Live Streaming
Page 2 of 33

Batam - Best Western Premier Panbil kembali memberikan harga promo menginap dengan keuntungan pemakaian fasilitas secara cuma-cuma seperti kolam renang (dewasa & anak-anak) steam, sauna, sepeda untuk gowes di lingkungan sekitar kawasan hotel & Villa Panbil serta fitness center. Harga promo Rp 499.000 net / kamar / malam ini berlaku untuk tipe kamar Superior dengan pilihan Smoking / Non Smoking Room serta pilihan tempat tidur Single Bed / Twin Share Bed. Harga berlaku setiap hari untuk weekday serta weekend.

Tipe kamar Superior sendiri merupakan tipe kamar standard di Best Western Premier Panbil dengan pemandangan / view ke arah apartment. Fasilitas yang terdapat di dalam kamar Superior dengan luas 26m2 ini antara lain high quality bed linen, bedside lamp, bathroom dengan rain shower, toiletries / perlengkapan mandi, mini bar, 24 hour free local phone call, 43 inch flat screen LED TV, Tea / Coffee facilities, safe deposit box, hair dryer dan lain sebagainya.
 
“Apabila tamu ingin memilih tipe kamar Deluxe dengan pemandangan / view DAM Duriangkang atau danau, tamu cukup menambahkan Rp 50.000 dari harga Rp 499.000 net / kamar / malam dan sejauh ini, cukup banyak tamu yang akhirnya upgrade dari tipe Superior ke Deluxe demi mendapatkan view memukau dari DAM Duriangkang.” ujar Emmy Diah Agustini selaku Director of Sales Best Western Premier Panbil.
 
Selain fasilitas hotel yang disediakan, termasuk sepeda yang dapat dipergunakan untuk gowes ringan di lingkungan sekitar hotel dan Villa Panbil, terdapat juga Edelweiss Supermarket yang buka setiap hari mulai pukul 07.00 – 23.00 WIB. Terletak tepat di seberang lobi hotel (lantai dasar), Edelweiss Supermarket menyediakan kelengkapan kebutuhan alat-alat mandi, perlengkapan pribadi, snack, minuman, mie instan, buah-buahan, sayur, daging, ikan, obat-obatan serta kelengkapan lain yang sekiranya menjadi kebutuhan tamu sehingga para tamu yang menginap tidak perlu jauh-jauh pergi ke supermarket lain atau shopping mall apabila membutuhkan sesuatu.
 
Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan kamar, tamu dapat langsung menghubungi pihak hotel melalui Direct Message / DM akun Instagram @bwpremierpanbil atau WA ke nomor (+62) 822 – 7697 – 8888. Harga promo Rp 499.000 net / kamar / malam berlaku hingga 30 Desember 2021 dan tidak termasuk sarapan. 
Batam - Selain sebagai daerah tujuan investasi, Kota Batam menyimpan ragam pesona untuk dikembangkan sebagai destinasi pariwisata, salah satunya adalah Taman Rusa Sekupang.
Taman Rusa Sekupang merupakan destinasi olahraga dan rekreasi dengan campuran konsep urban dan alam terbuka yang menarik wisatawan lokal dan mancanegara di Batam.
 
Taman Rusa Sekupang sendiri telah menjadi destinasi wisata pilihan masyarakat Batam untuk menghabiskan waktu luang di akhir pekan bersama keluarga.
Dengan total lahan seluas 12,2866 ha, BP Batam telah menyusun rencana pengembangan konsep Mini Zoo di Taman Rusa Sekupang. Selain sebagai area ativitas publik dan konservasi, juga saat ini sedang dilakukan renovasi dengan desain yang lebih modern.
 
Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, mengatakan, di Taman Rusa Sekupang akan dibangun kolam ikan sebagai pusat taman, yang dilengkapi jembatan dan spot foto untuk pengunjung. Selain pembenahan jogging track, juga akan dibuatkan kolam pemancingan, peternakan unggas, dan memperbanyak wahana bermain untuk anak-anak.
 
