Live Streaming
Page 5 of 6

sumber : tribunnews.com

Hingga Minggu (26/8/2018), kontingen Indonesia sudah mengoleksi 12 medali emas di Asian Games 2018.

Jumlah raihan 12 medali emas itu merupakan terbanyak sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia di Asian Games. 

Hal itu tak lepas dari putusan Dewan Olimpiade Asia (OCA) yang merevisi perolehan medali Indonesia pada Asian Games 1962.

Pada pencatatan awal, OCA merilis data bahwa Indonesia pada 1962 mengoleksi 21 medali emas, 26 perak, 30 perunggu.

Minggu malam, terjadi koreksi dan menyatakan Indonesia saat menjadi tuan rumah pertama kali adalah 11 medali emas, 12 perak, dan 28 perunggu. 

Dengan begitu, jumlah medali emas pada Asian Games 2018 adalah yang terbanyak sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia pada pesta olahraga multicabang empat tahunan se-Asia itu. 

Pada 26 Agustus, Indonesia mendapatkan dua medali emas dari karate dan jetski. Dengan koleksi 12 medali emas, berada di peringkat kelimas klasemen sementara perolehan medali Asian Games 2018. 

Berikut adalah daftar perolehan medali kontingen Indonesia hingga Minggu (26/8/2018):

Medali emas - 12

Khoiful Mukhib (downhill)
Tiara Andini Prastika (downhill)
Eko Yuli Irawan (angkat berat)
Defia Rosmaniar (taekwondo)
Lindswell Kwok (wushu)
Tim putra ketepatan mendarat (paralayang)
Jafro Megaranto (paralayang)
Aries Susanti Rahayu (panjang tebing) 
Tim putra LM8+ (dayung) 
Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi (tenis) 
Rifki Ardiansyah Arrosyid (karate) 
Aqsa Sutan Aswar (jetski) 

Medali perak - 13

Sri Wahyuni Agustiani (angkat besi)
Edgar Xavier Marvelo (wushu)
Tim putri ketepatan mendarat (paralayang)
Tim putra (bulu tangkis)
Tim Putra LM4 (dayung)
Puji Lestari (panjat dinding) 
Tim putra quadruple scull (dayung) 
Aero Sutan Aswar (jetski) 
Rifda Irfanaluthfi (senam)
I Gusti Bagus Saputra (BMX) 
Tim perahu naga putri (dayung) 
M Sejahtera Dwi Putra (menembak) 
Emilia Nova (atletik) 

Medali perunggu - 25

Nining Porwaningsih (downhill)
Surahmat (angkat besi)
Achmad Hulaefi (wushu)
Tim putri (bulu tangkis)
Tim putra (sepak takraw)
Yusuf Widianto (wushu)
Puja Riyaya (wushu)
Julianti & Rokayah (dayung)
Rika Wijayanti (paralayang) 
Aspar Jaelolo (panjat tebing) 
Tim putri Women's Four (dayung) 
Agus Prayoko (senam) 
Aqsa Sutan Aswar (jetski)
Ganda putra (sepak takraw) 
Wiji Lestari (BMX) 
Ahmad Zigi Zaresta Yuda (karate) 
Cokorda Istri Agung Sastya Rani (karate) 
Amri Rusdana (pencak silat) 
Tim putra (kano TBR 500 meter) 
Jintar Simanjuntak (karate)
Tim mixed (bridge)
Tim supermixed (bridge)
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (bulu tangkis) 
Greysia Polii/Apriyani Rahayu (bulu tangkis) 
Sapwaturrahman (atletik)

sumber : tribunnews.com

 

Race Director memutuskan bahwa GP Inggris yang berlangsung di Sirkuit Silverstone pada Minggu (26/8/2018) dibatalkan.

Langkah itu diambil karena cuaca buruk, sehingga tiga kelas, yakni Moto3, Moto2, dan MotoGP tidak bisa dimulai.

Hujan deras yang terus mengguyur Sirkuit tersebut menjadikan lintasan tergenang oleh air.

Apabila balapan tetap dilakukan, maka akan sangat berbahaya. Keputusan tersebut pun mengundang reaksi para pebalap, seperti Marc Marquez, Cal Crutchlow, Johann Zarco, Andrea Iannone, Dani Pedrosa, Alex Rins, hingga Hafizh Syahrin.

Demikian dilansir laman crash.net, Senin (27/8/2018).

Marc Marquez mengatakan, bahwa langkah itu sangat tepat menginat keselamatan menjadi prioritas.

"Mereka mendengarkan masukan dari berbagai pihak, keselamatan menjadi pertimbangan utama. Karena kalau tidak, salah satu dari kami sudah ada di rumah sakit," kata dia.

