Live Streaming
Page 3 of 20

sumber : KOMPAS.com

Rama Shinta - Selama beberapa dekade, banyak atlet endurance (ketahanan) - misalnya pelari - menghindari angkat beban karena takut mendapatkan massa otot yang tak diinginkan dan membebani mereka saat berlari.

Kini, riset terbaru menunjukan latihan ketahanan yang dilakukan dengan cara yang tepat dan dalam waktu singkat ternyata justru bisa menambah kekuatan tubuh.

Riset membuktikan, kita bisa memperoleh kekuatan tubuh hanya dengan melakukan latihan ketahanan dalam waktu singkat, atau hanya 13 menit dalam satu sesi, dibandingkan dengan berlari sejauh 1,5 kilometer.

Riset dipimpin oleh peneliti dari CUNY Lehman College, AS, dengan tujuan untuk mengetahui dampak berbagai kombinasi dan pengulangan berbagai jenis olahraga terhadap kekuatan otot, daya tahan, dan hipertrofi atau seberapa besar otot manusia akan tumbuh.

Setelah melakukan pengukuran awal, periset membagi 34 pria yang melakukan olahraga ketahanan atau resistensi menjadi tiga kelompok.

Periset kemudian meminta mereka melakukan latihan rutin, yang mencakup delapan hingga 12 repetisi dari tujuh latihan tubuh bagian atas dan bawah.

Satu kelompok melakukan lima set setiap olahraga, yang diselingi sekitar 90 detik istirahat.

Olahraga juga dilakukan dengan volume tinggi itu membuat mereka harus berada di gym lebih dari satu jam.

Sementara itu, kelompok kedua melakukan olahraga dengan volume sedang dalam tiga set setiap latihan, yang memakan waktu sekitar 40 menit.

Kelompok terakhir melakukan olahraga dengan volume rendah, di mana mereka hanya melakukan satu set latihan yang hanya memerlukan waktu 13 menit.

Setiap kelompok melakukan olahraga sebanyak tiga kali seminggu dalam periode delapan minggu.

Pada akhir penelitian, ketiga kelompok menjadi lebih kuat dan mengalami peningkatan daya tahan otot.

Anehnya, tidak ada perbedaan yang signifikan di antara kelompok yang melakukan latihan dalam waktu lama dan waktu singkat. 

Mereka yang melakukan olahraga angkat beban dalam waktu singkat mengalami perbaikan yang sama seperti mereka yang berada di gym lima kali lebih lama.

Satu-satunya perbedaan antara mereka yang melakukan olahraga volume tinggi dan volume rendah adalah ukuran otot.

Meski semua pria dalam riset mengalami peningkatan ukuran otot, mereka yang berolahraga dengan volume lebih tinggi mengalami peningkatan yang paling signifikan.

Singkatnya, semakin berat beban yang dipakai untuk berolahraga, semakin besar otot mereka.

Uniknya, semakin lama mereka berolahraga, otot mereka tak mengalami penambahan kekuatan yang signifikan. Mereka hanya mengalami penambahan massa otot.

Tentu saja ini sangat bermanfaat bagi atlet ketahanan. Mereka bisa menambah kekuatan otot tanpa khawatir mengalami kenaikan massa otot yang bisa memperlambat kinerja mereka.

Faktor yang paling penting adalah melakukan latihan angkat beban dengan sekuat tenaga tanpa harus melakukannya dalam waktu lama.

Melakukannya hanya dalam waktu singkat atau cukup dalam satu set, kita bisa mendapatkan manfaat optimal.

 

 

 

sumber : Liputan6.com

Rama Shinta - Oman menjadi sorotan. Hal itu terkait ramai di media sosial mengenai informasi terkatung-katungnya 200 mahasiswa dan mahasiswi di Oman yang ingin melanjutkan pendidikan ke Yaman. Oman dijuluki sebagai "The Jewel of Arabia" karena perpaduan padang pasir, gunung-gunung batu, danau dan lautan menjadikan alam Oman sangat unik dan cantik.

Bicara tentang Oman, mungkin banyak yang belum mengetahui tentang salah satu negara yang berada di Timur Tengah ini. Bahkan mungkin sebagian orang mengira Oman adalah Yaman. Maklum, lokasi dua negara ini berdekatan. 

Mengutip Wikipedia,  Oman berada di pesisir tenggara Jazirah Arab. Oman berbatasan dengan Uni Emirat Arab (UEA) di barat-laut, Arab Saudi di barat, dan Yaman di barat-daya.

