilaksanakan BP Batam untuk meningkatkan nilai investasi serta pelayanan publik di Batam.
Salah satunya, peningkatan jalan arteri dari pelabuhan Batu Ampar hingga Bandara Hang Nadim. Pembangunan ini akan berdampak pada peningkatan konektivitas akses logistik kedepannya.
"Saya kembangkan ini agar ekonomi Batam semakin maju lagi. Kalau ekonomi sudah maju, masyarakat akan memiliki kesempatan untuk lebih baik," seru Muhammad Rudi beberapa waktu yang lalu.
Untuk peningkatan konektivitas akses logistik ini, pembangunan akan dimulai dari Jalan Yos Sudarso tahap 4 sepanjang 2,4 km. Proyek ini, akan dimulai dari Ruas Underpass Pelita hingga Nagoya Gate. Pembangunan ini dilaksanakan oleh kontraktor PT. Kuala Batee Indonesia dan konsultan pengawas PT. Calvindam Jaya.
Selanjutnya Jalan Koridor Utama Pelabuhan - Bandara sepanjang 9 km dari Ruas Simpang Laluan Madani hingga Simpang Bundaran Punggur. Proyek ini akan dipegang oleh kontraktor PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk. - PT. Maju Bersama Jaya (KSO) dan konsultan pengawas PT. Portal Engineering Perkasa.
Kemudian Jalan Koridor Utama Pelabuhan hingga Bandara sepanjang 2,6 km. Dimana pembangunan ini dimulai dari Ruas Bundaran Punggur hingga Simpang Bandara. Dengan kontraktor PT. Harap Panjang dan konsultan pengawas PT. Multi Forma Riau Konsultan.
Ada juga Pengembangan Jalan Hang Jebat sepanjang 5,5 km dari Simpang Batu Besar hingga Simpang Turi, dengan kontraktor PT. Sinar Arengka Setia Maju dan konsultan pengawas PT. Multi Forma Riau Konsultan.
Terakhir, Bundaran Bandara, berdiameter 100 m serta panjang jalan mencapai 800 m dengan kontraktor PT. Kurnia Djaja Alam dan konsultan pengawas PT. Astadipati Duta Harindo.
"Jadi visinya adalah, menghubungkan jalan ke tiga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam. Ada Nongsa Digital Park, kemudian Maintenance Repair Overhaul (MRO) dan Aerocity di Bandara Hang Nadim. Ini jelas menjadi nilai tambah untuk daya saing Batam," jelas Muhammad Rudi.
Muhammad Rudi menegaskan, bahwa Batam harus bisa menjadi kota baru dan modern. Untuk itu ia mengajak masyarakat untuk kompak bersatu dalam pembangunan ini.
Ia menambahkan, pembangunan yang menjadi prioritas saat ini untuk kepentingan umum dan harus segera diselesaikan di tahun 2023 ini.
"Apabila akses jalan selesai, tentunya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Kota Batam kedepannya," imbuhnya. (EI)
Batam - Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam akan menambah jumlah personel pengamanan pelabuhan penumpang dalam menghadapi arus balik Idul Fitri 2023.
Tambahan personel tersebut merupakan salah satu langkah Ditpam BP Batam untuk memperketat keamanan dan pengawasan pelabuhan selama arus balik berlangsung.
Kepala Subdit Pengamanan Aset dan Objek Vital Ditpam BP Batam, AKBP S.A. Kurniawan, mengatakan jika setiap pelabuhan bakal mendapatkan tambahan sebanyak 10 personel.
"Total ada 105 personel di empat pelabuhan, mulai dari Batu Ampar, Punggur, Sekupang, dan Pelabuhan Internasional Batam Center," ujarnya, Jumat (28/4/2023).
Kurniawan mengungkapkan, penambahan tersebut terus dilakukan sampai pada tanggal 8 Mei 2023 nanti.
Mengingat, volume penumpang selama arus balik Idul Fitri 2023 diprediksi meroket dibandingkan tahun sebelumnya.
"Pengamanan yang kami lakukan tak jauh berbeda dengan arus mudik kemarin. Tetap mengedepankan pelayanan prima dan kenyamanan penumpang," bebernya lagi.
