super me
Di tengah padatnya berbagai aktivitas di Jalan Pelantar II, baik itu aktivitas lalulintas kendaraan dan para pejalan kaki, tampak puluhan becak barang berjejer di sepanjang jalan tersebut.
Tidak jauh dari barisan becak itu, ada sejumlah warga yang sedang berkumpul dan duduk santai di emperan ruko jalan tersebut. Bahkan ada juga yang memegang topi sambil mengipaskan ke wajahnya.
Mereka semua ternyata para pemilik becak yang sedang istirahat. Selain itu, barang muatan becak mereka juga sedang kosong. Lokasi itu merupakan tempat mereka sehari hari nongkrong dan berkumpul bersama teman – teman para penarik becak barang.
Namun, ada yang menarik perhatian dari para penarik becak tersebut, mereka rata-rata mengenakan kaos pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 2, H. Muhammad Rudi - Aunur Rafiq (Rudi-Rafiq).
Mereka kompak mengenakan baju kaos Rudi-Rafiq tersebut, bukan mau ikut kampanye, tetapi mau mendeklarasikan dukungan terhadap paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri nomor urut 2, (Rudi-Rafiq) di pangkalan becak mereka.
Ketua Becak Barang Pelantar II, Sugeng, mengatakan semua teman – teman penarik becak sudah sepakat untuk mendukung Rudi-Rafiq, di Pilkada Kepri yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024.
“Hari ini, saya bersama puluhan teman teman becak menyatakan sikap dukungan untuk pasangan Rudi-Rafiq,” ujar Sugeng di pangkalan becak Pelantar II, Selasa (29/10/2024).
Menurutnya, mendukung pasangan Rudi-Rafiq, merupakan pilihan yang tepat bagi mereka. Ditambah lagi, semua para penarik becak barang Pelantar II, kompak dan sepakat untuk memenangkan paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri nomor urut 2 tersebut.
“Dukungan kepada Pak Rudi-Rafiq ini, kami para tukang becak ingin perubahan. Setidaknya, memperhatikan masyarakat kecil seperti kami. Perhatian ini yang saya lihat ada di paslon nomor urut 2,” ucap Sugeng.
Ia juga tak lupa mengucapkan terimakasih kepada Tim Sahabat Hendra Jaya. Karena, usulan para penarik becak ditanggapi.
“Kami siap menangkan Pak Rudi-Rafiq. Semoga nomor 2 menang,” katanya.
Hal senada juga disampaikan oleh penarik becak lainnya, Epi Helmi. Ia berharap bisa bertemu langsung dengan calon gubernur idamannya.
"Semoga Pak Rudi ada waktu untuk singgah dan bertemu kami para tukang becak di Pelantar 2 ini," ucapnya.
Ia bersama puluhan penarik becak lainnya, tidak meminta ini dan itu. Mereka hanya ingin lebih dekat dengan calon gubernur pilihan mereka (Rudi-Rafiq).
“Semoga Pak Rudi jadi Gubernur Kepri yang amanah dan memperhatikan kesejahteraan masyarakat kecil seperti kami,” harapnya. (ski)
BP Batam memfasilitasi pergeseran terhadap tujuh Kepala Keluarga (KK) terdampak pengembangan Rempang Eco City ke rumah baru, Tanjung Banun, pada Senin-Selasa (28-29/10/2024).
Pergeseran itu menambah total warga Rempang yang telah pindah ke rumah baru atau hunian tetap di Tanjung Banun menjadi sebanyak 33 KK.
Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan kemajuan infrastruktur dan pemerataan ekonomi diharapkan bisa dirasakan juga di Pulau Rempang. Apalagi, pengembangan Rempang akan menjadi mesin ekonomi baru Indonesia dengan nilai investasi mencapai Rp 381 triliun.
"Rempang dikembangkan untuk dapat menjadi tujuan investasi baru di Indonesia, dengan tujuan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat, pemerataan infrastruktur dan mendorong pertumbuhan ekonomi," ujar Tuty.
Tak lupa, pihaknya senantiasa mengapresiasi kepada masyarakat yang telah bekerjasama dan mendukung pemerintah dalam merealisasikan Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco City.
