Live Streaming
super me

super me

Page 9 of 285

Batam, September 2026 — MaxOne Batam Hotel kembali menghadirkan program kuliner favorit “Jom Merarau”, sebuah pengalaman makan siang dengan konsep all you can eat lunch buffet yang dirancang untuk menghadirkan lebih banyak pilihan menu sekaligus menciptakan momen kebersamaan bagi para tamu. Berlokasi di 1.1° Dining & Lounge, MaxOne Batam Hotel, “Jom Merarau” tersedia setiap hari pukul 11.00–14.00 WIB dengan harga IDR 99K nett per person. Melalui konsep buffet, para tamu dapat menikmati berbagai pilihan hidangan dalam satu pengalaman makan siang yang praktis, nyaman, dan cocok dinikmati bersama keluarga, rekan kerja, maupun sahabat. Mengusung semangat “Celebrate Togetherness”, “Jom Merarau” tidak hanya menawarkan pilihan makanan yang beragam, tetapi juga menjadi bagian dari upaya MaxOne Batam Hotel untuk menghadirkan pengalaman kuliner yang dekat dengan kebutuhan masyarakat Batam.

Konsep all you can eat memberikan keleluasaan bagi tamu untuk menikmati berbagai hidangan sesuai selera dalam suasana restoran yang santai dan nyaman. Program ini juga menjadi pilihan yang sesuai untuk berbagai kebutuhan, mulai dari business lunch, family gathering, casual lunch bersama teman, hingga makan siang bersama rekan kerja. Dengan waktu operasional yang tersedia setiap hari, tamu dapat dengan lebih fleksibel menjadikan “Jom Merarau” sebagai pilihan untuk menikmati waktu makan siang tanpa harus menunggu momen atau hari tertentu. “Jom Merarau”.

kami hadirkan kembali sebagai bentuk komitmen MaxOne Batam Hotel dalam memberikan pengalaman kuliner yang tidak hanya lezat, tetapi juga menghadirkan momen kebersamaan bagi para tamu. Dengan konsep all you can eat dan harga yang terjangkau, kami berharap Jom Merarau dapat menjadi salah satu pilihan lunch favorit masyarakat Batam, baik untuk kebutuhan bisnis maupun untuk berkumpul bersama keluarga dan sahabat,” ujar Dian Anggraeni, General Manager MaxOne Batam Hotel. Kehadiran “Jom Merarau”. juga memperkuat posisi 1.1° Dining & Lounge sebagai salah satu pilihan tempat bersantap di kawasan Pelita–Nagoya, Batam.

Dengan lokasi yang strategis dan suasana yang nyaman, restoran ini dapat menjadi tempat untuk menikmati waktu makan sekaligus bersosialisasi bersama orang-orang terdekat. Bagi masyarakat Batam dan para tamu hotel yang ingin menikmati pengalaman makan siang buffet, “Jom Merarau” tersedia setiap hari pukul 11.00–14.00 WIB di 1.1° Dining & Lounge, MaxOne Batam Hotel, dengan harga IDR 99K nett per person. Dengan menggabungkan pilihan hidangan, harga yang terjangkau, serta suasana yang mendukung kebersamaan, MaxOne Batam Hotel mengajak para tamu untuk menjadikan waktu makan siang sebagai momen yang lebih berkesan Jom Merarau — Celebrate Togetherness, One Delicious Meal at a Time.

Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat promosi investasi sektor kesehatan melalui partisipasinya dalam Medical Fair Asia 2026, salah satu pameran dagang internasional terkemuka di Asia Tenggara yang mempertemukan pelaku industri medis, teknologi kesehatan, serta penyedia layanan kesehatan dari berbagai negara.

Diselenggarakan oleh Messe Düsseldorf Asia Pte. Ltd., Medical Fair Asia 2026 berlangsung pada 9–11 September 2026 di Marina Bay Sands, Singapura. Kegiatan ini diikuti lebih dari 1.000 peserta dari berbagai negara di Asia dan menjadi salah satu platform strategis untuk memperluas jejaring bisnis serta membuka peluang investasi di sektor kesehatan.

Dalam ajang tersebut, BP Batam secara khusus memperkenalkan potensi dan peluang investasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Kesehatan Internasional Batam kepada investor global dan pelaku industri kesehatan.

Direktur Promosi dan Fasilitasi Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan keikutsertaan BP Batam pada Medical Fair Asia 2026 merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan posisi Batam sebagai salah satu destinasi investasi potensial bagi pengembangan ekosistem pariwisata kesehatan di kawasan regional.

“Kami memanfaatkan momentum Medical Fair Asia 2026 untuk memperkenalkan Batam sebagai kawasan yang memiliki posisi strategis dan didukung KEK di bidang pariwisata kesehatan. Potensi ini kami tawarkan kepada investor sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kesehatan yang terintegrasi dan berdaya saing di kawasan regional,” ujar Dendi.

Tidak hanya memperkenalkan potensi kawasan, Dendi juga mendapat kesempatan menjadi pembicara dalam sesi Market Entry Briefing: Indonesia. Dalam forum tersebut, ia memaparkan berbagai peluang bisnis, prospek investasi, serta potensi pasar sektor kesehatan di Indonesia, khususnya Batam.

Lebih lanjut, Dendi menegaskan bahwa pengembangan sektor kesehatan di Batam tidak hanya diarahkan untuk memperkuat layanan kesehatan nasional, tetapi juga membuka peluang bagi Batam untuk tumbuh sebagai pusat layanan kesehatan berstandar internasional di kawasan regional.

Potensi tersebut diharapkan dapat mendorong masuknya investasi baru, memperluas lapangan kerja, meningkatkan transfer pengetahuan dan teknologi, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian Batam dan Indonesia.

Menanggapi partisipasi RSBP Batam dalam Medical Fair Asia 2026, Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menyambut positif langkah promosi investasi tersebut.

Keduanya berharap keikutsertaan BP Batam melalui RSBP Batam dalam forum internasional dapat semakin memperluas jejaring investasi dan memperkuat kepercayaan dunia usaha terhadap Batam sebagai salah satu kawasan strategis Indonesia untuk pengembangan industri dan jasa bernilai tambah.

Partisipasi RSBP Batam dalam Medical Fair Asia 2026 sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat branding Batam sebagai kawasan investasi yang kompetitif, terbuka, dan terintegrasi dengan pasar global.

Melalui pengembangan KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam, BP Batam terus mendorong hadirnya investasi berkualitas yang tidak hanya memperkuat sektor kesehatan, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi, pariwisata, industri pendukung, dan peningkatan daya saing Batam sebagai hub ekonomi regional.