Pihaknya memprediksi, lonjakan arus balik Idul Fitri 2023 di pelabuhan penumpang Kota Batam bakal terjadi pada tanggal 29 April sampai 1 Mei 2023 mendatang.
"Untuk di Batu Ampar puncak arusnya kemungkinan 29 April. Sedangkan di Punggur dan Sekupang tanggal 30 April dan 1 Mei," tambahnya.
Kurniawan mengimbau kepada seluruh penumpang agar tetap tertib selama berada di pelabuhan.
Salah satunya dengan tetap mengikuti arahan dari petugas yang ada dan tetap waspada saat hendak pulang ke rumah masing-masing.
"Bagi warga yang akan menggunakan transportasi umum, tetap waspada dan berhati-hati. Kalau bisa bertanya ke petugas resmi," pungkasnya.
Untuk diketahui, arus balik Idul Fitri 2023 di pelabuhan penumpang diprediksi meroket.
Bukan tanpa alasan, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat, jumlah penumpang angkutan laut naik drastis pada tahun 2022 lalu dengan total 5,45 juta orang.
Angka ini naik signifikan dibandingkan tahun 2021 yang hanya sebanyak 1,84 juta orang.
Pada tahun 2023, kenaikan jumlah penumpang masih berpotensi terjadi. Mengingat, arus mudik lebaran cukup tinggi pasca pandemi Covid-19 melandai.
Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan jika pihaknya pun telah mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang. Baik saat arus mudik ataupun arus balik.
Sesuai arahan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, Dendi menyebut jika pelayanan dan kenyamanan pengguna pelabuhan menjadi prioritas utama pihaknya.
"Untuk lonjakan penumpang kemungkinan sama dengan tahun 2019 lalu," ujarnya terpisah. (DN)
Batam - Sepanjang tahun 2022, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam melaporkan bahwa jumlah penumpang angkutan udara yang datang dan berangkat melalui Bandara Internasional Hang Nadim sebanyak 3,46 juta orang.
Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 2,07 juta orang.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menyambut baik pergerakan penumpang tersebut.
Menurut Rudi, hal ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi Kota Batam ke depan.
"Ini sinyal positif. Total penumpang cukup tinggi dan menunjukkan adanya pemulihan pasca pandemi Covid-19. Semoga pergerakan ini ikut berdampak bagi ekonomi Batam," ujar Rudi, Selasa (25/4/2023).
Berdasarkan catatan BPS Kota Batam, total penumpang angkutan udara tahun 2022 mengalami peningkatan sebanyak 66,88 persen.
Dengan rincian, penumpang datang sebanyak 1,76 juta orang dan penumpang berangkat sebanyak 1,66 juta orang.
Sedangkan penumpang terbanyak datang dari penerbangan domestik. Yang mana, tingkat pemulihannya menyentuh angka 82 persen.
Di sisi lain, penerbangan internasional yang sempat turun drastis selama pandemi Covid-19 juga menunjukkan tren positif dengan tingkat pemulihan sekitar 49 persen.
Berdasarkan data penumpang bulan Februari 2023, jumlah yang datang ke Kota Batam sebanyak 138.611 orang.
Jumlah ini mengalami kenaikan 39,37 persen jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun 2022 silam dengan total penumpang sebanyak 99.457 orang.
"BP Batam sedang mempercepat pembangunan Kota Batam. Kita siapkan kota ini agar wisatawan bisa terus berdatangan. Mari dukung pembangunan agar terwujud Batam yang madani dan modern untuk kita semua," tambahnya.
Tidak hanya itu, lanjut Rudi, meningkatnya pergerakan penumpang angkutan udara tersebut diharapkan mampu memberi dampak bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Batam.
Sehingga, kedatangan wisatawan nusantara ataupun mancanegara ke Kota Batam ikut menghidupkan ekonomi masyarakat kecil.
"Kita tak boleh jadi penonton saja. Masyarakat harus mempersiapkan diri untuk ikut andil dalam kemajuan bersama," pungkasnya. (DN)
Batam - PT Makmur Elok Graha (MEG) telah resmi jadi nakhoda untuk mengembangkan kawasan Rempang seluas 17 ribu hektar. Hal ini ditandai dengan Peluncuran Program Pengembangan Kawasan Rempang di Jakarta, Rabu, 12 April 2023 lalu.
