Live Streaming
Page 4 of 32

Batam – Pemeritah Kota (Pemko) Batam mulai melakukan sosialisasi terkait dengan vaksinasi Covid-19. Hal itu dilakukan agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar terkait vaksin Covid-19.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan sengaja mengumpulkan seluruh Forkompinda Kota Batam, Rumah Sakit, Puskesmas, tokoh masyarakat dan instansi pemerintah lainnya agar satu pendapat terkait vaksinasi tersebut.

“Hari ini kita juga dengarkan penjelasan dari dokter spesialis penyakit dalam. Artinya supaya kita tahu yang sebenarnya, sehingga bisa disampaikan kepada masyarakat,” kata Rudi di Dataran Engku Putri, Senin (11/1/2021).

Saat ini banyak isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait vaksin. Banyak informasi yang kadang tidak benar, sehingga membuat masyarakat ragu untuk divaksin.

Maka itu sosialisasi ini diharapkan bisa meluruskan informasi-informasi yang diterima masyarakat. Ia mengajak agar masyarakat percaya kepada pemerintah dan dokter yang memang sudah ahli dibidangnya.

“Kita memang tidak tahu mana yang benar, tapi kita harus percaya kepada dokter. Karena memang sudah ahli dibidangnya,” tegas Rudi.

Vaksinasi sendiri akan dilakukan secara bertahap, prioritas utama adalah untuk para tenaga medis. Di mana rencanannya akan diberikan dalam waktu dekat ini.

“Vaksinya ada di provinsi, jumlahnya untuk Batam saya belum dapat angkanya tapi yang jelas sesuai dengan tenaga medis kita,” katanya.

Rudi juga meminta agar masyarakat tidak menolak jika nantinya dilakukan vaksin. Sebab, vaksinasi diberikan bukan untuk dirinya sendiri tapi juga orang lain disekitarnya.

“Kalau virus ini tidak menular silahkan menolak, tapi yang menjadi masalah adalah virus corona ini bisa menular kepada siapa saja,” katanya.

Ketua DPRD Batam, Nuryanto mengatakan secara kelembagana pihaknya mendukung penuh vaksinasi Covid-19. Pihaknya juga meminta agar masyarakat turut mendukung rencana ini.

“Mari kita percayakan kepada pemerintah bahwa tidak mungkin pemerintah akan menyengsarakan rakyatnya,” kata Nuryanto.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Zulkarnain mengatakan sebagaimana yang disampaikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahwa vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat adalah halal.

“Karena itu khususnya bagi umat Islam tidak ada alasan untuk menolak divaksin,” katanya.

HARRIS Resort Barelang Batam menghadirkan promosi untuk menu makanan dan minuman di awal tahun 2021. Promo ini dapat dicoba oleh tamu-tamu yang menginap atau yang tidak menginap yang akan menambah pengalaman baru di lidah anda dengan racikan bumbu-bumbu yang berbeda di. Menu promo hadir di bulan Januari hingga Maret di outlet Rocksalt Beach Club, sambil menikmati pemandangan kolam renang dan pantai.
 
Viki Wahyudi selaku Marketing & Branding Manager HARRIS Resort Barelang Batam menjelaskan “Menu-menu yang dihidangkan untuk tamu-tamu di Rocksalt yaitu Sate Bakar Taliwang dengan bumbu local plecing kangkung, nasi serundeng dan sambal embe, dan ada Grilled chicken basil with rosemary sauce dengan harga masing-masing IDR 135.000 nett/porsi. Untuk menu cemilan ada juga Croque monsieur IDR 80.000nett/porsi dan Coco Lava Cake IDR 40.000nett/porsi. Kemudian menu minuman yang ditawarkan yaitu Vanilla Agria dengan campuran buah lemon dan jeruk yang membuat tamu ketika mencicipinya semakin penuh energy dengan kandungan vitamin C dari buah tersebut IDR 45.000nett dan Canela Jim racikan minuman dari kuning telur, nanas dan jeruk nipis untuk minuman cocktail IDR 75.000nett. Untuk tamu yang datang, wajib diberlakukan protokol kesehatan sesuai yang telah ditetapkan oleh pemerintah seperti pengecekan suhu tubuh sebelum masuk ke Resort, menggunakan masker, disediakan hand sanitizer, dan menjaga jarak antar tamu”. Tamu-tamu bisa menikmati menu ini baik untuk makan siang atau malam bersama teman dan keluarga selama berada di Resort.
 