Menyusul Antusiasme Tinggi pada Perayaan Kemerdekaan Indonesia, Rona Rasa Nusantara Kini Hadir sebagai Sajian All You Can Eat Dinner dengan Cita Rasa Nusantara

Setelah mendapatkan antusiasme yang tinggi dari para tamu dan masyarakat Batam saat pertama kali dihadirkan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, Rona Rasa Nusantara kini kembali hadir sebagai program makan malam reguler setiap Sabtu di Shiso Restaurant, Lantai 1, Aston Nagoya City Hotel. Mengusung konsep All You Can Eat Dinner, Rona Rasa Nusantara menghadirkan beragam hidangan khas Indonesia yang membawa kekayaan cita rasa dari berbagai daerah dalam satu pengalaman bersantap.

Program ini hadir setiap Sabtu, pukul 18.00–21.00 WIB, memberikan kesempatan bagi keluarga, sahabat, maupun para pencinta kuliner untuk menikmati sajian Nusantara dalam suasana yang nyaman di jantung Kota Batam. Pada penyelenggaraan perdananya di bulan Agustus, Rona Rasa Nusantara mendapat respons positif dan banyak permintaan dari para peserta untuk kembali menghadirkan konsep makan malam tersebut. Tingginya antusiasme tersebut menjadi salah satu alasan bagi Aston Nagoya City Hotel untuk menjadikan Rona Rasa Nusantara sebagai program kuliner reguler yang dapat dinikmati setiap akhir pekan.

“Rona Rasa Nusantara kami hadirkan untuk membawa kekayaan kuliner Indonesia ke dalam satu pengalaman makan malam yang hangat dan menyenangkan. Setelah melihat antusiasme yang sangat baik pada penyelenggaraan pertama, kami menerima banyak permintaan agar program ini kembali diadakan. Karena itu, kami memutuskan untuk menjadikannya sebagai sajian reguler setiap Sabtu, sehingga para tamu dan masyarakat dapat kembali menikmati berbagai hidangan Nusantara bersama keluarga maupun orang-orang terdekat.” ujar Ari Fijayanto, Restaurant & Banquet Manager Aston Nagoya City Hotel.

Dari hidangan pembuka hingga dessert, Rona Rasa Nusantara menyajikan pilihan menu yang dirancang untuk memberikan pengalaman kuliner Indonesia yang beragam. Salah satu daya tariknya adalah stall soup yang menghadirkan Coto Makassar dengan kuah khas, daging sapi empuk, ketupat, daun bawang, seledri, bawang goreng, jeruk nipis, sambal taoco, sambal rawit, kecap manis, dan emping. Tersedia pula Siomay Bandung lengkap dengan kentang, kol, tahu, pare, telur, saus kacang, sambal, jeruk nipis, dan kecap manis. Untuk pilihan hidangan utama, para tamu dapat menikmati Nasi Pandan, Mie Goreng, Sayur Lodeh, Telur Barendo, Ikan Bakar Rica, dan Krengsengan Daging yang disajikan untuk melengkapi pengalaman bersantap dengan cita rasa khas Indonesia.

 

Tidak lengkap rasanya menikmati hidangan Nusantara tanpa sate dan pelengkapnya. Rona Rasa Nusantara menghadirkan Sate Komplit yang terdiri dari sate ayam, sate usus, sate telur puyuh, sate kulit, serta sate hati ampela, disajikan bersama lontong, saus kacang, sambal merah, dan acar campur. Para tamu juga dapat menikmati Lalapan Segar yang terdiri dari timun, tomat, kacang panjang, kemangi, dan urap, serta aneka Gorengan seperti tempe mendoan, tahu isi, bakwan jagung, pisang goreng, dan singkong goreng. Untuk semakin memperkaya cita rasa, tersedia berbagai condiment berupa sambal, acar, dan kerupuk, termasuk sambal terasi, sambal ijo, sambal bawang, sambal kecap, acar campur, kerupuk tempe, kerupuk bawang, dan kerupuk merah. Pengalaman kuliner kemudian dilengkapi dengan pilihan dessert khas Indonesia, mulai dari irisan buah segar, aneka jajanan pasar Nusantara, Es Brenebone, Es Cendol, hingga Es Teler.

Sementara itu, pilihan minuman yang tersedia meliputi air mineral, es teh manis, kopi, dan teh. Menurut Chef Jufry Jenry Rembet, Head Chef Aston Nagoya City Hotel, Rona Rasa Nusantara menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kembali keberagaman kuliner Indonesia melalui sajian yang dapat dinikmati dalam satu meja. “Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang luar biasa, dengan setiap daerah memiliki karakter rasa dan keunikannya masing-masing. Melalui Rona Rasa Nusantara, kami ingin menghadirkan keberagaman tersebut dalam satu pengalaman makan malam yang dapat dinikmati bersama. Kami juga ingin memastikan setiap hidangan memiliki cita rasa yang autentik sekaligus tetap nyaman dinikmati oleh berbagai kalangan.” ungkap Chef Jufry Jenry Rembet, Head Chef Aston Nagoya City Hotel.

Dengan konsep All You Can Eat, Rona Rasa Nusantara memberikan ruang bagi para tamu untuk mencoba berbagai hidangan dalam satu kunjungan. Konsep ini juga menjadikannya pilihan yang tepat untuk makan malam bersama keluarga, gathering bersama teman, maupun sekadar menikmati akhir pekan dengan pengalaman kuliner yang berbeda. Kehadiran Rona Rasa Nusantara sebagai program reguler menjadi bagian dari upaya Aston Nagoya City Hotel dalam menghadirkan pengalaman kuliner yang lebih dekat dengan kekayaan budaya Indonesia. Melalui sajian Nusantara, hotel berharap dapat memperkenalkan berbagai cita rasa lokal sekaligus menciptakan momen bersantap yang hangat dan berkesan bagi para tamu dan masyarakat Batam. Rona Rasa Nusantara tersedia setiap Sabtu, pukul 18.00–21.00 WIB, di Shiso Restaurant, Lantai 1, Aston Nagoya City Hotel.

