Live Streaming
Page 4 of 13
31 August 2018

sumber : tribunnews.com

Akhirnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan bonus untuk para atlet peraih medali emas, perak maupun perunggu di Asian Games 2018 segera cair.

"Kini mantap bertengger di posisi keempat perolehan medali sementara Asian Games 2018 dengan 30 medali emas, 22 perak, dan 37 perunggu.

Atas pencapaian dan prestasi para atlet itu, pemerintah sudah menyiapkan bonus.
 
Saya ingin agar bonus diberikan kepada para pahlawan olahraga ini sesegera mungkin,

 kalau bisa sebelum keringat mereka mengering," tulis akun@Jokowi seperti TribunStyle.com lansir dari Instagram presiden, Kamis 30 Agustus 2018. 
Postingan akun Instagram @jokowi
Postingan akun Instagram @jokowi (INSTAGRAM)

Berapa bonus para atlet?

Contohnya Jonatan Christie alias Jojo.

 

Pebulu tangkis Indonesia, Jonatan Christie, sudah ditunggu guyuran bonus melimpah usai tampil gemilang pada Asian Games 2018.

Jonatan Christie sukses meraih medali emas setelah menjadi juara cabang olahraga bulu tangkis nomor ganda putra Asian Games 2018.

Pada pertandingan yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, pebulu tangkis yang akrab disapa Jojo itu berhasil mengatasi perlawanan Chou Tien Chen (Taiwan) dengan skor 21-18, 20-22, 21-15.

Dilansir dari Tribunnews.com, Kepala Dispora DKI Jakarta, Ratiyono, mengungkapkan bahwa Jojo akan dijadikan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta ataupun di lingkungan Kemenpora.

Tak hanya dijadikan PNS, ternyata Jonatan Christie sudah ditunggu bonus senilai Rp300 juta dari Pemprov DKI Jakarta.

"Dari Pemprov iya (mendapat uang Rp300 Juta -red). Dari Kemenpora Rp1,5 M. Dari sponsor dia pasti ada. Kalo mau jadi PNS sudah pasti," kata Ratiyono yang dilansir BolaSport.com dariTribunnews.

Lebih lanjut, Ratiyono pun mengungkapkan tentang detail bonus yang sudah disiapkan oleh Pemprov DKI Jakarta untuk para atlet berprestasi di Asian Games 2018.

"Kalo emas Rp300 juta, perak Rp150 jutat, sedangkan perunggu Rp90 jutat. Makanya jangan mau perak sama perunggu. Emas saja," ucap Ratiyono.

31 August 2018

sumber : tribunnews.com

Presiden Joko Widodo menceritakan proses di balik pembuatan video di Pembukaan Asian Games 2018 yang sempat viral beberapa waktu yang lalu.

Video tersebut menunjukkan aksi Jokowi yang ahli mengendarai motor gede (moge).

Bak pengendara profesional, Jokowi meliuk-liuk di gang kecil.

Jokowi juga memamerkan aksi terbang melewati truk dan aksistoppie saat bajaj menghadangnya.

Video pembukaan Asian Games 2018 tersebut langsung viral dan dibicarakan publik.

Banyak tokoh maupun publik menyoroti sosok stunman yang dipakai Jokowi.

Mengetahui videonya viral, Jokowi angkat bicara.

Jokowi menceritakan proses pembuatan video pembukaan Asian Games tersebut saat menghadiri pembukaan Kongres Mahasabha XI Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) di Hotel The Rich, Yogyakarta, Rabu (29/8/2018).

Pidato penjelasan Jokowi itu terekam dalam video yang diunggah Wishnutama selaku Creative Director Pembukaan Asian Games 2018 dalam Instagramnya, @wishnutama, Kamis (30/8/2018).

Dalam pidatonya, Jokowi mengatakan bahwa video viralnya di pembukaan Asian Games bertujuan sebagai hiburan.

Awalnya, video tersebut sudah direncanakan sekitar satu setengah tahun yang lalu.