 
“Adanya kolam ikan akan menjadi daya tarik utama dalam pengembangan Taman Rusa Sekupang,” kata Purwiyanto saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (27/5/2021) sore.
Ia mengatakan, pengembangan Taman Rusa sejalan dengan konsep pengembangan Taman Kolam Sekupang yang telah dimulai pembangunannya oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, beberapa waktu lalu.
Pengembangan Taman Kolam dan Taman Rusa Sekupang bertujuan untuk mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Bidang Kesehatan.
 
“Rencana pengembangan Taman Rusa yang sudah disiapkan BP Batam ada dua kolam. Satu, kolam yang ditujukan untuk rekreasi pengunjung, khususnya anak-anak. Kedua, kolam khusus pemancingan. Bibit-bibit ikan akan kita semai di sana, jika sudah berkembang biak, kita bisa gelar lomba memancing di Taman Rusa,” terang Purwiyanto.
Ia menambahkan, pengembangan tersebut untuk menambah daya tarik Taman Rusa Sekupang, sekaligus sebagai pemicu bergeraknya roda perekonomian di Batam.
“Sebagai destinasi wisata yang proedukasi, prolingkungan dan pro-UMKM, sesuai fungsinya sebagai salah satu layanan masyarakat, maka harga karcisnya juga tidak akan mahal dan tentu saja itu perlu dukungan masyarakat untuk turut memeliharanya,” ujar Purwiyanto.
 
“Bila kegiatan-kegiatan serupa dilaksanakan, pasti akan menggugah ketertarikan masyarakat untuk berkunjung. Nantinya pemasukan tidak hanya dirasakan oleh BP Batam saja sebagai pengelola Taman Rusa, melainkan juga para UMKM di sekitar taman juga dapat ikut andil dan merasakan peningkatan pendapatan. Sehingga efek multiplier juga akan muncul,” imbuh Purwiyanto.
 
Selain kolam ikan, area peternakan unggas juga akan dibangun sebagai bagian dari pengembangan Taman Rusa Sekupang.
Puwiyanto berharap, bila pengembangan Taman Rusa telah rampung, masyarakat Kota Batam dapat memanfaatkannya semaksimal mungkin. (rud)

Tanjung Pinang - Gubernur H Ansar Ahmad memandang akselerasi belanja APBN sangat penting untuk memberikan dukungan pada pemulihan perekonomian Provinsi Kepulauan Riau yang saat ini mengalami perlambatan akibat pandemi Covid-19. Karena itu ia mengingatkan agar para satker dari Kementrian/Lembaga pusat sebagai Kuasa Pengguna Anggaran APBN untuk menumbuhkembangkan perekonomian Kepri.

“Belanja APBN yang telah dialokasikan pada DIPA saudara-saudara merupakan konsumsi pemerintah sebagai salah satu variabel penting pembentuk PDRB,” ucap Gubernur Ansar saat menjadi pembicara dalam Executive Meeting Akselerasi Belanja Pemerintah untuk Pertumbuhan Ekonomi Kepri dari Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungppinang, Kamis (3/6).

Acara ini digelar oleh Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu Provinsi Kepri dengan tujuan melanjutkan sinergi dan kerjasama yang baik antara Kanwil DJPb Kepri dan Pemprov Kepri untuk mengawasi pelaksanaan APBN dan bentuk kontribusi Kanwil DJPb Kepri untuk turut membangun Kepri.

Pada kesempatan itu, Gubernur Ansar mengajak para peserta meeting tersebut untuk melihat bagaimana ekonomi Kepri selama masa pandemi. Dirilis oleh BPS pertumbuhan ekonomi Kepri di triwulan I 2021 masih mengalami kontraksi sebesar -1,19 persen. Jika dibandingkan dengan triwulan I 2020 yang mampu tumbuh sebesar 2,06 persen.

Bahkan menurut Gubernur Ansar saat ini pertumbuhan ekonomi Kepri menjadi sorotan Presiden Jokowi. Hal ini terungkap ketika kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Tanjungpinang pada 19 Mei yang lalu.

“Bapak Presiden menyoroti ekonomi kita yang masih lebih rendah dari perumbuhan perkenomian nasional di minus 0,74 persen,” ungkapnya.

Pemulihan ekonomi tidak bisa hanya dibebankan pada APBD semata, namun juga dibebankan pada kinerja APBN yang dialokasikan untuk Kepri. Oleh karena itu sebagai kepala daerah, Gubernur Ansar meminta peran serta dan kontribusi para kepala satker sebagai pengelola pagu besar belanja APBN untuk segera melakukan akselerasi belanja pemerintah.