Tanjungpinang, 13 September 2026 - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menggelar Festival Media (Fesmed) Selat Malaka 2026 pada 19–21 September 2026, dan untuk pertama kalinya festival media tingkat nasional ini berlangsung di dua kota sekaligus, Batam dan Tanjungpinang. Sekitar 300 jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia akan menghadiri kegiatan yang mengusung tema besar “Kemerdekaan Pers dan Keadilan HAM di Asia Tenggara” ini, dengan Pulau Penyengat sebagai lokasi puncak sekaligus penutup rangkaian acara. AJI Kota Batam dan AJI Kota Tanjungpinang dipercaya menjadi tuan rumah, mempertemukan pengurus AJI Indonesia, AJI Kota, hingga sejumlah NGO dalam satu rangkaian kegiatan. Panitia memulai Fesmed Selat Malaka 2026 pada 19 September 2026 hingga 20 September 2026 di Politeknik Negeri Batam. Memasuki hari ketiga, Senin 21 September 2026, peserta bertolak ke Tanjungpinang untuk mengikuti napak tilas sejarah di Pulau Penyengat, sebelum kegiatan ditutup dengan Sarasehan di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri.

*Penyengat, Pulau Kecil dengan Jejak Peradaban Besar*

Ketua AJI Tanjungpinang, Sutana menjelaskan, Pulau Penyengat merupakan pulau kecil yang terletak di seberang Kota Tanjungpinang dan bukan sekadar destinasi wisata sejarah, melainkan pernah menjadi pusat pemerintahan. Di pulau seluas sekitar 94 hektare itu, berdiri deretan benda cagar budaya peninggalan Kesultanan Melayu Riau-Lingga, yang wilayah kekuasaannya pada masa itu membentang hingga Riau, Lingga, Johor, Pahang, dan Singapura. "Karena kekayaan sejarah itu, Penyengat kerap disebut sebagai pulau museum cagar budaya," kata Sutana. "Pulau Penyengat memiliki nilai sejarah yang luar biasa.

Dari pulau kecil inilah lahir banyak pemikiran besar yang menjadi fondasi kebudayaan Melayu sekaligus turut membentuk perkembangan bahasa Indonesia," tambahnya. *Rusydiah Klub, Cikal Bakal Pers di Kepulauan Riau* Selain kaya akan benda cagar budaya, Pulau Penyengat menyimpan warisan intelektual yang jarang disorot publik luas. Pada 1895, masyarakat Penyengat mendirikan Rusydiah Klub, embrio perkumpulan ilmu pengetahuan yang meletakkan akar tradisi berpikir kritis dan menjadi cikal bakal pers di Kepulauan Riau. Rusydiah Klub dikenal sebagai organisasi intelektual pertama di Nusantara yang memelopori tradisi menulis dan penyebaran ilmu pengetahuan di kawasan Melayu. Sutana menilai kehadiran ratusan jurnalis dari berbagai daerah di lokasi bersejarah ini menjadi momentum untuk melihat kembali akar tradisi intelektual yang turut membentuk perkembangan pers di Kepulauan Riau."Sehingga pelaksanaan Fesmed di Penyengat kami menyebutnya sebagai pertemuan antara sejarah dan masa depan pers Indonesia," tuturnya.

*Warisan Raja Ali Haji, Fondasi Bahasa Indonesia*

Pulau Penyengat juga menjadi tempat lahir dan dimakamkannya Raja Ali Haji, pahlawan nasional yang dikenal lewat karya sastranya, Gurindam 12. Melalui sejumlah karya monumental — Gurindam Dua Belas, Kitab Pengetahuan Bahasa yang dikenal sebagai kamus bahasa Melayu modern pertama, serta Tuhfat al-Nafis — Raja Ali Haji memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan bahasa Melayu yang kemudian menjadi dasar lahirnya bahasa Indonesia. Berkat pemikiran dan tulisan-tulisannya, Sumpah Pemuda 1928 menetapkan bahasa Melayu dari Pulau Penyengat sebagai bahasa nasional, cikal bakal Bahasa Indonesia yang dikenal saat ini. "Karena jasa besar itu, Raja Ali Haji juga dijuluki sebagai Bapak Bahasa Indonesia," sebut Sutana.

 

*Napak Tilas yang Melahirkan Karya Jurnalistik* Selama berada di Pulau Penyengat, delegasi dan peserta tidak sekadar berkunjung. Panitia mendorong setiap peserta menuliskan cerita perjalanan mereka selama mengunjungi sejumlah tempat bersejarah di pulau ini, termasuk situs dan bangunan ikonik yang masih terawat dan terjaga hingga sekarang. "Dengan demikian, kegiatan napak tilas diharapkan dapat melahirkan berbagai perspektif dan karya jurnalistik yang memperkenalkan sejarah serta kekayaan budaya Pulau Penyengat kepada masyarakat lebih luas," kata Sutana.

*Menghubungkan Sejarah dengan Masa Depan Pers*

Lewat penyelenggaraan Fesmed Selat Malaka 2026 di Pulau Penyengat, AJI berupaya menghubungkan jejak sejarah pemikiran Melayu dengan agenda pers masa kini, sekaligus mendorong pengakuan dunia atas warisan budaya yang selama ini menjadi fondasi identitas bahasa dan intelektual bangsa. Sejarah Pulau Penyengat pun diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari masa lalu, melainkan sumber refleksi bagi pers Indonesia dalam menghadapi tantangan jurnalistik di masa depan. Tujuh Titik Cagar Budaya di Pulau Penyengat: 1. Masjid Raya Sultan Riau — ikon pulau yang terkenal karena arsitekturnya yang unik, dengan campuran bahan bangunan yang konon menggunakan putih telur. 2. Kompleks Makam Raja Haji Fisabilillah — tempat peristirahatan terakhir pahlawan nasional dan pejuang Melayu. 3. Kompleks Makam Raja Ali Haji dan Engku Puteri Raja Hamidah — makam sastrawan besar pencipta Gurindam Dua Belas serta permaisuri kerajaan. 4. Kompleks Makam Raja Abdurrahman (Yang Dipertuan Muda VII) — makam penguasa Riau-Lingga abad ke-19. 5. Kompleks Istana Kantor — bekas bangunan kantor sekaligus tempat kediaman resmi para raja atau Yang Dipertuan Muda. 6. Perigi Sulu dan Perigi Tua — sumur bersejarah peninggalan masa lalu yang menjadi sumber air penting bagi penduduk setempat. 7. Istana Tengku Bilik — bangunan bersejarah kediaman keluarga kerajaan.

 

 

Harper Premier Nagoya Batam memberikan pengalaman yang berbeda dan tak terlupakan dalam acara Harper Connect 2026

BATAM,Harper Premier Nagoya Batam menggelar Harper Connect 2026, sebuah malam apresiasi bagi pelanggan dan mitra bisnis, bertempat di Svarga Restaurant, lantai 18 hotel (Jumat 11 September 2026). Acara berlangsung pada Jumat malam pukul 18.00–21.00 WIB dan dihadiri sekitar 90 tamu undangan dari total 100 undangan yang disebar, terdiri dari perwakilan travel agent, kalangan pemerintahan, serta berbagai mitra strategis lainnya.

