Live Streaming
Page 10 of 38
25 July 2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebelum meledakkan diri di Gereja Katolik Pulau Jolo, Filipina pada 27 Januari 2019 lalu, pasangan suami istri RRZ dan UHS rupanya mengikuti program indoktrinasi terlebih dahulu di Indonesia. Hal itu diungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2019). "Rekam jejaknya, kedua orang yang bersangkutan mengikuti indoktrinasi, brain wash, penanaman nilai-nilai dari paham radikal ekstrem tersebut," kata Dedi.

oal siapa yang melakukan brain wash, Dedi belum dapat memastikannya. Namun, yang pasti keduanya terafiliasi dengan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berbasis di Makassar. Dalam momentum brain wash itu, lanjut Dedi, pasutri tersebut juga telah menyatakan kesanggupan untuk meledakkan diri di gereja Filipina. "Ada juga kesanggupan yang bersangkutan untuk menjadi pengantin, suicide bomber," ujar Dedi. Diketahui, pasutri tersebut memasuki Filipina secara ilegal pada Desember 2018. Adapun, aksi meledakkan diri dilakukan sekitar satu bulan setelahnya.

Namun, tim Densus 88 Antiteror Polri masih mendalami apakah penentuan target pengeboman juga dilakukan di Indonesia atau usai keduanya sudah masuk ke Filipina. Oleh sebab itu, komunikasi keduanya dengan JAD dan komunikasi JAD dengan teroris di Filipina juga akan didalami. "Sebelum dia melakukan ( bom bunuh diri), tentunya kan ada komunikasi dulu, komunikasi dengan pihak sana juga," tutur dia.

Salah satu yang disasar Densus demi mencari titik terang kasus ini adalah menangkap Andi Baso. Ia adalah anggota JAD Makassar yang membantu memasukkan RRZ dan UHS ke Filipina. Andi Baso saat ini juga sudah dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO) atas perannya dalam peledakan di Gereja Oikumene, Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada 2016 silam.  Berdasarkan informasi sementara, Andi Baso saat ini sedang berada di Filipina. Polri bekerja sama dengan kepolisian Filipina untuk mengejar Andi.  

 

Sumber : https://nasional.kompas.com/read/2019/07/25/08281771/sebelum-ledakkan-gereja-filipina-pasutri-rrz-uhs-diindoktrinasi-di-indonesia

KOMPAS.com - Rumor soal iPhone generasi berikutnya, atau kita sebut saja iPhone 11, sudah banyak beredar di dunia maya. Kabar terbaru, Apple disebut akan meluncurkan tiga model iPhone 11, seperti tahun lalu. Ketiga model ini akan ditenagai chipset Apple A13 yang diberi kode nama Cebu, model T8030.

Menurut sumber yang konon sudah melihat langsung ponsel ini, iPhone 11 akan tetap dilengkapi port lightning. Jika benar, spekulasi soal iPhone yang hijrah ke port USB C karena iPad pro sudah menggunakannya lebih dulu, akan terbantahkan. Model iPhone 11 dengan kode D42 (iPhone 12,3) kabarnya akan menggantikan iPhone XS 2018, model D43 (iPhone 12,5) akan menggantikan XS Max, dan terakhir model N104 (iPhone 12,1) akan menggantikan iPhone XR. Model D42 dan D43 akan sama-sama dilengkapi dengan fitur 3x OLED Retina Display. Sementara model N104 yang kemungkinan mengusung spesifikasi paling rendah di antara ketiganya, akan dibekali fitur 2x Liquid Retina Display seperti generasi iPhone yang beredar saat ini. Baca juga: 12 Tahun Lalu iPhone Dicemooh Saat Meluncur Pertama Kali Dirangkum KompasTekno dari 9to5Mac, Rabu (24/7/2019), resolusi ketiga iPhone 11 ini akan sama dengan pendahulunya.

