Live Streaming
Page 3 of 32

Batam – Kepala Perwakilan Kantor Bank Indonesia (BI) Kepri, Musni Hardi K Atmaja, mendukung langkah Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Batam mengembangkan batik khas Batam. Bahkan, 40 pimpinan bank di Batam bakal membuat seragam khusus berbahan batik Batam.

“Kita sangat mengapresiasi kinerja Dekranasda Kota Batam dalam mengembangkan dan memasarkan batik Batam sehingga menjadi produk kebanggan,” ujar Musni saat berkunjung ke Gedung Dekranasda Kota Batam, Selasa (26/1/2021).

Ia mengaku, kegiatan tersebut dinilai mampu mendorong kemajuan usaha mikro kecil menengah atau (UMKM). Bahkan, sebagai dukungan BI dengan adanya batik Batam tersebut, pihaknya akan pembuatan seragam berbahan batik Batam.

“Saat ini 40 orang pimpinan Bank di Kota Batam ingin membuat seragam dengan motif batik Batam,” ujarnya.

Ia berharap, dengan pimpinan Bank menggunakan batik Batam, maka seluruh jajaran di bawahnya di masing-masing bank dapat menggunakan batik Batam sebagai seragam kerja. Dengan begitu, pengenalan batik Batam makin luas.

“Ini kegiatan yang dapat mendukung UMKM di Kota Batam khususnya yang bergerak di bidang industri kreatif seperti pembuatan batik,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Batam, Marlin Agustina Rudi, mengapresiasi kepedulian BI terhadap hasil kerajinan daerah. Marlin menyampaikan terima kasih karena semua pihak mendukung demi kemajuan daerah.

“Sudah banyak kerja sama yang terjalin antara BI Kepri dan Dekranasda Batam. Alhamdulillah kami juga telah dibantu beberapa bank BUMN maupun swasta di Kota Batam yaitu berupa gedung tenun di Pulau Ngenang,” ujar Marlin.

Ia juga mengapresiasi langkah pimpinan bank di Batam yang membantu Dekranasda mengenalkan batik Batam. Ia mengaku, pihaknya sedang memperkenalkan batik Batam kepada kalangan milenial di Kota Batam.

“Harapannya agar batik Batam makin digemari di semua kalangan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, kini di bawah binaan Dekranasda, sudah ada 20 pembatikan dengan masing-masing memiliki 20-30 tenaga kerja. Semua industri kreatif itu bergerak memproduksi batik Batam maupun songket.

“Dua produk ini menjadi unggulan Dekransda Batam,” kata Marlin.

Sumber : Media Center Batam

Akhir Januari 2021 ini, Tim Terpadu penegakan protokol kesehatan penanganan COvid-19 kembali turun melakukan penindakan.
 
Hal ini diputuskan dalam rapat di Kantor Wali Kota Batam, Senin (25/1/2021) pagi yang dipimpin Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad dan juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid.
“Tim mulai bergerak akhir bulan ini. Targetnya di 96 titik,” ucap Amsakar.
 
Ia mengingatkan, agar masyarakat dapat mematuhi prokes tersebut. Untuk diketahui, Wali Kota Batam Muhammad Rudi telah jauh-jauh hari meneken Perwako perihal penegakan prokes ini. Terbaru kunjungan Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan harapan agar prokes terus dilaksanakan.
 
“Ada sanksi jika prokes dilanggar. Dari sanksi sosial, denda ataupun administratif,” imbuh Amsakar.
 
Dalam setiap kesempatan, Pemerintah Kota (Pemko) Batam tidak henti-hentinya mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Hal ini sering disampaikan Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad maupun Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid.

Batam – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menggelar kunjungan kerja di Batam, Jumat (22/1/2021).

Di kota Bandar Dunia Madani ini, Sandiaga meninjau sejumlah lokasi. Pertama ia meninjau pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) Bandara Hang Nadim Batam, sesaat ia sampai sekira pukul 07.30 WIB.

Turut dalam kegiatan Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Assisten ekonomi pembangunan Kepri Syamsul Bahrum, Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar dan juga Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam Ardiwinata.

Sandiaga menyebutkan, ada dua hal yang ingin ia dapatkan dalam kunjungannya. Pertama, memastikan kesiapan prokes yang ketat dan disiplin sehingga ekonomi kembali menggeliat, terutama sektor pariwisata.

“Kita bisa melihat yang paling terdampak hotel dan restauran dengan tingkat kunjungan yang turun,” imbuhnya.

