Live Streaming
Page 3 of 32

Jakarta, CNN Indonesia -- Akhir-akhir ini, banyak orang tua yang dibuat resah lantaran anak-anak mereka ingin menggunakan Jam Tangan Pintar Imoo. Pasalnya, Smartwatch ini tidak murah harganya berkisar Rp999ribu-3,2 juta rupiah. Namun, di pasaran banyak pilihan jam tangan pintar selain Imoo. Berikut beberapa pilihan jam tangan tersebut. 

1. Bipbip Watch V.02


5 Jam Tangan Pintar untuk Anak Serupa Imoo

Jam tangan pintar ini menyediakan fitur telepon ke orang tua. Anak yang akan melakukan panggilan telepon dapat dengan mudah menekan tombol selama tiga detik, dan langsung terhubung ke nomor orang tua mereka.
Orang tua atau pengawas dapat mengunduh aplikasi Bipbip yang tersedia baik iOS maupun Android. Dengan aplikasi tersebut, para orang tua dapat melacak lokasi terkini, aktivitas, serta pengontrolan zona aman bagi anak mereka.
Di Indonesia, Bipbip Watch V.02 dijual dengan kisaran harga Rp 1,2-1,5 juta. Tersedia juga harga yang lebih murah untuk versi yang lebih lawas.

2. Wonlex Q50

Wonlex Q50 merupakan jam tangan pintar yang juga cocok untuk digunakan anak bagi para orang tua yang ingin terus mengawasi aktivitas anak mereka. Jam tangan pintar ini dapat melakukan panggilan telepon dua arah maupun panggilan SOS. Selain itu, jam tangan ini memiliki fitur untuk melakukan panggilan suara. Selain fitur berkomunikasi, orang tua juga dapat melacak lokasi anak mereka. Para orang tua juga dapat memonitor suara anak mereka dan melihat jejak rekam aktivitas melalui aplikasi. Jam tangan pintar ini dijual dengan kisaran harga Rp 100-300 ribu

3. Xiaomi Xiaoxun Smartwatch S2

Jam tangan pintar keluaran Xiaomi ini memiliki berbagai fitur yang juga tidak kalah menarik. Seperti fitur panggilan telepon, panggilan darurat, juga pelacakan lokasi dan aktivitas anak bagi orang tua lewat aplikasi. Jam tangan ini dilengkapi dengan teknologi AI. Dan dengan dukungan AI, jam tangan pintar ini memiliki kemampuan untuk menyanyikan lagu sampai dapat pula dijadikan teman mengobrol. Selain GPS, jam ini dilengkapi dengan dukungan kartu SIM tipe nano dan port micro USB. Jam tangan pintar ini berkisar harga Rp 500-600 ribu

4. uWatch GPS Tracker

Jam tangan pintar uWatch memiliki fitur yang tidak jauh berbeda dari jam tangan pintar lainnya. Fitur panggilan telepon, monitor suara, serta pelacakan lokasi terdapat di jam ini. Jam yang berbahan silicon rubber ini juga dilengkapi dengan fitur buku telepon, dan dijual dengan kisaran harga Rp 500 ribu sampai 1 juta

5. Imoo Watch

5 Jam Tangan Pintar untuk Anak Serupa ImooImoo Smartwatch (imoo)


Imoo mengeluarkan tiga varian jam tangan Y1, Z5, dan Z2. Untuk pilihan jam tangan yang lebih murah, pengguna bisa memilih Y1 yang dijual Rp999 ribu dan Z2 yang dilego Rp2,5 juta.  Pada varian yang paling tinggi, Imoo Z5, jam tangan bisa digunakan untuk melakukan panggilan telepon. Sebab, Imoo Watch Phone Z5 yang dilego Rp3,2 juta ini dilengkapi kamera lensa lebar 5 MP.  Sensor accelerometer pada jam tangan, membuat orang tua juga bisa mengetahui gerakan anak apakah anaknya sedang diam, berjalan, atau berlari.Waktu penggunaan smartwatch juga bisa dikendalikan. Orang tua bisa mengaktifkan mode dalam kelas, ketika anak sedang belajar. Sesama pengguna Imoo pun punya sarana komunikasi khusus. Imoo mengeluarkan Z2 sebagai penengah dari Imoo Z5 yang dianggap terlalu mahal karena dibanderol Rp3,2 juta dan Y1 yang tak memiliki fitur video call. (hrd/eks)

 

 

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190725112140-185-415351/5-jam-tangan-pintar-untuk-anak-lebih-murah-dari-imoo

TOKYO – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, sukses melaju ke babak perempatfinal Jepang Open 2019usai mengandaskan wakil Thailand, Sitthikom Tammasin. Untuk memenangkan laga tersebut, Anthony harus bermain tiga gim dengan skor 20-22, 21-17,21-6.