Wishnutama langsung mendatangi Jokowi dan menawarkan untuk bermain di acara pembukaan Asian Games 2018.

Tawaran itu langsung disetujui oleh Jokowi.

"Saya diberi alternatif saat itu, yang biasa, agak ekstrem, dan ekstrem. Saya terus pilih yang ekstrem. Nah, dirancang dan jadinya seperti itu," cerita Jokowi.

"Ya, sekali lagi presiden disuruh akrobat seperti itu, ya gila bro," tambahnya.

Dalam pidato itu, Jokowi juga merasa heran dengan hal yang dibicarakan publik, terutama tentang aksinya tentang stuntman.

"Kan ditampilkan warna-warni budaya yang kita miliki, di video itu diselipkan saya naik sepeda motor. Problemnya sebetulnya bukan di naik sepeda motornya, yang diurus kok yang sebetulnya enggak perlu diurus, masalah stuntman," tegasnya.

"Ya, masak saya suruh main sendiri seperti itu, logikanya Presiden suruh jumping seperti itu, yang bener aja lah," ucapnya disambut riuh tepuk tangan semua hadirin yang hadir.

Jokowi juga mengatakan bahwa orang-orang politik terlalu mempermasalahkan video yang dianggapnya sebagai hiburan itu.

Presiden ketujuh RI itu juga membicarakan tentang aksi goyang dayung yang dilakukan saat pembukaan Asian Games.

Jokowi mengatakan bahwa publik terlalu mempermasalahkan hal yang tidak perlu.

Dalam keterangan unggahannya itu, Wishnutama mengutip perkataan Jokowi dan mengucapkan terima kasih.

Wishnutama sangat terkesan dengan apresiasi yang diberikan presiden ketujuh RI itu.

Selain itu, Wishnutama juga mengatakan bahwa dia sangat bangga dengan prestasi para atlet yang sedang berjuang di Asian Games 2018.

" "YA GILA BRO!”

Terima kasih banyak pak @jokowi atas apresiasinya untuk kerja keras tim #openingceremonyasiangames2018.

Sangat bangga juga dengan prestasi atlit2 Indonesia yang jauh melampaui target," tulis Wishnutama dalam keterangan videonya

30 August 2018

sumber : detik.com

Berselancar di media sosial kini bagai melihat perang panas dua kubu pendukung capres, Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto.Ada saja hal yang diperdebatkan masing-masing pendukung dan saling melempar opini.

Namun final pertandingan pencak silat di Asian Games tampaknya bisa menjadi 'air' yang meredam panasnya perang di media sosial. Jokowi danPrabowo justru menunjukkan kepada masyarakat bahwa tidak ada apa-apa di antara mereka. Itu terlihat dari momen pelukan keduanya. Olahraga tradisional Indonesia yang menyatukan mereka berdua.

Momen itu tercipta saat Pesilat Hanifan Yudani Kusumah berhasil meraih medali emas. Setelah menang, sebagai selebrasi, Hanif naik ke tempatJokowi dan Prabowo duduk. Dia langsung memeluk keduanya bersamaan dalam selubung bendera merah-putih. Jokowi dan Prabowo tersenyum bersama dalam pelukan Hanif.

"Biar tahu masyarakat Indonesia, Prabowo dan Jokowi tidak ada apa-apa. Hanya itu orang-orang yang sirik karena kesuksesan mereka. Saya sebagai insan silat Indonesia bahwa silat itu artinya silaturahmi. Jadi kita harus jaga menjaga hati kita sama-sama. Kita satu bangsa, satu negara, masa kita harus terpecah belah karena hal tidak penting," ungkap Hanifan usai pertandingan.

Percikan keakraban Jokowi dan Prabowo sebenarnya terlihat sejak Jokowi datang ke Padepokan Pencak Silat TMII. Jokowi disambut langsung oleh Ketum Partai Gerindra itu begitu tiba. Setelah itu, Jokowi diantar menuju kursi VIP. Di barisan VIP, sudah ada Wapres Jusuf Kalla, Megawati Soekarnoputri, dan Menko PMK Puan Maharani.

