Live Streaming
super me

super me

Page 6 of 30

Sumber: batampos.co.id

Fasilitas pendaftaran online untuk poliklinik rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Masyarakat yang dalam hal ini adalah pasien rawat jalan cenderung masih memilih pendaftaran manual ketimbang aplikasi daftar online tersebut. Ini diakui oleh Direktur RSUD Batam Ani Dewiyana yang menuturkan, sejak aplikasi tersebut diluncurkan beberapa bulan yang lalu pendaftaran manual masih mendominasi sistem pendaftaran pasien rawat jalan di RSUD.

Aplikasi daftar online yang telah diluncurkan itu tidak sebatas menggunakan website ataupun WhatsAPP tapi juga bisa melalui Short Massage Service (SMS) biasa, yang tidak harus menggunakan ponsel pintar atau android dan sejenisnya. Untuk mendapatkan layanan daftar online ini, pasien cukup kirim pesan melalui Short Massage Service (SMS) atau WhatsApp ke nomor 08117738001 maka petugas akan membalas jadwal berobat sang calon pasien. Pendaftaran via aplikasi online ini harus dilakukan dua hari sebelum berobat. Ini bertujuan untuk memudahkan petugas mengatur jadwal berobat pasien. Untuk itu kepada segenap masyarakat Batam, Ani berharap agar kedepannya memanfaatkan aplikasi online itu jika ingin berobat ke RSUD.

Sumber: batampos.co.id

Rencana pembangunan Balai Latih Kerja (BLK) oleh Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) Batam sepertinya belum terwujud tahun ini. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam, Rudi Sakyakirti. Ia menjelaskan batalnya rencana pembangunan BLK ini baru saja diterima melalui surat yang dikirimkan oleh pusat. Rudi mengungkapkan perihal ditundanya pembangunan BLK ini belum diketahui secara pasti. Namun dari surat yang diterima pembangunan tidak akan dilaksanakan tahun ini.

Sebelumnya, pusat berencana menbangun BLK di Tanjunggundap, Sagulung. Tahap awal Kemenaker menggelontorkan dana 15 miliar untuk pembangunan gedung BLK aviasi dan kemaritiman tersebut. Ia berharap pembangunan BLK ini bisa tetap terealisasi meskipun tidak dalam waktu dekat ini. Sebab ia menilai sebagai kota industri Batam harus memiliki BLK untuk mempersiapkan pencari kerja dalam menghadapi dunia kerja. Sebelumnya, Pemerintah Kota Batam sudah menyiapkan lahan seluas lima hektar untuk pembangunan BLK tersebut. Saat ini lahan sudah dalam tahap penyelesaian dokumen bersama BP Batam.

 

Sumber: WartaEkonomi.co.id

Calon Jamaah haji asal Kota Batam, Kepulauan Riau, untuk musim haji 2018 akan diberangkatkan dalam tiga kelompok terbang melalui Embarkasi Hang Nadim Batam, yaitu Kloter 1, 19 dan 27. Menurut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Erizal Abdullah, Jamaah haji Kota Batam berada di Kloter 1 yang berangkat 18 Juli sebanyak 40 orang, Kloter 2 yang berangkat 6 Agustus sebanyak 177 orang dan Kloter 3 yang berangkat 14 Agustus sebanyak 370 orang. Calon jamaah haji terdiri dari 260 laki-laki dan 327 perempuan. Calon haji termuda berusia 31 tahun dan tertua 78 tahun. Erizal memastikan prosedur calon jamaah haji sudah siap, tinggal menunggu waktu keberangkatannya.

