Live Streaming
Page 4 of 20
04 October 2018

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Sempat heboh terkait tersiarnya kabar bahwa aktivis Ratna Sarumpaet dianiaya oleh beberapa orang tidak dikenal di kawasan Bandara Husein Sastranegara, Bandung, pada 21 September 2018 lalu.

Kabar itu menggelinding liar yang menyebutkan penganiayaan itu mengakibatkan wajah Ratna lebam. Banyak orang kemudian percaya karena foto-foto dengan wajam bengkak tersebar di media sosial.

Sejumlah politikus bahkan calon presiden Prabowo Subianto bereaksi dengan mengecam perbuatan tersebut.

 

Namun, Rabu (3/10/2018), Ratna Sarumpaet muncul ke publik dan menceritakan kebenaran yang terjadi dan ternyata bertolak belakang dengan yang sesungguhnya terjadi.

Berikut sejumlah fakta terkait Ratna Sarumpaet :

 

1. Tidak pernah dianiaya

Ratna mengakui bahwa dia tidak pernah dianiaya atau dikeroyok di kawasan Bandara Husein Sastranegara, Bandung pada 21 September 2018.

Ia membantah kabar serta pernyataan sejumlah tokoh yang menyebut Ratna dianiaya hingga wajahnya lebam.

"Jadi tidak ada penganiayaan, itu hanya cerita khayal entah diberikan oleh setan mana ke saya, dan berkembang seperti itu," ujar Ratna di kediamannya di kawasan Kampung Melayu Kecil V, Jakarta Selatan.

 

2. Wajah lebam karena operasi sedot lemak wajah

Ratna mengakui pada 21 September 2018 lalu mendatangi salah satu rumah sakit bedah di Jakarta untuk melakukan sedot lemak wajah.

Saat itu, Ratna bertemu dengan dokter bedah bernama Sidiq. Dia telah membuat janji dengan Sidiq di rumah sakit.

Ratna mengaku sudah beberapa kali menjalani operasi yang dibawahi langsung oleh Sidiq.

Ratna mengatakan, pada 22 September atau keesokan harinya setelah operasi, Ratna melihat wajahnya mengalami lebam-lebam.

Dia khawatir karena saat operasi sebelumnya tidak pernah mengalami hal tersebut.

Adapun Sidiq mengatakan bahwa kondisi tersebut merupakan hal wajar setelah operasi.

 

3. Awalnya berbohong terhadap keluarga

Tidak ingin anak-anaknya mengetahui penyebab kondisi wajahnya, Ratna akhirnya berbohong bahwa kondisi lebam dan bengkak itu disebabkan penganiayaan oleh beberapa orang.

Ratna mengatakan, kebohongan tersebut hanya untuk internal keluarganya saja.

Namun, dia tidak menyangka informasi tersebut diketahui publik hingga foto-foto wajahnya yang lebam tersebar di media sosial.

 

4. Membohongi Prabowo, Amien Rais, dan Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga

Ratna meminta maaf kepada calon presiden Prabowo Subianto terkait kebohongan yang dibuatnya.

Selain kepada Prabowo, Ratna meminta maaf kepada Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang juga telah membelanya dalam hal ini.

Ratna yang merupakan anggota Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo-Sandiaga Uno itu turut meminta maaf kepada tim pemenangan.

Ia mengaku telah melukai hati tim dengan membuat kebohongan.

"Melalui forum ini saya sangat memohon maaf kepada PakPrabowo yang kemarin dengan tulus membela saya, membela kebohongan yang saya buat," kata Ratna.

 

5. Minta maaf kepada "emak-emak"

Ratna meminta maaf kepada seluruh ibu-ibu yang selama ini dekat dengan dirinya, karena dirinya berbohong bahwa dia telah mengalami penganiayaan.

Ratna berharap, agar kebohongannya itu tidak mempengaruhi perjuangan para ibu untuk memperjuangkan keyakinan yang mereka perjuangkan saat ini.