Bentuk Apresiasi atas Dua Tahun Perjalanan

Cluster General Manager Harper Premier Nagoya Batam, Yanuwar Dedy, menjelaskan bahwa acara ini merupakan wujud terima kasih hotel kepada para pelanggan dan mitra yang telah mendukung perjalanan Harper Premier Nagoya Batam selama dua tahun terakhir.

“Acara ini merupakan salah satu bentuk apresiasi Harper Premier Nagoya Batam kepada pelanggan, yang bentuknya adalah makan malam bersama tamu undangan dari pelanggan dan mitra, baik dari travel agent maupun government,” ujar Dedy.

Berbeda dari jamuan makan pada umumnya, tamu tidak perlu mengambil hidangan sendiri karena tim hotel menyajikan menu secara bertahap per bagian, menghadirkan nuansa yang lebih eksklusif dan premium. Menu malam itu merupakan hasil kolaborasi para chef dari sejumlah hotel di bawah naungan Archipelago International di Batam, meliputi:

  • Amuse Bouche: Cucumber & Sesame Salad
  • Appetizer: Seared Tuna Tataki
  • Soup: Roasted Pumpkin Miso Soup
  • Main Course: Slow Cooked Beef Short Ribs

Para tamu juga menerima berbagai voucher, termasuk voucher menginap serta paket makan dari program-program berjalan hotel, seperti Jelajah Rasa (makan malam dan durian sepuasnya setiap Sabtu), Ragam Rasa Nyonya (makan siang sepuasnya bertema peranakan setiap Jumat), dan paket sarapan langsung di Svarga Premier Bistro.

Suasana malam semakin semarak dengan sesi kuis interaktif seputar fasilitas hotel, di mana tiga pemenang dengan jawaban terbaik langsung membawa pulang hadiah. Selain itu, hotel juga menyediakan doorprize berupa dua unit mesin cuci dan satu unit televisi yang diundi melalui permainan spin the wheel dari daftar tamu yang hadir.

“Kita punya tiga pemenang dan mendapatkan hadiah juga. Ini juga adalah salah satu bentuk apresiasi kami untuk tamu undangan kami, Selain itu tamu juga dimanjakan beberapa aktivitas lain salah satunya photo booth disepanjang acara.” Ucap Yanuwar Dedy

Di luar unsur hiburan, Harper Connect 2026 turut menghadirkan sesi bertajuk “Work Life Balance ala Urban Professional” bersama Wenny Nur Annisa, perwakilan Himpunan Psikologi Kepulauan Riau (Kepri) sekaligus psikolog klinis di Rumah Sakit Awal Bros Batam. Sesi ini mengangkat pentingnya menyeimbangkan kesibukan pekerjaan dengan kesehatan mental, kenyamanan, dan kehidupan sosial. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan alunan musik jazz.

Yanuwar Dedy berharap Harper Connect dapat menjadi agenda tahunan dengan konsep yang terus diperbarui setiap tahunnya.

“Mudah-mudahan kita buat acaranya setiap tahun. Kali ini makan malam bersama, nanti kita lihat lagi konsep ke depannya seperti apa. Kita ingin membuat sesuatu yang berbeda setiap tahunnya,” pungkas Dedy.

Batam, 9 September 2026 - Panitia Festival Media (Fesmed) Selat Malaka 2026 Batam-Tanjungpinang resmi membuka pendaftaran seminar internasional, lokakarya dan diskusi publik. Semua kalangan bisa mendaftar sesuai isu yang diminati. Setidaknya terdapat satu seminar internasional dan puluhan lokakarya atau diskusi publik. Isu yang dibahas juga beragam, tentunya tentang pers, Hak Asasi Manusia (HAM), lingkungan, perubahan iklim, transisi energi, hingga persoalan masyarakat adat. Acara seminar internasional, diskusi publik dan lokakarya ini akan dipusatkan di Politeknik Negeri Batam, selama dua hari 19-20 September 2026. Sementara itu pada hari terakhir festival ditutup dengan napak tilas ke Pulau Penyengat Tanjungpinang yang akan diikuti 40 AJI Kota dari Sabang sampai Merauke serta jaringan AJI. Ketua Panitia Fesmed Selat Malaka, Adam Zulfikar, mengajak masyarakat untuk ikut meramaikan agenda nasional tahunan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) tersebut. “Fesmed Selat Malaka bukan hanya acaranya AJI dan teman-teman media saja tapi ruang bersama untuk kita semua.

Ada banyak isu yang perlu dibahas dan menjadi perhatian kita bersama. Karena itu, kami mengajak masyarakat khususnya yang berada di Batam dan Tanjungpinang untuk datang, belajar, berdiskusi, dan ikut menyampaikan gagasannya,” ujarnya. Ia menambahkan, kehadiran Fesmed di Batam dan Tanjungpinang diharapkan dapat memperluas ruang perjumpaan antara media dan masyarakat sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi di kawasan Selat Malaka. “Kami ingin Fesmed menjadi ruang diskusi terbuka yang aman dan nyaman. Semua boleh datang, bukan hanya untuk jurnalis,” kata Adam. Kelas-kelas lokakarya dan diskusi dihadirkan dalam Fesmed, untuk memberikan ruang belajar, bertukar pengalaman, sekaligus mempertemukan berbagai perspektif dalam melihat persoalan yang dihadapi masyarakat. Pendaftaran bisa melalui laman Fesmed Selat Malaka di https://fesmedselatmalaka.org/program/ atau cari informasinya di akun Instagram @fesmedselatmalaka. Setelah dibanjiri kelas-kelas diskusi selama dua hari, Festival Media Selat Malaka dilanjutkan di Tanjungpinang, tepatnya di Pulau Penyengat.

Ini adalah kegiatan puncak Fesmed Selat Malaka. Di Pulau Penyengat para tamu dari AJI Kota di seluruh Indonesia bersama jaringan AJI akan diajak mengikuti napak tilas sejarah di pulau yang menjadi salah satu pusat peradaban Melayu tersebut. Tidak sekadar berkunjung, para peserta juga akan didorong menuliskan cerita perjalanan mereka selama mengunjungi sejumlah tempat bersejarah di Pulau Penyengat. Dengan demikian, kegiatan napak tilas diharapkan dapat melahirkan berbagai perspektif dan karya jurnalistik yang memperkenalkan sejarah serta kekayaan budaya Pulau Penyengat kepada masyarakat lebih luas. Ketua AJI Tanjungpinang, Sutana, mengatakan pemilihan Pulau Penyengat sebagai lokasi rangkaian Fesmed bukan semata-mata karena statusnya sebagai destinasi wisata sejarah. Menurutnya, Pulau Penyengat memiliki posisi penting dalam perjalanan sejarah Melayu karena pernah menjadi pusat pemerintahan Kesultanan Riau-Lingga yang wilayah kekuasaannya membentang hingga Riau, Lingga, Johor, Pahang, dan Singapura. “Pulau Penyengat memiliki nilai sejarah yang luar biasa.

