Live Streaming
super me

super me

Delapan Kepala Keluarga (KK) asal Desa Blongkeng yang terdampak Proyek Rempang Eco-City memilih untuk bergeser ke hunian sementara, Rabu (7/8/2024).

Langkah ini merupakan bentuk dukungan warga terhadap realisasi pengembangan Kawasan Rempang sebagai The New Engine of Indonesian's Economic Growth.

"Mudah-mudahan proyek Rempang bisa berjalan lancar," harap Ahmat Zulimin, warga Desa Blongkeng, Rempang.

Ia juga berharap, Proyek Rempang Eco-City dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi seluruh masyarakat setempat.

Sehingga, perekonomian warga sekitar proyek pun bisa ikut meningkat dengan hadirnya pembangunan ini.

"Terima kasih pula kepada pemerintah dan BP Batam yang telah membantu pergeseran terhadap kami. Semoga ekonomi warga bisa lebih sejahtera ke depannya," tambahnya.

Senada, warga lainnya bernama Kahar juga berharap penuh dengan kehadiran Proyek Rempang Eco-City.

Pria yang telah bermukim di Desa Blongkeng sejak puluhan tahun lalu ini ingin, ekonomi masyarakat lokal bisa ikut meningkat signifikan.

"Saya dan keluarga mendukung pemerintah agar proyek ini bisa berjalan. Sebagai masyarakat, saya ingin anak-cucu kami ke depan bisa hidup lebih baik dan mendapat pekerjaan yang layak," ungkapnya.

Terpisah, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait menyampaikan, pergeseran terhadap delapan KK asal Desa Blongkeng ini sekaligus menambah total warga yang telah bergeser ke hunian sementara menjadi sebanyak 163 KK.

Sebagaimana komitmen BP Batam sejak awal, lanjut Ariastuty, tiap warga yang bergeser akan mendapatkan santunan berupa biaya hidup sebesar Rp 1,2 juta per jiwa.

Di samping itu, mereka juga mendapat biaya sewa rumah dengan jumlah yang sama yakni Rp 1,2 per bulan.

"Kami berupaya untuk menyelesaikan hak-hak masyarakat sebelum investasi Rempang Eco-City terealisasi. Pada prinsipnya, BP Batam tidak ingin ada hak warga yang terabaikan sehingga proyek ini mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat," tegasnya. (*)

Jakarta, 6 Agustus 2024 - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) mencatatkan tonggak sejarah baru dalam perjalanan transformasi digitalnya melalui peresmian Digital Intelligence Operations Center (DIOC). Fasilitas termutakhir ini menandai kemajuan signifikan bagi komitmen Indosat menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam memberikan pelayanan terbaik bagi lebih dari seratus juta pelanggan di seluruh Indonesia.

DIOC diresmikan oleh Vikram Sinha, President Director and CEO, Indosat Ooredoo Hutchison, beserta jajaran manajemen dan komisaris Indosat Ooredoo Hutchison, serta Simon Lin, President Huawei Asia-Pacific Region dan jajarannya. Peresmian ini juga sekaligus menegaskan kerja sama strategis antara kedua belah pihak. DIOC didirikan sebagai pusat operasi jaringan Indosat untuk menyediakan real-time insights dan manajemen layanan proaktif, menggabungkan keandalan fungsi Network Operations Center (NOC) dan Service Operations Center (SOC).

Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan, “Digital Intelligence Operations Center menandai babak baru dalam mewujudkan ambisi kami untuk menjadi perushaan telekomunikasi berbasis AI. Melalui DIOC, Indosat tidak hanya meningkatkan kinerja jaringan, tetapi juga merevolusi pelayanan pelanggan. Integrasi teknologi canggih dan pengembangan talenta, menjadi kombinasi dalam menetapkan standar baru dalam kinerja jaringan dan kepuasan pelanggan. Kolaborasi ini menjadi kunci untuk mewujudkan misi kami dalam menghubungkan dan memberdayakan setiap masyarakat Indonesia melalui konektivitas digital.”

