Live Streaming
super me

super me

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad, Rudi, mengapresiasi dukungan masyarakat terhadap pembangunan Batam menuju kota baru.

Tanpa kerja sama dari seluruh pihak, kata Rudi, cita-cita Batam untuk menjadi kota modern yang berdaya saing tinggi tak akan pernah tercapai.

"Dukungan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan Batam. Mari kita rawat kekompakan untuk Batam Kota Baru," ujar Rudi di sela aktivitasnya menjumpai masyarakat Bengkong, Selasa (7/12/2023).

Rudi optimistis, pertumbuhan ekonomi Batam akan terus meningkat seiring pengembangan infrastruktur jalan dan sektor lainnya.

Bukan tanpa alasan, letak Batam yang strategis mengharuskan pemerintah untuk menyiapkan infrastruktur pendukung yang maksimal untuk kenyamanan investasi.

Apalagi Batam menjadi salah satu daerah unggulan investasi di Indonesia. Sehingga, pembangunan kotanya pun diharapkan dapat mengundang banyak investor besar yang dapat memberi manfaat terhadap sektor ekonomi ke depannya.

"Mari kita jaga Batam agar tetap aman damai supaya pembangunan yang tengah dilakukan berjalan lancar," pungkasnya. (*)

Badan Pengusahaan (BP) Batam sukses menggelar laga final Volleyball Friendly Match 2023 di Sporthall Tumenggung Abdul Jamal, Rabu, (6/12/2023) malam.

Masih dalam rangka sempena Hari Bakti BP Batam ke 52, kegiatan ini diikuti 18 tim bola voli dari instansi se Kota Batam.

Ketua Umum Panitia Hari Bakti BP Batam, Binsar Tambunan mengatakan, kegiatan itu sengaja dilakukan pihaknya sejalan dengan arahan Kepala BP Batam Muhammad Rudi untuk membangun dan meningkatkan sinergi antar instansi.

"Ini merupakan satu hal yang baik yang dapat kita lanjutkan, membina sinergi mendukung pembangunan Batam menuju kota baru," katanya.

Ia pun turut mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah mensukseskan kegiatan tersebut.

Adapun hasil pada laga final ini, Tim Putra BP Batam sukses mengalahkan Praja Wibawa Pemko Batam dengan skor 3-1 (25-21, 20- 25, 21-25, 20-25).

Tim Putri Polresta Barelang berhasil menang atas BP Batam dengan skor 3-1 (25-19, 23-25, 25-20, 25-13).

Berikut daftar pemenang Volleyball Friendly Match 2023:

Tim Putra
Juara 1 BP Batam
Juara 2 Praja Wibawa Pemko Batam
Juara 3 BP Batam B
Juara 4 Polda Kepri

Tim Putri
Juara 1 Polresta Barelang
Juara 2 BP Batam
Juara 3 Praja Wibawa Pemko Batam
Juara 4 Lapas Batam

Suporter Terbaik
Terbaik 1 Polresta Barelang
Terbaik 2 Lanud Hang Nadim
Terbaik 3 BP Batam
Terbaik 4 Praja Wibawa Pemko Batam

Pelatih Tim Putra BP Batam, Prayuli Irianti, mengaku bangga atas capaian anak asuhnya di laga final. Sempat mendapat tekanan di set pertama, BP Batam berhasil berbalik unggul dan keluar sebagai pemenang.

"Tim bermain solid dan menunjukkan permainan yang hebat," imbuhnya.

Turut hadir menyaksikan langsung yaitu Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri N; Kasatpol PP Batam, Imam Tohari; Kepala Dinas Perhubungan Batam, Salim; Dirpam Aset BP Batam, Moch. Badrus; Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait; Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Batam, Yusfa Hendri.

Kota Batam - ‘Berapa nilai pelayanan publik di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)?’ ialah pertanyaan pembuka dari penyampaian Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Dr Lagat Siadari kepada mahasiswa saat menjadi salah satu keynote speaker dalam acara Lapor Goes To Campus di Politeknik Negeri Batam pada Rabu (06/12/2023).