Saat duduk bersama, keduanya saling ngobrol dan tertawa. Momen keakraban juga tercipta saat penyerahan medali emas ke pesilat Wewey Wita. Jokowi tak sungkan mengajak Prabowo ngevlog. Prabowo sendiri tampak bersemangat berbicara, termasuk Wewey.

Bahkan, keduanya kompak memposting keakraban dan pelukan itu di akun media sosial masing-masing. Baik Jokowi dan Prabowo sepakat, bahwa untuk kepentingan nasional semuanya harus bersatu.

"Pesilat putra Hanifan Yudani Kusumah merayakan kemenangannya dengan berlari keliling arena lalu naik ke tribun penonton tempat saya duduk bersama Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Kami bertiga -- Hanifan, saya dan Pak Prabowo -- pun berpelukan dalam selubung merah putih," tulis Jokowi di Instagram.

"Kita boleh berbeda pendapat diantara kita, tapi satu, kalau menyangkut kepentingan nasional kita harus bersatu," kata Prabowo di Instagram.

Masyarakat langsung menyambut baik momen pelukan kedua tokoh itu. Keriuhan juga menggelegar di media sosial yang semula jadi 'medan perang' kubu pendukung. Banyak netizen yang sepakat bahwa foto pelukan Jokowi-Prabowo menjadi penanda bahwa pendukung keduanya harus bersatu untuk bangsa.

28 August 2018

sumber : detik.com

Tagar #2019GantiPresiden ramai lagi. Gerakan itu semula digagas oleh Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera pada Maret 2018 lalu. 

Sejak bulan itu, gerakan ganti presiden ramai di telinga masyarakat dan kontroversial. Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais sempat mengatakan, gerakan ganti presiden sulit terbendung.

"Kami yakin memang arus #2019GantiPresiden itu sudah unstoppable, tak bisa dibendung," kata Amien di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/4).


Tagar #2019GantiPresiden kemudian nongol di berbagai kegiatan, mulai dari Car Free Day (CFD) sampai demo-demo. Puncaknya, yakni saat Pilgub Jawa Barat 2018. Pasangan Sudrajat-Syaikhu memamerkan kaus putih dengan tulisan #2019GantiPresiden di atas panggung debat cagub kala itu. Saat itu, Syaikhu menyebut aksinya tersebut sebagai bentuk ekspresi.

"Saya kira undang-undangnya kan kebebasan berekspresi, jadi kita juga harus belajar semuanya bahwa ini suatu kebebasan mengekspresikan. Itu sama saja dengan kaus-kaus yang ada di Jakarta. Jadi ini adalah suatu hal yang wajar dalam era demokrasi," ujarnya di Depok, Jawa Barat, Senin (14/5).

Usai insiden di panggung debat Pilgub Jabar pada Mei 2018, gerakan #2019GantiPresiden sempat redup. Gemanya hanya terdengar sesekali, itu pun hanya selentingan. Misalnya lewat rilisan lagu ganti presiden yang dinyanyikan oleh Sang Alang. 

Tapi, baru-baru ini gerakan tagar #2019GantiPresiden kembali jadi sorotan menjelang kampanye Pilpres 2019. Aksi maupun deklarasi #2019gantiPresiden ramai lagi dilakukan di berabagai daerah. Namun, gerakan itu banyak di tolak warga. Di Jawa Barat, Majelis Ulama Indonesia Jabar menolak gerakan tagar #2019GantiPresiden karena dinilai lebih dominan unsur provokasi.

"Gerakan ganti presiden dinilai lebih dominan unsur provokasi dan mengarah pada aksi inkonstitusional dibandingkan dengan kegiatan yang menjunjung tinggi demokrasi," kata MUI Jabar Rafani Achyar di kantor MUI Jabar, Jalan Martadinata, Kota Bandung, Rabu (1/8).

Deklarasi #2019GantiPresiden juga ditolak di Serang, Banten dan Surabaya. Polisi menyebut aksi gerakan ganti presiden tak berizin.