"Saya juga minta maaf kepada ibu-ibu, emak-emak yang selalu menyebut nama saya di dalam perjuangannya. Aku tahu kalian kecewa, tapi begitulah hidup kita lihat. Bukan bagaimana Anda melihat aku, tetapi bagaimana kita melihat rakyat," ujar Ratna.

 

6. Akui menyebarkan hoaks

Ratna mengakui telah menciptakan berita palsu atau hoaksyang menghebohkan masyarakat.

Ratna mengatakan, telah memikirkan kebohongan yang telah ia sampaikan sejak Selasa (2/10/2018) kemarin.

Ratna menilai, kebohongan itu harus disudahi.

Pada Rabu pagi, Ratna memanggil anak-anaknya dan menyampaikan cerita yang sesungguhnya.

Ratna meminta maaf kepada seluruh pihak yang terdampak atas kebohongan yang telah dia lakukan.

03 October 2018

sumber : kompas.com

Rama Shinta - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo akan bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un diPyongyang pada Minggu (7/10/2018).

Kunjungan ke ibu kota Korea Utara itu merupakan bagian dari lawatannya ke Asia yang dimulai pada pekan ini.

Melansir AFP, Selasa (2/10/2018), agenda ke Korea Utara akan menjadi lawatan keempat bagi Pompeo, sejak pemerintahan Donald Trump berupaya untuk mengakhiri program nuklir dan misil balistik negara tersebut.

"Ini menunjukkan kemajuan dan momentum bahwa menlu melakukan perjalanan keempatnya dalam waktu kurang dari satu tahun," kata juru bicara Kemenlu AS Heather Nauert.

"Semua orang mengakui jika kami memiliki banyak hal dan pekerjaan yang harus diselesaikan," ucapnya.

Sejauh ini, Pompeo sudah bertemu dua kali dengan Kim Jong Un, termasuk sekali ketika dia masih memimpin CIA.

Tapi, dia tidak bertemu Kim pada kunjungan terakhirnya Juli lalu, ketika pemimpin Korea Utara itu justru sedang menikmati kunjungan di sebuah pertanian kentang.

Kunjungan lain Pompeo ke negara itu pernah diumumkan pada Agustus lalu, namun dibatalkan oleh Trump secara mendadak.

Sementara lawatan pada pekan ini dilontarkan beberapa jam usai Korea Utara menyatakan tidak akan melucuti persenjataan nuklir sebagai ganti dari perjanjian damai Perang Korea.

Kantor berita Korea Utara KCNA menyebut, mengakhiri Perang Korea 1950-1953 secara resmi akan memenuhi kepentingan semua negara yang mengharapkan perdamaian di Semenanjung Korea.

Namun, deklarasi semacam itu tidak boleh digunakan sebagai "hadiah" atau "bahan tawar-menawar" dalam perundingan denuklirisasi.

"Sekarang DPRK dan AS berambisi kuat usai membentuk hubungan baru untuk semangat pernyataan bersama pada 12 Juni. Ini cukup tepat untuk mengakhiri hubungan yang tegang," tulis KCNA.

DPRK merujuk pada nama resmi negara Pimpinan Kim Jong Un, Republik Rakyat Demokratik Korea.

"Tapi, jika AS tidak ingin diakhirinya perang, DPRK juga tidak akan terlalu berharap untuk itu," imbuhnya.

sumber : liputan6.com

Rama Shinta - Ada beberapa cara untuk menambah selera makan. Dari sekian banyak, bagi beberapa orang, menyajikan sambal bisa jadi salah satu triknya. Jika Anda tengah bosan dengan sambal bawang, coba sebentar beralih ke sambah matah.

Aroma khas dengan rasa bawang merah bercampur irisan cabai segar tentu bisa memberi sensasi lain di hidangan Anda. Dengan bahan-bahan yang cukup mudah, membuatnya di rumah sangat mungkin dilakukan.

 

Memang ada beberapa variasi dari pembuatan sambal matah ini. Dari sebegitu banyak, Anda bisa mencontoh salah satu resep sebagaimana dikutip dari cookpad.com, Jumat, 28 September 2018, kreasi Xander's Kitchen.

Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat sambal matah:

- 15 buah cabai rawit merah

- 8 buah bawang merah

- 2 batang serai (ambil bagian dalamnya yang putih)

- 1 sendok makan air jeruk nipis

- 3 sendok makan minyak goreng

- Garam secukupnya

- Gula secukupnya

- Daun jeruk purut secukupnya

 

 

Langkah Pembuatan

 

Langkah 1

Cuci bersih cabai, bawang, serai, dan daun jeruk purut. Iris halus semuanya, kemudian taruh dalam mangkuk.

 

Langkah 2

Tambahkan garam, gula, dan air jeruk nipis. Aduk rata sambil ditekan-tekan.

 

Langkah 3

Panaskan minyak. Siramkan minyak panas ke dalam campuran cabai. Aduk rata. Sambal matah siap disajikan.

03 October 2018

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Informasi terbaru terkait gempa dari akun resmi BMKG menyebutkan terjadi gempa pada Rabu (3/10/2018) dinihari sekira pukul 04.06.56 di Palu.

Pusat Gempa di Palu, berada di 20 km Tenggara Palu dengan kedalaman 10 kilometer.

Kekuatan gempa yang menguncang Palu Rabu dinihari tadi dengan magnitudo 4,7.

 

 

Berikut keterangan resmi dari BMKG melalui akun twitter.

 

#Gempa Mag:4.7, 03-Okt-18 04:06:56 WIB, Lok:1.02 LS, 120.08 BT (Pusat gempa berada di Darat 20 km Tenggara Palu), Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) III-IV Palu #BMKG

sumber : kompas.com

Rama Shinta - Kontingen Indonesia yang akan bertanding padaYouth Olympic Games 2018 menghadiri upacara pelepasan di Gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga, Senin (1/10/2018). Mereka akan berangkat ke Argentina pada Rabu (3/10/2018).

Ketua Kontingen (Chef de Mission) pada Youth Olympic Games 2018, Dito Ariotedjo, menyebutkan bahwa tahun ini Indonesia mengirim 18 atlet. Mereka akan bertanding pada delapan cabang olahraga, antara lain angkat besi, bulu tangkis, renang, basket, dan golf.

"Kami menargetkan prestasi tahun ini lebih baik daripada Youth Olympic 2014," kata Dito seusai upacara pelepasan kontingen atlet di Gedung Kemenpora.

Pada Youth Olympic Games 2014 di Nanjing, kata Dito, Indonesia hanya mendapat satu medali perunggu. Medali itu dipersembahkan Anthony Ginting dari cabang bulu tangkis.

"Kita berpeluang meraih medali di semua cabang olahraga, tetapi unggulan tahun ini angkat besi dan bulu tangkis," ujar Dito.

Ketua Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) DKI Jakarta tersebut menambahkan, semua atlet yang bertanding akan mendapatkan insentif berupa beasiswa dan tabungan emas. Hal itu dilakukan demi menjamin masa depan para atlet. 

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, berharap para atlet dapat bertanding penuh semangat dan berhasil menorehkan prestasi. Menurut Menpora, para atlet remaja ini adalah masa depan Indonesia menghadapi Olimpiade mendatang.

"Kita ingin ajang ini jadi batu lompatan ke Olimpiade. Saya berharap mereka bisa bertanding dengan baik dan semoga prestasi para atlet bisa menghibur saudara-saudara kita yang berduka (akibat bencana)," tutur Imam Nahrawi.

Youth Olimpic Games 2018 berlangsung di Argentina pada 6-18 Oktober. Olimpiade Remaja ini akan diikuti atlet berusia 14 hingga 18 tahun dan mempertandingkan 32 cabang dengan 241 nomor.

02 October 2018

sumber : cnnindonesia.com

Rama Shinta - China menyatakan telah membatalkan pertemuan keamanan dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Jim Mattis di Beijing. Hal ini diungkap oleh sumber diplomatik The Straits Times yang tak disebutkan namanya.

Namun dilansir dari CNN, justru Menteri Pertahanan AS, James Mattis-lah yang menarik pertemuan keamanan dengan China.