Keunggulan fungsi DIOC dalam memberikan Real-time Network Insights, memungkinkan Indosat beralih dari penyelesaian masalah reaktif ke manajemen layanan proaktif dengan data waktu nyata untuk mengoptimalkan kinerja jaringan. DIOC juga menyediakan End-to-End Service Management, termasuk kinerja, pengalaman aplikasi, dan kualitas layanan, yang mempercepat penyelesaian masalah pelanggan. Kemampuan DIOC untuk mengintegrasikan analisis data dan teknologi mutakhir mendorong Data-Driven Innovation yang berkelanjutan, memungkinkan Indosat mengembangkan produk dan layanan baru yang berfokus pada pelanggan, serta memimpin dalam kemajuan layanan digital.

Peresmian ini juga memperkuat kemitraan antara Indosat dan Huawei, dengan tujuan bersama untuk meningkatkan infrastruktur jaringan, mempercepat transformasi digital, dan mengembangkan talenta unggul bagi masa depan digital Indonesia. Solusi ICT canggih dan kepemimpinan teknologi Huawei akan membantu Indosat membangun jaringan yang berorientasi masa depan, otomatis, dan cerdas, memastikan fleksibilitas untuk memenuhi kebutuhan digital pelanggan yang dinamis.

Simon Lin, President of Huawei Asia-Pacific Region mengatakan, “Peresmian Digital Intelligence Operations Center (DIOC) Indosat merupakan pencapaian yang luar biasa, menandai era baru kerja sama dalam mengembangkan pusat inovasi dan menyambut manajemen jaringan cerdas. Kolaborasi ini didasarkan pada kemitraan strategis jangka panjang kami dengan Indosat, yang menjadi bukti komitmen bersama untuk terus memberikan pengalaman jaringan yang luar biasa. Sebagai inovator teknologi, pelopor industri, dan kontributor lokal yang berakar di region, Huawei berkomitmen untuk memanfaatkan solusi inovatif kami guna membantu pelanggan kami mencapai kesuksesan bisnis yang berkelanjutan dan daya saing. Bersama-sama, kita membentuk masa depan yang lebih digital, terhubung, dan cerdas untuk Indonesia.”

Indosat telah mencapai hasil signifikan dalam transformasi digitalnya dan mencapai hasil yang signifikan. Dalam kolaborasinya dengan Huawei melalui pusat layanan dan operasi terkelola, Indosat berhasil melakukan konsolidasi jaringan berfokus pada pengalaman dan secara signifikan meningkatkan kualitas jaringan serta pengalaman pengguna. Pengujian independen pihak ketiga menunjukkan peningkatan substansial Indosat di daerah pedesaan, perkotaan, dan pinggiran kota, di mana kecepatan unduh meningkat secara signifikan dari tahun ke tahun (YoY), meningkat 44,1% YoY di daerah pedesaan, 43,5% YoY di daerah perkotaan, dan 43,9% YoY di daerah pinggiran kota, berkontribusi pada kepuasan pelanggan dan kinerja jaringan yang lebih tinggi. Indosat juga meningkatkan cakupan populasi hingga 12,7 juta penduduk.

Penerapan strategi transformasi jaringan dan adopsi teknologi mutakhir yang didukung oleh kolaborasi kuat dengan mitra global sangat penting untuk memberikan pengalaman yang luar biasa kepada pelanggan. Indosat dan Huawei telah memulai perjalanan kolaborasi untuk memperdalam kerja sama, dengan fokus pada infrastruktur jaringan, operasi jaringan, dan pengembangan talenta. Indosat juga menciptakan lingkungan terbuka dan kolaboratif dengan bekerja sama dengan organisasi internasional seperti TM Forum untuk mendorong inovasi dan mengeksplorasi kasus penggunaan baru dengan pemimpin industri global lainnya.