iPhone 11 nantinya juga akan disematkan mesin baru bernama "Taptic Engine". Mesin ini diberi kode nama leap haptics. Belum diketahui pasti apa fungsinya, tapi dilihat dari kode namanya, kemungkinan mesin ini akan meningkatkan sensitivitas sentuhan atau "Haptic Touch" mengingat rumor yang beredar saat ini menyebut fitur 3D Touch akan dihilangkan. Fitur "Haptic Touch" mulai dihadirkan Apple di iOS 13 yang bisa digunakan di iPad dan iPod Touch. Fitur ini bisa menggantikan fungsi 3D Touch karena sama-sama membutuhkan gestur tekanan layar agak lama. Dengan menambahkan mesin khusus "Taptic Engine" dan dukungan khusus fitur "Haptic Touch" di iOS 13, diharapkan pengguna akan bisa mudah menyesuaikan operasional meski 3D Touch dihilangkan.

iPhone sudah sering dirumorkan akan menyematkan triple-camera seperti ponsel Android kebanyakan. Kabarnya, model D42 yang akan menggantikan iPhone XS akan mulai dilengkapi dengan modul tiga kamera di belakang. Susunannya akan persegi, seperti yang digunakan Huawei Mate 20. Hanya saja, susunan lensa dan LED flash-nya zig-zag bukan simetris. Salah satu kamera disebut akan berfungsi sebagai wide-angle yang dibekali fitur bernama Smart Frame. Fitur ini kabarnya akan memudahkan pengguna untuk melakukan framing dalam menangkap gambar atau perekaman video.

Di kamera depan, Apple akan melakukan sedikit perubahan. Kamera depan iPhone 11 akan mendukung fitur slow-motion atau gerak lamban pada 120fps. Tiga model iPhone 11 kabarnya akan meluncur bulan September, seperti jadwal peluncuran iPhone tahun-tahun sebelumnya.


Sumber : https://tekno.kompas.com/read/2019/07/24/16170007/rumor-tiga-versi-iphone-11-menyeruak

KOMPAS.com - Ganda putra terbaik Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, melangkah ke babak kedua turnamen bulu tangkis Japan Open 2019. Dalam laga babak pertama di Musashino Forest Sports Plaza, Tokyo, Jepang, Rabu (24/7/2019), Marcus/Kevin mengalahkan pasangan China, He Ji Ting/Tan Qiang. Bertarung selama 27 menit, pasangan dengan julukan The Minions ini menang straight game 21-18, 21-12. Hasil ini kian menegaskan dominasi Marcus/Kevin atas He/Tan.

Dari total enam pertemuan dengan pasangan ranking 10 dunia tersebut, Marcus/Kevin menang 5-1. Satu-satunya kekalahan ganda putra nomor satu dunia ini terjadi pada pertemuan pertama mereka dalam ajang Malaysia Open 2018 pada 29 Juni. Duel kedua pasangan ini sempat berlangsung ketat pada awal gim pertama. He/Tan mampu menjaga jarak dengan Marcus/Kevin, yang berstatus juara bertahan turnamen level Super 750 ini.

Bahkan, He/Tan sempat memimpin 6-5. Tetapi setelah itu, Marcus/Kevin berbalik unggul usai meraih tiga angka berturut-turut. Setelah itu, pasangan peraih medali emas Asian Games 2019 ini tak terbendung lagi. Meski He/Tan sempat menipiskan jarak saat tertinggal 18-19, Marcus/Kevin kembali menjauh dan menang 21-18.

Pada gim kedua, Marcus/Kevin lebih nyaman bermain karena selalu unggul dalam perolehan poin. He/Tan sempat menyamakan skor menjadi 2-2, tetapi setelah itu mereka tak mampu mengejar. Marcus/Kevin sempat unggul jauh 10-3, sebelum lawan menambah tiga poin sehingga skor menjadi 11-6 saat jeda interval.

He/Tan terus mengejar dan membuat kedudukan menjadi 10-14, tetapi Marcus/Kevin kembali menjauh dan mengakhiri laga dengan kemenangan 21-12. Pada babak kedua, Marcus/Kevin bertemu pasangan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, dalam perebutan tiket ke perempat final.