Bergabung dengan keanggotaan dari TAUZIA, MTP "My Tauzia Privilege", untuk mendapatkan diskon 10% untuk paket kamar, wahana olahraga, dan 15% untuk makan dan minum di restoran. Nikmati lezatnya makanan dan minuman bersama kebarat dan keluarga, untuk informasi dan pemesanan lebih lanjut, silahkan hubungi HARRIS Resort Barelang Jl. Trans Barelang Batam, WhatsApp 07784091111, Email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. dan situs website www.harrishotels.com

Batam – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad meninjau langsung pembelajaran tatap muka di sejumlah sekolah yang ada di Kecamatan Belakangpadang.

Amsakar ingin memastikan bahwa seluruh sekolah yang menerapkan sistem belajar tatap muka telah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. Terutama yang paling penting adalah terkait dengan protokol kesehatan.

Pada kesempatan itu, ia juga memberikan motivasi kepada para siswa untuk terus semangat belajar. Meskipun dalam beberapa bulan terakhir sistem belajar mengajar dilakukan melalui online.

“Tadi kita lihat anak-anak ini semangat bisa kembali belajar di sekolah. Mereka katanya lebih senang belajar di sekolah daripada di rumah,” kata Amsakar usai meninjau, Rabu (6/1/2021).

Beberapa sekolah yang ditinjau menurut dia sudah memenuhi persyaratan, terutama terkait protokol kesehata. Mulai siswa masuk sekolah hingga pulang sudah sesuai dengan yang dianjurkan Pemko Batam.

Sebelum masuk sekolah siswa wajib menggunakan masker, kemudian cuci tangan dengan sabun dan air mengalir yang telah disiapkan di depan pintu gerbang sekolah.

“Kemudian di dalam sekilah siswa di larang untuk berkerumunan. Jumlah siswanya juga dibatasi satu ke lasnya,” katanya.

Sehingga menurut dia setiap pelajaran memang tidak banyak. Jika jumlah siswanya setiap kelas berjumlah 36 maka akan dibagi menjadi dua shif, dengan setiap shif nya hanya 18 siswa.

“Setiap ganti mata pelajaran anak-anak tetap di kelas dan gurunya yang akan ganti,” katanya.

Amsakar mengajak orang tua siswa untuk sama-sama melakukan pengawasan kepada anak-anaknya. Terutama saat jam pulang sekolah, agar bisa dijemput orang tua siswa.

Tujuannya tentu adalah mencegah supaya anak-anak tidak berkeliaran saat jam sekolah. Untuk meningkatkan pengawasan di lapangan, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan Polsek Belakangpadang.

“Nanti dari Polsek Belakangpadang dibantu Satpol PP, Kecamatan, dan Babinsa akan melakukan rutin patroli di lapangan,” katanya.

sumber : Media Center Batam 

Mengawali Tahun 2021, proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam Badan Pengusahaan (BP) Batam memasuki tahapan Evaluasi Dokumen Penawaran Administrasi dan Teknis (Sampul I).
Sebelumnya, pada Senin (4/1/2021) lalu, para peserta lelang (tender) telah menyampaikan Dokumen Penawaran di Gedung Marketing Center BP Batam, Batam Centre, Batam.
 