Sementara, Warga Pasir Panjang, Marina ditemui saat pemindahan merasa gembira setelah BP Batam memenuhi seluruh hak-haknya atas proses pengembangan dari PSN ini. Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas hunian baru di atas tanah 500 m² yang telah diberikan.
"Kami sebagai warga, sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah karena telah membuktikan apa yang telah dijanjikan. Semoga pemerintah terus mengembangkan daerah ini untuk anak-anak muda di masa depan," ucapnya.
Senada, Rapidah, warga Pasir Panjang lainnya sangat antusias saat menempati rumah baru di Tanjung Banun.
"Saya sangat berterimakasih kepada BP Batam, bahwa yang dijanjikan kepada saya sudah ditepati, saya sudah menerima kunci rumah dan menempati rumah sebagus ini," ujar Ibu enam anak itu.
Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Riau (Kepri) melakukan Focus Group Discussion (FGD) terkait permasalahan pelayanan parkir di Batam pada Selasa, 29 Oktober 2024 di Ball Room Aston Hotel Thamrin City Batam.
Acara ini merupakan rangkaian kegiatan dari kajian cepat yang sedang dilakukan oleh Keasistenan Pencegahan Maladministrasi Ombudsman Kepri terkait pengelolaan parkir di Batam.
Untuk diketahui bersama, kajian dilakukan karena adanya keluhan masyarakat soal pengelolaan parkir yang semakin hangat diperbincangkan usai penerapan Peraturan Wali Kota (Perwako) Batam Nomor 1 Tahun 2024 tentang penyesuaian tarif parkir.
“Sebelumnya pengelolaan parkir di Batam memang telah menjadi perhatian kami. Kemudian keluhan masyarakat terkait parkir ini menjadi topik yang kian hangat di berbagai media usai kenaikan tarif. Adanya retribusi, maka Ombudsman harus pastikan masyarakat mendapatkan layanan yang baik. Oleh sebab itu kami semakin yakin untuk melakukan kajian soal parkir,” ungkap Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Dr Lagat Siadari.
Selain itu, Ombudsman Kepri juga fokus pada kemungkinan kerugian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam bila penarikan retribusi parkir bermasalah. Serta turut memperhatikan kesejahteraan dari juru parkir (jukir).
“Dengan pengelolaan parkir yang baik maka masyarakat puas, PAD meningkat dan jukir pun bisa sejahtera,” jelas Lagat.
Oleh sebab itu, FGD ini, Ombudsman Kepri meminta masukan dari instansi terkait, akademisi, pemerhati pelayanan publik serta tokoh masyarakat agar kajian cepat ini tepat sasaran memperbaiki permasalahan yang ada.
“Mari berembuk terkait isu-isu dan permasalahan parkir di Batam agar kajian ini bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kota Batam dan pelayanan parkir semakin baik ” ujar Lagat.
Sebagai pemantik, Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri menyampaikan temuan Ombudsman Kepri yang didapati langsung di lapangan terhadap 28 jukir di titik yang berbeda.
Serta apa saja keluhan masyarakat mulai dari jukir hingga fasilitasnya yang disampaikan secara langsung kepada Ombudsman maupun melalui media.
Selain itu, disampaikan juga terkait analisa SWOT (Strength/Kekuatan, Weakness/Kelemahan, Opportunity/Peluang dan Threat/Ancaman) terkait parkir berlangganan dan juga soal pengelolaan pengaduan pelayanan parkir yang belum sesuai dengan Undang-Undang 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik.
Acara kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan pendapat dari pemerhati pelayanan publik yakni Bapak Yusron Roni, SE, MSi yang juga memiliki latar belakang pengalaman sebagai Kepala Dishub Kota Batam dan Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri periode 2013-2018. Setelah itu dilakukan diskusi dengan peserta FGD.
“Hasil diskusi ini akan menjadi pertimbangan Ombudsman Kepri dalam memberikan saran perbaikan kepada penyelenggara layanan parkir yakni Dinas Perhubungan dan UPTD Pelayanan Parkir Kota Batam sebagai hasil akhir dari kajian yang kami lakukan,” tutup Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Dr Lagat Siadari.