 

Sumber : https://olahraga.kompas.com/read/2019/07/24/16195948/japan-open-2019-marcuskevin-hanya-perlu-27-menit-untuk-lolos-ke-babak-kedua

Suara.com - Kriss Hatta menyebutkan motif di balik pemukulan yang dilakukannya terhadap Anthony Hilenaar, April lalu. Rupanya, aktor sekaligus presenter itu kesal karena pacarnya diganggu. "Karena pacar saya diganggu oleh pelapor," kata Kriss Hatta saat dirilis polisi di Polda Metro Jaya, Rabu (24/7/2019).

Saat ditanya apakah menyesal atau tidak, Kriss Hatta memilih tak berkomentar. "No comment," katanya sambil tersenyum. Sebelumnya, Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes. Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono membeberkan kronologis pemukulan yang dilakukan Kriss Hatta terhadap Anthony Hilenaar.

Peristiwa itu terjadi di sebuah klub malam. "Temannya korban (pelapor) dengan pelaku (Kriss Hatta) cekcok, korban datang melerai, dia (Anthony Hilenaar) merasa terkena pukulan," ujar Argo Yuwono. Pihak kepolisian pun telah melakukan pemeriksaan terhadap kelima saksi. CCTV di klub malam itu juga telah diperiksa dan menjadi bukti tindak penganiayaan yang dilakukan Kriss Hatta.

Kriss Hatta Ditangkap pada Rabu (24/7/2019) pagi di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan. Akibat perbuatannya, Kriss Hatta dikenakan Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan.

 

Sumber :https://www.suara.com/entertainment/2019/07/24/151529/alasan-kriss-hatta-pukul-anthony-pacar-saya-diganggu

Tasikmalaya - Seorang anak di Tasikmalaya, Jawa Barat, menjadi korban Asusila. Korban yang masih berusia 14 tahun ini dicabuli oleh ayah tirinya sendiri di rumah. Kejadian bermula saat korban diminta ayah tirinya, AS (54), untuk membuat mi. Namun korban menolak hingga timbul pikiran cabul pada otak AS."Korban diminta masak mi, tapi dia menolak. Terus korban dicabuli dengan cara ditarik, dibekap dan diancam agar jangan bilang pada ibunya," ujar Kapolresta Tasikmalaya AKBP Febry Kuriniawan Ma'ruf, Rabu (24/7/2019).

Di bawah ancaman tersebut, korban pun tak bisa berkutik. Hingga akhirnya terjadi tindak pidana pencabulan. Singkat cerita, ibu korban mengetahui perbuatan tersebut dan melaporkannya ke kepolisian. Tak perlu waktu lama, AS langsung ditangkap. Sementara itu AS mengaku hanya satu kali berbuat cabul pada anaknya. "Hanya sekali, saya khilaf," kata AS.

Selain mengamankan AS, polisi juga menyita sejumlah barang bukti seperti daster kuning motif bunga dan celana warna biru milik korban yang menjadi saksi bisu tindak pencabulan.

AS kini telah ditahan di Mapolresta Tasikmalaya dan dijerat Pasal 81 ayat (3) dan Pasal 82 ayat (2) UU No 17 tahun 2016 tentang penetapan PP pengganti UU No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara. 
(tro/tro)

 

Sumber : https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-4637625/ayah-di-tasikmalaya-cabuli-anak-tiri-saat-disuruh-masak-mi?_ga=2.239318403.1279176802.1563852226-1333018960.1563852226

24 July 2019

TEMPO.COHong Kong – Pemrotes anti-pemerintah di Hong Kong memblokade pintu kereta api dan mengganggu pengoperasian layanan  Mass Transit Railway. Ini terjadi pada Rabu pagi antara 7.47 – 9.15 pagi saat transportasi massa ini sedang sibuk-sibuknya. Ini membuat para pengguna kereta komuter terlantar di stasiun.