Mattis awalnya berencana untuk mengunjungi ibu kota China untuk membahas masalah keamanan. Namun pembatalan dilakukan di menit terakhir belum dikonfirmasi secara resmi oleh Pentagon.

Pembatalan pertemuan ini menunjukkan tingginya ketegangan antara Beijing dan Washington. Hubungan kedua negara ini memanas setelah masalah perang dagang, masalah Taiwan, perdagangan senjata, dan persoalan Laut China Selatan.

Beijing membatalkan pembicaraan perdagangan yang direncanakan dengan Washington tanpa meninggalkan akhir bagi perang dagang yang sedang berlangsung.

"Bagaimana kamu bisa bernegosiasi dengan seseorang ketika dia meletakkan pisau di lehermu?" kata Wakil juru bicara perdagangan Cina, Wang Shouwen mengatakan pada konferensi pers.

Matt Pottinger, seorang pejabat Senior Dewan Keamanan Nasional urusan Asia mengatakan bahwa pada saat perayaan hari nasional, Kedutaan Besar China di Washington bermaksud untuk bersaing dengan bahasa China.

"Bagi kami di AS, persaingan bukan soal huruf," kata Pottinger yang berurusan dengan China di Dewan Keamanan Nasional.

Wakil Presiden AS, Mike Pence akan menyampaikan pidato utama nya pada minggu ini yang menggambarkan pandangan negatif pemerintah terhadap China selama beberapa tahun terakhir termasuk upaya untuk mempengaruhi politik domestik AS.



AS dan China Saling Tuduh

AS-China Batalkan Pertemuan Keamanan Kedua NegaraPresiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping saat lakukan pertemuan bilateral pada 2017 lalu (REUTERS/Carlos Barria)

 

Administrasi Trump menjatuhkan sanksi pada perusahaan militer China karena membeli senjata dari Rusia dan mengumumkan penjualan sebesar US $ 330 juta (setara dengan Rp4 trilliun) dalam peralatan militer ke Taiwan. 

Kementrian Luar Negeri memberikan isyarat bahwa penjualan senjata ke Taiwan mengancam kerusakan parah hubungan China dengan AS, termasuk kerusakan kerja sama bilateral dalam bidang utama.

Sanksi AS diberlakukan pada Departemen Pengembangan Peralatan militer China dan memprovokasi respon keras dari pemerintah China.

Wu Qian, Juru Bicara Kementerian Pertahanan China, mengatakan bahwa mereka telah menyatakan kemarahan dan pertentangan keras kepada Pentagon.

Presiden Donald Trump juga menuduh Beijing ikut campur dalam pemilihannya dengan membeli iklan yang besar di sebuah surat kabar Iowa.

"Mereka tidak ingin saya atau kami menang karena saya adalah presiden pertama yang pernah menantang Tiongkok dalam perdagangan," kata dia.

"Kami menang dalam perdagangan. Kami menang di setiap level. Dan kami tidak ingin mereka ikut campur dalam pemilihan mendatang kami," kata dia menambahkan.

China juga marah dengan pengumuman Kementrian Pertahanan bahwa pesawat B-52 terbang di atas Laut China Timur dan Laut China Selatan yang diklaim merupakan miliknya.

Laut China Selatan merupakan salah satu wilayah yang paling disengketakan di dunia. Pemerintah China mengklaim bahwa wilayah itu sudah diperkuat dengan adanya pulau-pulau buatan militernya.

Pada Minggu (30/9), kapal perang AS terlihat berlayar di pulau-pulau yang disengketakan di Laut China Selatan.

Dua pejabat AS mengatakan bahwa kapal pengancur rudal USS Decatur sedang melakukan operasi navigasi bebas dan berlayar dalam jarak 12 mil laut karang Gaven dan Johnson di Kepulauan Spratly.

Iowa merupakan negara yang didominasi para petani kedelai. Penjualan kedelai merosot ketika China beralih ke Amerika Latin untuk membeli kedela dalam jumlah besar yang biasanya dibeli di Iowa.