Pertandingan melawan Sitthikom tersebut sejatinya bukan hal yang mudah bagi Anthony. Bagaimana tidak, pasalnya di gim pertama, tunggal berperingkat delapan dunia itu harus tertinggal dengan skor 5-13. Meski begitu, Anthony mampu bangkit dan mulai mengejar hingga membuat keadaan sama kuat 20-20 di gim pertama Anthony mengungkapkan bahwa pada gim pertama ia tidak bisa langsung masuk ke dalam permainan terbaiknya. Meski Anthony sudah berusaha main menyerang, namun hal itu dinilainya tak banyak membantu.

Anthony baru bisa benar-benar bangkit di gim kedua. Kala itu, Sitthikom sudah mengalami kelelahan dan banyak melakukan kesalahan sendiri. Tak ayal, kondisi tersebut langsung dimanfaatkan oleh Anthony untuk menekan dan mengumpulkan poin dengan cepat “Di gim pertama, feeling pergerakan dan pukulan saya tidak bisa langsung dapet. Saya sudah main menyerang seperti tipe main saya, tapi tidak bisa in juga," jelas Anthony, seperti dilansir dari laman resmi PBSI, Kamis (25/7/2019).

“Waktu di gim kedua, stamina lawan sudah tidak seperti di gim pertama yang masih fit. Dia banyak melakukan kesalahan sendiri, artinya stamina dia menurun, saya makin mempercepat tempo permainan,” tukasnya.

 

Sumber : https://sports.okezone.com/read/2019/07/25/40/2083392/ini-faktor-yang-bikin-anthony-comeback-lawan-wakil-thailand?

TABLOIDBINTANG.COM - Sebelum melangsungkan akad nikah, Siti Badriah sempat memohon restu pada sang ayah, Muhammad Husni. Di momen tersebut, Siti Badriah yang terlihat cantik dalam balutan kebaya berwarna putih dengan adat Sunda itu tak kuasa menahan harunya. Sambil berurai airmata, pelantun Lagi Syantik ini memohon maaf pada ayah dan ibunya. Momen tersebut terlihat dalam video siaran langsung di Instagram penyelenggara pernikahan Siti Badriahyakni @bantumanten.

"Bismillah. Bapak yang Neng cintai, hari ini akan dilaksanakan pernikahan Neng dengan calon suami pilihan Neng yang bernama Krisjiana Baharudin bin Sajid Baharuddin. Sedianya Neng minta maaf pak, kalau neng ada salah baik yang disengaja maupun yang terlupa," ujar Siti Badriah seraya mengusap air matanya.

"Neng mohon doa restu bapak sama emak dan mohon kiranya bapak berkenan menikahkan neng kepadanya. Dibawah bimbingan dan doa restu bapak dan emak semoga pernikahan Neng senantiasa berada dibawah lindungan dan ridho Allah SWT," sambungnya. Permintaan maaf itu pun dijawab ayah Siti Badriah dengan tak kalah haru. Muhammad Husni juga menyelipkan doa untuk putrinya dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

"Neng Siti Badriah yang bapak sangat cintai, bapak dan emak maafkan dan apa yang selalu jadi harapan neng akan bapak penuhi. Doa restu bapak dan emak senantiasa mengringi kalian berdua agar senantiasa memperoleh kebahagiaan dan dapat membina rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warrahmah dan dapat ridho Allah SWT Amiinn," jawab Husni.