Lain dengan Baby Alien, Crutchlow sebagai tuan rumah merasa sangat menyesal karena tidak bisa balapan.

Padahal banyak penonton yang ingin melihat aksinya di rumah sendiri.

"Saya benar-benar minta maaf karena ini keputusan bersama. Kami cukup menyesal tidak dapat melakukan balapan," ucap pebalap berkebangsaan Inggris itu.

Pebalap lain seperti Iannone, Pedrosa, Syahrin satu suara dengan Marquez.

Keputusan yang diambil merupakan langkah tepat, karena alasan utamannya demi keselamatan bersama.

"Saya pikir itu merupakan keputusan yang tepat. Tentu saja kami mohon maaf kepada para penggemar yang sudah datang dan menunggu kami," kata Pedrosa.

Pebalap Ducati Jorge Lorenzo di akun resmi MotoGP menyebutkan keputusan membatalkan MotoGP Inggris sudah tepat.

"Kami mendukung (pembatalan), karena (dalam kondisi cuaca seperti ini) kami tidak aman di aspal," katanya.

Di akun twitternya, Jorge Lorenzo juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada penggemarnya di Inggris yang sudah datang meski balapan dibatalkan.

"Tidak ada balapan hari ini, terima kasih untuk semua penggemar di Inggris atas dukungannya,. Sampai jumpa di Misano," tulis Lorenzo di akun twitternya.

 

Pebalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales meminta maaf kepada penggemar di Inggris karena balapan harus dibatalkan di sirkuit Silverstone.

"Akhirnya, balapan dibatalkan. Maaf soal pembatalan itu untuk semua penggemar, tetapi keselamatan adalah prioritas. Sampai jumpa di Misano!" tulisnya di akun twitter resminya.

 

 

Terakhir kali pembatalan

Seperti diketahui, balapan seri ke-12 MotoGP Inggris secara resmi dibatalkan pada Minggu (26/8/2018).

Keputusan tersebut diambil seiring cuaca buruk di Sirkuit Silverstone, Inggris, yang diterpa hujan deras.

Cuaca hujan sudah turun sejak sesi hari Sabtu (25/8/2018) membuat beberapa pebalap terjatuh saat lintasan dalam kondisi basah.

Bahkan saat latihan bebas keempat Tito Rabat tertabrak motor Honda RC213V milik Franco Morbidelli.

Alhasil insiden tersebut membuat pebalap Avintia Racing itu harus menderita patah kaki.

Kondisi pada hari Sabtu itu membuat Race Directionmemutuskan untuk memajukan jadwal balapan untuk kelas MotoGP.

Balapan kelas MotoGP yang sejatinya dimulai paling akhir (19.00 WIB), kemudian dimajukan menjadi 17.30 WIB.

Namun pada hari Minggu, pada jam yang sudah ditentukan Silverstone justru dilanda hujan deras.

Jadwal balapan GP Inggris akhirnya kembali mengalami pengunduran, dimana paling akhir menjadi 22.30 WIB.

Namun karena cuaca tidak kunjung membaik, GP Inggris akhirnya dibatalkan untuk alasan keselamatan.

Padahal sebelumnya saat sesi pemanasan (WUP), sesi berlangsung dalam kondisi kering.

Race Director, Mike Webb, lantas melakukan jumpa pers sesaat setelah pembatalan GP Inggris.

"Balapan dibatalkan karena akumulasi air di permukaan lintasan. Sirkuit tidak dalam kondisi untuk menjalankan balapan dengan aman," kata Mike Webb.

"Pembatalan tersebut adalah dampak langsung dari permukaan trek yang baru," lanjutnya.

Sebagai informasi, sebelumnya lintasan Sirkuit Silverstone belum pernah diaspal ulang total sejak tahun 1996.

Pengaspalan ulang sejatinya dilakukan untuk membuat trek lebih rata. 

Namun, selain permukaan yang ternyata masih bergelombang, aspal baru juga membuat trek menjadi susah untuk mengering.

Pembatalan penuh ini (MotoGP, Moto2, dan Moto3) adalah yang pertama kalinya dalam 38 tahun terakhir bagi ajang balap MotoGP.

Terakhir kali MotoGP dibatalkan terjadi pada tahun 1980 saat gelaran GP Austria di Salzburgring, Austria.

Saat itu GP Austria yang berlangsung pada bulan April dibatalkan karena kondisi lintasan bersalju.

Dengan kata lain, batalnya gelaran sebuah balapan terjadi saat pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, baru menginjak usai satu tahun.