"Tidak, tidak ada (izin). Saya tahunya baca-baca di media sosial dan kabar yang beredar di pesan-pesan seminggu ini," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Rudi Setiawan saat dihubungi detikcom, Jumat (24/8).

Di Riau, deklarasi #2019GantiPresiden juga diminta dibatalkan pihak kepolisian. Polisi menyebut aksi tersebut lebih banyak mudaratnya.

"Saya nyatakan batalkan itu. Batalkan. Nggak ada manfaatnya, mudaratnya banyak," kata Kapolda Riau Brigjen Widodo Eko Prihastopo, di Mako Brimob Polda Riau, Jl KH Ahamad Dahlan, Pekanbaru, Jumat (24/8).

Banyaknya penolakan di berbagai daerah, membuat sang Inisiator Mardani Ali Sera, meminta gerakan #2019GantiPresiden dilakukan dengan elegan dan santun. "Gerakan #2019GantiPresiden harus tetap menjaga karakter gerakan yang elegan, santun, dan cerdas. Karena ini gerakan mencintai negeri dengan cara mendidik masyarakat untuk berani, cerdas, dan tetap santun," kata Mardani lewat keterangan tertulisnya, Senin (27/8).


Ketua DPP PKS ini mengingatkan rekan-rekan relawan untuk mencermati naskah deklarasi #2019GantiPresiden yang tertuang dalam buku yang sudah diluncurkan Mardani. Mardani menambahkan karakter elegan dan santun, juga disertai prosedur dan izin di setiap tempat deklarasi.

Mardani mengatakan gerakan #2019GantiPresiden tak melanggar aturan. Dia mengatakan hal itu berdasarkan pernyataan KPU dan Bawaslu.

"Karena itu, kami mengimbau kepada seluruh pihak, khususnya aparat keamanan, untuk sama-sama menjaga suasana kondusif, agar aman dan tertib pada deklarasi-deklarasi yang dilakukan di daerah-daerah. Kami sangat menghormati gerakan lain yang melakukan aksi berbeda dengan kami. Sehingga adanya kompetisi pilihan terbaik bagi negeri ini," ucap dia.

28 August 2018

sumber : liputan6.com

Senin, 27 Agustus 2018 menjadi "hari emas" bagi kontingen Indonesia di Asian Games 2018. Total 10 medali emas berhasil dikumpulkan pasukan Merah Putih di hari kesembilan ajang multicabang paling bergengsi di Asia ini.

Sepuluh kepingan emas ini, delapan di antaranya datang dari cabang pencak silat. Sedangkan sisanya, dua medali emas, dipersembahkan cabang panjat tebing nomor women dan men's speed relay Asian Games 2018.

Regu putri panjat tebing terdiri atas Santi Wellyanti, Mudji Mulyani, Nurul Iqamah, dan Agustina Sari. Sedangkan regu putra didukung Muhammad Hinayah, Abu Dzar Yulianto, Rindi Sufriyanto, dan Veddriq Leonardo.

ambahan 10 emas ini membuat torehan medali Indonesia total menjadi 64. Sebab, sebelumnya, Indonesia telah mendapatkan satu perak dan dua perunggu dari cabang kano, voli pantai putri, dan badminton perorangan atas nama Anthony Ginting. Rinciannya: 22 emas, 15 perak, dan 27 perunggu.

Dengan torehan ini, kontingen Indonesia sukses melampaui target pemerintah yang membebankan 16 medali emas. Torehan ini juga merupakan rekor medali terbanyak yang pernah diraih Indonesia.

Jumlah 64 medali di Asian Games 2018 ini juga jauh melebihi torehan terbaik Indonesia sebelumnya pada Asian Games 1962. Ketika itu, juga berlaku sebagai tuan rumah, Indonesia mengumpulkan 51 medali: 11 emas, 12 perak, dan 28 perunggu. Bisa jadi, ini merupakan tanda-tanda kebangkitan olahraga Indonesia. Maklum, belakangan prestasi olahraga Indonesia bisa dibilang melempem.