Kedua, selain industri pariwisata secara umum, ekonomi kreatif menjadi perhatian Kemenparekraf. Batam, lanjut dia, industri kreatifnya sangat tumbuh karena berdekatan dengan pusat pertumbuhan dunia yaitu Singapura dan Malaysia, maka dari itu perlu dijaga.

“Saya sangat mengenal Batam, usaha pertama saya sebagai pebisnis di Batam dan bernostaligia setiap kali ke sini. Batam punya potensi yang luar biasa,” papar dia.

Dalam kunjungannya di Batam, Sandiaga juga akan meninjau Nongsa Point Marina, Dekranasda Batam, serta Padang Golf Sukajadi dan berkesempatan akan berdialog dengan sejumlah pelaku industri pariwisata.

Setelah dari Batam, Menparekraf juga akan berkunjung ke Bintan pada Sabtu (23/1/2020) yakni meninjau Lagoy Bay, Treasure Bay hingga Desa Ekang Cuali.

Sandiaga juga mengungkapkan yang akan diterapkan Kemenparekraf di Batam yang notabenenya merupakan boarder tourism seiring kunjungan ini. Menurutnya, kunci pertama adalah meyakinkan bahwa situasi kesehatan ini kelola dengan ketat dan disiplin, selain memulai merencanakan program-program stimulus agar Parekraf terus bangkit.

“Jika Batam bisa mendapatkan angka penularan yang terus menurun dan zero community infection. kita mungkin kita bisa menerapkan boarder tourism ini sebagai gerbang nomor dua atau tiga setelah Bali,” imbuhnya.

Sumber : Media Center Batam 

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi didampingi Forkompinda Kota Batam meninjau langsung ruang Area Traffic Control System (ATCS) di Dinas Perhubungan.
 
Melalui ATCS tersebut petugas Dishub Batam bisa memantau langsung setiap persimpangan jalan. Saat ini dari 36 simpang yang ada, 29 diantaranya sudah dilengkapi ATCS.
“Dari ruangan ini bisa kita pantau, setiap persimpangan jalan,’ kata Rudi usai meresmikan gedung baru ATCS, Kamis (21/1/2020).
 
Karena itu, walikota mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Tentunya dengan selalu mematuhi setiap rambu-rambu lalu lintas.
Saat melakukan peninjauan, terlihat ada salah satu pengendara yang berhenti menunggu giliran lampu hijau melewati garis batas jalan.
 
“Tadi langsung diingatkan menggunakan pengeras suara, pengendara tersebut diingatkan untuk menyesuaikan kembali posisinya, dan terlihat dari monitor yang bersangkutan memundurka motornya. Artinya kita mengimbau agar masyarakat terus berhati-hati,” katanya.
Kepala Dishub Batam, Rustam Efendi mengatakan beberapa titik ATCS yang tersebar di Batam. Total ada 29 yang sudah dilengkap ATCS, sedangkan 7 sisanya masih manual.
 
Kemudian dari 29 tersebut, 9 diantaranya juga sudah dilengkapi voice announcer. Sehingga petugas akan langsung mengingatkan jika ada pengendara yang tidak memakai helm atau melewati garus batas rambu-rambu lalu lintas.
Memasuki tahun 2021, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) meluncurkan New Carry Pick Up yang hadir dengan tampilan baru. Acara peluncuran kendaraan niaga andalan Suzuki ini dilaksanakan pada Kamis (21/01) melalui saluran Youtube resmi Suzuki Indonesia pada pukul 10.00 WIB. New Carry Pick Up kini hadir dengan 2 pengembangan baru yang diharapkan bisa semakin memenuhi kebutuhan konsumen segmen kendaraan komersial.
 
Menurut Hideaki Tokuda, Managing Director 4W Sales & Marketing PT SIS, penyegaran produk di awal tahun ini merupakan komitmen Suzuki untuk terus menghadirkan beragam pilihan kepada konsumen. “Kami akan terus meluncurkan produk, baik baru maupun penyegaran, sehingga bisa selalu sesuai dengan kebutuhan konsumen, termasuk peluncuran tampilan baru New Carry Pick Up ini. Penyegaran ini kami yakini membuat New Carry Pick Up lebih kokoh, tangguh, dan aman,” katanya.
Tampilan baru New Carry Pick Up terlihat dari ubahan desain front grille dan bumper yang kini mengadopsi bentuk kapak yang kami sebut Hatched Axe. Pengaplikasian garis desain Hatched Axe yang tegas memperkuat karakter New Carry Pick Up sebagai kendaraan niaga yang kokoh dan tangguh untuk digunakan di berbagai medan.
 