Duta besar AS, Terry Branstad yang merupakan mantan gubernur Iowa menulis bahwa Trump berusaha untuk menyamakan kedudukan antara perusahaan-perusahaan AS dan pesaing China dengan mengenakan tarif.

"Sayangnya, China menanggapi tindakan tersebut dengan mengambil langkah lebih lanjut untuk merugikan pekerja Amerika, petani, dan pebisnis melalui tindakan balasan. Dan sekarang menjalankan iklan propaganda di media kita sendiri," kata dia

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Hari Batik Nasional diperingati setiap 2 Oktober. Ini merupakan hari perayaan nasional Indonesia untuk memperingati penetapan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi.

Perlu diketahui, UNESCO menetapkan batik menjadi Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity), pada 2 Oktober 2009.

Secara resmi, UNESCO mengakui batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia. UNESCO memasukkan batik dalam Daftar Representatif Budaya Tak benda Warisan Manusia. Pengakuan terhadap batik merupakan pengakuan internasional terhadap budaya Indonesia.

Pada tanggal itu, berbagai lapisan masyarakat, dari pejabat, karyawan hingga pelajar, disarankan untuk mengenakan batik.

Pemilihan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober berdasarkan keputusan UNESCO, yaitu Badan PBB yang membidangi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan.

 

 

Kain dan titik

Tak banyak orang mengetahui tentang sejarah batik. Beberapa sumber yang dirangkum tribunjambi.com, menyebutkan secara etimologi, kata batik berasal dari bahasa Jawa.

Itu berasal dari kata "ambhatik". Kata "amba" berarti lebar, luas, kain; dan "titik" berarti titik atau "matik", kata kerja dalam bahasa Jawa berarti membuat titik.

Dari dua kata itu, kemudian berkembang menjadi istilah batik, yang berarti menghubungkan titik-titik menjadi gambar tertentu pada kain yang luas atau lebar.

Batik juga mempunyai pengertian segala sesuatu yang berhubungan dengan membuat titik-titik tertentu pada kain mori.

Penulisan batik dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa sebenarnya berbeda. Dalam bahasa Jawa, batik ditulis dengan "bathik", mengacu pada huruf Jawa "tha" yang menunjukan bahwabatik adalah rangkaian dari titik-titik yang membentuk gambaran tertentu.

Menurut KRT DR HC. Kalinggo Hanggopuro (2002, 1-2) dalam buku Bathik sebagai Busana Tatanan dan Tuntunan menuliskan bahwa, penulis terdahulu menggunakan istilah batik yang sebenarnya tidak ditulis dengan kata "Batik" akan tetapi seharusnya "Bathik".

Itu mengacu pada huruf Jawa "tha" bukan "ta" dan pemakaiaan bathik sebagai rangkaian dari titik adalah kurang tepat.

Perlu diketahui juga, batik identik dengan suatu tehnik dan proses, dari mulai penggambaran motif hingga pelodoran.

Satu di antara ciri khas batik adalah cara penggambaran motif pada kain yang menggunakan proses pemalaman, yaitu menggoreskan malam (lilin) yang ditempatkan pada wadah yang bernama canting dan cap.

02 October 2018

sumber : cnnindonesia.com

Rama Shinta - Tak berselang lama setelah gempa 7,4 SR di Sulawesi Tengah, Jumat (28/9), tsunami menyapu pesisir pantai Talise, Palu, Sulawesi Tengah. Namun, efek gempa tak berhenti di Palu. Satu kampung tenggelam ke dalam tanah akibat efek likuifaksi, yakni Petobo.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan empat wilayah di sekitar Sulawesi Tengah, yaitu Petobo, Biromaru, Jono Oge, dan Sidera mengalami likuifaksi.

Menurutnya, likuifaksi adalah proses geologi di mana tanah kehilangan kekuatan karena tegangan atau getaran yang biasanya terjadi saat gempa bumi. Tanah pun berubah menjadi lumpur seperti cairan dan kehilangan kekuatannya.

"Detik-detik saat rumah-rumah bergerak dan roboh disebabkan proses likuifaksi dan amblesan akibat gempa 7,4 SR di Kota Palu. Permukaan tanah bergerak dan amblas sehingga semua bangunan seperti hanyut," kata Sutopo dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Senin (1/10).