“Seiring Indosat terus menerapkan teknologi inovatif seperti digital twin networks, AI/ML, dan otomatisasi, kami tetap berkomitmen untuk menjadi katalisator masa depan digital Indonesia. Dengan memanfaatkan jangkauan jaringan yang luas dan adopsi teknologi generasi berikutnya, Indosat bertujuan untuk menghubungkan individu, bisnis, dan segala sesuatu di antaranya, membuka potensi digital di seluruh Indonesia,” tutup Vikram.

Sejak dioperasikan oleh mitra pengelola baru, yakni PT Metro Nusantara Bahari, Terminal Ferry Internasional Batam Center telah melayani 23 Ribu penumpang sejak Jumat, 2 Agustus 2024 hingga Minggu, 4 Agustus 2024.

Disampaikan Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Dendi Gustinandar, 73 persen atau 17.534 penumpang diantaranya datang dan berangkat menuju Singapura, dengan jumlah kunjungan kapal sebanyak 298 call.

“Sedangkan yang menuju Malaysia berjumlah 6.418 orang atau 27 persen dari total penumpang baik datang dan berangkat, dengan jumlah kunjungan kapal sebanyak 138 call,” ujar Dendi Gustinandar dalam keterangan resminya, Senin, 5 Agustus 2024.

Dendi mengatakan data ini menunjukkan bahwa operasional Terminal Ferry Internasional Batam Center tetap berjalan normal seperti biasa. Ia memprediksi terdapat lonjakan penumpang pada periode 9-11 Agustus 2024 mendatang sebagai imbas dari National Day Singapura yang jatuh pada 9 Agustus 2024.

“Badan Usaha Pelabuhan BP Batam bersama tim pengelola akan melakukan persiapan guna mengantisipasi lonjakan penumpang di periode 9-11 Agustus 2024 mendatang sehingga penumpang tetap merasakan kenyamanan selama menggunakan fasilitas di Terminal Ferry Internasional Batam Center,” tandasnya.

Batam, Jamkesnews – Per 1 Agustus 2024 BPJS Kesehatan Cabang Batam Batam kembali memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat Kota Batam di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berlokasi di Gedung Sumatera Promotion Centre di Kelurahan Belian, Batam Centre.

Kepala Cabang Batam, Harry Nurdiansyah mengatakan bahwa dibukanya layanan BPJS Kesehatan di MPP adalah salah satu bentuk dukungan kepada Pemerintah Kota Batam dalam hal meningkatkan kualitas pelayanan publik secara terpadu. Selain itu hal ini juga dilakukan untuk memberikan layanan yang mudah dijangkau oleh masyarakat yang ingin memperoleh layanan di luar kantor cabang.

”Sebagai salah satu lembaga yang menyelenggarakan pelayanan publik, BPJS Kesehatan juga berupaya untuk mendukung pelayanan terpadu ini untuk menciptakan pelayanan publik yang cepat, mudah, nyaman dan terintegrasi pada Mal Pelayanan Publik Kota Batam,” kata Harry.

Harry menjelaskan, layanan BPJS Kesehatan di MPP berlangsung dari pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB pada hari Senin sampai Jumat. Sementara layanan yang dapat diperoleh oleh peserta sama dengan di kantor cabang.

”Layanan yang diberikan di MPP sama dengan di kantor cabang yakni pendaftaran, perubahan data, dan lainnya. Untuk itu bagi peserta yang ingin memperoleh layanan BPJS Kesehatan tidak harus ke kantor cabang, layanan bisa juga diperoleh di MPP.

Maghdalena, salah satu peserta JKN yang berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga ini, mengakses loket BPJS Kesehatan di MPP untuk mengetahui status kepesertaanya dan
anak-anaknya.

“Iya, jadi anak saya sudah bekerja semua dan sudah berpisah KK sama saya. Untuk itu saya ingin memastikan tagihan saya sudah terpisah dengan mereka. Untungnya sekarang BPJS Kesehatan sudah ada di MPP.

Maghdalena juga mengaku ingin melakukan pembayaran tunggakan, namun diarahkan untuk melakukan pembayaran ke bank atau secara online di kanal yang telah disediakan oleh BPJS Kesehatan.