Oman disebut-sebut sebagai negara yang penduduknya ramah dengan tingkat toleransi yang cukup tinggi. Tak heran jika Oman menjadi salah satu tujuan wisata yang menarik di Timur Tengah.

Berikut beberapa tempat wisata di Oman dilansir dari berbagai sumber:

 
 

Kota Tua Muscat

 

Lokasinya berada di ibu kota Oman. Di sini Anda dapat menikmati suasana kota dengan pemandangan yang sangat artistik berpadu dengan kesan alamnya yang sangat indah. Di Kota ini juga menyediakan wisata kuliner khas Oman. 

 
 

Masjid Agung Sultan Qaboos

 

Diambil dari nama Sultan Oman, masjid ini diresmikan pada 2001. Terletak di tengah Kota Muscat, masjid ini memegang rekor kedua sebagai masjid dengan karpet buatan tangan terbesar di dunia. Memiliki luas bangunan 40.000 meter persegi, masjid ini juga menjadi urutan 11 masjid terbesar dan termegah di dunia.

Ruang-ruang salat yang terdapat di dalam masjid mampu menampung hingga 20.000 jamaah dalam waktu bersamaan. Selain kemegahan bangunan dan interiornya, Masjid Agung Sultan Qaboos juga terkenal dengan tamannya yang sangat indah, luas, dan terawat. 

 

Salalah

 

Salalah merupakan kota kedua terbesar di Oman. Salalah menjadi kota yang menarik dikunjungi wisatawan karena terdapat festival yang diselenggarakan selama musim hujan atau dikenal dengan sebutan Khareef. Musim hujan di Salalah antara Juli hingga September.

Selama musim hujan, daerah Salalah yang tadinya gurun tandus menjadi hijau dan subur, dengan sungai dan air terjun yang mengalir. Peristiwa unik itu disebut juga Salalah Monsoon.

09 October 2018

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Dies Natalis Ke 66 Universitas Sumatera Utara (USU) di Gedung Auditorium, Senin (8/10/2018).

Tiba sekitar pukul 08.30 pagi, Jokowi disambut teriakan ribuan mahasiswa yang ingin bersalaman dan berfoto dengannya.

Tiba di halaman Gedung Auditorium, Rektor USU, Prof Runtung Sitepu, menyambut langsung kedatangan presiden dan Ibu negara Iriana Jokowi.

Setelah Prof Runtung menyalami Presiden Jokowi, keduanya tampak berbincang sejenak sebelum akhirnya berjalan masuk ke gedung Audiotorium USU.

Sekitar satu jam, Jokowi mengikuti sidang terbuka Dies Natalis Ke 66.

Presiden Jokowi tiba di Universitas Sumatera Utara, Senin (8/10/2018)
Presiden Jokowi tiba di Universitas Sumatera Utara, Senin (8/10/2018) (Tribun Medan)

Seusai acara, Presiden Jokowi sempat ditanyai awak media seputar tanggapan sejumlah pihak yang mengatakan terlalu besarnya anggaran penyelenggaraan pertemuan tahunan International Monetary Fund and the World Bank (IMF-WB) Annual Meetings (AM) yang digelar 8-14 Oktober di Bali.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Jokowi menjelaskan bahwa anggaran kegiatan tersebut dipakai untuk memperluas apron (Pelataran pesawat) di bandara Bali, serta membangun terowongan di persimpangan untuk mengatasi kemacetan.

Nantinya, kata Jokowi seluruh infrastuktur tersebut akan tetap dapat terus dipergunakan.

"Anggaran itu dipakai untuk, memperluas apron di bandara Bali, dipakai untuk membuat terowongan dipersimpangan yang ada diBali sehingga tidak macet. Artinya itu setelah ini juga akan kita gunakan terus. Terowongannya digunakan terus, kemudian apron untuk parkir pesawat di bandara juga dipakai terus. Bukan sesuatu yang hilang," ujarnya.

 

Menurut Jokowi, sama halnya dengan pertemuan besar lainnya, Annual Meetings sekelas IMF-WB tersebut merupakan sebuah event besar yang jadi rebutan semua negara.

Apalagi menurutnya pertemuan besar seperti itu akan membawa citra positif bagi negara yang jadi tuan rumahnya.

"Yang perlu saya sampaikan ya, Annual Meetings sebesar itu, 15 ribu orang yang datang. Itu jadi rebutan semua negara, karena meeting seperti itu, pasti memiliki dampak paling tidak memberikan citra yang baik bagi negara yang dipakai untuk pertemuan itu," terangnya.