Infografis Medali Asian Games 2018

 

Bahkan, di ajang SEA Games pun kita begitu kesulitan bersaing dengan negara tetangga kita di Asia Tenggara. Pada SEA Games terakhir, di Malaysia 2017 lalu, Indonesia hanya berada di posisi kelima, di bawah tuan rumah Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Singapura.

Tak heran, terkait torehan di Asian Games 2018, Menpora Imam Nahrawi pun tampak begitu semringah, saat menggelar jumpa pers, Senin sore.

"Terima kasih atas support dan doa mengawal para pahlawan olahraga Indonesia. Ini pencapaian luar biasa," kata Menpora Imam Nahrawi, semringah, kepada wartawan di Jakarta Convention Center.

Tak lupa, Imam juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para atlet yang telah berjuang demi nama Indonesia di Asian Games 2018. "Totalitas mereka itu perlu diapresiasi. Masih ada waktu, kita masih ingin meraih medali emas sampai titik darah penghabisan. Kami akan terus dukung," ucapnya.

 

 

20 August 2018

sumber : antaranews.com

 

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendata telah terjadi 814 kali gempa susulan pascagempa bumi dengan kekuatan magnitudo 7.0 yang mengguncang Pulau Lombok dan sekitarnya pada Minggu (5/8).

"Hingga hari ini telah terjadi 814 kali gempa dan 33 kali di antaranya dirasakan dengan kekuatan yang cukup besar," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Jakarta, Minggu.

Dia mengatakan, gempa bumi yang dirasakan tersebut termasuk dua kali gempa susulan yang terjadi berturut-turut pada Minggu siang (19/8).

Gempa susulan yang pertama terjadi pada pukul 12.06 WITA dengan kekuatan magnitudo 5,4 dan episenter gempa pada 8,29 Lintang Selatan dan 116.62 Bujur Timut atau 25 km timur laut Lombok Timur, atau tepatmya pada lereng utara timur laut Gunung Rinjani dengan kedalaman 10 km.

Menyusul gempa kedua dengan kekuatan magnitudo 6,5 pada pukul 12.10 WITA dengan lokasi pada 32 km timur laut Lombok Timur yaitu pada lereng utara timur laut Gunung Rinjani atau 8,24 Lintang Selatan, 116.66 Bujur Timur dengan kedalaman 10 km.

"Analisis ini kami sampaikan dalam waktu tiga menit 33 detik selisih sekitar beberapa detik setelah gempa terjadi berdasarkan data dari 26 sensor yang terekam di BMKG," katanya.

Dengan bertambah data dari 26 sensor masuk lagi sehingga total dari 152 sensor maka diperbarui gempa susulan menjadi magnitudo 6,3.

Dengan memperhatikan lokasi dan kedalaman episenter maka disimpulkan gempa tersebut merupakan gempa dangkal akibat patahan naik Flores.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa tersebut dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik mengingat epsinternya relatif sama dengan gempa pada magnitudo 7,0 pada 5 Agustus lalu maka kedua gempa bumi yang baru terjadi tersebut merupakan gempa bumi susulan atau aftershock dari rangkaian gempa sebelumnya.

"Kami mohon masyarakat tetap tenang namun tetap waspada dan jangan mendekati area puncak dan lereng Gunung Rinjani, Lombok Timur dan Lombok Utara juga di Sumbawa barat laut. Lereng dikhawatirkan menjadi sangat rapuh karena guncangan gempa yang sudah beberapa kali terjadi," kata Dwikorita.

16 August 2018

sumber : detik.com

 

 Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) mengatakan kondisi warga NTB sudah pulih dari bencana gempa 7 SR yang terjadi 5 Agustus lalu. Namun ada beberapa warga yang masih panik akibat gempa susulan.

"Sejak gempa bumi berskala 7 SR menimpa Pulau Lombok minggu lalu, kami sudah pulih walaupun masih mengalami beberapa goncangan dengan skala yang lebih kecil," kata TGB dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/8/2018).