Ia juga mencatat 27 orang calon jemaah haji Batam mutasi keluar dan tujuh jemaah mutasi masuk karena berbagai alasan. Sementara itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi melepas 587 calon jamaah haji Kota Batam untuk menunaikan ibadah haji pada 1439 H/2018 dengan prosesi tepuk tepung tawar. Dalam sambutannya, Wali Kota meminta calon jamaah haji menjaga kesehatan dan fokus pada pelaksanaan ibadah, tidak perlu memikirkan hal lain, termasuk keluarga yang ditinggal. Wali Kota juga menitipkan jamaah lanjut usia kepada yang muda. Ia berpesan, agar jamaah muda mengutamakan yang tua, baik di penginapan, makan, maupun transportasi. Perwakilan calon jemaah haji, Anwar Ujang, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Batam yang melepas jamaah. Kepada sesama jamaah, ia mengajak untuk mendoakan pemimpin dan Kota Batam saat berada di tanah suci nanti, agar Batam tetap aman, terus maju, hingga sejahtera masyarakatnya.

Sumber: TRIBUNBATAM.id

Dinas Pendidikan Kota Batam akan melapor kepada Wali Kota Batam soal terjaringnya Ketua Komite SMPN 10 Batam berikut staf honore dan administrasi di sekolah bersangkutan, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan menyampaikan, sangat menyayangkan perbuatan oknum komite sekolah SMPN 10 Sei Panas dan pihak terkait lainya tersebut, karena sudah mencoreng nama baik dunia Pendidikan Batam. Selain itu, Wali Kota Batam dan juga Dinas Pendidikan Kota Batam sekolah di beberapa kecamatan sudah sering mengingatkan hal hal tersebut jangan sampai terjadi.

Dia juga mengingatkan, agar setiap kepala sekolah berhati-hati terkait dengan masalah-masalah uang dan pungli. Masih Hendri, kemudian terkait dengan kasus ini, artinya itu memang sudah diketahui kepolisian dan kejadiannya aktual nya sudah diketahui. Hendri juga mengakui, bahwa terkait kasus yang dialami komite sekolah, guru honor dan staf admin SMPN 10 Batam tersebut akan tetap diberikan sanksi. Namun Dinas Pendidikan Batam belum bisa ambil kesimpulan dan keputusan terhadap sangsi nasib yang diduga terjaring OTT tersebut.

Sumber: TRIBUNBATAM.id

Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang mengadakan acara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru Sekolah Menengah Pertama (SMP). Acara tersebut diikuti 3.462 siswa baru SMPN se-Kota Tanjungpinang. Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang Dadang AG mengatakan acara MPLS gabungan tersebut baru kali pertama dilaksanakan. Siswa selama tiga hari dilaksanakan. Materi yang kita tekankan selama MPLS tersebut yakni pendidikan karakter. Selain itu MPLS juga dilaksanakan agar siswa lebih mengenal lingkungannya.Oleh karena itu MPLS gabungan hanya dilaksanakan sehari. Selanjutnya diserahkan ke kepala sekolah masing-masing.Menurutnya juga bahwa MPLS ini tidak mengenal kata plonco dan tindakan disiplin berlebihan. Meskipun di sekolah masing-masing yang melaksanakan OSIS tapi tetap diawasi guru.

Sumber: Batamfm

PT Johnson & Johnson Indonesia melalui merek unggulannya JOHNSON’S® yang juga dikenal sebagai pemimpin global untuk merek produk bayi yang berfokus terhadap perkembangan holistik anak, pada hari ini telah merampungkan program “Sentuhan Cinta” yang dilaksanakan pada bulan Mei – Juni 2018 lalu. Melalui program ini, JOHNSON’S® telah mendapatkan dukungan lebih dari 250.000 ibu Indonesia – lebih dari dua kali lipat dibandingkan program serupa tahun lalu – dan secara tidak langsung akan membantu bayi melalui Yayasan Sayangi Tunas Cilik (mitra Save The Children di Indonesia) dengan memberikan pelatihan rutinitas pijat bayi kepada orangtua di Indonesia baik di kota besar maupun di kota kecil. Tujuan akhir dari program ini sendiri adalah memberikan kesempatan hidup yang sama bagi seluruh bayi Indonesia agar mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan meraih mimpinya.

Selain itu, inisiatif ini juga sejalan dalam mendukung bonus demografi yang diperkirakan oleh BPS Statistik akan dinikmati oleh masyarakat Indonesia selama periode 2020 – 2030, yaitu ketika jumlah orang di usia produktif akan mencapai sekitar 70 persen dari populasi. Artinya, jika bayi memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang dengan optimal, mereka akan dapat meraih impian mereka di beberapa dekade ke depan dan memberikan kontribusinya pada pembangunan negara.