“Ini adalah salah satu ikhtiar kita untuk menstimulus pertumbuhan ekonomi di Kepri,” kata Gubernur Ansar.

Pada tahun 2021, APBN yang dialokasikan untuk Provinsi Kepri mencapai Rp15,24 Triliun. Dana tersebut dibagi dalam tiga porsi meliputi pembagian untuk DBH,DAU, dan DID sebesar Rp5,82 T, transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp1,65 T, dan Belanja K/L sebesar Rp7,77 T.

Sementara itu, Kepala Kanwil DJPb Kepri Teguh Dwi Nugroho mengatakan bahwa instansinya telah melakukan langkah-langkah nyata agar seluruh satker dapat melakukan akselerasi belanja agar dapat berkontribusi positif bagi perekonomian Kepri.

“Diantaranya melalui kegiatan dialog kinerja satker, sosialisasi dan bimbingan teknis, kemudian evaluasi pelaksanaan anggaran, dan review pelaksanaan belanja,” tutur Teguh.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah H. T.S. Arif Fadillah, Rektor UMRAH Agung Dhamar Syakti, Kepala KPPN Tanjungpinang Aprijon, dan Kepala KPPN Batam Bayu Prabowo.

Sumber : Humas.kepriprov.go.id 

Batam - Sebanyak 319 pasien Covid-19 tanpa gejala (Orang Tanpa Gejala/OTG) di Batam dinyatakan sembuh usai menjalani karantina mandiri di Asrama Haji Batam, Kamis (3/6/2021).

“Alhamdulillah ini kabar baik untuk kita semua, artinya apa yang dilakukan pemerintah selama ini sudah benar dan hari ini ada 319 yang sembuh dari total 553 pasien yang menjalani karantina mandiri terpadu di Asrama Haji,” ujar Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat meninjau proses pemulangan pasien di Asrama Haji.

Amsakar mengatakan, banyaknya pasien sembuh tersebut menjadi sinyal baik dalam langkah menangani pasien OTG. Hal ini pula, kata Amsakar sudah sesuai harapan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam.

“Semua pasien yang menjalani karantina sudah fasilitasi dengan baik,” katanya.

Ia melanjutkan sejumlah kegiatan yang dijalani pasien seperti senam untuk kebugaran pasien. Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan kebutuhan gizi para pasien.

“Kita sediakan makan dan minum, juga makanan dan minuman tambahan. Bahkan, smeua makanan yang disediakan juga dipesan khusus oleh ahli gizi,” ujarnya.

Adapun 319 pasien sembuh tersebut sudah menjalani swab antigen dengan hasil negatif. Selain pasien sembuh, terdapat 80 pasien yang sedang menunggu untuk dikarantina di asrama haji.

“Kita sterilkan dulu tempatnya, baru 80 orang yang akan menjalani karantina mandiri diperbolehkan masuk,” ujarnya.

 

Sumber : Media Center Batam 

Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam menyiapkan siaran langsung (live streaming) peringatan Nuzulul Qur’an 1442 Hijriah tingkat Kota Batam. Siaran langsung dapat diakses melalui akun YouTube Dinas Kominfo Batam, Rabu (28/4/2021) malam.

Kepala Dinas Kominfo Batam Azril Apriansyah mengatakan, kemudahan ini disiapkan agar masyarakat bisa menyaksikan dari rumah tanpa berkunjung langsung ke lokasi acara di Masjid Sultan Mahmud Riwayat Syah, Batuaji.

“Dengan demikian dapat menghindari kerumunan guna mencegah penyebaran Covid-19,” ucap Azril.

Seperti diketahui, pandemi kini belum usai. Upaya pencegahan penularannya masih terus dilakukan. Untuk itu, pada acara ini Pemko Batam akan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Ceramah pada Nuzulul Qur’an kali ini akan diisi oleh Pendiri dan Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya, Prof. DR. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA.

Selain ceramah agama, Nuzulul Qur’an tahun ini juga dimeriahkan penampilan Syarifah Mahfuzah Alydrus, yang lebih dikenal dengan nama Puja Syarma.