Berbagai jawaban dilontarkan. Ada yang memberikan nilai B, namun tidak jarang juga memberikan nilai C.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri itu mengajak mahasiswa sebagai agen perubahan turut andil dalam memperbaiki pelayanan publik.

“Mendapatkan pelayanan yang baik adalah hak konstitusi kita. Mahasiswa sebagai agen perubahan harus berpartisipasi memperbaikinya dengan cara melaporkan penyimpangan yang terjadi. Melapor bukan berarti mencari masalah tapi berarti ada masalah yang harus diperbaiki,” tutur Lagat.

Berdasarkan data Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, hanya sekitar 6.000an generasi Z melapor menggunakan aplikasi Lapor.go.id.

Di era digital saat ini, tidak dapat dipungkiri masyarakat cenderung memilih untuk memviralkan penyimpangan pelayanan publik di media sosial yang belum tentu ditindaklanjuti.

Dengan adanya data itu, ia meminta mahasiswa menyampaikan persoalan pelayanan publik pada saluran yang benar yaitu Lapor.go.id.

“Jangan melapor di media sosial. Belum tentu ditindaklanjuti bahkan bisa menyakiti diri sendiri. Lapor pada saluran Lapor.go.id yang sudah disediakan sebagai tempat menyampaikan aspirasi terkait pelayanan publik. Sampaikan disana agar nanti bisa jadi dasar memperbaiki pelayanan publik,” ujar Lagat.

Ia menyampaikan Ombudsman RI sebagai sebagai salah satu dari lima lembaga yang menggawangi SP4N Lapor selalu melakukan pemantauan pada laporan yang disampaikan masyarakat.

“Jangan khawatir, laporan anda di SP4N Lapor itu selalu kami pantau, setiap hari, minggu, bulan dan tahun sejak 2019. Kami selalu lakukan pengawasan terhadap entitas yang menerima laporan di SP4N Lapor. Kami akan pastikan mereka merespon. Jika lebih dari 60 hari tidak ada respon, maka kami tindaklanjut,” tutup Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Dr Lagat Siadari.

PT Rubycon Indonesia merupakan salah satu yang beroperasi di Kawasan Industri Batamindo dan Kawasan Industri Panbil. Perusahaan yang bergerak di bidang manufacture capacitor ini akan melakukan pengembangan usahanya di Kota Batam.

Hal itu, disampaikan langsung oleh President Director Rubycon Corporation Jepang, Hiroaki Akahane dalam kunjungannya ke BP Batam, Rabu (06/12/2023). Ia hadir didampingi Director Rubycon Indonesia, Takeshi Kobayashi dan General Manager Rubycon Indonesia, Ridarma Budi Sinaga.

Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Akahane ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala BP Batam, Muhammad Rudi yang selama ini telah banyak memberikan dukungan kepada PT Rubycon Indonesia yang telah beroperasi selama 29 tahun di Kota Batam. Terutama, dukungan yang berhubungan dengan seluruh pengurusan perizinan dan lainnya.

"Sehingga, kita mempunyai rencana untuk ekspansi dan perlu dukungan dari bapak Muhammad Rudi sebagai Kepala BP Batam," katanya.

Sementara itu, Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengatakan, BP Batam mempunyai tugas untuk mendatangkan investasi di Kota Batam. Sebagai pelayan dari investasi di Kota Batam, tentunya BP Batam sangat mendukung penuh terhadap investasi yang masuk maupun investasi sudah eksis untuk melakukan ekspansi.

"Terima kasih kepada PT Rubycon Indonesia yang telah membangun dan ekspansi ke beberapa tempat di Kota Batam. Kita pasti akan mendukung sepenuhnya," tegas Rudi.

Ia melanjutkan, selama 29 tahun PT Rubycon Indonesia berinvestasi di Kota Batam, perusahaan tersebut telah berekspansi dan saat ini telah mempunyai 9 gedung dari awalnya yang hanya satu gedung di tahun 1994.