 

Sumber : https://www.tabloidbintang.com/berita/polah/read/133700/siti-badriah-berurai-air-mata-saat-minta-restu-menikah

Purworejo - Seorang pria asal Kabupaten Semarang, Jawa Tengah berhasil menipu mahasiswi di Purworejo dengan berlagak seperti anggota polisi. Setelah korban terpedaya, barang-barang milik korban pun dibawa kabur oleh pelaku termasuk sepeda motor. Tersangka adalah Damas Samboja (23) warga Desa Kalikayen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Pria yang hanya lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini telah menipu seorang mahasiswi Arum Setyani (25) warga Desa Grabag, Kecamatan Grabag, Purworejo.

Sebelum menipu dan menggasak barang-barang milik korban, tersangka berkenalan dengan korban melalui media sosial TANTAN. Untuk meyakinkan korban, tersangka sendiri memasang Display Picture (DP) dengan foto berpenampilan seperti anggota polisi dan berpose di depan mobil polisi militer lengkap dengan menenteng senjata. "Kalau di depan petugas tersangka tidak ngaku sebagai anggota polisi, tapi kalau dengan korban belum tahu karena modusnya dengan berpenampilan seperti polisi, foto di depan mobil polisi militer dan membawa senjata. Akhirnya korban percaya dan mau diajak ketemuan. Korban sendiri adalah seorang mahasiswi," ungkap Kasatreskrim Polres Purworejo, AKP Haryo Seto Liestyawan saat menggelar pers rilis, Kamis (25/7/2019).

Setelah tersangka dan korban bertemu, lanjut Haryo, mereka kemudian berencana untuk menginap di sebuah hotel di Purworejo dengan memesan sebuah kamar. Saat korban mandi, tersangka kemudian melancarkan aksinya dengan membawa kabur barang-barang milik korban berupa dompet, HP dan sepeda motor. "Setelah berhasil membawa barang-barang dan motor korban, kemudian tersangka kabur menuju arah Purwokerto. Nah, modus ini sudah dilakukan tersangka beberapa kali baik di Semarang maupun Purworejo," lanjutnya.

Karena merasa tertipu, korban pun akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada petugas hingga akhirnya tersangka berhasil diringkus petugas beberapa hari lalu di rumah kos tersangka di Purwokerto. Sementara itu, tersangka yang pernah menjadi sopir taksi online itu mengaku bahwa foto dirinya yang berlagak seperti polisi itu ia ambil di sebuah bandara saat mengantar penumpang. Adapun hasil kejahatan sebelumnya, dijual secara online.

"Waktu itu pas di bandara, terus ada mobil itu (polisi militer) ya saya minta foto, senjatanya ya pinjam sekalian boleh kok dipinjam buat foto. Sebelumnya juga dapat sepeda motor, tapi sudah saya jual lewat online," katanya.

Dari kasus tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti milik korban berupa satu unit sepeda motor, dompet, surat-surat kendaraan, kartu identitas, ATM serta sebuah HP. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini tersangka harus mendekam di sel tahanan Mapolres Purworejo dan bakal dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 5 tahun penjara.
(sip/sip)

 

Sumber : https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-4638705/polisi-gadungan-ini-pedaya-mahasiswi-di-purworejo?_ga=2.17420985.1279176802.1563852226-1333018960.1563852226

25 July 2019

   COLOMBO, KOMPAS.com - Serangan teror bom bunuh diri pada Minggu Paskah di Sri Lanka, April lalu, disebut penyelidik tidak memiliki hubungan langsung dengan kelompok teroris ISIS. Serangkaian serangan bom bunuh diri yang menewaskan hingga 258 orang tersebut dipastikan dilakukan oleh kelompok ekstremis lokal yang terinspirasi ISIS, namun tidak secara langsung berhubungan.

Demikian disampaikan kepala Departemen Investigasi Kriminal (CID) Sri Lanka, Ravi Seneviratne, terkait pelaku pemboman bunuh diri yang menargetkan tiga gereja dan tiga hotel tersebut. "Mereka (para pelaku) mengikuti ideologi ISIS, tetapi hasil investigasi kami belum menunjukkan adanya hubungan langsung di antara mereka," kata Seneviratne di hadapan panel parlemen yang menyelidiki penyimpangan keamanan dan intelijen dalam insiden pemboman 21 April lalu.