Sutopo mengatakan ada dua teori yang memungkinkan fenomena langka ini terjadi.

Pertama, guncangan gempa yang menyebabkan lapisan-lapisan tanah bawah yang awalnya padat, kemudian bercampur dengan air di bawah tanah, kemudian memuncratkan lumpur.

"Kekuatan [tanah]-nya berkurang, yang akhirnya menyebabkan bangunan yang ada di atasnya, pasti hancur diguncang gempa dengan posisi tanah di bawahnya gembur, amplifikasinya semakin besar, sehingga patah strukturnya," tuturnya.

Lokasi bencana lumpur Lapindo.Lokasi bencana lumpur Lapindo. (www.bpls.go.id))

Di masa lalu, munculnya insiden lumpur Lapindo, 2006, bisa jadi terjadi bukan hanya karena dibor tetapi juga karena gempa Jogja. Sutopo mengatakan material yang menghanyutkan rumah di Petobo sama hitamnya dengan Lapindo.

Teori kedua, katanya, akibat keberadaan lumpur purba yang terjebak di bawah permukaan tanah. Ketika gempa terjadi dan timbul retakan, lanjut dia, lumpur itu keluar.

Sutopo mengatakan tidak semua daerah rawan gempa terdapat proses likuifaksi. Lumpur biasanya terjadi di retakan retakan kecil antar lempeng. Namun hal itu masih tergantung dengan sedimen apa saja yang membentuk tanah itu.

"Kalau melihat dari proses pembentukannya, Sulawesi itu kan dibentuk oleh tiga lempeng. Lempeng Pasifik, Hindia Australia, dan Eurasia sehingga bentuk pulaunya aja aneh. Bentuk daratannya rendah kemudian bukit-bukit. Kemungkinan di dataran rendah itu ada cekungan cekungan yang kemungkinan isinya adalah lumpur-lumpur purba," terangnya.

Oleh karena itu, katanya, perlu penelitian lebih detail. Indonesia perlu pemetaan lebih detail untuk mengetahui titik likuifaksi dan biaya penelitiannya mahal.

"Hingga saat ini belum semua wilayah di Indonesia bisa terpetakan likuifaksinya. Belum semua wilayah Indonesia itu terpetakan jalur-jalur sesarnya," katanya.

Warga memantau area terdampak gempa di Petobo, Palu Selatan, Sulawesi Tengah, Senin (1/10). Warga memantau area terdampak gempa di Petobo, Palu Selatan, Sulawesi Tengah, Senin (1/10). (ANTARA FOTO/Akbar Tado)

Dia menghimbau ke depan, penataan ruang di Indoensia dibarengi dengan data-data kerawanan likuifaksi ini. Tujuannya untuk mitigasi bencana.


"Pemerintah daerah di Indonesia, yang daerahnya rawan gempa, harus membuat peta mikrozonasi, dengan peta itu akan diketahui berapa potensi terjadinya gempa. Apalagi ditambah pemetaan likuifaksi yang tadi," kata dia.

 

Evakuasi Lebih Sulit

Di daerah Patobo, BNPB memperkirakan ada 744 unit rumah yang amblas karena likuifaksi. Evakuasi di daerah itu diakui Sutopo akan lebih sulit karena tanahnya masih gembur sehingga akan sangat membahayakan bila mengevakuasi dengan alat berat.

"Alat berat di daerah yang biasa saja sulit apalagi ketika alat berat ke Patobo bisa amblas. Mungkin di permukaannya kering. Tapi mungkin yang di bawah masih gembur sehingga akan sangat berbahaya untuk menggunakan alat berat," ujarnya.

Sejauh ini, proses evakuasi dilakukan secara manual dengan mengutamakan keselamatan. Padahal, jumlah korban yang berada di wilayah tersebut ditaksir besar.

"Sayangnya kita juga belum mengetahui ada berapa penduduk yang ada di sana," kata Sutopo.