Dia mengatakan pusat gempa yang pertama terjadi di desa Sembalun yang terletak di Kabupaten Lombok Timur. Lokasi tersebut, kata TGB memiliki karakter wilayah perbukitan, sehingga ancaman tanah longsor menyulitkan proses evakuasi.

"Wisatawan yang mendaki Gunung Rinjani menjadi jauh lebih rumit dan susah (dievakuasi), tetapi dalam jangka waktu 2 hari, kami berhasil menyelesaikan proses evakuasi terhadap seluruh pendaki dengan jumlah lebih dari 600 orang," katanya.

Pada saat itu, guncangan gempa 7 SR terasa hingga tiga gili yakni Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air. Gempa tersebut membuat wisatawan panik yang akhirnya sebanyak 4.600 orang di kawasan Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air dievakuai. Gempa yang terasa di Lombok Utara itu tak menimbulkan korban jiwa.

"Mayoritas korban bencana gempa yang terluka dan meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan berlokasi di wilayah Lombok Utara," terang TGB.

TGB mengatakan, pada saat kejadian personel dari TNI-Polri serta BNPB bergerak cepat untuk melakukan pertolongan. Proses identifikasi lokasi bencana, seluruh infrastruktur, hingga perbaikan objek vital dilakukan dengan cepat.

"Lombok International Airport dan Pelabuhan Laut Lembar masih berfungsi normal seperti sedia kala, jalan-jalan umum masih tetap rapi dan aman, pasokan listrik, air bersih, dan internet juga masih berfungsi dengan baik," paparnya.

Dia berharap, di tengah bencana seperti ini, pemerintah daerah NTB tetap menyambut baik wisatawan tang hendak berkunjung. TGB melanjutkan, pemerintah setempat membutuhkan bantuan agar pariwisata di Lombok kembali bangkit.

"Kami tetap mengharapkan dan menyambut para wisatawan untuk datang berkunjung ke Lombok, dan kami sangat membutuhkan dukungan dari semua pihak agar industri pariwisata tetap bisa bergerak dan bisa segera bangkit serta pulih kembali," ujarnya.

14 August 2018

sumber : cnnindonesia.com

 

Polresta Serang, Banten, menghentikan kegiatan komunitas Kerajaan Ubur-ubur yang diduga menganut aliran sesat.

Kerajaan itu berada di Sayabulu, Kota Serang, Banten, dan dipimpin oleh pasangan suami istri bernama Rudi dan Aisyah.

"Sementara kami hentikan kegiatan, belum diperlukannya tindakan pengamanan. Kita akan kaji lebih dalam bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI)," kata Kapolresta Serang Ajun Komisaris Besar Komarudin, Senin (13/08).

 

Di rumah pasangan suami istri itu, polisi menyita catatan soal struktur organisasi Kerajaan Ubur-ubur. Kerajaan ini kerap didatangi oleh pengikutnya setiap Kamis malam atau malam Jumat hingga waktu subuh.


Pasangan suami istri itupun dikenal warga jarang bersosialisasi dan tak pernah shalat berjama'ah di Masjid ataupun Mushola dekat rumahnya yang baru ditinggalinya sekitar dua tahun.

"Mereka mengaku muslim, namun melakukan kegiatan yang tidak lazim. Contohnya mereka bilang Allah SWT memiliki makam, ini yang jelas tidak masuk akal menurut ajaran Islam," kata Komarudin.

Pengikutnya yang mayoritas merupakan warga Jawa Timur dan Jawa Tengah itu kini diperiksa di Mapolresta Serang.

Dari keterangan sementara, Aisyah mengaku sebagai Ratu Kidul yang menganut agama Sunda Wiwitan yang mengakui Al-Qur'an dan Allah SWT.

Tak cukup sampai disitu, Aisyah mengatakan kalau Allah SWT memiliki makam menyerupai petilasan. Dia pun percaya kalau Nabi Muhammad berjenis kelamin perempuan.


