Print this page
Bulog jamin ketersediaan minyak goreng di Sulteng jelang Idul Adha
Friday, 22 May 2026 13:57

Bulog jamin ketersediaan minyak goreng di Sulteng jelang Idul Adha

Palu, 22/5 - Perum Bulog menjamin ketersediaan stok minyak goreng di Sulawesi Tengah (Sulteng) menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijrah/2026.

"Setiap hari 60 hingga 70 ribu liter per hari distribusi MinyaKita untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Pimpinan wilayah (Pimwil) Bulog Sulteng Jusri di Palu, Jumat.

Ia mengemukakan pengadaan MinyaKita dari produsen PT TSL setiap bulan berada pada kisaran 816 ribu liter hingga 1,1 juta liter.

Pihaknya memastikan penyaluran berjalan minyak goreng secara reguler dan berkelanjutan, termasuk menjaga supaya perputaran stok tetap lancar.

"Kami juga menyiapkan cadangan stok dalam jumlah besar di gudang, guna memastikan pasokan tetap stabil sebelum dan sesudah hari besar keagamaan," ujarnya.

Ia menjelaskan dalam kondisi normal tersedia sekitar 20 hingga 30 truk stok MinyaKita yang siap didistribusikan sesuai kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Sulteng, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Menurut Jusri, kesiapan stok merupakan bagian dari strategi rutin Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di tingkat pasar.

“Semua produk Bulog, baik saat hari besar keagamaan maupun hari biasa selalu kami siapkan. Kami juga terus mengamankan stok yang beredar di lapangan, didukung pasokan dari distributor yang memadai,” ucapnya.

Meski begitu Bulog mengakui masih terdapat kendala distribusi di sejumlah wilayah, khususnya Kabupaten Banggai Kepulauan dipicu hambatan transportasi laut dan gangguan operasional kapal.

“Hambatan distribusi memang ada, terutama karena faktor transportasi. Namun kami terus berkoordinasi supaya pasokan tetap sampai kepada masyarakat,” tuturnya.

Ia menambahkan Bulog berkomitmen memenuhi kebutuhan MinyaKita secara merata di seluruh daerah di Sulteng dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter.

Selain menjaga pasokan, Bulog juga melakukan pengendalian pasar melalui pencatatan stabilisasi pasokan dan harga pangan bersama pemerintah daerah (pemda).

"Termasuk Satgas Pangan guna mengantisipasi gejolak harga di tingkat konsumen," kata Juris.


Sumber : AntaraNews

Read 21 times