KPU Kepri akan menggelar debat calon Gubernur Kepri di Ballroom Radisson Hotel Batam, 2 November 2024 mendatang. Tema debat adalah
Pembangunan Inklusif yang Berkeadilan.
Tema ini sudah sangat familiar dan relevan dengan kerja-kerja calon Gubernur Provinsi Kepri H Muhammad Rudi selama ini. Rudi, sering disapa HMR, dikenal sebagai bapak pembangunan karena berhasil membawa Batam menuju kemajuan dan kesejahteraan. Selama menjabat sebagai Wali Kota dan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, ia telah mencatat banyak prestasi yang berdampak positif bagi masyarakat.
Calon Gubernur Kepri nomor urut 2 ini mengaku siap untuk menghadapi debat kandidat Pilkada Kepri tanggal 2 November 2024 nanti. Ia mengatakan, baik dirinya dan Aunur Rafiq tidak ada persiapan khusus jelang pelaksanaan debat tersebut.
"Debat menjadi salah satu acuan bagi pemilih untuk melihat kemampuan calon dalam memaparkan langkah ke depan melalui visi dan misinya. Oleh sebab itu, kami akan mengalir saja nantinya," ujar Rudi, kemarin.
Dengan berbagai pengalaman selama menjabat sebagai kepala daerah, Rudi optimistis jika dirinya dan Aunur Rafiq akan mampu memberikan performa terbaik pada debat kandidat nanti.
"Ini tentu menjadi modal kami untuk dapat menyampaikan beberapa perspektif yang menjadi solusi, tambahnya.
Ia pun meyakini, materi debat kandidat Pilkada Kepri nanti akan meliputi seputar langkah strategis masing-masing calon dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kepri serta upaya memaksimalkan pembangunan agar lebih merata di seluruh kabupaten/kota.
"Visi dan misi kami adalah bagaimana agar pertumbuhan ekonomi Kepri ini bisa lebih maju dan pembangunannya pun bisa merata. Dengan meningkatnya ekonomi daerah, maka angka pengangguran pun berkurang dan permasalahan stunting juga menurun," ujarnya.
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia mengartikan pembangunan inklusif yang berkeadilan adalah pembangunan yang menciptakan kesempatan dan akses yang luas bagi seluruh lapisan masyarakat secara adil. Pembangunan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kesenjangan antar kelompok dan wilayah.
Tema ini sesuai dengan visi dan misi Rudi-Rafiq yang ingin mensejahterakan masyarakat Kepri, menciptakan banyak lapangan kerja, dan membangun wilayah-wilayah Kepri merata disesuaikan dengan kebutuhan daerahnya masing-masing. *
Dalam rangka memperingati Bulan Inklusi Keuangan yang jatuh pada bulan Oktober, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berkolaborasi dengan Heritage Amanah International dan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menyelenggarakan kegiatan Ring the Bell for Financial Literacy (RTBFL) di Main Hall BEI pada Selasa (29/10). Kegiatan ini merupakan kampanye global yang dinisiasi oleh International Organization of Securities Commissions (IOSCO) dan turut dirayakan oleh bursa-bursa anggota World Federation of Exchanges (WFE) di seluruh dunia untuk mempromosikan kesadaran akan pentingnya edukasi dan pelindungan investor.
Untuk kegiatan RTBFL kali ini BEI melibatkan para pelatih dan atlet Pemusatan Latihan Nasional (pelatnas) panjat tebing Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian medali emas Olimpiade Paris 2024 di cabang panjat tebing. Setelah penyelenggaraan seremoni pembukaan perdagangan, jajaran pelatih, dan atlet pelatnas panjat tebing Indonesia mengikuti edukasi literasi keuangan dan pasar modal sebagai wujud nyata kolaborasi bersama untuk meningkatkan literasi keuangan. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mereka mengenal lebih jauh tentang pengelolaan keuangan dan investasi di pasar modal untuk mencapai kebebasan finansial.
Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik menekankan pentingnya edukasi keuangan dan investasi pasar modal untuk masa depan yang lebih cerah sekaligus menyatakan komitmen BEI untuk terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi pasar modal. “Kolaborasi dengan Heritage Amanah International dan Federasi Panjat Tebing Indonesia hari ini merupakan satu langkah konkret dalam rangka mencapai tujuan dari program "Aku Investor Saham" untuk memberikan rasa bangga, inklusivitas, dan kemajuan bagi para investor saham Indonesia” ujar Jeffrey, Selasa (29/10).
Ketua Umum FPTI Zannuba Arifah Chafsoh atau Yenny Wahid menyoroti pelajaran penting dari olahraga panjat tebing yaitu bagaimana ketangguhan dan strategi diperlukan untuk mengatasi rintangan, termasuk tantangan finansial. “Kami percaya kolaborasi ini dapat menginspirasi generasi muda Indonesia, khususnya para atlet, untuk menghadapi tantangan finansial dengan pengetahuan yang kuat dan mental yang tangguh,” kata Yenny.
Group CEO Heritage Amanah International Salina Nordin menjelaskan bahwa apresiasi ini juga bertujuan mempersiapkan para atlet agar dapat mengelola keuangan mereka dengan baik di masa depan dan mulai berinvestasi di pasar modal Indonesia.“Kami berharap edukasi keuangan ini dapat membantu para atlet lebih bijak dalam mengelola hasil kerja keras mereka dan merencanakan masa depan finansial yang lebih aman,” ujar Salina. Ia menambahkan, melalui program Aman Financial Literacy (AFL), pihaknya juga berkomitmen untuk mengedukasi 5 juta perempuan di Indonesia dan 50.000 atlet idx.co.id Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6 th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. | WhatsApp: +62 811 81 150515 Twitter/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange www.idx.co.id nasional dalam 5 tahun ke depan, serta mengajak 250.000 anak muda untuk berkarier di industri keuangan. Kolaborasi ini juga melanjutkan kesuksesan kampanye literasi keuangan yang diadakan tahun lalu.
RTBFL menjadi salah satu bentuk komitmen BEI untuk peningkatan edukasi dan pelindungan investor. Kolaborasi dengan Heritage Amanah International dan FPTI tahun ini diharapkan dapat menarik minat masyarakat, khususnya kalangan anak muda, terhadap investasi di pasar modal Indonesia sehingga mampu menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
Calon Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Nomor Urut 2, Aunur Rafiq merasa optimis mampu mendulang banyak suara, saat berkampanye di Desa Tulang, Kecamatan Selat Gelam, Karimun, Senin (28/10/2024).
Hal itu setelah dirinya melihat sambutan masyarakat terhadap dirinya begitu sangat hangat. Bahkan, semangat masyarakat dinilai juga menyala-nyala.
Di desa tersebut, kampanye Rafiq berlangsung meriah. Ada rombongan kelompok ibu-ibu pamerkan keahlian bernyanyi kasidah. Juga dibanjiri dengan pantun-pantun sebagai ciri khas orang melayu, yang menyatakan bentuk dukungan pada pasangan HMR berAURA nomor urut 2.
Dengan apa yang dilakukan oleh masyarakat Desa Tulang tersebut, membuat Rafiq, semakin yakin untuk dapat mendulang banyak suara.
"Saya sudah kunjungi berbagai tempat, khususnya di Tulang ini mempunyai ciri khas sendiri. Saya pikir lomba kasidah dan pantun tadi," ucap Aunur Rafiq.
Kemudian, melihat semangat dan kekompakan masyarakat yang berkomitmen untuk memenangkan Rudi-Rafiq, diharapkan dapat mengantarkan Rudi-Rafiq sebagai pemimpin provinsi Kepri.
"Alhamdulilah, dengan semangat dan komitmen bersama, hendaknya dapat bertahan sampai tanggal 27 November nantinya, untuk memilih Rudi-Rafiq sebagai Gubernur-Wakil Gubernur Kepri," ucap Rafiq.
Dalam kesempatan itu juga, Rafiq menyampaikan bahwa Desa Tulang merupakan Desa yang masuk dalam pemekaran Kecamatan Selat Gelam.
"Di sini, pelan-pelan telah kita lakukan pembangunan setelah pemekaran, yang dulu jalannya masih tanah, sekarang sudah hitam sudah aspal. Walaupun belum semua, tapi pelan-pelan kita lakukan," ucap Rafiq.