Peserta lelang yang turut serta dalam penyampaian dokumen penawaran Proyek KPBU Bandara Hang Nadim tersebut adalah Konsorsium Batam, yang terdiri dari PT Angkasa Pura II, PT Adhi Karya, Egis Project S.A., dan Engie South East Asia.
Sedangkan peserta lelang kedua adalah Konsorsium PT Angkasa Pura I, Incheon International Airport Corporation, dan PT Wijaya Karya.
 
Kepala Sub Direktorat Inisiatif Strategi dan Manajemen Risiko BP Batam, selaku Wakil Ketua Panitia Lelang, Tumirah, mengatakan, kegiatan Penyampaian Dokumen Penawaran Proyek KPBU Bandara Hang Nadim tersebut merupakan salah satu tahapan, di mana para peserta lelang menyerahkan dokumen penawaran kerja sama.
 
Dalam tahapan tersebut, Panitia Lelang, juga melakukan pembukaan dokumen penawaran administrasi teknis (Sampul I) yang disaksikan secara bersama-sama oleh masing-masing peserta lelang.
“Sebelumnya ada empat peserta lelang yang lulus tahap prakualifikasi. Namun, yang mengajukan dokumen penawaran pada tahapan ini hanya dua peserta, yaitu Konsorsium Batam dan Konsorsium PT Angkasa Pura I,” ujar Tumirah.
Tumirah, mengatakan, meski mengalami pengurangan peserta lelang, tidak terdapat pengaruh yang berarti terhadap proses pelelangan proyek.
 
Lebih lanjut, Tumirah, menjelaskan, proses lelang ini menggunakan metode 1 tahap dengan 2 sampul, yaitu sampul 1 (Dokumen Penawaran Administrasi dan Teknis) dan sampul 2 (Dokumen Penawaran Finansial)
“Dokumen Penawaran Administrasi dan Teknis (Sampul 1) yang sudah kami terima akan kami evaluasi, dan akan diumumkan pada tanggal 29 Januari 2021 mendatang. Sedangkan untuk Pembukaan Dokumen Penawaran Finansial akan dilakukan pada tanggal 5 Februari 2021,” jelas Tumirah.
Seluruh rangkaian tahapan pelaksanaan pelelangan proyek ini akan berakhir dengan Penandatanganan Perjanjian KPBU yang dijadwalkan pada tanggal 3 Mei 2021.
 
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dalam beberapa kesempatan mengatakan, pemanfaatan proyek KPBU yang akan memperbarui dan membangun Bandara Internasional Hang Nadim Batam ini nantinya akan dioptimalkan, guna mendukung kebutuhan arus keluar-masuk barang bagi kelancaran kegiatan perindustrian di Batam. (rud)

Gubernur Kepri, H. Isdianto meninjau langsung warga yang menjadi korban bencana alam di dua tempat yakni Tanjung Uma dan Batu Merah, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Sabtu, (2/1).

Saat itu, Isdianto turun langsung hanya ditemani ajudan, melihat satu per satu rumah yang hancur tak tersisa.

Di Tanjung Uma, Isdianto mendapat informasi dari warga bahwa 3 rumah dan 6 kepala keluarga yang terdampak dari musibah rumah dihantam tongkang pada Jum’at, (1/1).

“Kita sangat terkejut mendengar kabar itu. Musibah ini terjadi karena faktor cuaca ekstrim, kapal tongkang itu dari tengah laut kemudian hanyut menghantam warga di Tanjung Uma,” ujar Isdianto.

Isdianto pada saat itu juga langsung meminta ketua RW untuk mendata apa saja yang menjadi kerugian korban.

Sedangkan di Batu Merah, Isdianto meninjau sebanyak 23 rumah rusak berat tersapu gelombang Kuat yang terjadi Jum’at, (1/1).

Isdianto mengajak masyarakat Kepri untuk bersabar dan banyak berdoa dengan musibah yang menimpa hampir sebagian wilayah Provinsi Kepri.