Pemegang sembilan gelar juara dunia itu lahir pada 16 Februari 1979 di Urbino, Italia.

sumber : detik.com

Indonesia menambah total lima medali pada hari Rabu (22/8/2018) di gelaran Asian Games 2018. Namun di klasemen umum, posisi Indonesia turun.

Indonesia saat ini menempati peringkat lima klasemen perolehan medali Asian Games 2018. Kontingen Merah Putih mengumpulkan enam emas, empat perak, dan tujuh perunggu.

Pada hari Rabu (22/8/2018), Indonesia meraih medali emas keenamnya di Asian Games 2018 lewat cabang olahraga paralayang. Hening Paradigma, Thomas Widyananto, Rony Pratama, Jafro Megaranto menyabet emas dari nomor akurasi beregu putra.

Masih dari cabang paralayang, Indonesia juga meraih satu medali perak di nomor akurasi beregu putri. Tambahan satu medali perak didapat dari cabang bulutangkis nomor beregu putra.


Cabang olahraga wushu kembali menyumbang medali dengan raihan dua perunggu lewat Yusuf Widiyanto dan Puja Riyaya. Satu lagi medali perunggu diraih tim bulutangkis beregu putri.

Secara keseluruhan, China masih memimpin klasemen medali dengan 38 emas, 30 perak, dan 15 perunggu. Jepang menyusul dengan 20 emas, 23 perak, dan 25 perunggu.


Klasemen medali Asian Games 2018 sampai hari Rabu (22/8/2018):

 

Perolehan Medali Indonesia dan Klasemen Asian Games 2018

 

 

 

sumber : tribunnews.com

 

Hasil akhir final Bulutangkis (Badminton) terbaru Asian Games 2018 beregu putra antara Indonesia Vs China pada Rabu, (22/8/2018) tertinggal jadi 1-3.

Ya, Indonesia gagal menyumbangkan emas dalam pertandingan final bulutangkis Asian Games 2018 ini setelah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto kalah dari ganda Putra China Liu Cheng/Zhang Nan.

Saat itu Indonesia kalah 3 set 21-18 17-21 21-18 atas China.

"Di Final ini, saya terlalu terburu-buru dan banyak melakukan kesalahan sendiri," kata Fajar seusai pertandingan.

"Saya minta maaf ke masyarakat Indonesia karena belum bisa melakukan hasil yang terbaik," tambah Muhammad Rian.

Dalam pertandingan itu sendiri, Fajar dan Rian sebetulnya sudah bermain baik.

Mereka bermain dengan tempo yang cepat sepanjang pertandingan.

Meski demikian, pasangan yang kini berada pada peringkat ke-9 dunia itu harus takluk dengan permainan cepat pasangan 4 dunia.

Pada pertandingan ini, Indonesia kalah 1-3.

 

Pada pertandingan pembuka Anthony Ginting menyerah karena cedera dalam laga pembuka Indonesia Vs China dalam final bulutangkis beregu putra Asian Games 2018.

Dalam pertandingan ini, Ginting dinyatakan kalah setelah Shi Yuqi memaksanya bermain rubber game atau 3 set.

Ya, Anthony Ginting yang berada di peringkat 12 dunia mampu mengalahkan Shi Yuqi yang saat ini berada pada peringkat ke-3 dunia.

Pertandingan antara Ginting Vs Shi Yu Qi berakhir dengan skor 21-14, 22-23 dan 20-20.

Dalam pertarungan ini, Ginting tampil menyerang dan cepat.

Itu terlihat dengan perolehan poin pada set pertama yang selisih jauh.

Set pertama antara Ginting Vs Shi Yuqi juga berlangsung singkat, kurang dari 30 menit.

Set pertama berakhir dengan skor 21-14.

Pada set kedua, Shi Yuqi yang berada pada peringkat ke-3 dunia, bangkit.

Ginting yang semula memimpin terlebih dahulu berhasil dikejar.

Set kedua yang berlangsung dramatis itupun berakhir dengan skor 23-22 dengan kemenangan Shi Yuqi.

Pada game ketiga, Ginting yang tampil di depan ribuan suporter Indonesia terus menampilkan permainan terbaiknya.

Dia bahkan langsung unggul 15-11. Meski demikian, Shi Yuqi mampu mengejar sampai skor menjadi 16-16.

Detik-detik berikutnya, pertandingan kian menarik.

Ginting bahkan sempat mengalami cedera saat pertandingan memasuki poin-poin akhir.

Saat poin memasuki pon 19-19, Ginting sempat terjatuh di lapangan.

Pertandingan selanjutnya tetap berlanjut.

Bahkan, Shi Yuqi sempat melakukan kesalahan dalam serve hingga skor menjadi 20-19.

Walau demikian, Ginting akhirnya menyerah karena cedera.