Sehingga rencana ekspansi lanjutan dari PT Rubycon Indonesia ini, tentunya BP Batam akan menyiapkan seluruh keperluan yang dibutuhkan oleh PT Rubycon Indonesia. Sebab, ekspansi ini tentunya akan berdampak pada lapangan kerja bagi masyarakat Kota Batam.

"BP Batam siap untuk memberikan lahan untuk PT Rubycon Indonesia yang akan berekspansi di Kota Batam," tegasnya.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), perkembangan Indeks Harga Konsumen (HK)gabungan 2 kota di Provinsi Kepulauan Riau mengalami inflasi sebesar 0,76% (mtm). Secara tahun
kalender, inflasi gabungan 2 kota di Provinsi Kepulauan Riau tercatat sebesar 2,31% (ytd) dan merupakan yang terendah ke-4 di Sumatera. Secara spasial, Kota Batam dan Kota Tanjungpinang mengalami inflasi
masing-masing sebesar 0,76% (mtm) dan 0,69% (mtm). Dengan demikian, secara tahunan, gabungan 2 kota di Provinsi Kepulauan Riau mencatatkan inflasi sebesar 3,44% (yoy) atau masih terkendali berada
dalam kisaran target inflasi nasional 3,0+1%.


Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi gabungan 2 kota di Provinsi Kepulauan Riau terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Komoditas utama penyumbarng
inflasi tersebut yakni kenaikan harga cabai merah, cabai rawit, bayam, dan kangkung. Selain itu, kelompok transportasi juga menyumbang andil inflasi sebesar 0,06% didorong kenaikan tarif angkutan udara,
namun relatif lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang memiliki andil O,18%.

Inflasi yang terkendali tersebut merupakan hasil dari Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) baik di level provinsi maupun Riau dalam melaksanakan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). Pada bulan
November 2023, TPID telah melaksanakan kegiatan pasar murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupatern/Kota, disertai dengan koordinasi melalui High Level Meeting (HLM) TPID. Penguatan sinergi
juga telah dilakukan dengan Kementerian Lembaga terkait untuk memastikan kelancaran distribusi,ketersediaan pasokan dan kewajaran harga pangan. Selain itu, telah dilakukan penandatanganan MoU
KAD B2B antara BUMD Kepulauan Riau dengan Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AAC) dalam mengoptimalkan cold storage. Lebih lanjut, dalam rangka memperkuat strategi pengendalian inflasi, TPD
Kepulauan Riau telah melaksanakan capacity building dengan TPID dan BUMD Pangan di DKI Jakarta.

Ke depan, TPID akan terus mengantisipasi risiko tekanan inflasi yang meningkat melalui sinergi dan koordinasi antar Kementerian/embaga sesuai arahan presiden. Dalam menjaga
keterjangkauan harga, TPID berencana untuk menyelenggarakan kegiatan pasar murah dan GPM diberbagai daerah serta optimalisasi KAD yang sudah ada. Untuk mengamankan ketersediaan pasokan, TPID
berupaya meningkatkan produksi pangan lokal terutama beras dan cabai, mendorong dan mengoptimalkan program tanam pekarangan, serta meningkatkan produksi ikan budidaya air tawar dan
air laut. Untuk menjamin kelancaran distribusi, TPD akan terus berkoordinasi memperlancar distribusi pasokan agar stok pangan tersedia dalam jumlah yang cukup. Dari sisi komunikasi dan koordinasi, TPID
akan melaksanakan capacity building dalam rangka perumusan strategi bersama untuk menghadapi tekanan inflasi kedepan.