Lewat pertemuan besar sekelas Annual Meetings IMF-WB di Balitersebut, Jokowi berharap Indonesia akan memperoleh dampak positif.

Selain itu, dikatakannya, event tersebut juga akan turut memperkuat promosi Indonesia untuk Bali maupun tempat-tempat wisata lainnya di Indonesia sebagai destinasi yang layak dikunjungi.

"Sampai saat ini yang disampaikan kepada saya, Annual Meetings IMF-WB sudah pada posisi yang siap. Kita harapkan ini justru akan memperkuat promosi kita untuk Bali, promosi kita untuk tempat-tempat wisata di Indonesia," tandasnya.

sumber : okezone.com

Rama Shinta - Bahan masakan yang ada di dapur tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan makanan. Rempah-rempah dan minyak esensial dapat dimanfaatkan untuk memulihkan kondisi kesehatan, mengobati kulit kering, menghilangkan bau badan, atau bahkan perawatan rambut. Tidak percaya? Simak ulasan berikut ini seperti yang dilansir Okezone dari Mirror, Selasa (9/10/2018)

 

Menghilangkan pegal otot 

Mengompres minyak esensial yang dicampur air hangat dapat melonggarkan jaringan, mengurangi kekakuan otot, dan pegal-pegal. Caranya isilah mangkuk besar dengan air hangat kemudian tambahkan enam tetes minyak esensial. Selanjutnya basahi kain flanel atau handuk dengan air hangat. Lalu peras dan kompres ke bagian yang terasa pegal. Biarkan kain menempel hingga suhunya sama seperti suhu tubuh. Ulangi proses ini sebanyak 3 kali.

 

Mengatasi kulit kering 

Salah satu cara mengatasi kulit kering adalah mengoleskannya dengan ramuan khusus. Salah satunya yang menggunakan lilin lebah, shea butter, minyak almond, minyak jojoba, dan minyak esensial. Utnuk mendapatkan ramuan ini, panaskan 15g lilin lebah, 10g shea butter, 2,5 sendok makan minyak almon, dan 2,5 sendok makan minyak jojoba ke dalam mangkuk tahan panas yang tengah direbus di panci. Setelah semuanya meleleh, dengan suhu kira-kira 40°C, tambahkan 17 tetes minyak esensial. Setelah itu, dinginkan ramuan dan oleskan ke kulit yang kering secara rutin. Cara ini dapat mengembalikan kelembapan kulit.

 

 

Penghilang kutu

Rambut yang dipenuhi kutu tentu dapat menyebabkan ketidaknyamanan karena rasa gatal. Untuk mengatasinya, cobalah campurkan dua tetes minya pohon teh dengan dua tetes eucalyptus dan satu tetes minyak esensial jeruk nipis ke 20 ml air. Kemudian kocok campuran cairan hingga merata. Lalu oleskan pada rambut secara teratur. Gunakan sisir bergerigi halus untuk menghilangkan kutu.

 

Menghilangkan bau badan

Untuk menghilangkan bau badan secara alami, tuangkan 2 sendok teh ke 175 ml air mendidih. Setelah meresap, tambahkan ramuan air itu ke air yang akan digunakan untuk mandi.

 

Meredakan nyeri perut

Terkadang nyeri perut dapat menghambat aktivitas seseorang. Untuk meredakannya tambahkan lima tetes minyak esensial adas manis ke dalam 10 ml minyak bunga matahari. Kemudian pijat perut menggunakan ramuan tersebut searah jarum jam.

 

 

Sebagai kondisioner

Campurkan 2.5g rosemary kering dalam 500g cuka sari apel selama dua minggu. Kemudian saring cairan ke dalam botol bersih. Ramuan bisa langsung digunakan sebagai kondisioner. Cukup aplikasikan 1-2 sendok makan.

09 October 2018

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Ketua Umum Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia, Senny Marbun, mengatakan pelatih judo atlet disabilitas Indonesia tidak mengetahui aturan larangan penggunaan jilbab di kompetisi internasional seperti Asian Para Games 2018.

Sebelumnya, atlet tuna netra Indonesia, Miftahul Jannah, terpaksa harus didiskualifkasi saat akan bertanding melawan wakil Mongolia, Oyun Gantulga, di kelas 52 kg, Senin (8/10/2018).