“Selain merasa tertolong dengan hadirnya loket BPJS Kesehataan di MPP ini, saya juga ingin mengapresiasi keramahan dan responsifnya pegawai BPJS Kesehatan, karena pertanyaan saya walaupun banyak tapi tetap dijawab. Sepertinya kalau durasi jam pelayanan di MPP ini diperpanjang, bakalan lebih enak karena tidak perlu lagi ngantri di kantor yang selalu padat peserta,” kata Maghdalena.

Noza Selvianingsih, seorang guru yang juga mengakses layanan di MPP ini mengatakan bahwa keberadaan MPP ini lebih dekat dengan lokasinya sehingga lebih mudah dijangkau.

“Saya terbantu banget dengan adanya loket BPJS Kesehatan di MPP ini karena dekat dengan tempat saya, dan saya tidak perlu pusing memikirkan parkir dan bisa langsung ke mall sebelah kalau sudah selesai pelayanan,” kata Noza.

Sama seperti Maghdalena, Noza pun menyampaikan pengalaman yang menyenangkan setelah dilayani di loket BPJS Kesehatan sebab tidak ada perlakuan buruk yang didapatkan.  

“Saya senang dengan pelayanannya, petugasnya ramah dan murah senyum juga,” kata Noza.

Kehadiran BPJS Kesehatan di MPP diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Batam untuk memperoleh layanan administrasi sehingga peserta tidak perlu datang ke kantor cabang.

Namun apabila peserta memang berhalangan untuk mengakses layanan secara tatap muka, peserta JKN maupun masyarakat Kota Batam dapat mengakses layanan secara non tatap muka melalui Aplikasi Mobile JKN dengan mengunduh di playstore maupun apps store, Pandawa di 0811 8 165 165 atau melalui Care Center di 165.

Badan Pengusahaan Batam memastikan operasional Terminal Ferry Internasional Batam Center berjalan normal. Data yang dihimpun pasca pengoperasian oleh PT Metro Nusantara Bahari menunjukkan bahwa terdapat 3.300 penumpang berangkat dan 4.200 penumpang datang pada Jumat, 2 Agustus 2024 melalui Terminal Ferry Internasional Batam Center.

Sedangkan pada Sabtu, 3 Agustus, tercatat 3.300 orang meninggalkan Batam menuju Singapura dan Malaysia sedangkan jumlah penumpang yang datang melalui Terminal Ferry Internasional Batam Center mencapai 4.000 orang.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Dendi Gustinandar menyatakan bahwa data tersebut menunjukkan bahwa operasional keberangkatan dan kedatangan kapal tetap berjalan seperti biasanya.

“Operasional Terminal Ferry Internasional Batam Center tetap berjalan lancar. Kunjungan kapal juga normal dalam 2 hari ini (Jumat dan Sabtu) terdapat 118 kapal berangkat dan 168 kapal datang dengan tujuan Malaysia dan Singapura dengan rincian 72 kapal datang dan 72 kapal berangkat pada hari Jumat, sedangkan data pada hari Sabtu menujukkan terdapat 46 kapal yang berangkat dan 96 kapal yang datang melalui Terminal Ferry Internasional Batam Center,” ujar Dendi Gustinandar dalam keterangan resminya, Minggu, (4/8/ 2024).

Ia menambahkan dari sisi parkir, PT Metro Nusantara Bahari juga tengah menyiapkan sistem parkir otomatis yang sudah diuji coba mulai Sabtu, 3 Agustus 2024. Pada Minggu, 4 Agustus 2024, pengendara yang masuk sudah dilayani mesin parkir secara otomatis meski masih dibantu oleh petugas di area gerbang masuk.

“Kami terus mengevaluasi pelayanan yang diberikan oleh mitra pengelola. Masukan demi masukan yang diberikan penumpang menjadi semangat kami untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” tandas Dendi.