Bank Indonesia mencabut dan menarik uang Rupiah logam pecahan Rp500 Tahun Emisi (TE) 1991, Rp1.000 TE 1993, dan Rp500 TE 1997 dari peredaran, melalui Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.14 Tahun 2023, terhitung sejak 1 Desember 2023. Pencabutan dan penarikan uang Rupiah logam tersebut dilakukan dengan pertimbangan antara lain masa edar yang cukup lama dan perkembangan teknologi bahan/material uang logam. Dengan demikian, terhitung tanggal dimaksud uang Rupiah logam tersebut tidak lagi berlaku sebagai alat pembayaran yang sah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bagi masyarakat yang memiliki uang Rupiah logam tersebut dan ingin melakukan penukaran, dapat menukarkannya di Bank Umum mulai 1 Desember 2023 sampai dengan 1 Desember 2033, atau 10 tahun sejak tanggal pencabutan. Penggantian atas uang Rupiah logam Rp500 TE 1991, Rp1.000 TE 1993, dan Rp500 TE 1997 yang dicabut dan ditarik dari peredaran sebesar nilai nominal yang sama dengan yang tertera pada uang Rupiah logam dimaksud. Layanan penukaran dapat juga dilakukan di Kantor Pusat maupun Kantor Perwakilan Bank Indonesia di seluruh Indonesia dengan terlebih dahulu melakukan pemesanan penukaran melalui aplikasi PINTAR yang diakses melalui https://www.pintar.bi.go.id, dengan mengacu pada ketentuan atau informasi yang disampaikan mengenai jadwal operasional dan layanan publik Bank Indonesia.

Penggantian atas uang Rupiah logam dalam kondisi lusuh, cacat, atau rusak dilakukan dengan mengacu pada Peraturan Bank Indonesia mengenai pengelolaan uang Rupiah, yaitu:

Dalam hal fisik uang Rupiah logam lebih besar dari 1/2 (satu perdua) ukuran aslinya dan ciri uang Rupiah dapat dikenali keasliannya, diberikan penggantian sebesar nilai nominal uang Rupiah yang ditukarkan, dan;
Dalam hal fisik uang Rupiah logam sama dengan atau kurang dari 1/2 (satu perdua) ukuran aslinya, tidak diberikan penggantian.
Telaah ciri-ciri uang Rupiah logam pecahan Rp500 TE 1991, Rp1.000 TE 1993, dan Rp500 TE 1997 pada gambar terlampir​.

Perbaikan pipa 300 dan pipa 600 yang patah tertimpa excavator di Simpang Indomobil telah selesai sejak, Senin (04/12/2023) malam. Namun, normalisasi distribusi air ke rumah pelanggan membutuhkan waktu. Terutama untuk rumah pelanggan yang berada di dataran tinggi atau di ujung pipa.

General Manager SPAM Hilir, Djohan Effendy mengatakan, pekerjaan pengelasan seluruh jaringan pipa telah selesai dikerjakan sekitar pukul 21.00 WIB. Usai pengelasan jaringan pipa, selanjutnya dialiri secara bertahap dan normal kembali pada pukul pukul 23.00 WIB.

"Pekerjaan hari ini, tinggal membuat beton penahan pipa. Karena pipa yang ada tekanan pasti bergetar. Jadi supaya lebih stabil dan tidak terlepas sambungannya, kita cor lagi dibawahnya," ujarnya, Selasa (05/12/2023).

Ia menjelaskan, pengerjaan perbaikan pipa ini memakan waktu yang lebih lama karena dibawah pipa tidak ada tanah penahan pipa. Sehingga saat tertimpa excavator, pipa 600 dan 300 itu tidak hanya patah, namun juga beberapa sambungan pipa juga terlepas.

Selain itu, dilokasi pipa yang patah juga terdapat jaringan pipa gas milik PGN dan kabel jaringan tegangan tinggi milik PLN.

"Sementara kita kerja ada menggunakan las, jadi itu kita harus berhati-hati sekali. Kemudian pekerjaannya membutuhkan waktu yang agak panjang karena tidak hanya disatu titik," tuturnya.

Ia menambahkan, normalisasi aliran air ke pelanggan membutuhkan waktu. Untuk lokasi pelanggan yang cukup jauh dengan kontur tanah yang cukup tinggi akan mengalami gangguan suplai air relatif lebih panjang dibanding pelanggan yang berlokasi lebih dekat dari area perbaikan.