Setelah resmi mengelola Kawasan Rempang, PT MEG tidak akan serta merta melupakan penduduk tempatan di Kawasan Rempang.
Komisaris sekaligus Juru Bicara PT MEG Fernaldi Anggadha mengatakan, pihaknya merupakan mitra dari BP Batam dan Pemko Batam dalam mengembangkan Pulau Rempang.
Dimana, dalam pengembangan Pulau Rempang, BP Batam maupun Pemko Batam sangat aktif dalam menyerap seluruh aspirasi dari masyarakat Rempang.
"Kita (PT MEG) bersama BP Batam dan Pemko Batam sangat memperhatikan, bagaimana kepentingan dari warga disana," ujarnya.
Sehingga kedepannya, PT MEG bersama BP Batam sudah menyediakan pemukiman terpadu. Dimana, dalam pemukiman tersebut akan dilengkapi dengan pasar modern, sarana olahraga, sekolah dan lainnya.
"Supaya skala ekonomi dari warga Rempang sendiri naik," tegasnya.
Sebab, sebagaimana yang diketahui saat ini, masyarakat Pulau Rempang hidup secara sporadik atau terpisah jauh dari satu keluarga dengan keluarga lainnya.
Begitu juga dengan pendapatan masyarakat dari berbagai profesi mulai dari nelayan hingga petani.
"Ini sudah kita akomodir dan kita persiapkan perencanaan terbaik untuk warga disana dan juga kita siapkan juga pusat pelatihan dan pendidikan. Supaya nantinya warga atau anak tempatan di Rempang Galang bisa ikut berkontribusi dalam pembangunan Rempang," jelasnya.
Ia menambahkan, pengembangan yang dilakukan di Pulau Rempang sendiri tak lain adalah untuk masyarakat Rempang itu sendiri. Sebab, PT MEG dan BP Batam tidak ingin masyarakat Rempang hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan ini.
"Sekarang sudah saatnya kita bangun Pulau Rempang ini, dan kita pemain utamanya. Khususnya untuk masyarakat Rempang Galang," imbuhnya.
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait mengajak seluruh pihak di Kota Batam, untuk bersama-sama mengawal jalannya pembangunan di kawasan Rempang, sejalan yang telah dicanangkan pemerintah.
"Semenjak launching, pulau ini mendapat perhatian khusus dari semua pihak, karena memang pengembangan pulau ini sudah dinanti," kata Ariastuty Sirait.
Kawasan tersebut, telah ditetapkan sebagai The New Engine of Indonesian's Economic Growth Indonesia. Nilai investasi pengembangan kawasan mencapai Rp 381 triliun dan akan menyerap lebih dari 300 ribu tenaga kerja.
Ia menambahkan, sesuai arahan dari Kepala BP Batam, pengembagan kawasan Rempang ini harus lebih mengutamakan masyarakat Rempang sendiri, dalam proses pembangunan kedepannya.
"BP Batam telah menyiapkan development plan kawasan Rempang sesuai arahan Bapak Kepala BP Batam Muhammad Rudi, semoga akselerasi ini segera memberikan dampak positif bagi pengembangan daerah," serunya.
Batam - Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melaksanakan salat Idul Fitri berjemaah di Alun-alun Engku Putri Batam Center, Sabtu (22/4/2023).
Hadir bersama Ketua Pikori BP Batam, Marlin Agustina, Muhammad Rudi mengapresiasi antusias masyarakat dalam menyambut perayaan Idul Fitri tahun 2023.
Bukan tanpa alasan, antusias masyarakat tersebut ikut berdampak pada jumlah titik pelaksanaan salat Idul Fitri di Kota Batam.
Di mana, jumlah titik pelaksanaan mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya.
Tahun lalu, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam mencatat, pelaksanaan salat hanya sekitar 600 titik.
Sedangkan tahun 2023, meningkat menjadi 831 titik. Dengan rincian, 713 titik di masjid, 97 titik di mushola, dan 21 titik di lapangan terbuka.
Tidak hanya itu, Kemenag Kota Batam juga menyampaikan bahwa indeks kerukunan masyarakat juga mengalami peningkatan sepanjang tahun lalu.