Lakish Hatalkar, Presiden Direktur PT. Johnson & Johnson Indonesia, mengatakan “Johnson & Johnson percaya bahwa kami membangun brand dengan sebuah tujuan untuk memberikan sesuatu yang baik bagi masyarakat. Oleh karena itu, untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi anak Indonesia, kami bekerja sama dengan Alfamart, Tokopedia dan Yayasan Sayangi Tunas Cilik (mitra Save The Children di Indonesia) dalam program Sentuhan Cinta dimana JOHNSON’S® akan memandu dan mengadvokasi orangtua dengan membekali mereka pengetahuan ritual pijat bayi.”

“Program yang telah dijalankan selama 2 bulan dari bulan Mei – Juni 2018 ini telah mendapatkan respon yang luar biasa dari lebih dari 250.000 ibu-ibu di seluruh Indonesia. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para ibu dan juga mitra yang dengan sepenuh hati telah memberikan dukungannya agar seluruh anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Sumbangan ini akan diberikan kepada mitra Save the Children di Indonesia dan nantinya akan disalurkan untuk mengedukasi lebih banyak ibu untuk merawat bayi baru lahir,” tambah Lakish.

Ritual pemijatan bayi yang rutin dilakukan oleh orangtua memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan juga berpengaruh terhadap perkembangan bayi, proses komunikasi dan juga belajarnya. dr. Bernie Endyarnie Medise, SpA(K), MPH, dari UKK Tumbuh Kembang- Pediatri  Sosial,   Ikatan   Dokter   Anak   Indonesia   (IDAI)   menyatakan,   “Tidak  hanya membangun serta memperkuat ikatan antara bayi dan orangtua, sentuhan cinta yang diberikan    oleh    ibu melalui    ritual    mandi    dan    pijat    bayi    selama    masa   neonatal dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi dan memperlancar sirkulasi darah. Selain itu, pijat bayi juga dapat membantu bayi untuk tidur lebih nyenyak serta baik bagi sistem pencernaan yang sangat penting untuk mencerna dan menyerap makanan. Dengan melakukan hal tersebut, maka ibu membantu bayi menjadi lebih kuat untuk terus tumbuh dan berkembang secara optimal.”

Pada kesempatan yang sama, Maitra Widiantini, FRMC Director Yayasan Sayangi Tunas Cilik - mitra Save The Children di Indonesia, turut menyatakan penghargaannya atas dukungan yang telah diberikan para ibu pada program Sentuhan Cinta. Maitra mengatakan, “Kami sangat menghargai dan berterima kasih terhadap inisiatif JOHNSON’S® melalui program Sentuhan Cinta. Kontribusi yang kami dapatkan dari para ibu di Indonesia akan membantu kami untuk menjalankan aktivitas terkait program “Kesehatan Ibu dan Anak”, khususnya bagi bayi yang baru lahir dan juga program bagi bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Adanya dukungan ini semakin membantu kami dalam misi untuk menjangkau ribuan anak serta mengedukasi ayah dan ibu di Indonesia akan pentingnya kelekatan orangtua dengan anak, termasuk melalui sentuhan yang  dapat  dilakukan  melalui ritual pijat bayi, inisiasi menyusu dini dan ASI eksklusif.”

Turut memberikan tanggapan atas Sentuhan Cinta, Bapak Solihin Sol, Corporate Affair Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk mengungkapkan, “Merupakan suatu penghargaan bagi kami untuk dapat berpartisipasi kembali bersama JOHNSON’S® tahun ini melalui program Sentuhan Cinta. Tentunya hal ini juga dapat terlaksana berkat dukungan para konsumen. Oleh karena itu, kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung kampanye ini. Semoga edukasi pijat bayi yang akan dilaksanakan dapat memberikan dampak positif dan juga meningkatkan kualitas perkembangan serta kesehatan anak Indonesia.”