“Layanan kereta di Island Line tertunda pada pagi ini karena terjadi sejumlah insiden perusakan pintu kereta api dan penyalaan alarm penumpang,” kata pengelola MTR lewat email kepada para penumpang seperti dilansir Channel News Asia pada Rabu, 24 Juli 2019. “Tolong terima permohonan maaf kami atas ketidaknyamanan ini,” kata pengelola MTR. Media Hong Kong Free Press melaporkan sekelompok massa mengenakan masker memblokade pintu kereta api tujuan Chai Wan di stasiun Admiralty selama 15 menit pada sekitar pukul delapan pagi. Pemrotes berteriak bahwa,”Polisi Hong Kong melanggar hukum secara terang-terangan.” Sejumlah pengunjuk rasa juga memaki polisi seperti terlihat dalam rekaman video yang beredar di media sosial. Sebuah video juga menunjukkan seorang lelaki mengeluh terhadap sikap diam polisi setelah dia merasa didorong seseorang.

“Kalian sudah berada di sini sejak lama. Anda dan semua kolega Anda mengepung saya. Anda membantu dia,” kata dia. Seorang perempuan Hong Kong mengatakan kepada Radio Television Hong Kong bahwa para pemrotes sedang berupaya menyampaikan pesan. “Mereka hanya ingin melakukan sesuatu. Saya akan telat masuk kantor tapi itu bukan hal yang besar,” kata perempuan itu. Seorang lelaki mengatakan pemrotes tidak melukai siapapun meski membuat keberangkatan kereta jadi telat.

Menurut, pengelola MTR mengatakan waktu perjalanan diperpanjang 10-15 menit karena ada gangguan pintu. Pemrotes ini merupakan bagian dari pengunjuk rasa yang menolak amandemen legislasi ekstradisi. Mereka juga menuntut agar Kepala Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam, agar mundur karena dinilai berpihak pada pemerintah Cina.

Seperti dilansir Reuters, Hong Kong dilanda gangguan stabilitas sejak Juni 2019 karena warga berunjuk rasa menolak legislasi ekstradisi yang memungkinkan ekstradisi ke Cina daratan.

Unjuk rasa pada Ahad pekan lalu di Hong Kong juga berujung kekerasan oleh sekelompok pria berkaos putih dan bermasker, yang diduga merupakan kelompok preman triad. 45 orang penumpang kereta dipukuli hingga terluka. Para pelaku terekam melarikan diri ke Cina daratan menggunakan mobil berpelat nomor dari sana.

 

Sumber ; https://dunia.tempo.co/read/1228075/pemrotes-hambat-pintu-kereta-di-stasiun-hong-kong/full&view=ok

24 July 2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengajak Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan melihat kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. Hal itu dilakukan usai Jokowi menyambut Zayed di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (24/7/2019). Usai penyambutan, Jokowi dan Zayed masuk ke dalam mobil yang telah disiapkan untuk menuju Istana Bogor. "Sebelum menuju Bogor, rombongan terbatas Presiden dan Pangeran keluar dari jalan tol menuju bundaran HI," kata Deputi Protokol, Pers dan Media Bey Machmudin, Rabu.

Presiden Jokowi ingin menunjukkan pesatnya pembangunan di Indonesia karena kunjungan kenegaraan Presiden Uni Emirat Arab Khalifah bin Zayid al-Nahyan dilakukan pada 29 tahun yang lalu atau pada tahun 1990.

Menurut Bey, Presiden ingin menunjukkan pesatnya pembangunan di Indonesia dengan melewati kawasan yang menjadi ikon Ibu kota Indonesia. "Karena di sini (Bundaran HI) terdapat juga MRT," kata dia. Setelah melihat kawasan Bundaran HI, Jokowi dan Zayed baru bertolak ke Istana Bogor.

Di Istana Kepresidenan akan dilakukan upacara penyambutan kenegaraan, dilanjutkan dengan sesi foto bersama, penandatanganan buku tamu, penanaman pohon, tete-a-tete, pertemuan bilateral, dan penandatanganan kerja sama.