Sementara itu, Abu Bakar, Tokoh masyarakat Desa Tulang, juga menginginkan pasangan Rudi-Rafiq terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur provinsi Kepri.
"Tentu kami masyarakat Desa Tulang, sepakat mendukung bapak Rudi dan Rafiq, kami ingin adanya perubahan, tidak hanya di Kecamatan Selat Gelam, atau Karimun saja, tapi daerah di Kepri," ucap Abu Bakar. (*)
BATAM - Haji Muhammad Rudi atau HMR banyak dikenal sebagai bapak pembangunan karena sukses mengubah Batam maju dan sejahtera. Selama ia memimpin Batam sebagai Wali Kota maupun Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, sederet prestasi sudah diukir dan memberi dampak positif bagi masyarakat.
Lama sebelum menjabat Wali Kota dan Kepala BP Batam, prestasi pria kelahiran Tanjungpinang 20 Oktober 1963 tersebut, sudah tampak sejak ia menjabat sebagai anggota DPRD Batam pada 2009 silam.
HMR berjuang memberikan insentif bagi tokoh agama hingga membangun rencana Masjid Mahmud Riayat Syah yang kini sudah berdiri megah di Batuaji.
“Pengalaman HMR sebagai anggota DPRD Batam menjadi awal penjuangan beliau dalam memajukan Kota Batam,” ujar Sekretaris DPD Partai NasDem Kota Batam, Taufik Ace Muntasir, Senin (28/10/2024).
Ace yang juga pernah menjabat Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Batam pada 1999-2001 tersebut, melanjutkan, HMR melangkah lebih jauh untuk mengabdikan diri untuk masyarakat dengan menjadi Wakil Wali Kota Batam pada 2011-2016 mendampingi Ahmad Dahlan.
“Saat itu, HMR memberikan insentif bagi perangkat RT dan RW di Kota Batam. Banyak gebrakan beliau selama memimpin,” ujarnya.
Prestasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat tersebut bahkan berlanjut saat HMR menjabat Wali Kota Batam sejak periode 2016-2021. Di masa ini, HMR juga dilantik menjadi Kepala BP Batam, pada 2019.
“Meski saat itu diterpa cobaan pandemi Covid-19, namun pembangunan Batam tidak berhenti dan roda ekonomi tetap berjalan seiring penanganan pandemi,” kata Taufik yang kini menjabat sebagai Anggota DPRD Batam tersebut.
Kepemimpinan HMR bahkan berlanjut pada periode 2021-2024. Beragam kebijakan yang berorientasi pada pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat, juga terus digencarkan.
“Hasilnya bisa dilihat, HMR Terbukti menjadi sosok pemimpin idaman. Dari kepemimpinan HMR, jalan lebar, bandara dan pelabuhan dibangun, masjid-masjid berdiri mewah. Pembangunan pun tak hanya di perkotaan saja, tapi juga sampai ke permukiman,” katanya.
Taufik bahkan mengungkapkan sangat banyak perubahan yang dilakukan HMR selama memimpin Batam, baik sebagai Wali Kota maupun Kepala BP Batam.
“Di kepemimpinan HMR, Batam terus maju. Inilah saatnya HMR harus memimpin Kepri,” kata Ace.
Dari kecamata legislator, Ace tak meragukan kepimpinan HMR. Ia mencontohkan di bidang ekonomi, Batam sempat terjun bebas pada tahun 2020, saat pandemi Covid-19 mewabah. Ekonomi Batam berada pada -2,55 persen.
“Dengan cara memimpin yang hebat, HMR mampu membuat Batam bangkit. Ekonomi batam tumbuh 4,75 persen pada 2021, kembali meningkat 6,84 persen pada 2022, dan 2023 meroket di angka 7,04 persen. Pertembuhan ekonomi pada 2023 ini melebihi pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri yang berada di angka 5,2 persen dan nasional di angka 5,05 persen,” katanya.
Tak hanya itu saja, masih banyak prestasi-prestasi lainnya yang terukir. Untuk itu, ia mengatakan dengan prestasi-prestasi tersebut, HMR menjadi calon pemimpin idaman untuk membangun daerah.