Dari pulau kecil inilah lahir banyak pemikiran besar yang menjadi fondasi kebudayaan Melayu sekaligus turut membentuk perkembangan bahasa Indonesia,” kata Sutana. Rangkaian Acara Fesmed Selat Malaka Berikut ini beberapa rangkaian kegiatan seminar internasional, diskusi publik hingga lokakarya yang dilaksanakan selama Fesmed Selat Malaka.

Pendaftaran bisa dilakukan di link yang sudah tersedia, segera daftarkan diri anda sebelum kuota penuh. Sabtu, 19 September 2026 di Politeknik Negeri Batam:

1. Seminar Internasional Festival Selat Malaka: “Kemerdekaan Pers dan Keadilan HAM di Asia Tenggara: Memperkuat Solidaritas Jurnalis Lintas Negara dan Melindungi Kebebasan Ruang Sipil” Pendaftaran: https://s.id/SeminarFesmedSelatMalaka

2. Diskusi Publik: Masyarakat Adat, Transisi Energi dan Perubahan Iklim Pendaftaran: https://s.id/DiskusiMasyarakatAdat

3. Diskusi Publik: Babak Baru PLTS 100 GW: Menakar Kesiapan Industri Hijau Indonesia dari Batam Pendaftaran: https://s.id/DiskusiIndustriHijauPLTS

4. Lokakarya Digital Safety and AI Literacy for Gen-Z (Sesi 1) Pendaftaran: https://s.id/TrainingBatam

5. Lokakarya Mengawal Isu Kelautan Melalui Karya Jurnalistik Berkualitas Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaIsuKelautan

6. Lokakarya Pengembangan Audiens Media di Media Sosial Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaPengembanganAudiens

7. "Sekolah Buruh AJI: Mengorganisir Pekerja Media untuk Membangun Serikat Pekerja yang Lebih Kuat" Pendaftaran: https://s.id/sekolahburuhbatam2026

8. "Lokakarya Keamanan, Geopolitik, dan Media di Lintas Batas" Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaKeamananMediaLintasBatas

9. Diskusi Publik: Membaca Perkembangan Teknologi AI dan Data Center Pendaftaran: https://s.id/DiskusiAIdanDataCenter

10. Lokakarya Fotografi bersama PFI Kepri “Kejujuran Visual di Era Serba Digital: Tantangan Foto Jurnalistik Sebagai Literasi Publik” Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaFotografiPFIKepri

Minggu, 20 September 2026 di Politeknik Negeri Batam:

1. Lokakarya Melawan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO): Sampai Semua Bebas Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaLawanTPPO

2. Diskusi Publik dan Pemutaran Film Dokumenter “Di Balik Ilusi Tembakau” Pendaftaran: https://s.id/DiskusiFilmDiBalikIlusiTembakau

3. Lokakarya Menjadi Penulis Ilmiah Populer untuk Demokrasi Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaPenulisIlmiahPopuler

4. Lokakarya Mata dari Angkasa: Panduan Praktis Jurnalisme Investigasi Berbasis Citra Satelit Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaMataDariAngkasa

5. Diskusi Publik Ancaman Rentan Kerusakan Lingkungan di Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Pendaftaran: https://s.id/DiskusiKerusakanPesisirdanPulauKecil

6. Lokakarya Proyek Data Center dan Tantangan Pengelolaan Sumber Daya Energi dan Air di Batam Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaProyekDataCenter

7. Diskusi Publik: Just Energy Transition dan Mengapa Transisi Energi Harus Berkeadilan Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaJustEnergyTransition

8. Lokakarya Merancang Proposal untuk Pendanaan Liputan Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaProposalLiputan

9. Lokakarya untuk Pers Mahasiswa: Menulis Kritis dan Independen untuk Demokrasi Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaMembangunPersMahasiswa

10. Gelar Wicara Membaca Buku Reset Indonesia dan Kondisi Kita Hari Ini Pendaftaran: https://s.id/DiskusiBukuResetIndonesia

Tentang Fesmed Festival Media (Fesmed) adalah kegiatan tahunan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia. Tahun ini AJI Batam dan AJI Tanjungpinang menjadi tuan rumah mengusung nama Fesmed Selat Malaka. Pelaksanaan Fesmed kali ini juga menjadi catatan sejarah pertama kali dilaksanakan di dua kota dan di dua pulau berbeda. Fesmed bertujuan meningkatkan literasi media kepada masyarakat serta menjadi ajang konsolidasi jaringan masyarakat sipil. Tidak hanya dihadiri jurnalis lokal, panitia juga memboyong perwakilan 40 AJI kota se-Indonesia untuk hadir dalam kegiatan tersebut. Kegiatan ini juga menjadi kolaborasi independen antara masyarakat sipil yang memiliki prinsip dan tujuan sama untuk keberlangsungan demokrasi di tanah air. Selain itu keberadaan media menjadi kekuatan dalam acara, setidaknya terdapat 10 media lokal dan nasional yang menjadi media partner dalam acara tahunan itu.

Tentang AJI Indonesia Aliansi Jurnalis Independen (AJI) adalah organisasi profesi jurnalis yang berdiri pada 7 Agustus 1994. AJI lahir dari semangat memperjuangkan kebebasan pers, profesionalisme dan kesejahteraan jurnalis. Hingga kini, AJI tetap aktif melakukan advokasi kebebasan pers, peningkatan kapasitas jurnalis, perlindungan terhadap hak-hak pekerja media, serta perjuangan hak publik atas informasi. Tentang AJI Kota Batam AJI Kota Batam berdiri pada 28 November 2008 sebagai bagian dari AJI Indonesia. Organisasi ini aktif memperjuangkan kebebasan pers, meningkatkan kapasitas jurnalis, dan mengembangkan literasi media di wilayah perbatasan. Anggotanya berasal dari Kota Batam dan Kabupaten Karimun.

Tentang AJI Kota Tanjungpinang AJI Kota Tanjungpinang berdiri pada 12 Agustus 2017 sebagai bagian dari AJI Indonesia. Organisasi ini aktif memperjuangkan kebebasan pers, meningkatkan kompetensi jurnalis, serta mengawal hak publik atas informasi di Kepulauan Riau. Anggotanya berasal dari Kota Tanjungpinang, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Kepulauan Anambas.

Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Persatuan Istri Karyawan Otorita (PIKORI) BP Batam memperingati Hari Jadi ke-26 di Balairungsari BP Batam, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Merawat Kebersamaan, Menguatkan Peran PIKORI BP Batam Menebar Manfaat”, peringatan tersebut dihadiri langsung Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.

Ketua Umum PIKORI BP Batam, Erlita Amsakar, mengatakan momentum Hari Jadi ke-26 menjadi penguat semangat kebersamaan dan kekompakan seluruh pengurus. Ia mendorong setiap bidang untuk mengambil peran aktif melalui program yang sederhana, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga besar PIKORI BP Batam maupun masyarakat.

“Tidak perlu banyak dan tidak perlu muluk-muluk program kita, tetapi harus terlaksana dengan baik. Saya berharap seluruh pengurus memiliki peran, semakin solid, dan keberadaan PIKORI BP Batam benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Erlita.

Erlita berharap seluruh unsur kepengurusan dapat saling berkoordinasi dan menjalankan peran sesuai bidang masing-masing. Dengan demikian, program PIKORI dapat terus berjalan secara berkelanjutan serta semakin menyentuh kebutuhan masyarakat dan dunia pendidikan.

Semangat tersebut mendapat dukungan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad. Ia mendorong PIKORI untuk terus memperluas kiprahnya sehingga keberadaan organisasi tidak hanya memberikan manfaat bagi keluarga besar BP Batam, tetapi juga semakin dirasakan masyarakat Kota Batam.

“Kami ingin PIKORI ini eksis. Kami ingin organisasi ini dirasakan kehadirannya, tidak hanya bagi pegawai BP Batam, tetapi juga bagi Kota Batam. Karena itu, harus diformulasikan apa yang menjadi kegiatan taktis dan strategis PIKORI ke depan,” kata Amsakar.

Amsakar juga menekankan pentingnya membangun we feeling atau “rasa berkita” melalui kekompakan, pembagian peran, dan keterlibatan aktif seluruh unsur organisasi. Ia turut mengapresiasi peran keluarga dalam memberikan dukungan kepada para pegawai untuk menjalankan tugas dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan Batam.

Semangat tersebut sejalan dengan komitmen Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra dalam memperkuat kolaborasi dan kebersamaan untuk mendukung kemajuan Batam. PIKORI diharapkan turut mengambil peran melalui program sosial, pendidikan, dan kemasyarakatan yang konkret dan memberikan manfaat nyata.

Sementara itu, Ketua Panitia Hari Jadi PIKORI BP Batam ke-26 yang juga Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan perjalanan PIKORI tidak dapat dipisahkan dari perkembangan Batam dan transformasi kelembagaan Otorita Batam menjadi BP Batam.

Sejak 7 September 2000, setiap periode kepengurusan telah memberikan warna melalui berbagai kegiatan di bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, keagamaan, pembinaan keluarga, hingga pelestarian budaya. Meski terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman, nilai kebersamaan, kepedulian, dan pengabdian tetap menjadi kekuatan utama PIKORI.

“Dua puluh enam tahun bukan hanya tentang panjangnya perjalanan waktu. Ini tentang orang-orang yang telah mengabdikan diri, kebersamaan yang terus terjaga, kepedulian yang terus tumbuh, serta karya yang diwariskan dari satu generasi kepada generasi berikutnya,” ujar Ariastuty.

Peringatan Hari Jadi PIKORI BP Batam ke-26 turut diisi seminar kesehatan bertajuk “Cantik Bugar di Usia Emas” bersama dokter Rumah Sakit BP Batam, penampilan seni, serta pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun. Turut hadir Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis BP Batam, Sudirman Saad; Pembina PIKORI BP Batam, Sri Sudarsono; para senior PIKORI BP Batam; jajaran pengurus dan anggota PIKORI BP Batam; pejabat di lingkungan BP Batam; serta perwakilan pegawai dari unit kerja di lingkungan BP Batam.

Jakarta, 10 September 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat optimisme industri perbankan tetap terjaga pada triwulan III-2026 di tengah meningkatnya ketidakpastian perekonomian global dan domestik. Hal ini tercermin dari Indeks Orientasi Bisnis Perbankan (IBP) yang berada pada zona optimis sebesar 56, didukung ekspektasi terhadap kinerja perbankan yang kuat serta persepsi risiko yang tetap terkendali.

Survei Orientasi Bisnis Perbankan (SBPO) OJK triwulan III-2026 melibatkan 99 bank responden pada Juli 2026. Responden tersebut mewakili 97,91 persen dari total aset bank umum berdasarkan data Juni 2026. 

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyampaikan bahwa hasil SBPO menunjukkan industri perbankan masih optimis terhadap prospek kinerja dan memiliki keyakinan untuk mengelola risiko. Optimisme tersebut tercermin dari proyeksi pertumbuhan kinerja perbankan dan kemampuan bank dalam menjaga risiko tetap terkendali.

Ekspektasi industri perbankan terhadap kondisi makroekonomi pada triwulan III-2026 secara umum terkait dinamika perekonomian dibandingkan triwulan sebelumnya, terutama berkaitan dengan ekspektasi peningkatan inflasi dan suku bunga acuan global.

Persepsi industri terhadap risiko perbankan tetap berada pada zona optimis. Indeks Persepsi Risiko (IPR) tercatat sebesar 57. Mayoritas responden meyakini kualitas kredit tetap terjaga, Posisi Devisa Netto (PDN) berada pada level rendah dengan aset dan tagihan valuta asing yang lebih besar dibandingkan kewajiban valuta asing (long position), serta risiko likuiditas tetap terjaga. 

Responden juga memperkirakan alat likuid perbankan dan Dana Pihak Ketiga (DPK) tetap tumbuh pada triwulan III-2026. Pertumbuhan DPK yang diperkirakan lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan penyaluran kredit turut mendorong peningkatan net cashflow perbankan. 

Dari sisi kinerja, industri perbankan tetap menunjukkan optimisme yang kuat. Indeks Ekspektasi Kinerja (IEK) tercatat sebesar 83 atau berada pada zona optimis. Responden memperkirakan kredit tetap tumbuh seiring dengan meningkatnya permintaan kredit serta ekspansi kredit melalui pipeline yang tersedia. 

Industri Pengolahan sebagai sektor ekonomi yang paling mendominasi penyaluran kredit perbankan mencatat pertumbuhan kredit sebesar 16,85 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada Juli 2026. Responden memproyeksikan sektor tersebut tetap menjadi salah satu penggerak pertumbuhan kredit ke depan. 