Selain perubahan pada sisi eksterior, untuk menunjang faktor keamanan, New Carry Pick Up yang dipasarkan mulai Januari 2021 sudah dilengkapi Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang terletak di bawah glove box. APAR yang digunakan adalah tipe dry chemical powder dan bersertifikat SNI sehingga efektif memadamkan kebakaran tanpa menimblkan dampak terhadap sistem kelistrikan di sekitarnya. Pengadaan APAR dalam New Carry Pick Up – dan semua mobil produksi Suzuki lainnya – juga merupakan upaya Suzuki dalam mendukung regulasi pemerintah dalam industri otomotif.
Penyegaran pada New Carry Pick Up semakin meningkatkan kualitas mobil yang dijuluki Rajanya Pick Up ini. Perubahan desain front grille dan bumper serta adanya APAR menyempurnakan daftar fitur unggulan yang sudah ada seperti dimensi bak yang luas, kabin yang lega, teknologi terkini, hingga penggunaan mesin K15B-C yang irit dan bertenaga.
 
Bak New Carry Pick Up berukuran panjang 2.505 mm, lebar 1.745 mm, dan tinggi 425 mm sehingga mampu mengangkut muatan seberat 1 ton. Agar muatan tetap aman selama perjalanan, pelanggan dapat memanfaatkan pengait yang ada di sekeliling bak untuk mengikatkan barang. Pengait berjumlah 12 pada tipe FD (Flat Deck) dan 22 pada tipe WD (Wide Deck). Selain itu, terdapat Head Unit 1 Din, Split Seat dengan jok yang tebal, serta 6 tempat penyimpanan barang (termasuk tempat botol dan kantong di belakang jok) di varian AC dan 10 tempat (termasuk tempat botol dan kantong di belakang jok) di varian non-AC yang membuat ruang kabin semakin nyaman dan lega untuk tiga orang. New Carry Pick Up juga dilengkapi fitur Immobilizer, Air Conditioner, Electric Power Steering (EPS), dan Sliding Seat.
 
Semua keunggulan New Carry Pick Up tersebut hadir dalam tiga pilihan warna, yaitu putih, silver, dan hitam. Harga On the Road (OTR) Suzuki New Carry Pick Up tahun 2021 untuk Batam dibanderol bervariasi mulai dari Rp148.500.000 untuk tipe Flat Deck, Rp157.500.000 untuk tipe Flat Deck AC/PS, Rp149.500.000 untuk tipe Wide Deck, dan Rp158.500.000 untuk tipe Wide Deck AC/PS.
 
“Sebagai kendaraan yang sudah menemani kisah sukses jutaan pengusaha Indonesia sejak tahun 1976, kami harap penyegaran New Carry Pick Up ini menjadi awal yang baik mengawali tahun 2021 dengan semangat baru untuk menggerakkan kembali aktivitas perekonomian masyarakat,” tutup Tokuda usai melangsungkan acara peluncuran.
 
New Carry Pick Up terbaru tetap mengusung konsep I.L.M.U, yaitu Irit bensin & perawatannya, Lama umur pakainya, Muatnya banyak, dan Untung di ujung. Dengan tampilan baru tersebut, tak salah jika mobil ikonik yang sudah melegenda ini Wajah Barunya Ganteng, Rezeki Makin Kenceng!

Batam – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, akan mengintegrasikan perencanaan pembangunan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam. Hal itu dilakukan Rudi agar pembangunan Batam terarah.

“Kalau mau maju, itu yang harus dilakukan. Kalau tidak, pembangunannya sepotong-sepotong,” ujar Rudi saat membuka Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2022 di Panggung Utama Dataran Engku Putri, Rabu (20/1/2021).

Wali Kota, yang juga menjabat sebagai Kepala BP Batam tersebut mengatakan, kesempatan mengintegrasikan pembangunan di Batam ini harus disadari semua pihak. Ia optimistis dengan dukungan semua pihak pula, Batam akan menjadi kota hebat.

“Semua bertujuan membangun Batam, mana yang tugasnya BP Batam dan mana yang tugasnya Pemko Batam harus dikerjakan dan diintegrasikan dalam perencanaan sehingga pembangunan Batam dalam satu kesatuan,” katanya.