Raih kinerja positif pada semester I/2024 dengan terus mengimplementasikan sustainability dalam menjalankan kegiatan usaha 

BATAM. Kemudahan layanan perbankan menggunakan platform digital terus menjadi fokus PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) untuk melengkapi layanan yang diberikan melalui kantor cabang, sekaligus memperluas akses nasabah di berbagai daerah, termasuk Batam dan Sumatera. Layanan digital memungkinkan nasabah untuk tetap dapat melakukan berbagai aktivitas perbankan dari mana saja dan kapan saja, tanpa harus datang ke kantor cabang. 

Saat ini, layanan digital CIMB Niaga dapat dinikmati melalui aplikasi digital banking OCTO Mobile dan internet banking OCTO Clicks. Sementara itu, para nasabah bisnis dapat merasakan kemudahan dari layanan digital CIMB Niaga melalui BizChannel@CIMB, yang membuat berbagai transaksi bisnis menjadi lebih teratur dan efisien. Bagi nasabah merchant atau pemilik toko, CIMB Niaga juga menyediakan aplikasi OCTO Merchant, sehingga transaksi jual beli menjadi lebih praktis. 

Sementara itu, untuk layanan fisik di Batam, CIMB Niaga menyediakan 6 kantor cabang dan didukung 47 ATM/CRM. Nasabah juga dapat bertransaksi di jaringan ATM berlogo Mastercard, Cirrus, ATM Bersama, dan ATM Prima yang tersebar di Batam dan sekitarnya. Melalui layanan lengkap tersebut, CIMB Niaga terus mengoptimalkan layanan untuk memberikan customer experience yang lebih baik bagi nasabah. 

“Batam dinilai menjadi salah satu ujung tombak pembangunan ekonomi nasional yang kini semakin strategis, karena berada dalam jalur perdagangan dan pelayaran internasional. Karena itu, kami menjadikan kota ini sebagai salah satu fokus Bank, dengan terus menghadirkan beragam produk dan layanan lengkap baik secara fisik maupun digital, untuk mendukung beragam kebutuhan masyarakat Batam yang terus berkembang,” kata Head of Region Sumatera Maya Sartika dalam Media Gathering Bersama CIMB Niaga di Batam, Jumat (2/8/2024). 

Selain senantiasa berinovasi dari segi produk dan layanan, CIMB Niaga juga terus konsisten dalam mendorong praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab sesuai prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG). Pada semester I 2024, hampir 26% dari total pembiayaan Bank (atau setara dengan Rp56,4 triliun) mendukung transisi yang berkelanjutan menuju ekonomi rendah karbon, Perjanjian Paris, dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG).

 “Hal ini merupakan bukti komitmen CIMB Niaga untuk tidak sekadar mengejar profit, namun juga berkontribusi menjaga kelestarian lingkungan dan bumi untuk generasi mendatang, sejalan dengan pesan keberlanjutan CIMB Niaga #SekarangUntukMasaDepan,” kata Maya. 

Adapun acara Media Gathering tersebut sekaligus menjadi rangkaian dari The Cooler Earth Sustainability Series 2024, yaitu misi CIMB Niaga untuk memobilisasi komitmen dan tindakan kolektif untuk membentuk masyarakat yang bertanggung jawab dan bumi yang lebih lestari. 

Raih Kinerja Positif pada Semester I 2024 

Beragam inisiatif dan kemudahan layanan yang diberikan CIMB Niaga termasuk di Batam, baik melalui kantor cabang maupun kanal digital, turut berkontribusi terhadap pertumbuhan kinerja CIMB Niaga secara nasional. Pada semester pertama 2024, CIMB Niaga melaporkan perolehan laba sebelum pajak konsolidasi (unaudited) sebesar Rp4,4 triliun pada semester pertama 2024 (1H24), naik sebesar 5,8% year-on-year (Y-o-Y). 

“Kinerja positif kami pada semester pertama 2024 didorong oleh pertumbuhan aset produktif, pengelolaan efisiensi operasional, serta pencadangan yang baik. Kami terus menjaga kualitas aset secara efektif dengan mempertahankan rasio gross non-performing loan (NPL) sebesar 2,1%, di bawah rata-rata industri. Kami optimis bisa meraih hasil yang baik di sisa tahun 2024, sejalan dengan strategi jangka panjang yang telah kami tetapkan,” ujar Maya.