Selain yang digelar Pemko Batam tersebut, Nuzulul Qur’an yang diinisiasi oleh masyarakat juga diatur dalam Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah/2021 di Kota Batam.

Perihal Nuzulul Qur’an disebut pada poin 5 terkait imbauan kepada pengurus masjid dan musala. Turunannya, pada huruf c yang berbunyi “Peringatan Nuzulul Qur’an di masjid/musala dilaksanakan dengan pembatasan jumlah jamaah paling banyak 50 persen dari kapasitas ruangan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat”.

Serta dipertegas pada poin 7 yang berbunyi “Peringatan Nuzulul Quran yang diadakan di dalam maupun di luar gedung, wajib memperhatikan protokol kesehatan secara ketat dan jumlah jamaah paling banyak 50 persen dari kapasitas tempat/lapangan”.

Sumber : Media Center Batam 

Batam - Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam resmi megantongi izin Pelaksanaan Genose C19. Hal ini tertera dalam Surat Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Nomor AU/201/0//4/DJPU.DERP-2021 Tanggal 7 April 2021 Tentang Pelaksanaan Genose C19 di Bandar Udara.

Adapun ketentuan yang disebutkan di dalam surat tersebut dikatakan bahwa pelaksanaan penggunaan Genose C19 pada pelaku perjalanan di Bandar Udara Hang Nadim, Batam dapat diimplementasikan mulai Kamis, 8 April 202, dan dikenakan biaya sebesar Rp40.000 untuk satu kali pemeriksaan.

Sebelumnya, Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah 2 Medan, Agustono, telah meninjau kesiapan Bandara Hang Nadim Batam untuk pelaksanaan Genose C19. Ia menegaskan peralatan tes Genose di Bandara Internasional Hang Nadim Batam harus lebih banyak lagi.

Menanggapi hal tersebut, General Manajer Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Benny Syahroni, mengatakan pihaknya akan terus melakukan perbaikan pelayanan dan meningkatkan fasilitas yang dibutuhkan.

Untuk menghindari antrian panjang, maka disarankan kepada calon penumpang yang menggunakan pemeriksaan Genose C19 datang lebih awal minimal 2 jam sebelum jadwal penerbangan, nantinya jika calon penumpang yang melakukan pemeriksaan Genose C19 positif maka harus tes ulang dengan Rapid Antigen.

Sumber : Humas BP Batam 

Batam – Panen perdana cabai merah hasil tekonologi Proliga (Produksi Lipat Ganda) digelar di Setokok, Kamis (25/3/2021) pagi.

Proliga merupakan program sinergi peningkatan hasil pertanian, khususnya cabai merah di Batam, antara Bank Indonesia (BI) dengan Pemko Batam melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) serta Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kepulauan Riau.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyambut baik penerapan teknologi Proliga ini. Menurut dia, pada prinsipnya Pemko Batam mendukung dan mengapresiasi inovasi di sektor pertanian tersebut. Diketahui, dengan teknologi tersebut produksi cabai merah meningkat, dari yang biasanya 18 ton perhektar meningkat menjadi 20 ton perhektar, dengan kata lain naik 11 persen.

“Meningkatnya produksi tentu dapat berimpilikasi pada kesejahteraan masyarakat serta mampu menekan inflasi di daerah,” kata dia.

Kini Proliga menjadi percontohan dan diterapkan di area garapan Kelompok Tani Maju Mandiri di Setokok. Amsakar berharap metode ini menjadi referensi bagi kelompok tani yang lain dalam rangka meningkatkan produktivitas taninya.

“Proliga ini memberikan harapan yang besar bagi peningkatan sektor pertanian,” imbuhnya.

Sembari meningkatkan produksi (hulu), ia sepakat atas rencana DKPP Kota Batam mendorong koperasi ataupun badan usaha terkait penjualan hasil panen di sektor hilir.

“Dengan hadirnya koperasi atau badan usaha, harga tentu tidak bisa dimainkan oleh pihak yang bermain di ranah ini,” ujar dia.

Dalam praktiknya, teknologi proliga cabai di antaranya memperhatikan penggunaan varietas unggul, pemangkasan pucuk yang dimaksudkan agar tanaman memiliki banyak cabang. Kemudian, ditanam secara zigzag agar mendapatkan suplai matahari yang cukup.