Dari sisi penghimpunan dana, responden memperkirakan DPK tetap tumbuh pada triwulan III-2026. Perbankan terus mengoptimalkan penghimpunan sumber dana untuk menopang ekspansi kredit sekaligus menjaga likuiditas. 

Perbankan Mencermati Ketidakpastian Global

Seluruh responden bank umum menunjukkan tingkat kewaspadaan yang tinggi terhadap perkembangan kondisi global yang berpotensi berlangsung dalam jangka waktu panjang (prolonged) dan bahkan dapat disertai risiko pemburukan yang lebih dalam. Responden menilai dinamika tersebut memiliki implikasi signifikan terhadap prospek dan kinerja perekonomian nasional ke depan. 

Di tengah dinamika tersebut, berbagai indikator utama sektor jasa keuangan, khususnya perbankan, hingga saat ini tetap menunjukkan kinerja dan ketahanan yang terjaga. Kondisi tersebut tercermin dari pertumbuhan kredit yang tetap positif, permodalan yang kuat, serta likuiditas yang memadai di tengah dinamika dan ketidakpastian perekonomian global maupun domestik. 

Namun demikian, keberlanjutan kinerja perbankan memerlukan dukungan ekosistem ekonomi yang sehat, stabil, dan kondusif agar fungsi intermediasi perbankan dapat terus berjalan secara optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. 

Ke depan, momentum pertumbuhan ekonomi nasional perlu terus dijaga melalui berbagai upaya yang mendukung stabilitas, produktivitas, dan peningkatan daya saing. Dengan fundamental ekonomi yang tetap kuat, perbankan diharapkan mampu mempertahankan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan serta meningkatkan ketahanan dalam menghadapi berbagai tantangan global. 

Tentang SBPO

OJK melaksanakan SBPO secara triwulanan untuk memperoleh gambaran mengenai arah perekonomian, persepsi industri terhadap risiko perbankan, serta arah dan tendensi bisnis perbankan pada triwulan mendatang. SBPO menghasilkan Indeks Orientasi Bisnis Perbankan (IBP), yaitu indeks komposit yang menunjukkan persepsi industri dengan rentang nilai 1 sampai dengan 100. Nilai indeks di atas 50 menunjukkan persepsi optimis, nilai 50 menunjukkan persepsi stabil, sedangkan nilai di bawah 50 menunjukkan persepsi pesimis.

IBP terdiri atas tiga subindeks, yaitu Indeks Ekspektasi Kondisi Makroekonomi (IKM), Indeks Persepsi Risiko (IPR), dan Indeks Ekspektasi Kinerja (IEK). Selain ketiga indeks tersebut, SBPO juga menghasilkan informasi mengenai isu yang berkembang di industri perbankan serta berbagai faktor yang dinilai dapat memengaruhi kinerja perbankan. 

Secara historis, hasil SBPO relatif cukup akurat dalam memprediksi arah sejumlah indikator makroekonomi maupun perbankan di Indonesia. 

 

Laporan hasil SBPO Triwulan III-2026 lebih lengkap dapat dilihat pada website OJK (www.ojk.go.id/id/kanal/perbankan/data-dan-statistik/survei-perbankan).

 

 

Batam, 11 September 2026 — PT Solder Tin Andalan Indonesia (STANIA), anak usaha PT Arsari Tambang, dan Singapore Asahi Chemical & Solder Industries Pte. Ltd. (Asahi Solder) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat hilirisasi industri timah Indonesia melalui pengembangan produk solder bernilai tambah, penguatan teknologi dan kualitas, serta perluasan akses pasar.

Penandatanganan MoU berlangsung di pabrik STANIA di Batam dengan tema “Strengthening Indonesia’s Downstreaming Industry through Strategic Partnership” atau “Memperkuat Hilirisasi Industri Timah Indonesia melalui Kemitraan Strategis.”

STANIA merupakan bagian dari ekosistem hilirisasi timah PT Arsari Tambang yang terintegrasi dari pertambangan hingga produk hilir. Pabrik STANIA di Batam diresmikan pada Juli 2025 dengan kapasitas awal 2.000 ton per tahun dan saat ini memproduksi solder bar, serta mengembangkan produk solder bernilai tambah lebih tinggi.

Bagian dari Ekosistem Industri Masa Depan

Aryo P. S. Djojohadikusumo, Direktur Utama PT Arsari Tambang sekaligus Wakil Presiden Direktur Arsari Group, mengatakan kerja sama ini merupakan bagian dari visi besar Arsari Group untuk membangun ekosistem industri masa depan Indonesia.

“STANIA merupakan bagian dari Arsari Tambang, yang merupakan sub-holding dari Arsari Group. Karena itu, kerja sama hari ini bukan hanya tentang pengembangan produk solder, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun rantai nilai yang menghubungkan sumber daya alam, material bernilai tambah, manufaktur, hingga teknologi masa depan.”

Arsari Group saat ini mengembangkan ekosistem teknologi dan artificial intelligence (AI) melalui RAIA Grid, yang mencakup connectivity, fiber, data center, cloud, high-performance computing, hingga AI. Arsari Group juga tengah mempersiapkan kemampuan GPU assembly di Indonesia.

Menurut Aryo, pengembangan ekosistem tersebut membutuhkan industri dan supply chain pendukung.

“Kami ingin melihat timah Indonesia terus bergerak naik dalam rantai nilai—dari komoditas menjadi material bernilai tambah, kemudian terhubung dengan industri electronic manufacturing dan pada akhirnya mendukung ekosistem teknologi dan AI yang sedang dibangun di Indonesia.”

Kemitraan dengan Asahi Solder

Asahi Solder merupakan perusahaan multinasional asal Singapura yang memiliki pengalaman dalam soldering dan electronic interconnect materials, dengan produk yang digunakan dalam berbagai aplikasi industri elektronik.

Vincent Kho, Pemilik dan Direktur Utama (Managing Director) Singapore Asahi Chemical & Solder Industries Pte. Ltd., menyambut kemitraan tersebut sebagai peluang untuk menggabungkan kapabilitas manufaktur lokal STANIA dengan pengalaman dan teknologi Asahi.

“Kami menyambut baik terjalinnya kemitraan strategis dengan STANIA. Indonesia memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan industri hilir timah, dan kami meyakini bahwa perpaduan antara kemampuan manufaktur STANIA di dalam negeri dengan pengalaman Asahi Solder dalam produk solder dan material interkoneksi elektronik dapat menciptakan peluang baru untuk menghasilkan produk bernilai tambah lebih tinggi serta memperkuat peran Indonesia dalam rantai pasok industri elektronik global.”