Dia mencatat bahwa sisa-sisa kelompok lokal yang diidentifikasi sebagai National Thowheeth Jamaath (NTJ) telah membujuk ISIS untuk mengklaim serangan, dua hari setelah peristiwa mematikan di Sri Lanka itu. Pemimpin NTJ, Zahran Hashim, telah sengaja membuat video dengan para pelaku pembom bunuh diri yang berjanji setia kepada pemimpin ISIS Abu Bakr Al-Baghdadi, yang kemudian dirilis oleh ISIS.

Dalam liha hari setelah serangan, polisi telah menggerebek lokasi di mana NTJ merekam video tersebut, serta menyita bendera ISIS yang mereka gunakan sebagai latar belakang dalam video. NTJ juga diketahui menggunakan jenis bahan peledak yang sama dengan yang digunakan ISIS dalam serangannya. Sri Lanka telah diberi tahu tentang serangan yang akan datang oleh otoritas India berdasarkan informasi dari seorang ekstremis Islam dalam tahanan mereka.

Kepala polisi Sri Lanka Pujith Jayasundara dan birokrat kementerian pertahanan Hemasiri Fernando saat ini menghadapi dakwaan kriminal atas tuduhan kelalaian dalam mencegah serangan. Militer Sri Lanka menyebut, beberapa pelaksana operasi serangan NTJ diketahui sebelumnya telah melakukan perjalanan ke India untuk bertemu dengan sesama ekstrimis di sana. Kelompok NTJ disebut kemungkinan telah mendapat keahlian dalam merakit apa yang dikenal sebagai bom "Bunda Setan" yang mengandung triacetone triperoxide, atau TATP.

Penyelidik lain, Shani Abeysekara, mengatakan kepada panel parlemen yang sama pada Rabu (24/7/2019), bahwa CID telah menemukan 105 kilogram bahan peledak dari tempat persembunyian NTJ awal tahun ini. "Jika bukan karena temuan ini, mereka akan dapat menyebabkan lebih banyak kerusakan," kata Abeysekara menambahkan bahwa mereka sudah menyelidiki NTJ ketika serangan terjadi.


Sumber:https://internasional.kompas.com/read/2019/07/25/13115361/penyelidik-sebut-serangan-bom-paskah-di-sri-lanka-tak-berkaitan

 

25 July 2019

  JAKARTA, KOMPAS.com - Polri bersama polisi Filipina akan mencocokkan DNA dua WNI terduga pelaku bom bunuh diri di Gereja Katolik Pulau Jolo, Filipina, dengan sampel DNA keluarga. Hal itu diutarakan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2019). "Dari sisi scientific Densus 88 sudah bekerja sama dengan Kepolisian Filipina, dari data tes DNA beberapa potongan tubuh yang didapat di TKP, nanti akan dicocokkan dengan pihak keluarga yang ada di Sulawesi," ucap Dedi. Untuk saat ini, polisi telah mengantongi identitas kedua terduga pelaku, yang berinisial RRZ dan UHS.

Keduanya diketahui merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Makassar. Mereka adalah pasangan suami-istri yang pernah menjadi deportan Turki pada 2017. Identitas itu didapatkan setelah polisi menangkap terduga teroris berinisial N (39) di Padang, Sumatera Barat, Kamis (18/7/2019), dan Y yang diamankan di Malaysia pada awal Juni 2019. Maka dari itu, untuk menguatkan keterangan tersebut, aparat kepolisian melakukan tes DNA. "Setelah dicocokkan, identik DNA ,baru nanti akan ada penyampaian secara resmi bahwa kedua orang suspect suicide bomber," kata Dedi.

Orang-orang tersebut terkoneksi oleh elite JAD Indonesia berinisial S alias Daniel alias Chaniago. Ia merupakan otak atau mastermind yang menggerakkan anggota kelompok JAD Indonesia, sekaligus sebagai penyandang dana. S diduga berada di Khurasan, Afghanistan, bersama militan ISIS lainnya. Polri sudah memasukkan S pada Daftar Pencarian Orang (DPO). Dua bom bunuh diri itu meledak di gereja Katolik di Pulau Jolo, Filipina pada 27 Januari 2019. Ledakan terjadi saat misa berlangsung. Ledakan pertama terjadi di dalam gereja di Jolo. Sementara, bom kedua meledak saat petugas keamanan bergerak ke lokasi ledakan untuk memberi pertolongan terhadap para korban.

