Live Streaming
Page 4 of 16
16 October 2018

sumber : kompas.com

Rama Shinta - Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Neneng disangka menerima suap dari pengembang Lippo Group terkait perizinan proyek Meikarta di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Selain Neneng, KPK juga menetapkan delapan orang lainnya sebagai tersangka. Berikut 10 fakta seputar operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK hingga Senin (15/10/2018).

 

1. Penyelidikan satu tahun

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengatakan, KPK telah menyelidiki kasus ini sejak satu tahun terakhir. KPK menunggu hingga terindentifikasi bahwa telah terjadi transaksi suap antara pengembang dan pejabat di Pemkab Bekasi.

 

2. Libatkan bupati dan tiga kepala dinas

Selain Neneng, KPK juga menetapkan tiga kepala dinas dan satu pejabat sebagai tersangka.

Masing-masing yakni  Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bekasi Jamaluddin dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Sahat MBJ Nahor. Kemudian, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Bekasi Dewi Tisnawati.

Selain itu, KPK juga menetapkan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi Neneng Rahmi sebagai tersangka.

 

3. Segel ruang Dinas PUPR

KPK menyegel sejumlah ruangan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bekasi pasca-operasi tangkap tangan yang dilakukan terhadap penyelenggara negara di Bekasi.

Kepala Seksi Pengamanan dan Penjagaan Satpol PP Kabupaten Bekasi Ricardo mengatakan, terdapat tiga ruang yang disegel KPK di lantai satu Kantor Dinas PUPR.

 

4. Bupati membantah

Beberapa jam setelah penangkapan sejumlah pejabat, Neneng Hasanah Yasin sempat mengaku kaget dan tidak tahu terkait penangkapan 10 orang dan penyegelan yang dilakukan KPK di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) itu.

"Demi Allah saya tidak tahu, saya tahunya (kabar OTT KPK) pas maghrib, lagi di rumah, dari kabar beredar saja di internet. Benar-benar tidak tahu saya," kata Neneng saat ditemui di Kantor Bupati Bekasi, Senin (15/10/2018).

 

5. Bukti uang Rp 1,5 miliar dan 2 mobil

Dalam operasi tangkap tangan, tim KPK mengamankan uang 90.000 dollar Singapura dan uang dalam pecahan Rp 100.000 sejumlah Rp 513 juta.

Kemudian, KPK juga menyita dua mobil yang digunakan saat terjadi transaksi suap. Kedua kendaraan yang disita yakni Toyota Avanza dan Kijang Innova.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (kanan) dan penyidik menunjukkan barang bukti hasil operasi tangkap tangan (OTT) KPK di kantor KPK, Jakarta, Senin (15/10/2018). KPK menetapkan 9 orang tersangka yang diduga terkait kasus perizinan proyek pembanguan Meikarta di Kabupaten Bekasi yang salah satunya Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin dengan barang bukti uang 90 ribu dolar Singapura dan Rp513 juta dengan total komitmen Rp 13 miliar.
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (kanan) dan penyidik menunjukkan barang bukti hasil operasi tangkap tangan (OTT) KPK di kantor KPK, Jakarta, Senin (15/10/2018). KPK menetapkan 9 orang tersangka yang diduga terkait kasus perizinan proyek pembanguan Meikarta di Kabupaten Bekasi yang salah satunya Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin dengan barang bukti uang 90 ribu dolar Singapura dan Rp513 juta dengan total komitmen Rp 13 miliar.(ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

 

6. Bos dan pegawai Lippo Group jadi tersangka

KPK menetapkan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro sebagai tersangka. Billy disangka menyuap Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin dan sejumlah kepala dinas di Kabupaten Bekasi.

Selain Billy, KPK juga menetapkan tiga orang lainnya sebagai tersangka pemberi suap. Masing-masing yakni Taryudi dan Fitra Djaja Purnama yang merupakan konsultan Lippo Group.

Sementara satu tersangka pemberi suap lainnya adalah Henry Jasmen yang merupakan pegawai Lippo Group.

 

7. Bupati ditangkap

KPK menangkap Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin. Neneng ditangkap setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Neneng tiba di Gedung KPK pada Senin malam pukul 11.30 WIB. Begitu sampai, Neneng langsung menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK.

 

8. Billy Sindoro ditangkap

Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro ditangkap  KPK setelah diumumkan sebagai tersangka.

Penyidik KPK menangkap Billy di rumahnya pada Senin malam. Setelah tiba di Gedung KPK, Billy langsung menjalani pemeriksaan.

Tersangka selaku Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro (kanan) tiba di kantor KPK, Jakarta, Senin (15/10/2018). KPK menetapkan 9 orang tersangka yang diduga terkait kasus perizinan proyek pembanguan Meikarta di Kabupaten Bekasi yang diantaranya Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro dengan barang bukti uang 90 ribu dolar Singapura dan Rp513 juta dengan total komitmen Rp13 miliar. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc/18.
Tersangka selaku Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro (kanan) tiba di kantor KPK, Jakarta, Senin (15/10/2018). KPK menetapkan 9 orang tersangka yang diduga terkait kasus perizinan proyek pembanguan Meikarta di Kabupaten Bekasi yang diantaranya Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro dengan barang bukti uang 90 ribu dolar Singapura dan Rp513 juta dengan total komitmen Rp13 miliar. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc/18.(Sigid Kurniawan)

 

9. Billy Sindoro mantan terpidana korupsi

Billy Sindoro pernah diganjar hukuman penjara 3 tahun dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan oleh majelis hakim tindak pidana korupsi.