Melalui kerja sama ini, kedua perusahaan akan mengeksplorasi pengembangan produk, teknologi, kualitas, dan pasar, termasuk peluang pengembangan produk solder bernilai tambah lebih tinggi seperti solder paste.

Hilirisasi yang Berkelanjutan

Pengembangan STANIA juga menjadi bagian dari komitmen PT Arsari Tambang terhadap industri timah yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Fasilitas STANIA dikembangkan dengan memperhatikan efisiensi energi, pengurangan emisi, dan aspek lingkungan.

Bagi Arsari Group, hilirisasi harus berjalan bersama dengan inovasi dan keberlanjutan. Pendekatan ini sejalan dengan agenda Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong hilirisasi, investasi, dan penguatan industri nasional.

Kemitraan STANIA dan Asahi Solder sekaligus mencerminkan semakin besarnya ruang bagi sektor swasta untuk berinvestasi, membangun kapasitas industri, menciptakan nilai tambah, dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi Indonesia.

Dari timah Indonesia menuju material bernilai tambah, manufaktur, dan ekosistem teknologi masa depan.

Pendaratan Golden Buoy di Tanjung Bemban, Batam, menandai milestone pembangunan CANDLE Cable System sepanjang sekitar 8.000 kilometer yang akan menghubungkan Indonesia dengan Singapura, Malaysia, Filipina, Taiwan, hingga Jepang.
 
Batam, 11 September 2026  PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) memperkuat infrastruktur digital Indonesia melalui pembangunan CANDLE Cable System, sistem komunikasi kabel laut (SKKL) sepanjang sekitar 8.000 kilometer yang akan menghubungkan Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Taiwan, hingga Jepang. Dikembangkan melalui XLSMART for BUSINESS dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2028, infrastruktur ini menjadi bagian dari komitmen XLSMART dalam menghadirkan konektivitas yang berkualitas, berkelanjutan, dan bertanggung jawab untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. 
 
Direktur & Chief Enterprise Business Officer XLSMART, Andrijanto Muljono, mengatakan, “CANDLE merupakan investasi strategis untuk mempersiapkan kebutuhan konektivitas Indonesia dalam jangka panjang. Pertumbuhan ekonomi digital membutuhkan kapasitas yang semakin besar dan akses yang semakin luas ke jaringan global. Bagi kami, yang terpenting adalah memastikan investasi infrastruktur ini dapat membuka akses yang lebih besar bagi dunia usaha Indonesia untuk tumbuh dan terhubung dengan ekosistem digital regional.” Pembangunan CANDLE kini memasuki salah satu tahapan penting dengan pendaratan Golden Buoy di Tanjung Bemban, Batam, Jumat (11/9). Proyek yang dimulai sejak Desember 2024 ini akan menghadirkan jalur berkapasitas besar sekaligus menambah pilihan konektivitas internasional antara Indonesia dan sejumlah negara di Asia. CANDLE Cable System dikembangkan melalui kolaborasi XLSMART bersama Meta, Globe Telecom, IPS Inc., Telekom Malaysia, dan SoftBank Japan, dengan NEC sebagai mitra teknologi. Kolaborasi tersebut merupakan bagian dari pembangunan sistem kabel laut yang menghubungkan Indonesia dengan Singapura, Malaysia, Filipina, Taiwan, hingga Jepang.
 
Pemilihan Tanjung Bemban, Batam, sebagai salah satu titik pendaratan CANDLE mempertimbangkan potensi pertumbuhan wilayah Indonesia bagian barat, khususnya Batam, yang menjadi hub bagi sejumlah hyperscaler dan perusahaan telekomunikasi. Posisi tersebut menjadikan Batam strategis dalam pengembangan konektivitas internasional dan ekosistem data center. Jaringan CANDLE nantinya juga akan menghubungkan data center di Batam dengan negara-negara yang berada di sepanjang rutenya. Konektivitas tersebut akan mendukung kebutuhan pelanggan enterprise terhadap layanan berkapasitas tinggi, reliable, dan scalable, termasuk untuk perkembangan cloud, AI, serta berbagai layanan digital. Andrijanto menambahkan, “Bagi pelanggan enterprise, CANDLE memberikan pilihan konektivitas internasional yang lebih luas, berkapasitas tinggi, reliable, dan scalable. Kapabilitas tersebut penting untuk menjawab kebutuhan perusahaan yang terus berkembang seiring semakin besarnya penggunaan data dan layanan digital.”
 
Dalam pelaksanaannya, XLSMART terus berkoordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait. Pemerintah mendukung pembangunan CANDLE, sementara proses perizinan terus berjalan untuk memastikan proyek dilaksanakan sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku. Bagi Batam, kehadiran salah satu landing point CANDLE membuka peluang untuk semakin memperkuat perannya dalam ekosistem digital regional. Keterhubungan dengan sejumlah negara di Asia dapat mendukung perkembangan data center dan aktivitas bisnis berbasis digital di wilayah tersebut. Andrijanto menegaskan, “CANDLE bukan hanya tentang membangun jalur konektivitas baru, tetapi membuka akses yang lebih luas bagi Indonesia ke ekosistem digital regional. Kami berharap infrastruktur ini dapat memberikan manfaat bagi dunia usaha, mendukung pertumbuhan ekosistem digital, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam perkembangan ekonomi digital Asia.”
 
Tentang XLSMART
 PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (“XLSMART” atau “IDX: EXCL”) adalah perusahaan telekomunikasi terpadu terbaru di Indonesia yang terbentuk dari penggabungan PT XL Axiata Tbk, PT Smartfren Telecom Tbk, dan PT Smart Telecom. Mengusung semangat “innovation with heart”, XLSMART hadir memimpin era digital Indonesia dengan menghadirkan konektivitas yang inklusif, andal, dan siap menghadapi masa depan bagi lebih dari 69,4 juta pelanggan di seluruh Indonesia. Dengan warisan keunggulan teknologi dan pelayanan pelanggan dari dua perusahaan besar, XLSMART menggabungkan keahlian XL Axiata dalam layanan seluler dan tetap sebagai bagian dari Axiata Group, serta inovasi Smartfren dalam layanan 4G, VoLTE, dan eSIM sebagai bagian dari Grup Sinar Mas. Dengan tagline “Bersama, Melaju Tanpa Batas”, XLSMART berkomitmen untuk mendorong inklusi digital, mempercepat kemajuan nasional, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi Indonesia.
 

Page 9 of 285

Instagram

Tentang Kami