“Ujian dan musibah ini adalah ujian untuk kita bersama diawal tahun 2021. Bersabar dan selalu berdoa agar musibah ini segera berlalu,” kata Isdianto.

Isdianto juga menghimbau agar masyarakat yang terdampak bencana agar saling menguatkan satu sama lain di tempat pengungsian.

“Saling menguatkan, dan tetap perhatikan dan menjaga protokol kesehatan,” kata Isdianto.

Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam membentuk tim monitoring dan koordinasi Kewaspadaan Kejadian Alam, seperti banjir dan longsor. Tim ini terdiri dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam yang bertugas di seluruh kecamatan wilayah Mainland.

Seperti diketahui, awal tahun 2021 ini cuaca ekstrim menyelimuti Batam. Hujan mengguyur Batam sejak Jumat (1/1/2021) hingga Sabtu (2/1/2021). Monitoring dini diperlukan untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrim tersebut.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad turun melakukan monitoring dan penanganan lokasi terdampak. Ramah – sapaan Rudi dan Amsakar – langsung bergerak berbagi tugas mengunjungi berbagai lokasi untuk mencari solusi penanganan.

Usai memediasi warga dan pengusaha terkait insinden kapal tongkang yang menerjang rumah warga di Tanjung Uma, Wali Kota Batam Muhammad Rudi meninjau luapan air yang menggenangi Jalan Yos Sudarso sekitar Jalan Layang Laluan Madani. Berangkat dari monitoring ini dan kondisi cuaca, Rudi mengintruksikan camat, OPD, Satpol PP, dan Ditpam untuk bersama menangani titik-titik banjir bersama masyarakat.

“Drainase yang ada bersihkan, seperti dari sampah yang menutup saluran. Besok harus mulai bekerja bersama masyarakat juga yang berada di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Tidak berhenti di situ, Rudi bersama Ketua Penggerak PKK Kota Batam Marlin Agustina Rudi mengunjungi lokasi longsor di Cipta Puri dan Tanjung Riau di Kecamatan Sekupang serta Jalan Raden Patah Kecamatan Lubuk Baja.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyambangi lokasi terdampak gelombang pasang di Batu Merah Kecamatan Batu Ampar. Setelahnya, Amsakar memantau perkembangan bencana banjir dan penanganan masyarakat yang mengungsi karena perumahannya terendam banjir di Kecamatan Batuaji.

Senada dengan arahan Rudi, Amsakar meminta camat dan lurah se- Kota Batam sigap melakukan monitoring dan turba (turun bawah) dengan berkoordinasi dengan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis seperti Dinas Sosial, Damkar, Dinas Bina Marga SDA dan Disperkimtan berkoordinasi intens terkait hal memerlukan evakuasi yang bersifat segera.

“Laporkan setiap perkembangan pimpinan. Untuk hal yang mendesak dan urgen untuk penanganan segera, laporkan kepada saya di kesempatan pertama,” tegasnya.

Batam - Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, yang juga Walikota Batam, melakukan kunjungan dan mengadakan pertemuan dengan warga Tanjung Uma yang rumahnya tertabrak kapal tongkang akibat angin dan arus kencang pada Jumat (1/1/2020).

Adapun tujuan Kepala BP Batam mendatangi lokasi tersebut untuk memediasi warga dan pemilik tongkang dalam penyelesaian ganti rugi.
 
Pada kesempatan tersebut, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, didampingi Kapolresta Barelang, Kombes Pol. Yos Guntur, Direktur Pengamanan Aset BP Batam, Moch. Badrus dan Direktur Badan Usaha Pelabuhan Batam, Nelson Idris, berdialog dengan warga dan pemilik tongkang di SDN 004 Tanjung Uma, Lubuk Baja, dan dilanjutkan dengan peninjauan ke lokasi kejadian.
 
Muhammad Rudi berharap penyelesaian ganti rugi sesuai dengan fakta dan kerugian yang ada.
 