Sumber : https://nasional.kompas.com/read/2019/07/24/10373571/jokowi-ajak-pangeran-abu-dhabi-ke-bundaran-hi-tunjukkan-pesatnya-pembangunan

TEMPO.COJakarta - Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Biology mengungkap semut yang bersentuhan dengan jamur mematikan Ophiocordyceps unilateralis diambil otot rahangnya sampai mereka akhirnya mati. Jamur itu mengubah semut menjadi seperti zombie, yaitu menjadi mesin pemakan tanpa pikiran. Penulis utama studi ini, Colleen Mangold, mencatat bahwa jamur itu tidak menyerang otak semut secara langsung.

"Otot mandibula semut yang terinfeksi secara luas dijajah oleh jamur," katanya dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dikutip New York Post, 22 Juli 2019. Mangold, bersama dengan para peneliti lainnya menemukan bahwa otot-otot yang terinfeksi memperlihatkan bukti hiperkontraksi saat semut menempelkan rahang mereka erat-erat ke pembuluh darah daun atau ranting. "Terlepas dari kolonisasi yang luas, baik neuron motorik dan persimpangan neuromuskuler tampaknya dipertahankan," demikian bunyi abstrak penelitian tersebut.

“Infeksi mengakibatkan kerusakan sarkolemmal, tetapi ini tidak spesifik untuk cengkeraman yang mati. Kami menemukan bukti penetrasi otot yang tepat oleh struktur jamur dan adanya partikel seperti vesikel ekstraseluler, yang keduanya dapat berkontribusi pada hiperkontraksi mandibula. ”

Pada akhirnya, semut mati, karena dikonsumsi dari dalam oleh jamur. Yang memperburuk masalah, spora jamur mematikan turun ke bawah dari batang yang tumbuh dari semut mati dengan harapan menemukan inang baru. Jamur ini sebagian besar ditemukan pada semut yang hidup di daerah beriklim tropis seperti Brasil, Afrika dan Thailand. Penelitian Mangold menindaklanjuti penelitian pada 2017 tentang efek mematikan jamurOphiocordyceps unilateralis.

 

Sumber : https://tekno.tempo.co/read/1228055/jamur-mematikan-ciptakan-semut-zombie-sebelum-bunuh-diri/full&view=ok

TEMPO.COJakarta - Pemain tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, lolos ke babak kedua turnamen bulu tangkis Japan Open 2019. Dalam pertandingan di Tokyo, Jepang, Rabu, 24 Juli 2019, ia mengalahkan pemain Suppanyu Avihingsanon (Thailand). Jonatan yang jadi unggulan keenam memerlukan waktu 43 menit untuk meraih kemenangan dua set langsung: 21-15, 23-21. Hsil itu membuat rekor pertemuan Jonatan dengan pemain ranking 35 dunia itu menjadi 1-0.

Jonatan lolos menyusul Anthony Sinisuka Ginting dan Tommy Sugiarto yang sudah lebih dahulu melaju. Di babak kedua, Kamis, ia akan menghadapi Ng Ka Long Angus, asal Hong Kong. Tommy akan melawan pemain Hong Kong lain, Wong Wing Ki Vincent. Sedangkan Anthony akan menghadapi Sitthikom Thammasin (Thailand). Selain Jonatan, wakil Indonesia lain yang juga lolos adalah Wahyu Nayaka/Ade Yusuf, yang menyingkirkan Goh V Shem/Tan Wee Kiong (Malaysia) dengan skor 24-22, 21-10.

Dua wakil Indonesia lainnya, Fitriani dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, sama-sama kandas. Fitriani dikalahkan Chen Yu Fei (Cina) dengan skor 5-21, 19-21. Sedangkan Rinov/Pitha ditekuk wakil Denmark, Christiansen/Alexandra Boje, dengan skor 21-16, 18-21, 17-21.