Jessica Stephanie Jap, Head of Merchant Partnership Tokopedia yang hadir dalam acara konferensi pers turut menyampaikan, “Kami sangat senang dapat menjadi bagian dari program 'Sentuhan Cinta' dari JOHNSON’S®. Dengan tersedianya produk Johnson & Johnson di Tokopedia, kami berharap para orang tua dari Sabang sampai Merauke memiliki akses yang sama untuk memperoleh hal-hal yang dibutuhkan untuk menuangkan kasih sayangnya.”

Peluncuran Gerakan Pijat Bayi Nasional

Untuk memastikan setiap bayi memiliki kehidupan yang bahagia dan sehat, tentunya komitmen JOHNSON'S® tidak hanya sampai disini. Brand Manager JOHNSON'S, Wynne Lukman mengatakan, “Memastikan orangtua mengetahui pentingnya sentuhan cinta ibu yang diberikan melalui ritual pijat dan mandi bayi telah menjadi komitmen JOHNSON’S® sejak lama. Kami bahkan telah mengadakan kegiatan-kegiatan terkait edukasi ritual pijat dan mandi bayi di berbagai wilayah Indonesia yang secara rutin dilakukan setiap tahunnya, seperti misalnya tahun lalu, kami mengadakan pelatihan pijat bayi bersama ratusan bidan di Jakarta. Dan sebagai bagian dari kegiatan kampanye Sentuhan Cinta juga upaya kami  untuk meningkatkan kesejahteraan bayi di Indonesia, di hari Sabtu, tanggal 7 Juli 2018 nanti, JOHNSON'S® akan mengadakan Gerakan Pijat Bayi Nasional di The Hall, Senayan City.”

Gerakan Pijat Bayi Nasional yang turut didukung oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ini, rencananya juga akan berupaya memecahkan rekor MURI untuk peserta edukasi pijat bayi terbanyak dengan total jumlah peserta lebih dari 500 ibu yang memiliki bayi maksimum berusia 9 bulan dan ibu hamil. Gerakan ini juga sebuah wujud nyata dukungan JOHNSON'S® dalam Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga.

Wynne menambahkan, “Untuk menjangkau lebih banyak lagi ibu di berbagai wilayah Indonesia, kegiatan ini tidak hanya akan dilakukan di Jakarta, tetapi juga dilakukan edukasi melalui live streaming di 2 kota lainnya, yaitu Medan dan Surabaya. Kami harap dengan semakin banyaknya ibu yang memahami pentingnya pijat bayi bagi perkembangan si kecil, maka bayi akan dapat tumbuh lebih kuat, sehingga kesempatan mereka untuk terus berkembang sehat dan bahagia dapat tercapai.”

Informasi mengenai Gerakan Pijat Bayi Nasional bisa di akses melalui akun resmi JOHNSON’S® di Instagram @johnsonsbaby_id atau Facebook @JohnsonsBabyIndonesia. Untuk para ibu dan calon ibu yang ingin turut serta dalam kegiatan ini bisa melakukan pendaftaran melalui Whatsapp di 0822 97093936.

Sumber: bali.tribunnews.com/

Pemerintah Indonesia memprioritaskan peduli lingkungan terutama sampah plastik.Seperti yang dikatakan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan setelah diskusi bersama di lokasi Hutan Mangrove KLHK, Jalan Bypass Ngurah Rai KM 21, Suwung Kauh, Denpasar. Diskusi terkait sampah plastik dihadiri Presiden World Bank Jim Yong Kim dan menteri terkait yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basoeki Hadimoeljono, dan Menteri Desa Eko Putro Sandjojo, serta beberapa anak muda peduli lingkungan.

Luhut menjelaskan, pemerintah Indonesia melihat bahwa penanganan sampah ini berkaitan erat pada kesehatan, dan kualitas sumber daya manusia pada beberapa tahun bahkan puluhan tahun kedepan. Menanggapi hal ini, Presiden Jokowi memerintahkan untuk memberikan perhatian serius.Tidak hanya bicara soal infrastruktur atau ekonomi saja, tapi dikaitkan dengan bagaimana penanganan sampah plastik.