Walaupun hujan cukup deras, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengenakan sandal jepit dan baju batik warna biru datang dan meninjau lokasi kejadian.
Usai meninjau di Tanjung Uma, Muhammad Rudi, melakukan peninjauan ke tempat lain untuk memantau suasana Kota Batam.
 
Curah hujan yang tinggi disertai angin kencang, membuat sejumlah daerah di Kota Batam tergenang banjir dan pasang air laut.(cc)

Batam - Sepanjang tahun 2020 Direktorat Infrastruktur Kawasan Badan Pengusahaan Batam telah melakukan sebanyak 21 paket pengelolaan dan penyelenggaraan, serta pengendalian mutu infrastruktur kawasan, di antaranya pekerjaan perbaikan jalan dan drainase.

Direktur Infrastruktur Kawasan BP Batam, Imam Bachroni, dalam keterangannya, yang disampaikan oleh PPK Pengelolaan dan Penyelenggaraan serta Pengendalian Mutu Infrastruktur Kawasan, Boy Zasmita, mengatakan, kegiatan yang bersumber dari PNBP TA 2020 dengan total nilai kontrak sejumlah Rp125.734.651.952,- yang terbagi dalam beberapa proyek perbaikan jalan dan drainase.
 
“Sejumlah proyek perbaikan jalan telah rampung 100%, di antaranya perbaikan Jalan Yos Sudarso, pembangunan jalan di Kaveling Sambau Nongsa, pembangunan jalur ke-2 Jalan Kawasan Industri Batam Centre, pembangunan Jalan Kolektor & Jembatan Kawasan Industri Sekupang, serta peningkatan kualitas jalan di sejumlah kawasan industri Kota Batam,” kata Boy Zasmita.
 
Boy, menambahkan, dana ini juga digunakan untuk pengadaan aspal swakelola, pengadaan dan pemeliharaan sarana dan peralatan kerja pemeliharaan jalan, Jembatan dan Transportasi Masal, dan Kajian Struktur serta sarana penunjang Jembatan Tuanku Tambusai Barelang.
Selanjutnya beberapa proyek yang juga telah rampung antara lain, Peningkatan Jalan Kawasan Industri Tanjung Uncang Jalan Menuju PT Wasco Engineering Indonesia, Peningkatan Jalan Kawasan Industri Tanjung Uncang Jalan Menuju PT Rotary Engineering Indonesia, Peningkatan Jalan Kawasan Industri Tanjung Uncang Jalan Menuju PT Dock Lautan Lestari, dan Peningkatan Jalan Kawasan Industri Tanjung Uncang Jalan Menuju PT Caterpillar Indonesia.
 
“Dalam pengelolaan ini ada pula proyek multiyears yang masih akan berlanjut hingga tahun depan, di antaranya pembangunan dan supervisi jalur ke-2 Jalan Hang Kesturi, pembangunan dan supervisi Jalan dan Lengan Simpang Batu Ampar, dan pembangunan Jalan Kolektor Bundaran Madani sampai dengan Bengkong Sadai,” kata Boy Zasmita.
 
Boy mengungkapkan, dari sisi pengelolaan drainase semua telah rampung 100%, yaitu proyek Pembangunan Bangunan Pelintas Kaveling Mandiri, dan Pembangunan Bangunan Pelintas Graha Nusa Batam.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, beberapa waktu lalu, mengatakan, dengan adanya sistem drainase dan insfrastruktur yang baik dapat membuat Kota Batam semakin mempermudah akses sehingga mendongkrak perekonomian kota untuk mewujudkan menjadi bandar dunia madani. (cc)

Batam - Menjelang akhir tahun, masyarakat Provinsi Kepri mengeluhkan harga bahan sembako mengalami kenaikkan. Khususnya harga cabe yang akhir-akhir ini semakin pedas.