Insiden tersebut menewaskan 22 orang dan melukai 100 orang lainnya.


Sumber : https://nasional.kompas.com/read/2019/07/25/11535631/cari-identitas-2-wni-terduga-pelaku-bom-bunuh-diri-di-filipina-polisi-akan

Lima puluh tahun lalu, manusia pertama mendarat di bulan. Banyak insinyur dan ilmuwan telah memikirkan apa yang mungkin terjadi dalam 50 tahun ke depan dalam perjalanan antariksa. Itulah inti Program Innovative Advanced Concepts (NIAC) NASA.

Program ini menyediakan dana untuk menumbuhkan ide-ide yang dapat merevolusi misi antariksa pada masa depan. Satu ide yang didanai NASA adalah habitat antariksa yang memecahkan masalah yang terjadi pada perjalanan antariksa jangka panjang.

Dalam dunia fiksi ilmiah, pembuat film telah menciptakan visi yang berbeda tentang seperti apa bentuk pesawat antariksa dari Bumi. Dengan lebih mendasarkan pada teknik kedirgantaraan, ini adalah sebuah model tentang bagaimana bentuk pesawat ini, tidak semata-sama pesawat namun habitat yang dapat menopang kehidupan dalam waktu lama. Robert Skelton adalah profesor teknik kedirgantaraan pada Texas A&M University.

"Idenya adalah membuat fasilitas penelitian sehingga anda dapat memodifikasi berbagai hal pada saat bersamaan. Pada awalnya ini mungkin hanya tujuan wisata," paparnya. Namun tujuan utama dari habitat antariksa seperti ini, kata Skelton, adalah memecahkan masalah yang dihadapi astronot sejak manusia pertama pergi ke antariksa hampir 60 tahun lalu.

Habitat yang diusulkan Skelton tidak hanya berputar untuk menciptakan gravitasi, tetapi juga menyediakan perlindungan radiasi dan ketahanan pangan dan kemungkinan menumbuhkan sumber pangan. Habitat antariksa ini dirancang dengan konsep tensegrity. Kata tensegrity adalah kombinasi dari kata tekanan (atau tensi) dan integritas selayaknya ketika tubuh bergerak dengan otot dan tulang yang saling menguatkan. Skelton mengatakan habitat yang diusulkannya akan dimulai dari skala kecil dan sisanya akan dibangun di antariksa dengan menggunakan banyak bahan di luar Bumi.

"Kami ingin merancang robot yang dapat membangun struktur tensegrity di antariksa dengan menggunakan bahan dari antariksa, regolith dari bulan atau regolith dari asteroid," tambah Skelton.

Regolith adalah lapisan bahan seperti batu atau debu yang berada di atas lapisan bebatuan di asteroid atau bulan. Skelton menyatakan habitat ini awalnya bisa berada dalam orbit yang bergerak dari Bumi ke bulan seperti angka delapan, untuk "menambang" di bulan dan mendapatkan pasokan dari Bumi.

Setelah terbangun, Skelton membayangkan pohon, binatang, danau dan kolam dan area untuk menanam tanaman pangan. Pada skala penuh, akan ada ruang untuk 8.000 orang. Skelton mengatakan ruang tersebut seharusnya tidak semata-mata tersedia bagi astronot dengan kondisi fisik terbaik.

Skelton mengatakan kesimpulan dari proyek ini berakhir dengan laporan ke NASA. Dia mengatakan jika ada langkah lanjutan, itu adalah membangun struktur dan sampel untuk menguji bahan-bahan yang dapat digunakan di habitat antariksa ini. [pd/ka]

 

Sumber : https://www.voaindonesia.com/a/habitat-ruang-futuristis-pecahkan-masalah-perjalanan-luar-angkasa-manusia/5014645.html

Suara.com - Sempat ditangkap atas kasus Narkoba membuat Andika Kangen Band kapok. Bahkan hingga sekarang Andika sudah tak pernah mau lagi berurusan dengan barang haram tersebut. Meski demikian, Andika Kangen Band punya cara jitu bagaimana  melepaskan diri dari jeratan narkoba. Kata sang pelantun "Yolanda" ini, pergaulan menjadi salah satu faktor utama.