Senada yang disampaikan Amsakar, Kepala BI Perwakilan  Provinsi Kepulauan Riau, Musni Hardi K. Atmaja, berharap keberhasilan dan kesuksesan metode proliga di Kelompok Tani Maju Mandiri dapat  direplikasi oleh kelompok tani yang lain.

“Untuk itu pada kegiatan ini kami undang beberapa kelompok tani hingga dari Nongsa. Para kelompok tani ini mengikuti sekolah lapangan agar dapat sharing informasi seputar Proliga,” katanya.

Musni mengungkapkan alasan, dipilihnya cabai merah sebagai target program ini di Batam. Menurutnya, cabai merah merupakan salah satu komoditas yang menyumbang inflasi di Kota Batam.

“Untuk itu kami bantu meningkatkan produksinya supaya mengurangi inflasi dari cabai,” imbuhnya.

Dalam laporannya, Kepala DKPP Batam Mardanis berharap produksi cabai merah di Batam dapat mengikuti keberhasilan produksi cabai hijau. Ia memaparkan, produksi cabai hijau lokal mampu memenuhi kebutuhan pasar.

“Harga cabai hijau di Batam sekarang berkisar Rp 23 ribu hingga Rp 25 ribu perkilogram. Ini berbeda ceritanya saat dulu produksi cabai hijau kurang di Batam, yang harganya pernah tembus Rp 40 ribu perkilogram,” ungkapnya.

Selain panen perdana, rangkaian kegiatan juga meliputi penyerahan program sosial Bank Indonesia berupa traktor dan alat pendukung kepada kelompok Tani Maju Mandiri Setokok. Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad dipercaya menjadi orang pertama yang menghidupkan traktor tersebut.

 

Sumber : Media Center Batam 

Gubernur H. Ansar Ahmad menegaskan Pemprov Kepri ingin sektor pariwisata. Kepri akan meyakinkan wisatawan domestik dan mancanegara bahwa provinsi ini siap kembali menerima para pelancong

“Kita ingin mereaktivasi kembali objek-objek pariwisata di Kepri dengan meyakinkan kepada wisatawan domestik dan mancanegara bahwa Provinsi Kepri sudah siap menerima mereka kembali. Salah satunya dengan mendorong pelaku pariwisata untuk segera di vaksin. Termasuk pekerja pariwisata dan masyarakat yang tinggal di sekitar daerah pariwisata,” kata Gubernur Ansar usai bertemu Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut B Panjaitan di Jakarta, Rabu (10/3).

Selain sektor pariwisata, sektor-sektor yang bisa memulihkan ekonomi Kepri juga diperbincangkam Gubernur Ansar dan Menteri Luhut. Pemulihan ekonomi dan penanganan pandemi Covid-19 memang menjadi fokus Gubernur Ansar.

Pada kesempatan itu, Gubernur Ansar menyampaikan rasa terima kasihnya mewakili masyarakat Kepri atas dukungan yang diberikan oleh Menko Marves Luhut sehingga program pungutan Jasa Labuh/Parkir Penerimaan Daerah bisa dilaksanakan. Untuk Kepri aejak awal Maret ini, area Labuhan Jangkar Galang, Pulau Nipah, Kabil Selat Riau, Tanjung Berakit, dan Karimun dapat terealisasikan sehingga dana yang didapat dari jasa labuh jangkar tersebut dapat digunakan guna pembangunan Kepri.

Diskusi pun masuk ke sektor pembangunan infrastruktur. Karena Gubernur Ansar ingin ada percepatan pembangunan infrastruktur yang ada di Kepri. Untuk itu Gubernur Ansar menyatakan kesiapannya untuk terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi.

Dalam pertemuan itu, Menko Luhut ikut didampingi Penasihat Menteri Bidang Pertahanan dan Keamanan Maritim Kemenko Marves Marsetio. Hadir juga Staf Khusus Bidang Hukum Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Lambok V Nahattands.

Tentang labuh jangkar, Menko Marves Luhut mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan membentuk satgas khusus yang akan mengawasi agar kapal-kapal yang nantinya melewati daerah Kepri tidak sembarangan parkir. Mereka harus melabuhkan jangkarnya di kawasan-kawasan yang sudah ditetapkan guna dapat ditarik jasa labuh jangkar kapal tersebut.