Pertandingan itupun harus diakhiri dengan skor 20-20.

 

Pada pertandingan kedua, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan setelah pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil mengalahkan Li Junhui dan Liu Yuchen.

Pertandingan ini tergolong menarik karena keduanya merupakan pemain dengan peringkat tertinggi di dunia.

Meski demikian, Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya yang tampil di hadapan ribuan penonton Indonesia mampu bermain lebih baik.

Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya berhasil unggul 2 set langsung dengan skor 21-17 dan 21-18.

 

Di pertandingan Ketiga, Jonathan Christie kalah dari juara dunia, Chen Long dengan skor 21-19, 16-21 dan 17-21

Sejak awal set pertama, Jonathan Christie tampil berbeda dengan pertandingan sebelumnya.

Kali ini Christie sering melalui rally panjang dengan Chen Long.

Kondisi itu bahkan sempat membuat Jonathan Christie sempat meminta bantuan medis ketika pertandingan berada pada 15-12 pada set ketiga.

Setelah itu Christie dan Chen Long terus menampilkan semangatnya.

Chen Long bahkan sempat mengejar poin menjadi 17-17 pada set ketiga.

Chen Long yang jauh lebih berpengalaman akhirnya berhasil memenangkan laga menjadi 17-21.

Hasil ini tentu saja tidak terlalu mengejutkan, sebab peringkat Jonathan Christie jauh lebih rendah daripada Chen Long.

Christie saat ini berada pada peringkat ke-11, lalu Chen Long pada peringkat ke-7.

Chen Long pernah menjadi juara dunia, tapi dari segi usia Christie lebih muda 9 tahun.

sumber : batamnews.co.id

 

Timnas U-23 menang 3-1 atas Hong Kong pada pertandingan terakhir Grup A sepak bola Asian Games 2018, di Stadion Patriot Candrabhaga, Senin malam (20/8/2018).

Hong Kong ungul terlebih dahulu lewat gol Hok Ming. Namun, Timnas U-23 mampu membalikan keadaan lewat gol Irfan Jaya, Stefano Lilipaly dan Hanif Syahbandi.

Kemenangan ini membuat Timnas U-23 dipastikan lolos ke 16 besar sebagai juara Grup A sepak bola Asian Games 2018. Di laga selanjutnya Timnas U-23 akan berhadapan dengan Uni Emirat Arab

Awal babak pertama tempo permainan berjalan lamban. Timnas U-23 dan Hongkong lebih banyak memainkan bola di lini tengah.

Evan Dimas dan Ricky seperti kesulitan mengalirkan bola ke lini depan. Sebaliknya, Hong Kong lebih sering melakukan tekanan lewat kedua pemain sayapnya, seperti dikutip dari laman liputan6.com.

Hingga pertengahan babak pertama, tak ada serangan berbahaya yang dilakukan kedua tim. Stefano Lilipaly dan Beto Goncalves selalu kesulitan mendapatkan peluang.

Timnas U-23 mendapat peluang mencetak gol di menit 32. Namun, sontekan Irfan Jaya masih mudah diamankan kiper Hong Kong, Ho Chun Yuen.

Giliran Hongkong yang mendapat kesempatan membuat gol. Matthewelliot Kai yang lolos dari kawalan, tendangannya melambung jauh.

Timnas Hongkong akhirnya mampu membuka keunggulan pada menit 38. Memanfaatkan umpan lambung Hok Ming yang tak terkawal dengan mudah menceploskan bola ke gawang Andritany.

 

Babak Kedua

Pemain Indonesia, Irfan Jaya berebut bola dengan pemain Palestina, Ahmed Qatmish pada laga Asian Games di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (15/8). Timnas Indonesia U-23 dipaksa menyerah 1-2 oleh Palestina. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Laga baru berjalan satu menit Timnas U-23 akhirnya mampu menyamakan kedudukan. Gol penyeimbang dicetak Irfan Jaya

Gol Irfan membuat pemain Timnas U-23 makin bersemangat untuk mencetak gol kedua. Stefano Lilipaly dan Irfan mulai merepotkan barisan belakang lawan

Menit 60 Timnas U-23 mendapat hadiah tendangan bebas. Tendangkan keras Rezaldi Hehanussa dengan susah payah ditepis kiper Hong Kong

Timnas U-23 nyaris mencetak gol kedua. Sayang, tembakan keras Saddil masih bisa diblok Ho Chun Yuen.

Timnas U-23 terus mengurung pertahanan Hong Kong. Usaha keras pemain Indonesia akhirnya terbayar pada menit 84, Lilipaly yang tak terkawal dengan mudah menceploskan bola ke gawang Hongkong.