Bahkan, Ka'bah pun disebutnya bukan kiblat umat muslim. Aisyah menyebutnya sebagai tempat pemujaan berhala. Ia juga menyebut Hajar Aswad di Ka'bah, Makkah, Arab Saudi, yang rutin dicium kaum muslim saat berhaji atau umrah, adalah bentuk kelamin perempuan.

"Kesimpulan kami dia bukan Islam. Dia menyebarkan atas nama Al-qur'an, ini sudah meresahkan. Kalau seperti itu Islam sudah ternodai," kata  Sekretaris MUI Kota Serang Anas Tajudin.

13 August 2018

Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) mencatat, jumlah korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat, bertambah menjadi 392 orang.

"Hingga Sabtu (12/8/2018) tercatat 392 orang meninggal dunia akibat gempa bumi 7 SR di wilayah NTB dan Bali,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat, BNPB Sutopo melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (12/8/2018).

Sutopo mengatakan, korban meninggal diduga akibat tertimbun longsor dan bangunan roboh.

Hingga saat ini, kata Sutopo, gempa susulan tetap terjadi di Nusa Tenggara Barat.

“Sudah 576 gempa susulan hingga Minggu (12/8/2018) pukul 15.00 Wita sejak gempa 7 SR mengguncang wilayah NTB dan sekitarnya,” kata Sutopo.

Leboh lanjut, Sutopo menuturkan, intensitas gempa susulan masih tergolong kecil. Ia memperkirakan gempa susulan masih akan terjadi hingga 4 minggu ke depan.

Sutopo mengatakan, korban meninggal dunia tersebar di Kabupaten Lombok Utara 339 orang, Kabupaten Lombok Barat 30 orang, Kabupaten Lombok Timur 10 orang, Kota Mataram 9 orang, Kabupaten Lombok Tengah 2 orang, Kota Lombok 2 orang, dan Kota Denpasar 2 orang.

Sementara itu, korban luka-luka tercatat 1.353 orang. Dengan rincian 783 orang luka berat dan 570 orang luka ringan. Korban luka-luka paling banyak terdapat di Lombok Utara sebanyak 640 orang.

Pengungsi tercatat 387.067 orang tersebar di ribuan titik.

Ratusan ribu jiwa pengungsi tersebut tersebar di Lombok Utara (198.846 orang), Kota Mataram (20.343 orang), Lombok Barat (198.846 orang) dan Lombok Timur (76.506 orang)

10 August 2018

sumber : antaranews.com

 

Wilayah Lombok yang belum pulih akibat gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter (SR) pada 29 Juli dan gempa 7,0 SR pada 5 Agustus, kembali diguncang gempa bumi susulan dengan kekuatan 6,2 SR pada Kamis pukul 12.25 Wita.

Menurut siaran informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa bumi susulan tersebut berpusat di darat, enam kilometer barat laut Kabupaten Lombok Utara, pada kedalaman 12 kilometer.

Gempa susulan tersebut menimbulkan kepanikan di Rumah Sakit Lapangan Tanjung, Posko Induk Bencana Gempa Kabupaten Lombok Utara, dan menyebabkan bagian tembok markas Koramil Tanjung yang dijadikan dapur umum roboh.

Gempa tersebut dirasakan dengan intensitas VI MMI di Lombok Utara, V MMI di Mataram, II-IV MMI di Klungkung, IV MMI di Denpasar, III MMI di Sumbawa dam II-III MMI di Tabanan menurut BMKG.

Getaran gempa dengan intensitas II menurut Skala Mercalli (Modified Mercalli Intensity/MMI) dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda-benda yang digantung bergoyang, dan III MMI dirasakan nyata seperti ada truk berlalu.

Sementara gempa dengan intensitas IV MMI menyebabkan gerabah pecah dan jendela-pintu berderik, dan getaran pada V MMI getaran dirasakan hampir semua penduduk, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, dan barang besar begoyang.

Page 4 of 13

Tentang Kami