"Salah satunya bergaul, bergaul ituberpengaruh. Kita bergaul dengan orang tukang minyak wangi, kita lima tahun kedepan bakalan jadi tukang minyak wangi. Bergaul dengan pedagang, kita lima tahun ke depan jadi seorang pedagang," papar Andika Kangen Band, saat dijumpai di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2019).  "Nah kalau kita main sama pemakai narkoba, kita bakalan tahu, lima tahun ke depan kita di penjara semua," sambungnya. 

Andika Kangen Band pun tahu betul bagaimana persis jika bergaul dengan kalangan pemakai narkoba. Di mana dirinya yang sempat diciduk pihak kepolisian hingga ditinggalkan oleh teman-temannya sesama pemakai. Hindari itu aja. Gue udah sering nih, kalau ketangkep lari semua, kita sendirian di dalam (penjara)," kata Andika Kangen Band.

Oleh sebab itu, dengan maraknya kasus narkoba yang kini akrab dengan artis, lelaki yang biasa disapa Babang Tamvan ini berharap agar si pemakai bisa direhabilitasi. Hal itu dirasa perlu, supaya si pengguna bisa kembali normal dan bukan menjebloskannya ke penjara.

"Buat seorang pemakai, gue harap pemerintah lebih baik direhabi deh. Karena mereka sebenarnya korban, kalau sudah BD (bandar) tembak mati aja, nggak apa-apa, itu yang rusaknya," kata Andika Kangen Band menegaskan. "Jadi kalau masalahanya, kalau beberapa teman yang barng buktinya nggak lebih dari 1 kg atau setengah kg atau se-ons, jangan lah dimasukin penjara, kasihan," tutur Andika Kangen Band.

 

Sumber : https://www.suara.com/entertainment/2019/07/25/063500/cara-andika-kangen-band-lepas-dari-jeratan-narkoba

KOMPAS.com - Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/ Apriyani Rahayu, berhasil lolos ke perempat final Japan Open 2019. Pada babak kedua Japan Open 2019 di Musashino Forest Sports Plaza, Tokyo, Jepang, Kamis (25/7/2019), Greysia/Apriyani mengalahkan wakil China, Dong Wen Jing/Feng Xue Ying. Bertarung selama 47 menit, Greysia/Apriyani menang dalam dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 21-17. Pada awal gim pertama, Greysia/Apriyani tampil baik dengan selalu unggul dalam perolehan poin.

Beberapa kali variasi serangan dari wakil Indonesia itu menyulitkan Dong Wen Jing/Feng Xue Ying, yakni dengan skor 6-3. Poin sempat sama menjadi 6-6, tetapi Greysia/Apriyani tetap tenang dan meladeni perlawanan lawan. Mereka unggul 11-10 pada interval gim pertama. Setelah interval, performa Greysia/Apriyani tetap stabil. Mereka bisa selalu unggul dalam perolehan poin.

Hingga gim pertama usai, Greysia/Apriyani unggul 21-17.  Pada gim kedua, Greysia/Apriyani tetap bisa tampil kompak dan menjaga fokus. Poin sempat sama 10-10, tetapi setelah itu Greysia unggul 13-10. Greysia/Apriyani kemudian bisa tetap tenang menghadapi tekanan lawan. Mereka berhasil menjaga keunggulan dan menutup gim kedua dengan skor 21-17. Greysia/Apriyani pun lolos ke babak perempat final Japan Open 2019.

Sebelumnya, ada 17 wakil Indonesia yang turun di Japan Open 2019. Namun, enam di antaranya sudah gugur di babak pertama, dua di antaranya pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow, dan pemain tunggal putri, Fitriani. Sebelas wakil Indonesia yang akan bertarung pada babak kedua terdiri atas 3 di tunggal putra, 1 tunggal putri, 4 ganda putra, 1 ganda putri, dan 2 ganda campuran. Berikut jadwal lengkap pertandingan wakil-wakil Indonesia di babak kedua Japan Open 2019: Pukul 08.10 WIB - Tommy Sugiarto vs Wong Wing Ki Vincent (Hong Kong)