 

Susunan Pemain

Indonesia U-23: Andritany Ardhiyasa; Putu Gede Juni Antara, Hansamu Yama Pranata, Ricky Fajrin, Rezaldi Hehanussa; Evan Dimas, Zulfiandi, Stefano Lilipaly; Febri Hariyadi (Septian), Irfan Jaya (Saddil Ramdani), Beto Goncalves

Hongkong U-23: Ho Chun Yuen, Wang Kit Tsui, Hok Ming, Vasudeva Das, Chun Lok, Wai Keung Chung, Ka Wai Lam, Matthewelliot Kai, Chun Ming, Hin Ting Lam, Hiu Chung Law

sumber : tribunnews.com

 

Liverpool sukses meraih kemenangan 2-0 atas tuan rumah Crystal Palace di Stadion Selhurst Park, laga pekan ke-2 Premier League Liga Inggris, Selasa (21/8/2018) dini hari WIB.

Dua gol Liverpool pada laga kontra Crystal Palace tercipta lewat sepakan penalti James Milner (menit ke-45) serta Sadio Mane (90+2')

Pada awal babak pertama Crystal Palace yang bertindak sebagai tuan rumah mengambil inisiatif serangan lebih dahulu.

Usai tertekan di awal laga, The Reds perlahan bisa mengimbangi The Eagles dan mulai lebih banyak menguasai bola.

Namun ketatnya laga membuat bola lebih sering berkutat di lini tengah.

Crystal Palace membuka peluang terlebih dahulu lewat sepakan jarak jauh Andros Townsend pada menit ke-25 yang masih menerpa mistar gawang Alisson.

Setelah dikejutkan dengan tendangan Andros Townsend, The Reds langsung merespon lewat tembakan dari Naby Kieta pada menit ke-28 yang mampu ditepis oleh kiper Crystal Palace, Wayne Hennessey.

Laga babak pertama sendiri bisa dibilang minim peluang dari kedua kubu.

lace yang bertindak sebagai tuan rumah mengambil inisiatif serangan lebih dahulu.

Ketika laga babak pertama sepertinya akan berakhir dengan 0-0, Liverpool mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-44.

Penalti didapatkan skuat asuhan Juergen Klopp setelah Mohamed Salah dilanggar oleh Mamadou Sakho.

James Milner yang maju sebagai eksekutor melaksanakan tugasnya dengan baik.

Gol tunggal Milner di akhir babak pertama tersebut membuat Liverrpo unggul 1-0 atas Crystal Palace di paruh laga.

Pada babak kedua, Crystal Palace yang tertinggal satu gol berusaha untuk mencari gol balasan.

Beberapa peluang sukses dihasilkan skuat asuhan Roy Hudgson namun kesigapan Alisson mengagalkan peluang The Eagels.

Peluang Crystal Palace untuk menyamakan kedudukan semakin berat setelah bek sayap mereka Aaron-Wan Bissaka mendapatkan kartu merah pada menit ke-75

Wan Bissaka mendapatkan kartu merah langsung dari wasit Michael Oliver setelah menghentikan laju lari Mohamed Salah di depan kotak penalti Crystal Palace.

Liverpool akhirnya sukses menutup laga dengan kemenangan 2-0 setelah Sadio Mane mampu mencetak gol pada menit 90+2' melalui sebuah serangan balik.

 

Rekor Milner

Gelandang Liverpool, James Milner, berhasil mempertajam rekor yang ia miliki di ajang Premier League atau kasta tertinggi Liga Inggris dalam hal penalti.

Rekor tersebut adalah menjadi pemain pertama di Premier League yang sukses mencetak 8 gol berturut-turut tanpa kegagalan.

Keberhasilan James Milner ini didapat saat mengantarkan Liverpool meraih kemenangan 2-0 atas Crystal Palace pada pekan ke-2 Liga Inggris 2018-2019 di Stadion Selhurst Park, London, pada Senin (20/8/2018) atau Selasa dini hari WIB.

 

 

Gol kemenangan Liverpool tersebut dicetak James Milnermelalui eksekusi penalti (menit ke-45) dan sontekan Sadio Mane (90+3').

Penalti itu didapat Liverpool setelah wasit Michael Oliver menilai bahwa Mamadou Sakho telah menjatuhkan Mohamed Salah di area terlarang.

Selama membela Liverpool, gol penalti tersebut adalah yang ke-12 bagi James Milner di semua ajang dari total 14 kesempatan yang dimiliki pemain berusia 32 tahun itu.

Dengan kata lain, persentase keberhasilan penalti James Milnerbersama Liverpool adalah 85,7 persen.

Jika hanya menghitung total penalti di Liga Inggris, James Milner hanya pernah sekali gagal mengeksekusi penalti selama berseragam Liverpool.