“Setelah membangun Batam, ini saatnya HMR membangun Kepri. HMR maju sebagai Calon Gubernur Kepri bersama Calon Wakil Gubernur Kepri Aunur Rafiq nomor urut dua,” ujar Ace. (*)
BATAM - Viking Batam siap bergerak satu komando untuk memenangkan pasangan H. Muhammad Rudi - Aunur Rafiq pada Pilkada Kepri 2024 nanti.
Basis suporter Persib Bandung di Batam tersebut meyakini, Rudi - Rafiq adalah pasangan yang ideal untuk membawa perubahan bagi Provinsi Kepulauan Riau.
"Hubungan antara Viking Batam dan Pak Rudi sudah terjalin cukup lama. Beliau selalu mendukung seluruh kegiatan kami, khususnya dalam bidang kepemudaan dan olahraga," ujar Pembina Viking Batam, Nopianto, Senin (28/10/2024).
Nopianto pun meminta seluruh pengurus dan anggota Viking Batam untuk merapatkan barisan demi memenangkan Muhammad Rudi - Aunur Rafiq tanggal 27 November 2024 mendatang.
Selain karena sukses membangun Batam sebagai kota baru, lanjut Nopianto, Muhammad Rudi merupakan Penasehat Viking di Batam. Sehingga, sudah semestinya seluruh pengurus dan anggota untuk mendukung perjuangan HMR.
"Berkat Pak Rudi, kami juga memiliki sekretariat baru. Tentu tidak ada alasan untuk tidak memilih Pak Rudi," tambahnya.
Senada, Ketua Viking Batam, Erwan mengajak seluruh anggota untuk mengawal pemenangan Rudi - Rafiq.
Erwan menyebut, kekompakan seluruh anggota menjadi salah satu faktor penting dalam rangka pemenangan H. Muhammad Rudi.
"Kami siap mengawal perjuangan Pak Rudi selaku Penasehat Viking Batam. Mari berjuang untuk memenangkan beliau yang juga merupakan orang tua kita," tegasnya. (*)
Setelah kunjungannya ke berbagai daerah, Calon Gubernur Kepri H Muhammad Rudi menggelar kampanye dan dialog di Anambas, Minggu (27/10/2024) malam. Rudi berkesempatan berdialog dengan masyarakat Siantan, di kawasan Tanjung, Desa Tarempa Barat.
Berjalan kaki menyusuri lorong pemukiman warga, Muhammad Rudi yang didampingi Calon Bupati Anambas, Wan Zuhendra mendapat iringan tabuhan kompang menuju titik pertemuan. Di sepanjang lorong hingga titik pertemuan, dia disambut hangat oleh para warga. Tak sedikit dari mereka menyalami hingga berswafoto bersama Rudi.
Rudi banyak meminta masukan dari para warga termasuk kalangan nelayan yang hadir.
Ia beralasan, dialog pertukaran informasi bersama warga penting untuk memastikan kepemimpinan daerah berjalan baik dan tepat sasaran ke depan.
"Di setiap daerah termasuk Anambas ini masih ada layanan yang belum optimal beberapa aspek belum dapat sentuhan dan terkendala, maka itu ke depan kami ke depankan kolaborasi," ucapnya usai kampanye dialogis.
Ia mengungkapkan, aspirasi masyarakat Anambas menyoal kendala layanan sejumlah aspek selaras dengan visi dan misi pasangan HMR BerAURA untuk membawa perubahan.
"Anambas ini sama dengan Natuna daerah yang kaya akan potensi alam, oleh karena itu kita butuh pemimpin yang mengerti apa yang masyarakat mau. Maka itu harus siap bekerja dan berkolaborasi," terangnya.
Rudi yang sudah beberapa kali berkunjung ke Anambas, memiliki keseriusan untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan di fasilitas kesehatan (Faskes).
"Saya pernah ke sini, itu di rumah sakitnya tenaga dokter gak ada, alkesnya kurang lengkap. Selain itu pernah saya dengar ada ibu hamil dirujuk ke RSUD dari pulau dengan perjalanan tiga jam, coba bayangkan gimana rasa sakitnya itu ibu menahan mau melahirkan. Perlu keseriusan untuk hal ini," ungkapnya.