Sementara tentang sektor pariwisata Menko Luhut Panjaitan akan segera berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Sadikin agar Provinsi Kepri mendapatkan prioritas pengiriman vaksin Covid-19 untuk menggiatkan kembali gairah pariwisata Kepri.

Sepanjang Rabu ini, Gubernur Ansar memang berkoordinasi dengan Kementerian PUPR, Kemenko Marves dan Kemenko PMK. Semua itu dalam upaya mempercepat pemulihan ekonomi Kepri. Juga mempercepat upaya memutuskan mata rantai pandemi Covid-19.

Sumber : humas.kepriprov.go.id 

Batam – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Batam, Azril Apriansyah, langsung berkoordinasi dengan kepolisian Polresta Barelang, Rabu (10/3/2021) malam. Hal tersebut sebagai langkah cepat mengantisipasi ancaman kejahatan setelah adanya kegiatan mencurigakan yang terekam kamera pengintai (Closed Circuit Television/CCTv) di kawasan Sei Ladi, Sekupang.

“Semalam kita mendeteksi ada tiga orang yang dengan sengaja merusak panel listrik lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Aksi itu sangat mencurigakan,” ujar Azril, Kamis (11/3/2021) pagi.

Aksi tiga orang dengan menggunakan satu sepeda motor itu, terekam pukul 23.47. Dalam aksinya itu, satu orang bertugas memadamkan listrik yang berada di lokasi, kemudian dua orang lainnya menunggu di atas sepeda motor yang masih menyala.

“Dengan temuan itu, langsung kita koordinasikan ke Polresta Barelang melalui petugas Satlantas yang sedang patroli,” ujarnya.

Tak berselang lama, petugas langsung tiba ke lokasi dan kembali menyalakan PJU yang berada di sepanjang Jalan Gajah Mada Sekupang, tepatnya di dekat Waduk Sei Ladi. “Belum diketahui tujuan pelaku memadamkan PJU tersebut. Namun langkah ini sebagai upaya kita menekan kriminalitas di titik-titik rawan kejahatan,” ujarnya.

Azril menyampaikan, CCTv yang dioperatori Diskominfo Batam tersebar di beberapa titik rawan. CCTv tersebut beroperasi 24 jam dan diawasi pegawai dari Diskominfo Batam.

“Semoga dengan upaya ini, kita bisa mengantisipasi tindak kejahatan di Batam dengan berkoordinasi serta bersinergi dengan pihak kepolisian,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menekankan agar pengawasan melalui CCTv ditingkatkan. Bahkan, Amsakar juga meninjau langsung proses pengawasan melalui monitor yang berada Kantor Wali Kota Batam. “Semoga Batam aman, kondusif, dan tindak kejahatan bisa diantisipasi,” ujarnya.

Sumber : Media Center Batam

Batam – Presiden Joko Widodo memberikan sejumlah arahan saat membuka secara resmi Rapat Kerja Nasional Kementerian Perdagangan Tahun 2021 di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 4 Maret 2021. Selain meminta agar perdagangan digital dikelola dengan baik, Presiden juga meminta agar Kementerian Perdagangan memiliki kebijakan dan strategi yang tepat untuk mengembangkan pasar produk nasional Indonesia.

“Misalnya, dengan mendukung program Bangga Buatan Indonesia. Pusat perbelanjaan, mal di Jakarta sampai ke daerah, harus didorong untuk memberikan ruang bagi produk-produk Indonesia, khususnya UMKM. Jangan sampai ruang depan, lokasi-lokasi strategis justru diisi oleh brand dari luar negeri. Ini harus mulai digeser, mereka digeser ke tempat yang tidak strategis. Tempat yang strategis, lokasi yang baik berikan ruang untuk brand lokal,” jelas Presiden.

Menurut Presiden, penjenamaan (branding) harus melekat agar masyarakat lebih mencintai produk Indonesia dibandingkan produk luar negeri. Penduduk Indonesia yang berjumlah lebih dari 270 juta jiwa sudah seharusnya menjadi konsumen paling loyal untuk produk-produk dalam negeri.