Kegagalan tersebut terjadi pada 2016-2017 saat Liverpool ditahan imbang Southampton dengan skor 0-0.

Penalti James Milner di pertandingan tersebut berhasil dimentahkan oleh kiper Fraser Forster dengan gemilang.

 

Susunan pemain Crystal Palace dan Liverpool.

Crystal Palace (4-4-2): 13-Wayne Hennessey; 29-Aaron-Wan Bissaka, 5-James Tomkins, 12-Mamadou Sakho, 3-Patrick van Aanholt; 18-James McArthur, 4-Luka Milivojevic, 15-Jeffrey Schlupp, 10-Andros Townsend (2-Joel Ward 83'); 17-Christian Benteke (9-Alexander Sorloth 70'), 11-Wilfried Zaha (7-Max Meyer 83')

Cadangan : 14-Jordan Ayew, 8-Cheick Kouyate,31-Guaita, 34-Martin Kelly

Pelatih : Roy Hudgson

Liverpool (4-3-3): 13-Alisson; 4-Virgil van Dijk, 12-Joe Gomez, 26-Andrew Robertson, 66-Trent Alexander-Arnold; 7-James Milner (14-Jordan Henderson 67'), 5-Giorginio Wijnaldum, 8-Naby Keita (20-Adam Lallana 87'); 9-Roberto Firmino, 11-Mohamed Salah, 10-Sadio Mane

Cadangan : 15-Daniel Sturridge, 18-Alberto Moreno, 22-Simon Mignolet, 23-Xherdam Shaqiri, 32-Joel Matip

sumber : tribunnews.com

 

Kontingen Indonesia sukses menambah 3 medali emas pada hari kedua Asian Games 2018, Senin (20/8/2018).

Tambahan tiga emas itu, membuat jumlah raihan emas Indonesia menjadi empat. Indonesia juga menambah 1 medali perak dan 2 perunggu.

Dengan koleksi 4 emas, 2 perak dan 2 perunggu hingga hari kedua, INdonesia kini berada di peringkat keempat klasemen perolehan medali sementara Asian Games 2018.

 

 

 

 

Tiga medali emas yang didapat Indonesia pada hari kedua penyelenggaraan Asian Games 2018 didapat Lindswell Kwok (wushu) serta dari dua atlet balap sepeda gunung nomor downhill, Tiara Andini Prastika dan Khoiful Mukhib.

Satu medali emas lain disumbangkan taekwondoin Defia Rosmaniar pada Minggu (19/8/2018), beberapa jam setelah atlet wushu, Edgar Xavier Mavelo, meraih medali perak - medali pertama Indonesia di Asian Games 2018.

Satu medali perak lainnya disumbangkan lifter Sri Wahyuni.

Adapun dua medali perunggu masing-masing diraih oleh Nining Porwaningsih (downhill) dan lifter Surahmat.

Dengan perolehan empat medali emas, pencapaian kontingen Indonesia pada tahun ini sudah menyamai Asian Games Incheon 2014.

Ketika itu di Korea Selatan, Indonesia meraih 4 medali emas, 5 perak, dan 11 perunggu

 

 

Pada Asian Games 2018, kontingen Indonesia ditargetkan menembus posisi 10 besar klasemen perolehan medali.

Peraih medali terbanyak masih dikuasai China dengan meraih 15 emas, 12 perak, dan 9 perunggu.

Posisi kedua ditempati Jepang, dengan raihan 8 emas, 11 perak, dan 11 perunggu, disusul Korea Selatan yang sudah meraih 5 emas, 9 perak, dan 10 perunggu

Indonesia di tempat keempat dengan catatan 4 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.

Daftar Peraih Medali Indonesia

Medali Emas

- Defia Rosmaniar (taekwondo)

- Lindswell Kwok (Wushu)

- Tiara Andini Prastika (Downhill Putri)

- Khoiful Mukhib (Downhill Putra)

 Medali Perak

- Edgar Xavier Marvelo (Wushu)

- Sri Wahyuni (Angkat Besi)

Medali Perunggu

- Nining Porwaningsih (Downhill Putri)

- Surahmat

 

Klasemen

 

sumber : tribunnews.com

 

Setelah malam pembukaan Asian Games semalam yang dipenuhi pertunjukkan yang jadi viral di media sosial Sabtu (18/8/2018), hari ini, Minggu (19/8/2018) para atlet memulai berbagai pertandingan untuk meraih medali.

Untuk sementara Indonesia berada di posisi empat dengan raihan 1 medali emas dan 1 medali perak Asian Games.

 
Dikutip dari situs resmi Asian Games 2018, tuan rumah Indonesia berhasil mengumpulkan satu medali emas dan satu medali perak.