Kepada pelanggan yang sudah normal dan dekat dengan jaringan pipa, ia mengimbau untuk menggunakan air sesuai dengan kebutuhan sehari-hari. Hal ini, agar pelanggan yang berada diujung pipa bisa mendapatkan aliran air.

"Perkiraannya, saat ini yang dekat sudah normal dan butuh beberapa waktu lagi yang diujung itu. Tapi untuk yang diujung, dicek juga pada malam karena kemungkinan akan mengalir walaupun tidak besar. Pada saat mengalir itu, ditampung sesuai dengan kebutuhan," imbuhnya.

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) merupakan yang ditetapkan untuk menyelenggarakan fungsi dengan memberikan manfaat ekonomi terhadap suatu daerah.

Dimana, tujuan pengembangan KEK adalah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, dan meningkatkan daya saing bangsa Indonesia.

Di Batam, pemerintah pusat menetapkan dua KEK melalui PP Nomor 67 Tahun 2021 dan PP Nomor 68 Tahun 2021. Keduanya adalah KEK Nongsa Digital Park dan KEK Batam Aero Technic.

Dua KEK tersebut diharapkan dapat menjadi akselerator pemulihan ekonomi nasional dan mendukung kemajuan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam ke depan.

Dalam perjalanannya, BP Batam sebagai pengelola KPBPB Batam berkomitmen untuk mendukung kemajuan dua KEK yang ada.

Dengan percepatan pembangunan infrastruktur pendukung kemajuan kota, BP Batam menargetkan, pengembangan KEK terus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja untuk masyarakat.

Dukungan BP Batam tersebut dirasakan betul oleh pengelola KEK Nongsa Digital Park, PT Taman Resor Internet (Tamarin).

Direktur Utama PT Tamarin, Mike Wiluan, mengungkapkan jika keberhasilan NDP dalam menyerap ribuan tenaga kerja serta mendatangkan investor luar negeri tak terlepas dengan upaya BP Batam yang menggesa pembangunan infrastruktur pendukung. Khususnya pelebaran jalan utama di beberapa titik.

"Selain aksesibilitas, BP Batam juga mendukung kami untuk menyiapkan infrastruktur pendukung kemajuan digital dalam meningkatkan peran NDP ke depan," ujar Mike tiga hari lalu.

Ia berharap, pengembangan KEK Nongsa Digital Park dapat meningkatkan sektor teknologi Batam menjadi lebih tinggi dari daerah lain.

Sehingga, tujuan untuk menjadikan Batam sebagai jembatan digital di Indonesia bisa terwujud dengan maksimal.

"Kami mengapresiasi dukungan pemerintah. Sejauh ini, proyek yang ada di NDP, khususnya pembangunan data center masih on progress dan ditargetkan akhir tahun depan bisa selesai," tambahnya.

Sementara, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengatakan bahwa pihaknya berharap agar pengelola KEK di Batam dapat segera merealisasikan komitmen pembangunan kawasan dan menghadirkan investor sebanyak-banyaknya sesuai dengan target yang telah ditetapkan atau bahkan bisa dengan lebih cepat.

Rudi mendorong, investasi yang dihadirkan pun dapat berkontribusi optimal dalam tujuan pengembangan masing-masing kawasan.

"Kami selaku pemerintah terus mendorong realisasi investasi, terutama untuk Data Center, sebagai upaya meningkatkan dan mengembangkan ekonomi digital," ujarnya, Jumat (1/12/2023).

Orang nomor satu di Kota Batam tersebut ingin, pengembangan KEK yang ada dapat membuat perekonomian Indonesia setara dengan negara maju, seperti Singapura.

Oleh sebab itu, Rudi menegaskan jika pengembangan dan pembangunan infrastruktur jalan, Bandara Internasional Hang Nadim, serta Pelabuhan Batu Ampar menjadi prioritas demi memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para investor.

