Live Streaming
Thursday, 23 August 2018 08:51

Hasil Akhir Final Badminton (Bulutangkis) Asian Games Indonesia Vs China, Gagal Dapat Emas

Written by 
Rate this item
(0 votes)

sumber : tribunnews.com

 

Hasil akhir final Bulutangkis (Badminton) terbaru Asian Games 2018 beregu putra antara Indonesia Vs China pada Rabu, (22/8/2018) tertinggal jadi 1-3.

Ya, Indonesia gagal menyumbangkan emas dalam pertandingan final bulutangkis Asian Games 2018 ini setelah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto kalah dari ganda Putra China Liu Cheng/Zhang Nan.

Saat itu Indonesia kalah 3 set 21-18 17-21 21-18 atas China.

"Di Final ini, saya terlalu terburu-buru dan banyak melakukan kesalahan sendiri," kata Fajar seusai pertandingan.

"Saya minta maaf ke masyarakat Indonesia karena belum bisa melakukan hasil yang terbaik," tambah Muhammad Rian.

Dalam pertandingan itu sendiri, Fajar dan Rian sebetulnya sudah bermain baik.

Mereka bermain dengan tempo yang cepat sepanjang pertandingan.

Meski demikian, pasangan yang kini berada pada peringkat ke-9 dunia itu harus takluk dengan permainan cepat pasangan 4 dunia.

Pada pertandingan ini, Indonesia kalah 1-3.

 

Pada pertandingan pembuka Anthony Ginting menyerah karena cedera dalam laga pembuka Indonesia Vs China dalam final bulutangkis beregu putra Asian Games 2018.

Dalam pertandingan ini, Ginting dinyatakan kalah setelah Shi Yuqi memaksanya bermain rubber game atau 3 set.

Ya, Anthony Ginting yang berada di peringkat 12 dunia mampu mengalahkan Shi Yuqi yang saat ini berada pada peringkat ke-3 dunia.

Pertandingan antara Ginting Vs Shi Yu Qi berakhir dengan skor 21-14, 22-23 dan 20-20.

Dalam pertarungan ini, Ginting tampil menyerang dan cepat.

Itu terlihat dengan perolehan poin pada set pertama yang selisih jauh.

Set pertama antara Ginting Vs Shi Yuqi juga berlangsung singkat, kurang dari 30 menit.

Set pertama berakhir dengan skor 21-14.

Pada set kedua, Shi Yuqi yang berada pada peringkat ke-3 dunia, bangkit.

Ginting yang semula memimpin terlebih dahulu berhasil dikejar.

Set kedua yang berlangsung dramatis itupun berakhir dengan skor 23-22 dengan kemenangan Shi Yuqi.

Pada game ketiga, Ginting yang tampil di depan ribuan suporter Indonesia terus menampilkan permainan terbaiknya.

Dia bahkan langsung unggul 15-11. Meski demikian, Shi Yuqi mampu mengejar sampai skor menjadi 16-16.

Detik-detik berikutnya, pertandingan kian menarik.

Ginting bahkan sempat mengalami cedera saat pertandingan memasuki poin-poin akhir.

Saat poin memasuki pon 19-19, Ginting sempat terjatuh di lapangan.

Pertandingan selanjutnya tetap berlanjut.

Bahkan, Shi Yuqi sempat melakukan kesalahan dalam serve hingga skor menjadi 20-19.

Walau demikian, Ginting akhirnya menyerah karena cedera.

Pertandingan itupun harus diakhiri dengan skor 20-20.

 

Pada pertandingan kedua, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan setelah pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil mengalahkan Li Junhui dan Liu Yuchen.

Pertandingan ini tergolong menarik karena keduanya merupakan pemain dengan peringkat tertinggi di dunia.

Meski demikian, Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya yang tampil di hadapan ribuan penonton Indonesia mampu bermain lebih baik.

Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya berhasil unggul 2 set langsung dengan skor 21-17 dan 21-18.

 

Di pertandingan Ketiga, Jonathan Christie kalah dari juara dunia, Chen Long dengan skor 21-19, 16-21 dan 17-21

Sejak awal set pertama, Jonathan Christie tampil berbeda dengan pertandingan sebelumnya.

Kali ini Christie sering melalui rally panjang dengan Chen Long.

Kondisi itu bahkan sempat membuat Jonathan Christie sempat meminta bantuan medis ketika pertandingan berada pada 15-12 pada set ketiga.

Setelah itu Christie dan Chen Long terus menampilkan semangatnya.

Chen Long bahkan sempat mengejar poin menjadi 17-17 pada set ketiga.

Chen Long yang jauh lebih berpengalaman akhirnya berhasil memenangkan laga menjadi 17-21.

Hasil ini tentu saja tidak terlalu mengejutkan, sebab peringkat Jonathan Christie jauh lebih rendah daripada Chen Long.

Christie saat ini berada pada peringkat ke-11, lalu Chen Long pada peringkat ke-7.

Chen Long pernah menjadi juara dunia, tapi dari segi usia Christie lebih muda 9 tahun.

Read 53 times

Tentang Kami