Hasil dan jadwal wakil Indonesia di babak pertama Japan Open 2019:
- Fitriani vs Chen Yu Fei (Cina): kalah 5-21, 19-21.
- Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari vs Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark): kalah 21-16, 18-21, 17-21. 
- Jonatan Christie vs Suppanyu Avihingsanon (Thailand): menang 21-15, 23-21.
- Wahyu Nayaka/Ade Yusuf vs Goh V Shem/Tan Wee Kiong (Malaysia): menang 24-22, 21-10.
- Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Mark Lamfuss/Marvin Seidel (Jerman): belum bermain.
- Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamujo vs He Ji Ting/Tan Qiang (Cina): belum bermain

Pemain yang sudah lolos ke babak kedua Japan Open 2019:
Jonatan Christie
Wahyu Nayaka/Ade Yusuf 
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti
Anthony Sinisuka Ginting
Greysia Polii/Apriyani Rahayu
Tommy Sugiarto
Gregoria Mariska Tunjung
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Jakarta, CNN Indonesia -- Angee (vokal/gitar), Akbar (bas), dan Edo (gitar) saling kenal pertama kali lantaran sama-sama menempuh kuliah di salah satu universitas di Yogyakarta. Sepakat mengusung nama Grrrl Gang, ketiga sekawan ini berniat mengisi kekosongan regenerasi band di Kota Gudeg.

Niat tersebut memberi buah manis. Dikenal melalui lagu Bathroom dan Thrills, Grrrl Gang menambah diskografi dengan sebuah mini album bertajuk Not Sad, Not Fulfilled yang rilis pada 2018 lalu. Dari sana, tawaran semakin banyak berdatangan. Dibantu teman-teman dari skena yang sama di berbagai kota, Grrrl Gang telah menjelajahi berbagai pulau di Indonesia, juga beberapa negara di Asia Tenggara. Mereka bahkan pernah menjalani tur 20 kota. Status mahasiswa tak menghentikan para personel Grrrl Gang. Edo mengaku teguran dan omelan keluarga adalah hal yang biasa didengarnya. "Ya biasa lah, kalau diomelin sih sudah biasa. Pasti dapat omelan, 'keluar mulu, kapan ngelarin skripsinya'. Apalagi kemarin (skripsi) setengah tahun dianggurin," katanya sambil tertawa kecil saat berkunjung ke kantor CNNIndonesia.com. Sekalipun kerap mendapat omelan 'hangat', Edo masih mendapatkan dukungan keluarga kala harus menjalani tur 20 kota dalam rangka promo Not Sad, Not Fulfilled. Tur tersebut memakan waktu sampai kira-kira 30 hari.

"Kemarin cabut sebulan full (untuk tur), 'aku mau cabut, ma, 20 kota sebulan', ya enggak apa-apa, tapi tetap tanggung jawab. Intinya, ada tanggung jawab lain yang harus dikerjakan," ujar pria yang bertugas di departemen gitar itu, seraya menambahkan sekarang ia telah berhasil menyelesaikan tanggung jawab tersebut. "Sudah lulus," katanya menjawab dengan senyum lebar. Edo menjadi satu-satunya personel Grrrl Gang yang telah menuntaskan kuliah. Angee dan Akbar yang hadir dalam kesempatan sama pun turut mengumbar senyum. Baru bersama selama tiga tahun terakhir, mereka mengaku tengah menikmati hal-hal baru yang didapat dari bermusik.

Mini album Not Sad, Not Fulfilled pun berhasil mengantar Grrrl Gang ke puluhan kota di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara. Dari main di acara-acara lokal, atau 'gig', Angee, Edo dan Akbar beranjak ke panggung yang lebih besar. Salah satunya, We The Fest 2019 yang baru digelar pada 19-21 Juli lalu.

Kini, Grrrl Gang berani membesarkan mimpi. Angee mengungkapkan, ia ingin menjajal panggung Glastonbury. Sementara Akbar, setelah terdiam beberapa lama, memilih Festival Kesenian Yogyakarta sebagai panggung impian. "Soalnya kita belum pernah diundang main di sana," katanya lugas. Grrrl Gang tak hanya berkunjung ke redaksi CNNIndonesia.com. Mereka bakal tampil di Music at News, Jumat, 26 Juli mendatang dan melantunkan kelima lagu dari Not Sad, Not Fulfilled.

 

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20190723161205-227-414795/grrrl-gang-di-antara-tur-kuliah-dan-omelan-keluarga

Page 10 of 38

Tentang Kami