Ia mengaku, integrasi dua instansi tersebut sudah mulai nampak. Bahkan, beberapa pembangunan sudah dimulai dengan kolaborasi apik antara Pemko Batam dan BP Batam. Untuk itu, ia meminta dukungan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam dan pemangku kepentingan lainnya.

“Penyatuan perencanaan pembangunan tersebut juga dipadukan dengan perencanaan yang ada di Pemprov Kepri,” kata dia.

Untuk itu, ia menekankan baik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun pejabat di BP Batam untuk bersama membahas perencanaan pembangunan Batam. Bahkan, dalam waktu dekat, Rudi akan membahas semua rencana pembangunan tersebut dengan pejabat Pemko Batam dan BP Batam.

“Tak boleh lagi sendiri-sendiri. Kita tidak mau ada proyek pembangunan yang berhenti di jalan dan kita bertekad membangkitkan ekonomi Batam,” kata Rudi.

Sementara itu, untuk menyusun RKPD 2022, Rudi berpesan agar memprioritaskan pembangunan Batam sesuai visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih. Ia menegaskan, RKPD 2022 harus melibatkan semua pihak agar dapat ditentukan skala prioritas yang harus dijalankan.

“Bawa DPRD dalam membahas RKPD supaya Pokok Pikiran DPRD bisa terakomodir,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan ( Bapelitbang) Kota Batam, Wan Darussalam, mengatakan penetapan RKPD 2022 melalui beberapa tahapan. Untuk saat ini masih tahap soslialisasi dan akan digelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) hingga penetapan pada 15 Juni 2021.

“Untuk Pokok Pikiran, kami mengimbau jadwalnya menyesuaikan jadwal RKPD sehingga bisa terakomodir,” kata dia.

Di lokasi sama, Ketua DPRD Batam, Nuryanto meminta dalam penetapan RKPD nantinya harus mempertimbangkan kondisi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). “Belum ada tanda-tanda pandemi akan berakhir, sehingga penting untuk pemulihan ekonomi bagi masyarakat yang terdampak,” katanya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid, serta semua perwakilan instansi di Batam.

Sumber : Media Center Batam

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, melantik 3 orang pejabat tingkat II dan III di lingkungan BP Batam, Kamis (21/1/2021) pagi, di Balairungsari, BP Batam, Batam Centre.
Kegiatan pelantikan berlangsung dengan memperhatikan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.
 
Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Nomor 3 Tahun 2021 Tentang Pengangkatan Kepala Subdirektorat Pengamanan Aset dan Obyek Vital Direktorat Pengamanan Aset BP Batam.
Kemudian Surat Keputusan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Nomor 4 Tahun 2021 Tentang Pengangkatan Direktur Evaluasi dan Pengendalian di Lingkungan BP Batam, dan Surat Keputusan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Nomor 5 Tahun 20201 Tentang Pengangkatan Direktur Bandar Udara dan Teknologi Informasi Komunikasi di Lingkungan BP Batam.
 
Ketiga Surat Keputusan ini ditandatangani oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, pada Rabu (20/1/2021).
Adapun pejabat tingkat II yang dilantik, antara lain
1. Amran, sebagai Direktur Bandar Udara Hang Nadim dan Teknologi Informasi Komunikasi,
2. Mulyadi Iskandar, sebagai Direktur Evaluasi dan Pengendalian.
Sedangkan pejabat tingkat III yang dilantik adalah AKBP S.A. Kurniawan, sebagai Kepala Sub Direktorat Pengamanan Aset dan Obyek Vital Direktorat Pengamanan Aset.
 
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dalam arahannya, mengatakan, dengan hadirnya ketiga pejabat baru tersebut diharapkan mampu memberikan perubahan arah pengembangan menjadi lebih baik, sesuai dengan Rencana Strategis BP Batam 2020-2024 yang telah disiapkan.
“Tentu kita berharap ketiga pejabat ini mampu memberi warna baru di BP Batam. Bukan berarti pejabat sebelumnya tidak baik, namun karena sudah mengakhiri masa kerja di BP Batam, maka ketiga pejabat ini dilantik hari ini,” ujar Muhammad Rudi.
 
Muhammad Rudi, juga mengajak seluruh karyawan BP Batam untuk bekerja lebih giat agar membawa perubahan yang signifikan di tahun 2021, baik dari segi anggaran dan pembangunan infrastruktur, guna meningkatkan daya saing BP Batam di mata dunia.
“Kita menginginkan peningkatan dari semua sisi, tidak hanya dari sisi realisasi anggaran saja, tapi semua hasil capaian saya harapkan demikian. Semoga dengan tenaga baru, ide-ide dan wawasan baru, apa yang dicita-citakan BP Batam bisa dilaksanakan oleh mereka bertiga,” pungkas Muhammad Rudi.
 