Selain kesehatan, dirinya juga berkomitmen mendorong peningkatan kelompok nelayan melalui kelompok usaha bersama (KUBE).
"Termasuk peningkatan sistem tangkap ikan atau melaut para nelayan. Kita dukung berbasis alat yang lengkap dan memadai, supaya tahu titik lokasi ikan yang banyak dimana, dengan begitu saya yakin ekonomi meningkat," sebutnya.
Rudi juga turut menyinggung peningkatan akses penghubung transportasi baik kapal maupun pesawat untuk memudahkan keluar masuknya orang ke Anambas.
"Kalau mau investasi banyak masuk akses penghubungnya harus diotimalkan, para investor itu maunya cepat naik pesawat, maka kalau perlu kita buat pesawat jalan setiap hari ditambah kapal-kapal juga," katanya. *
Penerapan layanan tiket online resmi berlaku di seluruh Terminal Ferry Domestik Batam dengan diresmikannya e-ticketing di Terminal Ferry Domestik Harbour Bay pada Senin, (28/10/ 2024).
Agen pelayaran kapal Oceanna Baruna yakni PT Lautan Inti Mega menggandeng PT Easybook Teknologi Indonesia untuk menerapkan layanan e-ticketing di Terminal Ferry Domestik Harbour Bay untuk rute Batam - Tanjung Balai Karimun.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Dendi Gustinandar didampingi Kabid. Lalu Lintas dan Angkutan Laut KSOP Khusus Batam, Kabag. Operasional PT Jasa Raharja, perwakilan PT Lautan Inti Mega, PT Easybook Teknologi Indonesia, dan PT Citra Tritunas selaku pengelola Terminal Ferry Harbour Bay.
Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Dendi Gustinandar, menyampaikan peluncuran layanan e-ticketing di Terminal Ferry Domestik Harbour Bay tersebut menyempurnakan penerapan e-ticketing di seluruh Terminal Ferry Domestik dalam wilayah kerja BP Batam yang telah dimulai sejak November 2023 lalu di Terminal Ferry Domestik Sekupang dan Telaga Punggur.
“Per tanggal 28 Oktober 2024 ini, seluruh terminal ferry domestik dalam wilayah kerja BP Batam telah resmi menerapkan e-ticketing dan pembayaran tiket non tunai,” ujar Dendi dalam keterangan resminya.
Dengan penerapan e-ticketing di Terminal Ferry Domestik Harbour Bay, calon penumpang dapat melakukan pemesanan tiket ferry secara online melalui situs web maupun aplikasi easybook.com sekaligus melakukan pembayaran secara non tunai (cashless payment).
Saat ini, Terminal Ferry Domestik Harbour Bay melayani tujuan domestik Batam-Karimun dengan lima (5) jadwal pelayaran setiap hari. Calon penumpang juga dapat memilih kursi yang diinginkan saat memesan tiket online, sehingga dapat meningkatkan kenyamanan selama perjalanan.
“Diharapkan dengan penerapan E-ticketing di seluruh Terminal Ferry Domestik Batam, perjalanan akan menjadi lebih efisien dan transparan, serta meningkatkan pengalaman penumpang dalam menggunakan layanan transportasi laut di Kota Batam,” imbuh Dendi.
Lebih lanjut, Dendi menyatakan Kota Batam merupakan hub transit bagi wisatawan domestik dan mancanegara yang akan melakukan perjalanan ke berbagai pulau di wilayah Kepulauan Riau maupun Provinsi Riau.
Pihaknya terus mengajak seluruh stakeholder melakukan pengawasan dan memberikan masukan terhadap pelaksanaan e-ticketing ini guna memastikan peningkatan layanan yang dirasakan oleh penumpang kapal ferry domestik.
“Kami mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama mengevaluasi pelaksanaan e-ticketing di Terminal Ferry Domestik dalam wilayah kerja BP Batam demi peningkatan layanan yang dirasakan oleh pengguna jasa Terminal Ferry Domestik,” tutupnya.