Maka dari itu World Bank hadir bersama pemerintah Indonesia, bekerjasama untuk menanggulanginya.Tujuannya agar Manajemen World Bank ikut serta mengawasi program yang dibuat oleh pemerintah Indonesia terkait lingkungan. World Bank mempunyai program pro peduli lingkungan yang sudah ada sejak jaman Menteri Keuangan Sri Mulyani membantu Presiden Kim di Bank Dunia.Tambahnya, Menteri Kuangan Sri Mulayani berkomitmen, bagi semua kabupaten di seluruh Indonesia yang tidak melaksanakan standar-standar kebersihan terhadap lingkungan, akan dievaluasi terkait pendanaan.

Sumber: aceh.tribunnews.com/

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita berkomentar terkait ancaman perang dagang Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Indonesia. Trump mengancam bakal mengenakan tarif ke-124 pada produk asal Indonesia, menyusul defisit yang terjadi pada AS dalam hubungan dagang dengan Indonesia. Mendag mengakui bahwa kini Pemerintah AS sedang mengevaluasi keberadaan generalized system of preference (GSP) yang diberikan ke produk-produk asal Indonesia.

Enggar sendiri meyakini bahwa berdasarkan hitungan yang dilakukannya surplus Indonesia bukan berasal dari daftar bea masuk untuk dikenakan. Untuk itu, pendekatan dan lobi digunakan Kemendag untuk menyampaikan hal tersebut. Enggar juga menambahkan, Duta Besar Indonesia di AS pun telah diminta untuk membantu Kemendag. Enggar juga mengatakan apabila Indonesia mendapatkan tekanan, maka perang dagang bisa terjadi. Sama halnya dengan AS dan China. Imbasnya akan berdampak di seluruh dunia, Sebelumnya Presiden Amerika Serikat Donald Trump mulai melayangkan peringatan kepada Indonesia karena jumlah ekspor ke AS lebih tinggi dibanding jumlah ekspor AS ke Indonesia.

Sumber: kumparan.com

Asosiasi Pengusaha Kepri akan melakukan uji materil terhadap Upah Minimum Sektoral (UMSK). Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan Gubernur Kepri tentang UMSK  dinilai tidak berkeadilan. MenurutKetua Kadin Kepri, Maaruf Maulana permasalahan upah sektoral ini akan menjadi hambatan bagi investasi di Kota Batam.  Sedangkan Direktur Satnusa Persada, Abidin Hasibuan, Ia mengakui ada lima sektoral yang digolongkan dalam upah sektoral, namun menurutnya yang menjadi masalah merupakan sektoral yang seharusnya dimasukkan di dalam UMSK, ia mengatakan Golongan migas, kimia, lepas pantai, peternakan, kuli bangunan, tidak msalah untuk dinaikan upahnya, tapi sektor elektronik duduk di ruangan ber-ac dan minim resiko, "jadi UMSK dciptakan untuk siapa?” katanya. Ia menduga keputusan yang dikeluarkan Gubernur dan rekomendasi dari Wali Kota Batam tentang UMSK mengandung unsur politis.

Sumber: Metrobatam.com

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan mengatakan selama penerimaan peserta didik baru (PPDB) sekolah zonasi,  belum ada sekolah yang mengajukan penambahan rombongan belajar. Begitu juga untuk empat sekolah rujukan yang proses PPDB-nya sudah selesai akhir pekan lalu.Tapi ia berharap orangtua tidak memaksakan anaknya masuk ke sekolah negeri. Sebab jika hanya mengandalkan sekolah negeri, tidak akan dapat menampung seluruh anak usia sekolah di Batam, terkait dengan Sistem zonasi beliau juga mengatakan bahwa pada dasarnya,  menguntungkan orangtua. Anak-anak mereka dapat bersekolah di dekat lingkungan tempat tinggal. Hal senada diungkapkan Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad. Ia berharap orangtua calon siswa tidak memaksakan anaknya masuk ke sekolah tertentu.

Page 6 of 30

Tentang Kami