Turut hadir dalam pelantikan, Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro, Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad, beserta para pejabat tingkat II dan perwakilan pejabat tingkat III di lingkungan BP Batam. (rud)
Dalam rangka merayakan tahun baru imlek Jumat, 12 Februari 2021 nanti, HARRIS Resort Barelang Batam mengundang para tamu yang menginap atau yang tidak menginap untuk merayakan tahun baru dengan beragam acara hiburan. Beberapa area seperti Lobi, HARRIS Café, 20 Feet Esplanade, dan Rocksalt Beach Club sudah dihiasi dengan ornamen imlek, pohon angpao dan lampion dengan nuansa merah. Tahun dengan ikon Banteng menjadi shio di tahun 2572. Lagu-lagu bernuansa imlek juga tidak lupa diperdengarkan di area resort. Tamu yang datang akan langsung merasakan suasana Imlek saat memasuki suasana resort.
 
Tamu dapat menikmati pengalaman makan malam prasmanan di 20 Feet Esplanade bersama keluarga dan kerabat. Dengan pakaian warna merah untuk menciptakan suasana perayaan pergantian tahun. Mulai dari pemilihan menu makan malam, kemudian acara makan malam yang dimulai dari jam 6 sore dengan Yee Shang Toss, Live Band, Barongsai, Dewa Uang, Pohon Angpao, Oriental Dance, games, dan lucky draw. Kemudian dilanjutkan dengan kembang api dan petasan di area pantai pada jam 9 malam.
 
Paket makan malam prasmanan dengan harga IDR 280.000 nett / orang untuk orang dewasa dan IDR 140.000 nett / orang untuk anak-anak berusia 5 - 11 tahun. Menu pilihan mulai dari hidangan pembuka, sup, hidangan utama, Carving seperti Bebek, Daging dan Ayam panggang, dan makanan penutup. Viki Wahyudi selaku Marketing dan Branding Manager HARRIS Resort Barelang Batam mengatakan, "Memasuki imlek tahun Benteng 2572, tahun ini akan terasa berbeda ketika para tamu menikmati pesta tahun baru bersama keluarga dan kerabat. Kemudian acara hiburan diantaranya Yee Sang, barongsai yang akan menambah keindahan malam imlek. Untuk tamu yang datang, wajib diberlakukan protokol kesehatan sesuai yang telah ditetapkan oleh pemerintah seperti pengecekan suhu tubuh sebelum masuk ke Resort, menggunakan masker, disediakan hand sanitizer, sarung tangan saat mengambil makanan prasmanan, dan menjaga jarak antar tamu”.
 
Bergabung dengan keanggotaan dari TAUZIA, MTP "My Tauzia Privilege", untuk mendapatkan diskon 10% untuk paket kamar, wahana olahraga, dan 15% untuk makan dan minum di restoran. Nikmati lezatnya makanan dan minuman bersama kerabat dan keluarga, untuk informasi dan pemesanan lebih lanjut, silahkan hubungi HARRIS Resort Barelang Jl. Trans Barelang Batam, WhatsApp 07784091111, Email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. dan situs website www.harrishotels.com
Badan Pengusahaan (BP) Batam menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara virtual bersama Komisi VI DPR RI yang membahas tentang pelaksanaan kegiatan dan realisasi anggaran Tahun Anggaran 2020 dan rencana pelaksanaan kegiatan dan anggaran Tahun Anggaran 2021.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, hadir didampingi Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro, Anggota Bidang Pengembangan Kawasan Investasi, Sudirman Saad, dan Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Syahril Japarin, dan sejumlah pejabat tingkat II BP Batam, di Gedung Marketing Centre BP Batam, Batam Centre, Batam, Selasa (19/1/2021).
 
RDP dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDIP, Aria Bima, dan dihadiri sebanyak 18 anggota Komisi VI DPR RI, baik secara daring maupun hadir langsung di ruang rapat.
Aria Bima, mengatakan, rapat tersebut dilakukan secara terbuka, transparan dan tetap menjaga protokol kesehatan, melalui siaran langsung di dunia maya.
 