Jeritan masyarakat tersebut, sudah sampai ditelinga Gubernur Kepri Isdianto. Tanpa membuang waktu lama, Isdianto mendesak Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepri Burhanuddin untuk menindak lanjut keluhan masyarakat.

“Kita sudah kordinasi dengan pak Burhanudin (Kadisperindag) untuk segera turun kelapangan. Cek secara betul dan cari penyebab apa yang membuat harga cabe semakin pedas,” ujar Isdianto di Graha Kepri, Kota Batam, Senin, (28/12/2020).

Isdianto menegaskan jika ada oknum tidak bertanggung jawab yang berupaya ingin menimbun pasokan sembako, maka ia tidak segan segan untuk mengambil tindakan tegas untuk memberikan efek jera kepada pelaku.

“Kalau nanti dilapangan petugas saya mendapatkan ada oknum yang berusaha menimbun bahan sembako dengan tujuan untuk mengambil keuntungan semata. Saya tidak main-main akan berikan tindakan tegas berupa sanksi salah satunya akan mencabut izin usaha dan kalau ada unsur pidananya kita pidanakan,” tegas Isdianto.

Saat ini, sambung Isdianto untuk harga cabe merah masih sekitar Rp 78 ribu. Telor harga satu ikat telur ayam nomor I yang berisikan 150 butir, senilai Rp 247 ribu lebih dengan harga sebelum nya Rp 225 ribu.

Untuk telur ayam nomor II saat ini seharga Rp 240 ribu lebih satu ikat, sebelumnya Rp 217 ribu. Untuk nomor III saat ini harganya Rp 232 ribu lebih, dengan harga sebelumnya Rp 210 ribu.

Meskipun ada sedikit bahan sembako mengalami kenaikkan, Isdianto mengklaim hingga awal tahun baru kebutuhan sembako di Provinsi Kepri akan cukup.

“Saya sudah monitor juga di Anambas dan Natuna. Bahwa informasi yang didapat, sembako masih aman. Maka saya pastikan, masyarakat tidak usah kawatir dengan ketersediaan sembako. Cuma, sama kasih peringatan buat para oknum yang ingin menimbun sembako, jangan main-main dengan masyarakat saya. Kalau tidak, sanksi akan menanti,” pungkas Isdianto.

Batam – Wali Kota Batam sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, sedang mencari lahan yang akan dijadikan sebagai kompleks permakaman. Hal itu, untuk mengantisipasi kekurangan lahan makam di Batam.

“Sudah saya instruksikan ke Ilham (Direktur Lahan BP Batam, Ilham Eka Hartawan),” ujar Rudi usai rapat terkait lahan permakaman di Kantor Wali Kota Batam, Senin (28/12/2020).

Menurut dia, penambahan lahan permakaman sangat penting. Mengingat beberapa permakaman yang ada saat ini sudah hampir penuh karena keterbatasan lahan.

“Kita sedang mencari lokasi baru, kalau sudah ada langsung diserahkan ke Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Selain itu, beberapa lokasi yang sudah diajukan dan belum mendapat legalitas akan terus diproses. Ia mengaku beberapa lokasi yang diajukan Pemko Batam berada di hutan lindung.

“Ini sudah dibahas dalam rapat tadi. Dan kita ingin lahan permakaman baru segera tersedia,” kata Rudi.

Ia mengaku, lahan permakaman itu tidak untuk agama tertentu. Ia mengatakan, semua agama akan diakomodir agar tersedia lahan yang luas dan mampu melayani dan pemerintah bisa menyediakan lahan permakaman ini.

“Doakan semoga cepat tersedia. Dan masyarakat tidak khawatir terkait ketersediaan lahan khusus permakaman ini,” kata dia.

Untuk biaya pemakaman, Rudi pun akan membebankan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk proses, hingga ciri makam.

“Mau agama apapun kita akomodir. Dan ini sudah lama kita upayakan,” kata dia.

Page 4 of 32

Tentang Kami