- Greysia Polii/ Apriyani Rahayu vs Dong Wen Jing/Feng Xue Ying (China) Setelah pukul 09.00 WIB*

- Anthony Sinisuka Ginting vs Sitthikom Thammasin (Thailand) Pukul 10.40 WIB*

- Gregoria Mariska Tunjung vs Tai Tzu Ying (Taiwan) Pukul 11.30 WIB*

- Jonatan Christie vs Ng Ka Long Angus (Hong Kong) Pukul 13.10 WIB*

- Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti vs Chang Tak Ching/Ng Wing Yung (Hong Kong) Pukul 14.50 WIB* -

Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja vs Marcus Ellis/Lauren Smith (Inggris)

- Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (1) vs Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang) Pukul 15.30 WIB*

- Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso vs Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan - Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs Ko Sung-hyun/Shin Baek-cheol (Korea Selatan)


 

Sumber : https://olahraga.kompas.com/read/2019/07/25/09063708/hasil-japan-open-2019-greysiaapriyani-tembus-perempat-final?

Surabaya - Dalam sebulan terakhir, Polda Jatim menangani dua kasus pencabulan oknum guru terhadap murid laki-lakinya. Yang pertama, Kepala SMP swasta di Surabaya AS (40) yang mencabuli enam siswanya. Kemudian pencabulan oleh oknum guru pembina ekstrakurikuler pramuka MM (30) terhadap 15 murid. Menanggapi dua kasus tersebut, lembaga pemerhati dan perlindungan anak, Surabaya Children Crisis Center (SCCC) mengecam keras aksi pelecehan oleh guru. Ketua SCCC Edward Dewaruci menegaskan, upaya pencegahan penting agar kejadian tak terulang.

Edward menambahkan, pencegahan bisa dilakukan dengan peningkatan kepedulian sosial terhadap anak-anak. Hal ini bisa dilakukan oleh orang-orang terdekat, misalnya orang tua. "Pencegahan bukan hanya sosialisasi, ndak melulu itu. Bisa program ketahanan keluarga. Jadi bagaimana keluarga itu betul-betul bisa membuat anak terjamin dalam tumbuh kembangnya di keluarga. Itu yang harus diintervensi oleh pemerintah supaya dia memiliki ketahanan dan kekuatan," papar Edward kepada detikcom di Surabaya, Kamis (25/7/2019).

"Mesti dievaluasi selama ini pemerintah daerah, pemerintah provinsi bahkan mungkin kecamatan punya program seperti apa untuk melakukan pencegahan dan kepedulian sosial itu," imbuhnya. Tak hanya itu, Edward mengatakan proses rehabilitasi dan pendampingan untuk korban memang sudah berjalan. Namun, Edward menyebut jangan sampai kasus pelecehan ini terlanjur terjadi. Edward menekankan proses pencegahan memang lebih penting. "Kalau penanganan kasusnya, terus untuk rehabilitasi korban kan sudah berjalan. Tapi kan dengan jumlah yang terus ada, harus ada kegiatan untuk terus berjalan, gitu yang penting," ucap Edward.'

"Jadi ndak bisa sekadar pendekatan hukuman berat begitu, tapi itu kan kalau hukuman berat kalau sudah terlanjur terjadi. Kalau terlanjur terjadi kan pemulihannya akan lebih susah. Tapi kalau pencegahan insya Allah jumlah kasusnya turun," lanjutnya. Kemudian melihat kasus yang terungkap akhir-akhir ini, Edward mengatakan, tren pelaporannya naik. Justru hal ini baik karena korban sudah mau menceritakan apa yang sebenarnya terjadi untuk ditangani lebih lanjut.

"Tapi kalau dilihat dari tren peningkatan laporan, berarti keberanian untuk melapor sudah cukup bagus. Ini kan banyak yang sudah terungkap, jadi sudah cukup mau melapor. Tapi jangan semua jadi laporan tapi ndak ada pencegahan," pungkasnya. (sun/bdh)

 

Sumber : https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4638442/kasus-pencabulan-guru-menyeruak-pemerhati-anak-sarankan-pencegahan?_ga=2.209313170.1279176802.1563852226-1333018960.1563852226

Page 3 of 32

Tentang Kami