Namun, Miftahul Jannah didiskualifikasi karena menolak menyanggupi aturan larangan menggunakan jilbab.

 

Menanggapi hal ini, Senny Marbun menjelaskan para pelatihjudo sebenarnya sudah diberitahu tentang aturan itu.

Namun, aturan larangan berjilbab itu kemungkinan belum dimengerti karena terkendala bahasa.

"Pelatih judo kami tidak dapat berbahasa Inggris dan tidak tahu aturan larangan berjilbab ketika ada rapat delegasi teknis dari Komite Paralimpiade Asia," kata Senny seperti dilansir dari KOMPAS.com.

"Dia juga tidak meminta tolong kepada sesama pelatih untuk menerjemahkan aturan itu. Prinsipnya dalam olahraga tidak ada diskriminasi," ujar Senny.

Senny kemudian meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia karena NPC juga turut bertanggung jawab sehinggaMiftahul Jannah didiskualifikasi.

"Kami berharap kejadian ini tidak terulang lagi pada kejuaraan-kejuaraan internasional berikutnya seperti ASEAN Para Games 2019 dan Paralimpiade Tokyo 2020," ujar Senny.

"Saya akui NPC juga bersalah karena regulasi pertandingan judo itu sudah ada sejak lama dan kami tidak mengonfirmasi itu kepada pelatih dan atlet," kata Senny.

08 October 2018

sumber : 

Rama Shinta - Dua kelompok pemberontak Suriah dikabarkan telah mulai menarik persenjataan berat mereka pada Sabtu (6/10/2018), dari wilayah barat laut negara itu yang akan menjadi zona demiliterisasi.

Disampaikan Rami Abdurrahman, aktivis dari organisasi Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, kedua kelompok pemberontak yang dimaksud yakni Tentara Pembebasan Idlib (FIA) dan Failaq al-Sham.

Melansir dari The New Arab, kedua kelompok pemberontak itu telah mulai memindahkan artileri dan peluru mortar mereka dari wilayah yang dekat dengan kota Maaret al-Numan.

Tidak ada konfirmasi langsung dari kedua kelompok pemberontak yang merupakan bagian dari koalisi yang didukung Turki, Front Pembebasan Nasional (NLF).

Namun menurut Bassam Haj Mustafa, seorang pejabat senior dari kelompok Nour el-Din el-Zinki, satu dari 12 kelompok anggota koalisi NLF, proses penarikan senjata berat telah dimulai sejak dua hari lalu atau Kamis (4/10/2018).

Pekan lalu, kelompok Failaq al-Sham mengatakan bahwa mereka tidak memiliki senjata berat untuk dipindahkan dari area rencana zona demiliterisasi karena sudah berada jauh dari garis depan.

Zona demiliterisasi yang akan dibentuk di Provinsi Idlib, merupakan kesepakatan antara Rusia dengan Turki untuk menghindari serangan militer besar-besar yang dilancarkan pasukan rezim Bashar al-Assad di wilayah kantong terakhir yang dikuasai pemberontak Suriah.

Direncanakan zona demiliterisasi yang berbentuk huruf U dan mencakup panjang sekitar 15-20 kilometer itu akan mulai diberlakukan pada 15 Oktober mendatang.

Zona demiliterisasi yang dimaksudkan harus terbebas dari persenjataan berat, termasuk tank, kendaraan lapis baja dan artileri milik pasukan pemberontak.

Sementara untuk menjaga keamanan di zona demiliterisasi atau yang juga disebut zona penyangga itu akan dilakukan patroli gabungan yang terkoordinasi dari pasukan Rusia dan Turki.

 

sumber : liputan6.com

Rama Shinta -  Membeli memang mudah, namun membuat sendiri camilan yang akan dinikmati kiranya bisa menghadirkan kepuasan tersendiri. Tak perlu yang sulit, sejumlah resep sederhana seperti bola kentang keju juga bisa Anda coba buat, lho.

Rasa gurih bercampur asin yang pas mungkin langsung dibayangkan bila membicarakan camilan satu ini. Menjadikannya teman sambil menikmati waktu santai bakal sangat cocok. Lagipula, membuatnya tak sulit kok. 

Juga, bahan-bahan yang diperlukan untuk memasak makanan ringan ini mudah dibuat. Langsung coba saja yuk dengan mengaplikasikan resep bola kentang keju kreasi Linda Natalia seperti dikutip dari cookpad.com, Rabu, 3 Oktober 2018.