“Ajakan-ajakan untuk cinta produk-produk kita sendiri, produk-produk Indonesia harus terus digaungkan. Produk-produk dalam negeri gaungkan,” tegasnya.

Di samping itu, pasar ekspor juga harus mendapatkan perhatian yang serius. Untuk itu, Presiden meminta pasar-pasar nontradisional terus diperluas. Presiden kembali mengingatkan jajarannya agar tidak terjebak pada pasar ekspor yang itu-itu saja, misalnya Uni Eropa dan Amerika.

“Banyak negara-negara yang pertumbuhan ekonominya lebih dari 5 persen, di Asia Selatan, di Eropa Timur, dan negara-negara lainnya. Harus diseriusi,” imbuhnya.

Berikutnya, Presiden meminta agar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dibantu agar lebih mampu untuk melakukan ekspor. Menurutnya, Indonesia perlu UMKM yang menjadi eksportir dalam jumlah yang besar. Saat ini 90 persen pelaku ekspor adalah UMKM, namun kontribusi ekspornya hanya 13 persen. Artinya, kapasitasnya perlu ditambah dan diperbesar.

“Saya tahun lalu mengingatkan kepada Menteri Perdagangan, Dewan Penunjang Ekspor dihidupkan lagi, membantu UMKM agar bisa memperbaiki produksinya, membantu UMKM memperbaiki desainnya, membantu UMKM memperbaiki packaging-nya, sehingga kualitasnya menjadi lebih baik dan ini harus berkolaborasi dengan kementerian/lembaga yang lain, institusi yang lain, dalam rangka meningkatkan daya saing UMKM kita di pasar global,” jelasnya.

Oleh karena itu, Presiden meminta agar penyelesaian perundingan dengan negara-negara potensial dipercepat. Ini adalah agenda prioritas karena menurut Presiden, di masa-masa seperti ini Indonesia membutuhkan pasar ekspor baru.

“Kita telah menyelesaikan IA-CEPA dengan Australia, dengan Korea, dengan EU tolong ini Pak Menteri didorong agar juga selesai dan negara-negara lain yang kita belum memiliki CEPA ini segera dirampungkan, segera diselesaikan,” ungkapnya.

Implementasi 23 perjanjian perdagangan bilateral dan regional yang sudah ditandatangani juga harus benar-benar dimanfaatkan oleh para pelaku usaha. Presiden memberikan contoh, misalnya dengan Australia di mana sudah ada Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA), pelaku usaha harus jeli melihat peluang-peluang yang ada di sana.

“Saya kira yang gede peluangnya adalah otomotif. Pelajari betul pasarnya seperti apa, konsumennya seperti apa, informasikan ke Tanah Air sehingga kita betul-betul bisa membuka pasar di Australia dan tentu saja produk-produk UMKM yang lainnya yang memiliki opportunity, memiliki peluang itu perlu dibantu dan didorong dalam rangka meningkatkan nilai ekspor dan diversifikasi produk ke negara mitra dagang kita,” ujarnya.

Khusus untuk sektor-sektor industri manufaktur yang menyerap tenaga kerja yang banyak seperti otomotif, elektronik, tekstil, kimia, dan farmasi, serta makanan dan minuman, Presiden meminta agar diberikan stimulus, fasilitas-fasilitas ekspor, serta insentif. Hal tersebut untuk memperluas pasar terutama negara-negara nontradisional dengan memanfaatkan kerja sama perdagangan dan mengoptimalkan kinerja perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri.

Terakhir, Presiden meminta agar jajaran terkait terus menjaga ketersediaan bahan kebutuhan pokok di seluruh pelosok Tanah Air dengan harga yang stabil dan terjangkau. Presiden juga meminta untuk mengupayakan terus perbaikan kesetaraan harga di daerah-daerah pinggiran.

“Harus diantisipasi, ini juga perlu saya ingatkan, bulan Ramadan yang tinggal 40 hari lagi, sebulan kemudian Idulfitri. Siapkan dari sekarang, antisipasi dari sekarang, walaupun nanti kita akan menyambut dengan sederhana, tetapi sekali lagi, ketersediaan stok dan harga yang stabil harus dijamin,” katanya.

Sumber : Media Center Batam

Page 2 of 33

Tentang Kami