01 October 2018

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Setiap 1 Oktober selalu diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober ternyata berkaitan dengan peristiwa G30S/PKI yang terjadi 30 September 1965.

Pada tanggal 30 September 1965, terjadi tragedi yang dinamakan Gerakan 30 September (G30S).

Tragedi ini masih menjadi perdebatan di tengah lingkungan akademisi mengenai siapa penggiatnya dan apa motif di belakangnya.

Akan tetapi otoritas militer dan kelompok keagamaan terbesar saat itu menyebarkan kabar bahwa insiden tersebut merupakan usaha PKI mengubah unsur Pancasila.

Menjadi ideologi komunis, untuk membubarkan Partai Komunis Indonesia, dan membenarkan peristiwa Pembantaian di Indonesia 1965–1966.

 

Pada hari itu, enam Jenderal dan 1 Kapten serta beberapa orang lainnya dibunuh oleh oknum-oknum yang digambarkan pemerintah sebagai upaya kudeta.

Gejolak yang timbul akibat G30S pada akhirnya berhasil diredam oleh otoritas militer Indonesia, seperti dilansir wikipedia.

Pemerintah Orde Baru kemudian menetapkan 30 September sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September G30S dan tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Dilansir kompas, Ashadi Siregar, peneliti media dan pengajar jurnalisme mengungkapkan Hari KesaktianPancasila mengandung makna perkabungan nasional.

Ditumpasnya kekuatan anti Pancasila, atau berbagai pemberontakan, perlu disikapi dengan pemahaman kesejarahan yang bersifat rasional, bukan dengan irasionalitas keyakinan saktinya Pancasila.

Setiap keberhasilan dan kegagalan pada hakikatnya berasal dari strategi dan operasi yang dijalankan secara rasional.

Dengan rasionalitas ini pula 1 Oktober dapat disikapi sebagai hari perkabungan nasional, bukan untuk ritual kesaktianPancasila.

Meninggalnya sejumlah perwira TNI pada 1 Oktober 1965 merupakan tragedi yang patut dikenang.

Film Gerakan 30 September karya almarhum Arifin C Noer yang diputar berulang selama Orde Baru menggambarkan adegan penculikan dan pembunuhan yang dilakukan segerombolan militer yang disebut sebagai pasukan Cakrabirawa.

Begitu juga adegan rapat-rapat yang berlangsung dihadiri oleh orang sipil yang digambarkan sebagai PKI di satu pihak dan militer di pihak lainnya.

Menelusuri tragedi 1 Oktober tidak mengurangi makna perkabungan bagi para perwira TNI.

Ini merupakan tugas sejarawan, termasuk TNI sendiri, untuk mengungkap seluruh tabir yang menyelimuti penculikan dan pembunuhan itu, agar tragedi dan perkabungan dapat dihayati secara rasional.

Sejumlah pertanyaan kunci perlu dijawab, sebab yang melakukan penculikan dan pembunuhan, baik dalam buku sejarah ala Nugroho Notosusanto maupun film semidokumenter Arifin C Noer, adalah bagian dari pasukan Cakrabirawa, pengawal kepresidenan.

Soalnya, sudah menjadi pengetahuan umum bahwa Cakrabirawa dibentuk atas unsur-unsur angkatan. Personel Cakrabirawa yang terlibat adalah Letkol Untung dan awak pasukannya yang berasal dari Angkatan Darat.

Tidak pernah dibukakan bagaimana rekrutmen pasukan Cakrabirawa ini, khususnya yang berasal dari Angkatan Darat.

Apakah bergabungnya Letkol Untung dan awak pasukannya ke dalam Cakrabirawa, atas permintaan Presiden Soekarno dan Komandan Cakrabirawa, ataukah atas penugasan Komandan Kostrad sebagai induk pasukannya?

Begitu pula dalam sejarah resmi digambarkan adanya perwira- perwira Angkatan Darat yang berhasil dipengaruhi oleh tokoh-tokoh sipil dari PKI. Untuk itu perlu ditelusuri tipologi ”kedunguan” dari perwira Angkatan Darat yang begitu mudah dipengaruhi dan digerakkan oleh orang sipil.