 

 

Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat bola kentang keju:

- 500 gram kentang kukus

- 50 gram keju cheddar parut

- 3 sdm terigu

- 3 sdm maizena

- 1/2 sdt garam

- 1/2 sdt merica bubuk

- 1 batang seledri

- Bahan pencelup:

- Putih telur kocok lepas

- Tepung panir secukupnya

 

 

 

Langkah Pembuatan

 

Langkah 1

Haluskan kentang yang sudah dikukus. Ulek selagi hangat.

 

Langkah 2

Tambahkan garam, merica, tepung dan keju parut. Aduk hingga tercampur rata dan bisa dibentuk.

 

Langkah 3

Bentuk bulatan sesuai selera. Celupkan ke dalam putih telur lalu balurkan ke tepung panir hingga bola kentang tertutup tepung panir.

 

Langkah 4

Simpan dalam lemari es terlebih dahulu agar tepung panir menempel atau bisa langsung digoreng dengan api sedang.

 

Langkah 5

Goreng hingga kuning keemasan dan permukaan garing. Angkat dan tunggu minyaknya turun. Bola kentang keju siap disajikan.

05 October 2018

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Nilai tukar rupiah tembus di atas Rp 15 ribu. Menanggapi hal ini, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepri, Gusti Raizal Eka Putra mengatakan, memang ada beberapa kondisi yang mempengaruhi nilai tukarrupiah belakangan hingga tembus diatas Rp 15 ribu.

Di antaranya, kondisi perang dagang antara Amerika dan China serta rencana Bank Federal Amerika menaikkan suku bunga. Namun lepas dari persoalan itu, BI akan tetap berupaya menjaga stabilitas nilai tukar, agar penguatan dolar tidak terlalu tinggi.

"Harga dolar inikan tergantung permintaan dan penawaran. Kalau permintaan tinggi, harga tinggi," kata Gusti, Kamis (4/10/2018) di Gedung BI.

Karena itu, menurutnya perlu dijaga bagaimana pasokan dolar di pasar tetap tersedia. Dari BI sendiri, lanjut Gusti, melakukan langkah-langkah intervensi reguler dan terukur untuk mengatasi gejolak fluktuasi ini.

"Kita jaga surat berharga, kita juga menawarkan fasilitas valas, swap valas bagi pelaku usaha kita yang membutuhkan valas," ujarnya.

 

Swap adalah transaksi pertukaran dua valas melalui pembelian tunai, dengan penjualan kembali secara berjangka, atau penjualan tunai dengan pembelian kembali secara berjangka. Tujuannya untuk mendapatkan kepastian kurs, sehingga dapat menghindari kerugian selisih kurs.

"Jadi dia bisa masuk ke sana. Jangan sampai kebutuhan valas itu langsung dibeli ke pasar. Kebutuhannya minggu depan, dia bisa swap dulu, sehingga pasar siap," sambung Gusti.

Selain itu, BI juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah. Gusti melanjutkan, secara indikator, ekonomi Indonesia masih bagus. Begitu juga dengan pertumbuhan dan inflasinya.

"Pengelolaan defisit fiskal berjalan baik. Ada kebijakan pembatasan komoditas. Ada juga dorongan mengurangi impor BBM dengan mendorong penggunaan biodisel. Ini sudah berjalan," ujarnya.

Berbagai upaya dilakukan, namun memang gejolak global tak bisa dikendalikan.

"Tapi kita tetap berupa meminimalkan dampaknya ke ekonomi kita. Kita dorong peningkatan ekspor, dan potensi-potensi yang ada lainnya," kata Gusti.

05 October 2018

sumber : news.detik.com

Rama Shinta - Mahkamah Agung India menolak petisi yang diajukan untuk menghentikan deportasi tujuh warga Rohingya ke Myanmar. Deportasi itu diperintahkan oleh pemerintah India dan digugat oleh pengacara setempat.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (4/10/2018), tujuh warga Rohingya yang dideportasi ke Myanmar itu, telah dipenjara di India bagian timur sejak tahun 2012 atas dakwaan masuk secara ilegal ke negara tersebut.

Pada Rabu (3/10) waktu setempat, ketujuh warga Rohingya yang semua laki-laki itu, telah dibawa ke perbatasan India-Myanmar untuk dideportasi. Putusan Mahkamah Agung India pada Kamis (4/10) waktu setempat semakin membuka lebar jalan untuk deportasi. 