 Total Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat menjadi Rp249,8 triliun (+6,0% Y-o-Y), dikontribusikan dari pertumbuhan current account and savings account (“CASA”) sebesar 7,4% Y-o-Y menjadi Rp162,9 triliun. Hal ini merupakan hasil upaya Bank untuk membina hubungan nasabah yang lebih erat dan meningkatkan pengalaman nasabah secara keseluruhan melalui layanan digital, yang berkontribusi terhadap rasio CASA menjadi sebesar 65,2%. 

Jumlah kredit/pembiayaan naik 5,9% Y-o-Y menjadi Rp217,1 triliun, terutama berasal dari pertumbuhan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang naik 10,0% Y-o-Y dan Perbankan Konsumer yang tumbuh 5,8% Y-o-Y. Kenaikan tertinggi di kredit/pembiayaan retail terutama dikontribusikan dari pertumbuhan Kredit Pemilikan Mobil (KPM) yang meningkat sebesar 13,1% Y-o-Y. 

Di perbankan Syariah, Unit Usaha Syariah (UUS) CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) berhasil mempertahankan posisinya sebagai UUS terbesar di Indonesia, dengan total pembiayaan Rp58,1 triliun (+11,6% Y-o-Y) dan DPK sebesar Rp48,1 triliun (+8,1% Y-o-Y) per 30 Juni 2024. Pertumbuhan pembiayaan signifikan tersebut sebagian besar dikontribusi oleh segmen ritel. CIMB Niaga Syariah tetap fokus pada peningkatan komposisi pendanaan, khususnya pendanaan murah dengan terus mengembangkan jaringan komunitas. 

Adapun sebagai bagian dari corporate citizenship, CIMB Niaga memiliki perhatian besar kepada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karenanya, Perseroan bekerja sama dengan United Nations Children's Fund (UNICEF) mendukung upaya  Pemerintah dalam mencegah dan mengurangi masalah gizi buruk dan stunting di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur.

Layanan operasional Pelabuhan Internasional Batam Center terpantau lancar pada Jumat, (2/8) pagi. 

Mobilitas baik ticketing maupun keberangkatan dan kedatangan penumpang berjalan normal dan lancar. Tampak petugas Ditpam di sejumlah titik turut melayani calon penumpang kapal ferry. 

Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam, Dendi Gustinandar saat ditemui di lokasi mengatakan pihaknya telah melakukan persiapan pasca peralihan mitra pengelolaan pelabuhan pada Kamis (1/8) pukul 24.00 Wib.

 "Tim telah berada di sini (pelabuhan) tadi malam pukul 12 malam untuk memastikan hal-hal teknis seperti penerangan, pendingin ruangan dan keamanan layanan pelabuhan ," kata Dendi. 

Sehingga, kata Dendi, agar layanan bagi pengguna jasa pelabuhan saat pukul 05.00 wib tetap berjalan normal dan lancar. 

"Kemudian kenyamanan dan kebersihan ini menjadi atensi penuh kami dalam waktu dekat," katanya lagi.

 "Mohon dukungan semua pihak agar proses transisi ini berjalan maksimal. Tujuannya tidak lain untuk kemajuan Pelabuhan Ferry Batam Centre yang menjadi salah satu pintu masuk wisatawan internasional," pungkasnya mengakhiri.

BP Batam memastikan bahwa layanan bagi para pengguna jasa Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre akan tetap berjalan normal seperti biasanya, Jumat (2/8/2024). 

Melalui Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP), Dendi Gustinandar, BP Batam menjamin jika transisi pengelolaan pelabuhan dari PT Synergy Tharada ke PT Metro Nusantara Bahari tidak akan mengganggu aktivitas calon penumpang. "BP Batam berkomitmen untuk menjaga kelancaran operasional pelabuhan. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Dendi saat meninjau kesiapan pelabuhan dini hari tadi. 