Pada kesempatan ini, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menyampaikan Pelaksanaan Kegiatan dan Realisasi Anggaran TA 2020 serta Rencana Pelaksanaan Kegiatan dan Anggaran TA 2021 di BP Batam.
Muhammad Rudi, melaporkan, dalam tahun 2020 realisasi penerimaan mencapai Rp1.307,54 miliar atau 128,15% dari targetnya, sementara tahun 2019 mencapai Rp1.330,74 miliar atau 104,51% dari targetnya.
 
Di sisi belanja, realisasi tahun 2020 mencapai Rp1.693,50 miliar atau 77,04% dari pagunya, yang berarti menunjukkan kondisi yang lebih baik dari realisasinya di tahun 2019 yang mencapai Rp1.565,26 miliar atau 75,83% dari pagunya.
“Terkait dengan realisasi belanja BP Batam yang mencapai 77,04 persen, beberapa kegiatan yang belum selesai seluruhnya di tahun 2020 dan akan dilanjutkan di tahun 2021, antara lain adalah proyek infrastruktur di Bandara dan pengembangan Sewerage System,” ujar Muhammad Rudi.
 
Lebih lanjut, Muhammad Rudi menjelaskan, dalam tahun 2021, DIPA BP Batam yang telah ditetapkan, yaitu sebesar Rp2.014,20 milar akan digunakan untuk mendanai dua program, yaitu, Program Dukungan Manajemen dan Program Pengembangan Kawasan Strategis.
Dalam tahun 2021, BP Batam akan mengusahakan dukungan dana non APBN sesuai aturan yang berlaku.
 
Skema yang akan dikembangkan, dikatakan Muhammad Rudi, adalah pemanfaatan aset melalui pola kerja sama, seperti Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), Kerja Sama Operasi (KSO), dan Kerja Sama Penyediaan Infrastruktur (KSPI).
“Kami khususkan hal tersebut terkait dengan Pengembangan dan Pengelolaan Bandara Hang Nadim, Pengembangan dan Pengelolaan Pelabuhan, Pengembangan Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM), serta beberapa kegiatan lainnya,” kata Muhammad Rudi.
 
Selain dengan BP Batam, Komisi VI DPR RI juga menggelar RDP dengan Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Kepala BP Kawasan Sabang dan Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). (rud)

Batam – Wali Kota Batam Muhammad Rudi meninjau kondisi Simpang Barelang, Senin (18/1/2021) pagi. Simpang akses menuju wilayah Rempang Galang ini merupakan salah satu yang akan ditata oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam tahun 2021 ini.

“(Rencana penataan) sudah dua tahun lalu sebetulnya, tapi karena Covid-19 tidak jadi. Intinya kami tidak ingin ada kemacetan di simpang ini, makanya akan kami tata,” ucap walikota penerima Asia Global Awards 2019 kategori ‘Asia Best Mayor Of The Year 2019’ ini.

Rudi mengatakan sejumlah fokus penataan Simpang Barelang di antaranya: penyesuaian elevasi (kemiringan) jalan, membangun bundaran hingga pelebaran setiap sisi simpang.

“Ada air mancur di tengah bundaran,” tambah Rudi.

Sebelum penataan dilakukan, dirinya telah meminta camat setempat, Satpol PP Pemko Batam dan Ditpam BP Batam untuk duduk bersama para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di ROW jalan simpang ini.

“Karena akan ditata simpangnya, tak boleh ada yang jualan. Anggaran sudah mau lelang, makanya tim berkomunikasi dengan pedagang, supaya mereka mau pindah,” imbuhnya.

Tidak hanya Simpang Barelang, simpang lain di wilayah Sagulung Batuaji yang juga ditata tahun ini adalah Simpang Basecamp yang menghubungkan Sekupang, Batuaji dan Sagulung.

“Simpang Basecamp juga akan dibuatkan bundaran,” terang Rudi.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA) Yumasnur mengatakan, penataan simpang akan dilakukan bertahap. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan OPD terkait penertiban, sebelum penataan dilakukan.

“Setiap sisi simpang akan dibangun jalan hingga lima lajur, satu lajur sekitar 3,5 meter,” ujar Yumasnur.

Penataan simpang, terutama Simpang Barelang cukup mendesak. Pasalnya, kemiringan jalan membuat pengguna jalan bahkan nekat berhenti di tengah simpang (garis lurus median jalan). Kondisi ini cukup membahayakan pengguna jalan dan masyarakat.

Sumber : Media Center Batam

Page 3 of 32

Tentang Kami