"Kami tidak ingin mencampuri keputusan (pemerintah) itu," ujar Ketua Hakim Agung, Ranjan Gogoi, dalam putusannya menolak petisi untuk menghentikan deportasi warga Rohingya itu.

Petisi itu diajukan oleh seorang pengacara setempat bernama Prashant Bhuhan. Berbicara kepada Reuters, Bhuhan menyebut tujuh warga Rohingya itu 'mungkin akan disiksa dan bahkan dibunuh di sana (Myanmar-red)'.

"Ini jelas merupakan kasus pelanggaran HAM," sebutnya.

Dalam argumennya di persidangan, pemerintah India menyebut deportasi itu merupakan 'keputusan administratif yang melibatkan pertimbangan diplomatik dan pertimbangan lainnya termasuk pertimbangan kepentingan nasional'.

Keputusan pemerintah India itu menuai kritik dari kelompok HAM internasional. Human Rights Watch (HRS) menyebut 'deportasi pria-pria ini akan menempatkan mereka pada risiko buruk untuk penyiksaan dan penganiayaan'. Sedangkan Amnesty International menyebut deportasi tujuh warga Rohingya ini 'melanggar hukum internasional'.


Menurut badan pengungsi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), lebih dari 700 ribu warga Rohingya melarikan diri dari Rakhine ke Bangladesh sejak tahun lalu, demi menghindari pembunuhan massal dan pemerkosaan oleh militer Myanmar.

Selain ke Bangladesh, ada juga sekitar 40 ribu warga Rohingya yang tinggal di India.

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - 5 Oktober 2018, akan diperingati Hari Ulang Tahun ke-73 TNI . 

Selain dikenal dengan sistem persenjataannya yang lengkap dan beragam, TNI mudah dikenali melalui seragam loreng khasnya.

Namun, pernahkah terbersit di benak Anda mengapa baju Tentara Nasional Indonesia (TNI) bercorak loreng?

Ternyata motif abstrak yang dipenuhi warna cokelat, hijau, dan hitam ini menyimpan makna di baliknya.

Pemilihan warna dan motif loreng ini tidak hanya sekadar agar tidak ketahuan oleh musuh, tapi ada sejarah tertentu yang menyertainya.

Dilansir dari kodam17cendrawasih.mil.id, makna dibalik motif loreng tersebut agar setiap anggota TNI dapat melakukan kamuflase atau menyamar.

Hal ini termasuk ke dalam teknik survival, sehingga membuat anggota TNI tidak akan terlihat maupun terdeteksi oleh musuh.

Uniknya, penerapan warna bukan hanya diterapkan pada kostum tetapi digunakan juga pada peralatan militer.

Alasannya, agar peralatan tersebut tidak nampak dengan mata telanjang dan dapat menyatukan diri dengan medan perang.

Selain itu, pemilihan tiga warna khas pada seragam TNI juga bukan tanpa alasan, lho.

Negara Indonesia yang lebih dominan dengan pepohonan berwarna hijau, tanah berwarna hitam, serta kayu berwarna coklat melatarbelakangi pemilihan warna tersebut.

Pada masa silam, sebelum masa Perang Dunia Pertama, tentara berbagai negara di dunia menggunakan baju militer tanpa terlalu memperhitungkan persoalan kamuflase.

Seragam berwarna mencolok justru banyak digunakan lantaran dianggap berani dan bisa memberi efek menakutkan musuh.

Baju loreng baru mulai digunakan pada awal 1800-an oleh sebagian unit militer.

Selanjutnya, seragam militer mulai menerapkan taktik kamuflase agar prajurit yang mengenakannya tidak mudah dideteksi musuh.

Seiring perjalanan waktu, motif kamuflase pada seragam militer turut berkembang.

Bahkan ada loreng khusus yang dipercaya bisa menyamarkan secara digital. 

Pola loreng pada seragam dinas lapangan TNI disebut sebagai pola m 81 Woodland.

Motif ini mulai populer pada 1981 dan dipergunakan juga oleh tentara Inggris saat berperang melawan Argentina memperebutkan Kepulauan Falkland atau Malvinas.

Itu sebabnya, ada sebagian orang yang menyebut loreng seragam ini sebagai loreng Malvinas.

Saat ini TNI juga mengembangkan berbagai motif loreng untuk kesatuan-kesatuan di jajarannya.

Nah, begitulah makna di balik pemilihan warna dan motif loreng pada seragam TNI.

Semoga di usianya yang ke-72 TNI semakin jaya.

Page 3 of 20

Tentang Kami