"Hal ini patut kita apresiasi. Mudah-mudahan masyarakat bisa bersatu padu dalam membangun Kota Batam," ujar Rudi.
Orang nomor satu di Kota Batam tersebut mengatakan, kerukunan masyarakat akan berdampak kepada kenyamanan dan keamanan investasi ke depan.
Dengan kerukunan yang ada, lanjut Rudi, situasi Kota Batam bakal kondusif dan mampu menarik minat investor untuk berinvestasi.
"Berdasarkan laporan Kemenag, jumlah zakat, infak, sedekah juga meningkat. Ini artinya, perekonomian masyarakat semakin membaik dan meningkat. Hal ini juga menandakan bahwa perkembangan Kota Batam sudah ada titik terang," lanjutnya.
Rudi berharap, pembangunan infrastruktur yang saat ini sedang berlangsung dapat membawa peningkatan ekonomi untuk masyarakat Kota Batam ke depan.
Mengingat, ekonomi Kota Batam tumbuh 6,84 persen sepanjang tahun 2022 lalu.
Sehingga, Rudi ingin pertumbuhan ekonomi Batam tahun 2023 bisa mencapai 7 persen.
"Ekonomi menjadi penentu. Mudah-mudahan kita bisa saling menjaga silaturahmi agar Batam terus kondusif dan aman demi mewujudkan kota yang madani dan modern," pungkasnya.
Usai melaksanakan salat Idul Fitri, Rudi bersama Ketua Pikori BP Batam, Marlin Agustina, juga berkesempatan untuk menyapa ribuan jemaah yang hadir di Alun-alun Engku Putri Batam Center.
Beberapa jemaah juga menyempatkan diri untuk bersalaman dengan kedua tokoh tersebut.
"Mari kita bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan. Kami juga mengajak generasi muda di Kota Batam untuk menjaga akhlak demi mewujudkan Kota Batam yang madani," ujar Marlin Agustina. (DN)
Badan Pengusahaa (BP Batam) mengajak insan pers di Kota Batam untuk mengawal jalannya pembangunan di kawasan Rempang sejalan yang telah dicanangkan pemerintah.
Hal itu disampaikan Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait saat menggelar silaturahmi dan ramah tamah media di Hotel Radisson, Senin, (17/4/2023).
"Semenjak launching, pulau ini mendapat perhatian khusus dari media karena memang pengembangan pulau ini sudah dinanti," kata Ariastuty Sirait.
Ia menyebutkan kawasan itu ditetapkan sebagai The New Engine of Indonesian's Economic Growth pada awal April lalu. Nilai investasi pengembangan kawasan mencapai Rp 381 triliun dan akan menyerap lebih dari 300 ribu tenaga kerja.
"BP Batam telah menyiapkan development plan kawasan Rempang sesuai arahan Bapak Kepala BP Batam Muhammad Rudi, semoga akselerasi ini segera memberikan dampak positif bagi pengembangan daerah," serunya.
Oleh karenanya, dalam kesempatan ramah tamah itu, BP Batam menggandeng PT Makmur Elok Graha (MEG) sebagai perusahaan pengembang untuk memaparkan langsung rencana dan program pembangunan kawasan Rempang.
"Kami (PT MEG) adalah mitra pemerintah untuk mengembangkan pulau Rempang dan dengan dukungan khususnya dari masyarakat terlebih rekan-rekan media, kami yakin pengembangan kawasan ini dapat terwujud" ujar Komisaris sekaligus Juru Bicara PT MEG Fernaldi Anggadha
Ia pun mengaku senang dapat bersilaturahmi sekaligus mengenalkan langsung program pengembangan kawasan tersebut dihadapan awak media.
"Semoga dengan acara ini, rekan-rekan media dapat memberikan informasi mengenai program dan rencana pengembangan rempang ke depan," imbuhnya.
Tutur hadir dalam acara, Direktur Uama PT MEG Nuraini Setiawati, Direktur PT MEG Trijono, Direktur Pengelolaan Pertanahan BP Batam Ilham Eka Hartawan dan Direktur Pengamanan Aset BP Batam Moch. Badrus.