"Tantangan untuk kemajuan daerah ke depan tidak mudah. Oleh karena itu, saya mengajak agar semua pihak dapat mendukung pembangunan dan menjaga situasi Batam agar tetap aman dan nyaman demi meningkatnya investasi," pungkasnya. (*)

Jakarta, 30 November 2023. Pemerintah terus mendorong pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai kawasan yang diharapkan mampu menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta menciptakan pemerataan pertumbuhan ekonomi wilayah melalui kegiatan produksi dan pengolahan, logistik dan distribusi, serta pengembangan energi yang ramah lingkungan. Saat ini, Pemerintah melalui Dewan Nasional KEK telah menyetujui pembentukan 3 KEK baru yakni KEK Setangga, KEK Tanjung Sauh, dan KEK Nipa.

Usulan pembentukan ketiga KEK baru tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Dewan Nasional KEK dalam Sidang Dewan Nasional KEK, Kamis (30/11). Selanjutnya, Dewan Nasional KEK akan merekomendasikan kepada Presiden untuk menetapkan KEK tersebut melalui Peraturan Pemerintah. Penetapan ketiga KEK baru tersebut dinilai telah memenuhi persyaratan pembentukan KEK sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Ekonomi Khusus dan diproyeksikan dapat mendorong perekonomian wilayah dan menciptakan lapangan kerja baru.

“KEK Setangga, KEK Tanjung Sauh, dan KEK Nipa hari ini kita setujui untuk ditetapkan sebagai KEK, karena telah memenuhi syarat. Setelah KEK ditetapkan, maka akan diberikan waktu paling lama 3 tahun sampai KEK siap beroperasi dan dilakukan evaluasi pembangunan setiap tahunnya,” ujar Menko Airlangga.

Usulan pertama yang disetujui yakni KEK Setangga memiliki luas lahan 668,3 Ha dengan target realisasi investasi Rp 67,69 triliun dan dicanangkan menyerap tenaga kerja 78.999 orang sampai dengan tahun 2053. KEK Setangga diusulkan oleh PT Dua Samudera Perkasa yang bergerak di bidang pertambangan, transportasi udara, hingga infrastruktur & manufaktur.

KEK Setangga dinilai memenuhi persyaratan karena telah menguasai lahan lebih dari 50% dan telah memiliki investor utama yakni PT Anugrah Barokah Cakrawala dan PT Jhonlin Agro Raya. KEK yang berlokasi di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah perkebunan dan kehutanan serta tambang melalui hilirisasi. Hasil produksi pelaku usaha di dalamnya, diproyeksikan mampu memberikan kontribusi ekspor, serta mensubstitusi impor sesuai rencana bisnis pada kegiatan industri produk refinery & biodiesel, fraksinasi, industri karet dan smelter nikel, industri besi, serta industri plywood.

Kedua, pembentukan KEK Tanjung Sauh yang diusulkan oleh PT Batamraya Sukses Perkasa dengan komitmen realisasi investasi Rp199,6 triliun dan akan menyerap tenaga kerja sebanyak 366.087 orang sampai dengan tahun 2053. KEK ini memiliki rencana bisnis pengembangan industri komponen elektronik, industri perakitan dan industri berat, serta pengembangan energi PLTU dan solar panel sebagai pusat industri dan logistik penghubung Batam-Bintan. PT Panbil Utilitas selaku investor utama berkomitmen dengan target konstruksi rampung di tahun 2024 dan mulai beroperasi pada 2027.

Usulan terakhir yakni KEK Nipa di wilayah Kota Batam, Kepulauan Riau yang mengoptimalkan peluang ekonomi di pulau terluar yang strategis. KEK ini memiliki rencana bisnis cargo trading dengan penjualan finished goods ataupun intermediate goods untuk diserahkan ke pembeli/ buyer dalam jumlah besar, bunker trading dengan Penjualan BBM ke kapal-kapal yang berlabuh di Kawasan Nipa (sebagai end user), baik secara langsung dari Oil Storage Tank Terminal/ Floating Storage, maupun melalui kapal-kapal kecil yang difungsikan sebagai kapal pengisi BBM, storage dan ship to ship transshipment. KEK ini memiliki komitmen target investasi sebesar Rp16,46 triliun dan diproyeksikan menyerap tenaga kerja hingga 40.949 orang sampai dengan 50 tahun.