Medali tersebut disumbangkan atlet Marvelo Edgar Xavier dari cabang olahraga Wushu dari nomor Changquan Putra.

Sedangkan medali perak datang dari cabang olahraga menembak beregu campuran kategori Air Rifle 10 meter.

Posisi ketiga ditempati Chinese Taipei dengan 1 emas dan 1 perunggu.

Emas disumbangkan cabang olahraga menembak beregu campuran kategori Air Rifle 10 meter.

 

Sementara medali perunggu disumbangkan kategori Changquan Putra.

Negara Asia Tenggara lainnya, Thailand membayangi Indonesia di urutan kelima yakni Thailand.

Negeri Gajah Putih sementara telah meraih 1 medali emas dan 1 medali perunggu.

 

 

Perolehan Medali Sementara Asian Games 2018 (www.asiangames2018.id)

sumber : goal.com

 

Tim nasional (timnas) Indonesia U-23 berhasil menuai kemenangan pada laga perdana mereka di grup A Asian Games 2018. Itu setelah, mereka menumbangkan Cina Taipei dengan skor telak 4-0, di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (12/8) malam.

Kemenangan ini membuat Indonesia menduduki peringkat kedua sementara grup A dengan tiga poin dari satu laga. Sedangkan Cina Taipei turun ke posisi keempat dengan satu poin dari dua pertandingan.

 

Babak pertama 

Indonesia langsung tampil menggebrak sejak menit awal pertandingan. Ancaman demi ancaman diberikan skuat asuhan Luis Milla itu ke gawang Cina Taipei.

Tendangan Evan Dimas masih melambung di atas gawang Cina Taipei. Begitu juga umpan silang Febri Hariyadi gagal disambar rekan satu timnya di depan gawang tim tamu.

Cina Taipei sesekali juga memberikan ancaman. Salah satunya peluang didapatkan Chen Shengwei. Namun tendangannya masih menyamping di sisi kanan gawang Indonesia yag dikawal Andritany Ardhiyasa.  

Evan Dimas mencoba melakukan penetrasi ke area kotak penalti Cina Taipei, yang diakhiri dengan tendangan mendatar. Bola masih bisa diantisipasi kiper Pan Wenchieh.

Pun dengan sepakan Zulfiandi dan Stefano Lilipaly masih belum tepat sasaran. Skor tanpa gol mengakhiri babak pertama.

 

Babak kedua

Memasuki babak kedua, Indonesia tetap tak mengendurkan serangan mereka. Tapi Cina Taipei juga terus memberikan perlawanan.

Pertahanan rapat terus diperagakan skuat asuhan Pen Wushung itu. Hingga akhirnya, Stefano Lilipaly berhasil memecah kebuntuan Indonesia pada menit ke-67 melalui sundulannya yang menyambut umpan tendangan bebas Febri Hariyadi.

Gol tersebut semakin melecut semangat para penggawa Indonesia. Alberto Goncalves kembali menambah keunggulan skuat asuhan Luis Milla menjadi 2-0, pada menit ke-71.

Kali ini, Beto berhasil memanfaatkan umpan yang diberikan Lilipaly di kotak penalti lawan. Tertinggal dua gol, Cina Taipei mencoba bermain lebih terbuka.

Namun kembali, Lilipaly yang menjadi momok bagi gawang Cina Taipei, lewat gol tendangan saltonya pada menit ke-76. Skor kembali berubah menjadi 3-0.

Tekanan demi tekanan terus dilakukan tim Garuda Muda. Bahkan, peluang emas kembali didapatkan melalui Febri. Namun bola sepakannya masih melambung di atas gawang. 

Muhammad Hargianto yang baru masuk pada babak kedua ikut mencetak gol pada masa injury time, lewat tendangan dari luar kotak penalti. Skor 4-0, menutup laga ini.


Susunan Pemain

Cina Taipei U-23
Pelatih:
Pen Wushung

1 Pan Wenchieh; 2 Wang Ruei, 3 Chen Tingyang, 5 Huang Hsiangche, 17 Hus Hungchih; 16 Chao Minghsiu, 20 Tu Shaochieh, 7 Yu Chiahuang, 13 Chen Hungwei; 9 Lee Hsiangwei, 10 Chen Chaoan

Cadangan: 4 Tsou Yuchieh, 6 Cheng Hao, 8 Wu Yenshu, 11 Li Kaijie, 12 Chen Shengwei, 14 Lai Chihsuan, 15 Wang Kuanju, 18 Tsai Shuoche, 19 Wei Maoting