Dendi mengimbau masyarakat Batam untuk tidak khawatir dengan isu yang berkembang terkait peralihan operator Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre. Bukan tanpa alasan, lanjut Dendi, fokus utama BP Batam dalam masa transisi ini adalah menjaga kualitas pelayanan agar tetap maksimal. 

Sehingga, situasi dan kondisi pelabuhan tetap kondusif di tengah masa peralihan operator pelabuhan.

"Kami telah melakukan pengecekan terhadap seluruh sarana dan prasarana pelabuhan yang menjadi aset negara. Ini bisa langsung dimanfaatkan dan dioptimalkan oleh pengelola baru agar pelayanan tetap optimal," tambah Dendi.

 Pihaknya juga akan terus berkomunikasi dengan operator baru, PT Metro Nusantara Bahari, guna memantau kondisi pelabuhan pasca peralihan.

 Mohon dukungan semua pihak agar proses ini tetap berjalan maksimal. Tujuannya tidak lain untuk kemajuan Pelabuhan Ferry Batam Centre yang menjadi salah satu pintu masuk wisatawan internasional," pungkasnya.

 Senada, Kapolresta Barelang, Kombes Pol Heribertus Ompusunggu juga meminta seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga situasi kondusif pasca peralihan operator pengelola Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre. 

"Peralihan ini tidak boleh mengganggu aktivitas calon penumpang. Semua pihak harus berupaya agar situasi tetap kondusif agar kualitas pelayanan tidak terganggu," ujarnya saat mengecek sarana dan prasarana Pelabuhan. 

Pada kesempatan ini, turut hadir Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait; Kepala Biro hukum dan Organisasi BP Batam, Alex Sumarna; Kepala Satuan Pemeriksa Intern BP Batam, Imbuh Agustanto; Kepala Biro Umum BP Batam, Budi Susilo; Direktur Evaluasi dan Pengendalian BP Batam, Asep Lili Holilulloh; dan Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam, Fesly Abadi Paranoan. (*)

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) teken Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama dengan PT. Metro Nusantara Bahari sebagai pengelola Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre selama 25 tahun. 

Bertempat di Ruang Marketing Centre, PKS dilakukan oleh Anggota Bidang Pengusahaan Wan Darussalam dengan Direktur Utama PT. Metro Nusantara Bahari Victor Pujianto, pada Kamis petang (1/8/2024). 

Turut menyaksikan Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan Wahjoe Triwidijo Koentjoro dan Anggota Bidang Kebijakan Strategis Enoh Soeharto Pranoto. 

Mereka didampingi oleh Kabiro Hukum dan Organisasi Alex Sumarna, Kepala Pusat Perencanan Program Strategis Fesly Abadi Paranoan, Direktur Badan Usaha Pelabuhan Dendi Gustinandar, Kepala Satuan Pemeriksa Intern Imbuh Agustanto dan Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait. 

PKS Pemanfaatan dalam rangka Penyediaan Infrastruktur untuk Pembangunan, Pengoperasian, dan Pengembangan Terminal Ferry Internasional Batam Center, bernilai investasi 3,8 T dan luas area 27 Ha. 

Kerja sama ini diharapkan membuat Pelabuhan semakin maju, berkualitas, meningkatkan daya saing bagi dunia investasi, pariwisata dan logistik. 

Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto berharap modernisasi Batam juga harus dibarengi dengan peningkatan Pelabuhan dan pelayanannya. 

“Pelabuhan merupakan beranda penting bagi Batam untuk bisa bersaing dengan negara kompetitif lainnya. Kita harap Pelabuhan akan makin Maju, berkualitas dan jadi magnet bagi wisatawan seperti Harbourfront.” 

Purwiyanto berpesan agar pengelola yang baru, dapat menjalankan amanah dengan baik dan terus bersinergi dengan BP Batam daam hal pengelolaan bersama. 

Sementara itu, Direktur Utama PT Metro Nusantara Bahari, Victor Pujianto mengatakan pihaknya berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan infrastruktur Pelabuhan agar berdaya saing internasional.