Dengan disetujuinya ketiga usulan KEK tersebut, diharapkan dapat mendorong competitiveness bagi Indonesia, sebanding dengan berbagai fasilitas dan kemudahan yang telah diberikan. Lebih lanjut anggota Dewan Nasional KEK memberikan catatan, bahwa ketiga KEK yang disetujui, diharapkan mampu mendukung ekosistem usaha di sekitar kawasan. Sesuai ketentuan, setelah suatu kawasan ditetapkan sebagai KEK, maka pengusul KEK mendapat waktu paling lama 3 tahun sampai KEK siap beroperasi. Selain itu, setiap tahun Dewan Nasional KEK akan melakukan evaluasi pembangunan.

Sebagai informasi, KEK yang telah ditetapkan terus berkembang dari tahun ke tahun. Saat ini terdapat 20 KEK, terdiri dari 10 KEK industri dan 10 KEK pariwisata. Pengembangan KEK telah menghasilkan realisasi investasi mencapai Rp 141,3 triliun dan telah menyerap 86.273 tenaga kerja hingga Q3-2023. Selain menarik investasi dan penciptaan lapangan pekerjaan, beberapa pelaku usaha di KEK telah melakukan produksi dan berkontribusi menyumbang devisa negara melalui ekspor.

Dengan komitmen dan dukungan dari berbagai pihak dan telah diterbitkannya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, diharapkan dapat semakin meningkatkan daya saing KEK untuk menghadirkan investasi sehingga dapat menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru. (nck)

Dua pipa saluran air berukuran 600 dan 300 di Simpang Indomobil mengalami patah, Kamis (30/11/2023) malam.

Pipa tersebut patah akibat tertimpa alat berat saat terjadinya hujan dengan intensitas tinggi yang hampir merata di seluruh Kota Batam.

Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Denny Tondano mengatakan, kejadian itu bermula dari ekskavator yang berada diatas bukit, tumbang karena adanya pergeseran tanah. Sehingga menghantam dua pipa air yang berada dibawah.

"Setelah mendapatkan informasi pipa patah, kita langsung mendatangi lokasi," ujarnya, Jumat (1/12/2023).

Ia menjelaskan, perbaikan pipa yang patah akan dilakukan dengan mengevakuasi alat berat terlebih dahulu dan meratakan tanah disekitar lokasi untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan.

Selanjutnya, dilakukan pemotongan pipa yang lama dan kemudian menyambungkan dengan menggunakan socket.

"Pengerjaan sama seperti penyambungan pipa yang di depan Kongkow kemarin," ujarnya.

Dengan adanya kejadian pipa patah tersebut, berdampak pada aliran air ke sejumlah wilayah. Mulai dari daerah Batu Ampar, Jodoh, Nagoya dan Bengkong.

Untuk estimasi pengerjaan, Denny belum bisa memastikannya. Hal ini tergantung dengan kondisi cuaca dalam beberapa hari kedepan.

"Perbaikan akan terus kita upayakan selama 24 jam, agar bisa diselesaikan dengan cepat," katanya.

Untuk warga yang terdampak, pihaknya juga menyiagakan mobil tangki air bersih untuk pelanggan yang mengalami gangguan suplai air hingga 1x24 jam. Layanan ini dapat dikoordinir oleh Ketua RT/ RW/Kelurahan setempat.

Warga terdampak dapat menyampaikannya melalui layanan saluran resmi kepelangganan Air Batam Hilir.

"Kita juga mengimbau kepada warga yang terdampak bisa menghemat penggunaan air dalam beberapa waktu kedepan," imbuhnya.

Instagram

Tentang Kami