Garis komando yang sering dipujikan dalam lingkungan militer dapat diambil alih oleh orang sipil, yang notabene dalam buku sejarah dan film Arifin C Noer orang ini tidak jelas posisinya dalam kepengurusan PKI.

Satu Oktober 1965 dapat dijadikan titik tolak dalam penelusuran sejarah bangsa.

Siapa tahu kita akan sampai pada kesimpulan bahwa dengan terbunuhnya para pahlawan revolusi, yang kemudian disusul pembunuhan massal (belasan, puluhan, ratusan ribu korban rakyat Indonesia, yang mana pun bilangannya, perlu verifikasi) akibat eksploitasi konflik horizontal yang bersifat laten dalam masyarakat, maka kita memang sangat layak punya Hari Perkabungan Nasional.

Perkabungan untuk suatu bangsa yang sanggup membunuhi sesama manusia tanpa rasa bersalah.

01 October 2018

sumber : cnnindonesia.com

Rama Shinta - Presiden Korea Selatan dan Rusia menyampaikan belasungkawa atas kejadian gempa bumi dengan magnitudo 7,4 skala richter, yang mengguncang Donggala dan Palu Provinsi Sulawesi Tengah, Jumat (28/9) sore.

Presiden Moon Jae-in menuliskan ungkapan duka citanya melalui serangkaian cuitan di akun Twitter resmi kantor kepresidenan Korea Selatan. Moon juga menyampaikan surat belasungkawa atas bencana ini kepada Presiden Jokowi.

"Atas nama Pemerintah dan masyarakat Republik Korea, saya mengucapkan belasungkawa atas banyaknya korban jiwa yang berpulang akibat kejadian tersebut," seperti tertulis dalam siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Minggu (30/9).  

"Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang terhormat, saya sangat sedih dengan kehilangan nyawa dan kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa bumi dahsyat dan tsunami yang melanda Sulawesi pada 28 September. Saya berharap para korban akan beristirahat dalam damai," tulisnya mengawali.

Lebih lanjut, Jae-in menyatakan bahwa dirinya mewakili pemerintah dan masyarakat Korea Selatan menyampaikan belasungkawa yang terdalam kepada keluarga-keluarga yang berduka dan kehilangan orang-orang yang mereka cintai. 

"Saya mengulurkan ketulusan hati saya kepada penduduk di daerah-daerah yang terkena bencana dan orang-orang Indonesia," tambahnya.

 

 

Tak luput, ia juga berharap bahwa kondisi di lokasi bencana segera pulih begitu juga dengan proses evakuasi dapat berjalan lancar.

"[Semoga] penduduk dari daerah yang terkena dampak dan orang-orang Indonesia dapat mengatasi kesulitan sesegera mungkin di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo," tutupnya sembari memberi tagar Indonesia dan simbol berdoa.

 

 

 

Lebih lanjut, Putin menegaskan bahwa Rusia turut berbagi kesedihan dengan rakyat Indonesia, bersimpati, serta menyampaikan dukungan kepada keluarga korban.

"Serta berharap untuk pemulihan cepat untuk semua orang yang terluka dalam bencana," tambahnya.Palu dan Donggala porak-poranda setelah diguncang gempa dan tsunami pada Jumat (28/9).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa tsunami setinggi 1,5 hingga 2 meter menghantam Palu setelah gempa terjadi. Berbagai bangunan hancur dan jalan retak akibat gempa dan tsunami ini.

Hingga Minggu (30/9) siang, total korban tewas mencapai 832 orang dengan terbanyak di Palu yakni 821 orang, sementara di Donggala 11 orang. 


Lebih dari 540 orang terluka karena gempa tersebut, sementara 17 ribu pengungsi tersebar di beberapa titik di kota Palu. Di antara jumlah tersebut, 71 di antaranya yang terdampak merupakan warga negara asing.

Jumlah korban tewas, menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwonugroho, ada kemungkinan akan terus bertambah karena banyak jenazah yang belum teridentifikasi.

Page 4 of 20

Tentang Kami