Indonesia U-23
Pelatih:
Luis Milla Aspas

12 Andritany Ardhiyasa; 2 I Putu Gede Juni Antara, 15 Ricky Fajrin, 16 Hansamu Yama Pranata, 7 Muhammad Rezaldi Hehanussa; 4 Zulfiandi, 6 Evan Dimas Darmono, 10 Stefano Lilipaly, 13 Febri Hariyadi, 18 Irfan Jaya; 9 Alberto Goncalves

Cadangan: 1 Awan Setho Raharjo; 3 Andy Setyo Nugroho, 5 Bagas Adi Nugroho, 8 Muhammad Hargianto, 11 Gavin Kwan Adsit, 14 Septian David Maulana, 17 Saddil Ramdani, 19 Hanif Abdurrauf Sjahbandi, 20 Ilham Udin Armaiyn

sumber : kompas.com

 

Timnas U-16 Indonesia memastikan diri melaju ke final Piala AFF U-16 setelah mengalahkan timnas U-16 Malaysia 1-0 pada babak semifinal, Kamis (9/8/2018).

Bagus Kahfi menjadi bintang dalam laga di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Dia mencetak gol tunggal pada menit ke-70 lewat titik putih.

Dengan hasil ini, Indonesia akan berhadapan dengan timnas U-16 Thailand pada partai puncak yang berlangsung di Sidoarjo, Sabtu (11/8).

Thailand meraih tiket final setelah mengalahkan timnas U-16 Myanmar 1-0 beberapa jam sebelum laga ini.

Tampil di hadapan ribuan suporter, Indonesia langsung tampil menekan sejak awal laga. Pada menit ke-3, Indonesia mendapatkan peluang lewat bola mati tetapi bola tendangan keras Yudah Febrian sedikit melebar di sisi kiri gawang Malaysia.

Terus menerus menyerang, Indonesia baru bisa mendapatkan peluang emas pada menit ke-28. Peluang ini berawal dari kecerdikan David Maulana yang mampu mencuri bola dari penguasaan bek Malaysia. Dalam kondisi tiga lawan satu pemain Malaysia, David Maulana justru memilih melakukan tembakan yang hanya melambung di atas mistar. Peluang ini pun gagal berbuah gol.

Indonesia kembali mendapat peluang emas pada menit ke-30. Supriadi yang mendapatkan umpan silang dari Fajar Rohman dari sisi kanan mampu melepaskan tembakan kaki kanan.

Namun bola tendangan Supriadi hanya membentur tiang kanan gawang Malaysia. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tempo permainan tetap berjalan cepat. Pelatih Indonesia, Fakhri Husaini, memasukkan Sutan Diego Armando Zico untuk menambah daya gedor.

Serangan Indonesia tidak banyak berubah di mana selalu mengandalkan dua sisi sayap. Alhasil setiap serangan Indonesia selalu berakhir dengan umpan silang yang tidak membahayakan gawang Malaysia.

Seisi Stadion Gelora Delta bergemuruh saat wasit memberikan Indonesia penalti pada menit ke-69. Penalti ini didapat setelah akselerasi Supriadi dihentikan oleh kiper Malaysia, Abdul Alim.

Bagus Kahfi yang menjadi algojo mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Bola tendangannya ke sisi kiri gawang Malaysia tak mampu dijangkau kiper yang sudah bisa menembak arah si kulit bulat. Skor menjadi 1-0. Usai gol ini, Malaysia yang sepanjang pertandingan bermain bertahan, keluar menyerang. Ini meninggalkan lubang di lini belakangnya, tetapi gagal dimanfaatkan secara maksimal.

Indonesia kembali mendapatkan peluang emas pada menit ke-73. Menerima umpan terobosan David Maulana, Bagus Kahfi berhasil masuk ke kotak penalti. Sayang, Bagus Kahfi gagal melewati kiper Abdul Alim sehingga bola mengarah keluar lapangan.

Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Indonesia pun memastikan diri ke partai final.

 

 

Susunan pemain Indonesia versus Malaysia:

Indonesia (4-3-3): Ernando Ari Sutaryadi; Bagas Kaffa, Fadilah Nur Rahman, Komang Teguh, Yudah Febrian; David Maulana, Brylian Negiehta, Andre Oktaviansyah; M. Supriadi, Fajar Fathur Rohman, Bagus Kahfi.

Pelatih: Fakhri Husaini

 

Malaysia (4-5-1): Abdul Alim: M Alias, Ali Imran Sukari, Dinesh Baskaran, M Izzul Adham; Mohamad Ikhwan, Aznil Daniel, M Marwan, Megat Syafique, Azrul Haikal Ramlee; Harith Naem.

Pelatih: Raja Azlan Shah

Page 5 of 6

Tentang Kami