 “Kami bertekad Meningkatkan Kualitas. Semoga Pelabuhan Batam semakin menarik dan dapat bersaing dengan pelabuhan lain di Singapura dan Malaysia .” terang Victor 

Sebelumnya, ditempat yang sama dilakukan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Aset dan Operasional Terminal Ferry Internasional Batam Centre dari PT Synergy Tharada ke BP Batam, pada Kamis siang (1/8/2024). 

Namun, penandatanganan berita acara serah terima aset dan operasional Terminal Ferry Internasional Batam Centre ini, tidak dihadiri oleh PT Synergy Tharada.

 PT Synergi Tharada merupakan mitra pengelolaa Pelabuhan Ferry Int. Batam Centre masa sebelumnya. Penandatanganan berita acara serah terima aset dan operasional ini dilakukan setelah perjanjian kerjasama BP Batam dan PT Synergy Tharada berakhir pada tanggal 1 Agustus 2024. 

Meski PT Synergy Tharada tidak hadir, berita acara serah terima tetap dilaksanakan dengan ditandatangani oleh jajaran pimpinan BP Batam. 

"Disayangkan mitra kita tidak hadir. Maka sudah menjadi tanggung jawab dari mitra, pada pukul 00.00 aset diserahterimakan ke BP Batam, agar pelayanan pada masyarakat terus berjalan. Tidak boleh ada pembiaran dan gangguan bagi pelayanan di pelabuhan." Pungkas Purwiyanto.

 BP Batam menekankan selama masa transisi pelayanan terhadap pengguna pelabuhan dapat berjalan normal dan tidak ada hambatan.

Ketua Umum Pikori BP Batam, Marlin Agustina Rudi hadiri pertemuan dengan Ketua Jaringan Nasional Anti Tindak Pidana Perdagangan Orang (JarNas TPPO), Rahayu Saraswati dan rombongan pada Rabu (31/7/2024) di Kelong Baba Seafood Restaurant. 

Rahayu Saraswati yang didampingi Romo Paschal serta para aktivis dari seluruh Indonesia dalam pertemuan ini turut membahas berbagai issue mengenai tindak pidana perdagangan orang serta berbagai upaya pencegahannya.

 "Terima kasih kepada JarNas Anti TPPO yang terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam upaya mencegah terjadinya TPPO khususnya di Batam, mengingat kawasan ini adalah salah satu pintu masuk internasional di Indonesia," ujar wanita yang juga seorang Wakil Gubernur Kepulauan Riau ini. 

"Dengan kehadiran Mba Sara (sapaan akrab Rahayu Saraswati) selaku Ketua JarNas Anti TPPO yang memotivasi kita di daerah, semoga kita bisa terus bergerak dalam memberikan rasa aman bagi saudara-saudara kita khususnya perempuan yang ingin bekerja di luar negeri," imbuhnya. 

Sejalan dengan yang telah disampaikan Marlin, Ketua JarNas Anti TPPO, Rahayu Saraswati menekankan pentingnya sinergi seluruh stakeholder di setiap daerah untuk mencegah kasus yang kerap menimpa perempuan dan anak di Indonesia ini. 

"Untuk mencegah terjadinya TPPO secara berkelanjutan, upaya ini memerlukan kolaborasi dengan seluruh stakeholder baik pemerintah, lembaga masyarakat, sektor swasta, akademisi, hingga rekan-rekan media," terang Sara.

 Dalam kesempatan ini, Sara turut mengapresiasi komitmen Ketua Umum Pikori BP Batam beserta jajaran dalam mendukung langkah pencegahan TPPO khusunya di Batam dan Kepulauan Riau.

 "Terima kasih atas dukungan Ibu Marlin Agustina melalui pertemuan ini, kami akan terus hadir dan melawan segala bentuk TPPO terhadap anak-anak Bangsa Indonesia," tegas Sara. 

Turut hadir dalam pertemuan ini, Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol, Ariastuty Sirait; Kabinda Kepri, Brigjen Bonar Panjaitan; serta beberapa Pejabat Tingkat III dan IV di lingkungan BP Batam. (MI)

Instagram

Tentang Kami