Majelis hakim menilai Billy terbukti melakukan tindak pidana korupsi berupa penyuapan kepada Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha, M Iqbal. Saat itu, kasus yang melibatkan Billy juga ditangani KPK.

 

10. Neneng kepala daerah ke-99 yang diproses KPK sejak 2004

Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin merupakan kepala daerah ke-99 yang dijadikan tersangka oleh KPK sejak 2004. Kasus yang melibatkan Neneng merupakan operasi tangkap tangan ke-23 pada 2018.

Sejak Januari hingga Oktober 2018, sebanyak 25 orang kepala daerah telah diproses secara hukum.

 

11. Sandi "Merlin" hingga "Tina Toon"

Dalam kasus suap ini, teridentifikasi penggunaan sejumlah kata sandi untuk menyamarkan nama-nama para pejabat di Kabupaten Bekasi.

"Untuk menyamarkan nama-nama kepala dinas tadi itu, ada Merlin, Tina Toon, Windu, Penyanyi," ujar Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Senin (15/10/2018).

16 October 2018

sumber : tempo.co

Rama Shinta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan empat pejabat di Pemerintah Kabupaten Bekasi sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap izin proyek Meikarta. Dalam kasus dugaan suap Meikarta ini, KPK mensinyalir Neneng dan pejabat Pemkab Bekasi menerima suap untuk memuluskan izin proyek.

 

 
“Diduga bupati dan kawan-kawan menerima hadiah atau janji dari pengusaha terkait pengurusan perizinin proyek Meikarta,” kata Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarif di kantornya, Jakarta, Senin, 15 Oktober 2018.

Laode mengatakan KPK pertama kali mengetahui adanya dugaan praktek lancung itu dari laporan masyarakat. KPK memulai penyeledikan kasus ini pada 2017. Menurut Laode, dalam penyelidikan, KPK menemukan bukti awal adanya transaksi antara pejabat Pemkab dan pihak swasta.

Atas temuan itu, KPK menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Bekasi dan Surabaya pada Ahad, 14 Oktober 2018 hingga Senin, 15 Oktober 2018 dini hari. Berikut adalah kronologi OTT KPK terhadap sepuluh orang selama dua hari tersebut:

Pukul 10.58 WIB tim KPK mengidentifikasi adanya penyerahan uang dari Konsultan Lippo Group Taryudi kepada Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi. Setelah penyerahan uang, keduanya berpisah menggunakan mobil masing-masing.

Pukul 11.05 WIB tim KPK menangkap Taryudi di area Perumahan Cluster Bahama, Cikarang. Dari mobil Taryudi, KPK menyita uang SGD 90 ribu dan Rp 23 juta.

Pukul 11.00 WIB secara paralel tim KPK menangkap Konsultan Lippo Group Fitra Djaja Purnama di rumahnya di Surabaya. KPK langsung menerbangkannya ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan.

 

Pukul 13.00 WIB tim KPK menangkap Kepala Dinas PUPR Bekasi Jamaludin di sebuah gedung pertemuan di Bekasi.

Pukul 15.49 WIB tim KPK menangkap Henry Jasmen Pegawai Lippo Group.

Hingga Senin, 15 Oktober 2018, pukul 03.00 WIB tim KPK menangkap enam orang lain di kediamannya di Bekasi. Yaitu Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Bekasi Sahat MBJ Nahar serta Kepala Dinas Penanam Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Dewi Tisnawati 

Kemudian, Kepala Bidang Dinas Pemadam Kebakaran Bekasi Asep Bucahri, mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bekasi Daryanto, Staf Dinas DPMPTSP Kasimin, dan Kepala Bidang Penerbitan dan Bangunan DPMPTSP Bekasi Sukmawatty. 

Laode mengatakan dari lokasi dan orang tersebut, KPK menyita uang Sing$ 90 ribu dan Rp 513 juta dalam pecahan Rp 100 ribu. Selain itu, KPK juga menyita satu unit mobil Toyota Avanza milik Taryudi dan Toyota Innova milik Henry.

Belakangan setelah melakukan pemeriksaan, KPK menetapkan tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan empat pejabat Kabupaten Bekasi yaitu Jamaludin, Sahat, Dewi dan Neneng Rahmi.

KPK menyangka mereka menerima komitmen fee dengan total Rp 13 miliar terkait pengurusan perizinan pembangunan proyek Meikarta tahap 1. KPK menduga pemberian uang yang telah terealisasi berjumlah Rp 7 miliar. KPK menyangka uang itu diberikan oleh Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, Taryudi, Fitra dan Henry.

16 October 2018

sumber : detik.com

Rama Shinta - Dua peluru melesat masuk ke ruang kerja dua anggotaDPR. Peluru-peluru itu datang dari lapangan latihan tembak Perbakin yang berada di seberang gedung tempat bekerja para wakil rakyat. Ini dua peluru tersebut.

Dua peluru itu masing-masing menembus ruang kerja anggota Komisi III DPR dari Fraksi Golkar, Bambang Heri Purnama, yang ada di lantai 13 Gedung Nusantara I dan ruang kerja anggota Komisi III DPR dari Fraksi Gerindra, Brigjen Pol (Purn) Wenny Warouw, yang ada di lantai 16, gedung yang sama. Untungnya dua peluru itu tak mengenai penghuni gedung.


Peluru di lantai 13, tepatnya di ruang 1313, secara mengerikan menembus dinding gedung, bagian belakang jilbab seorang staf dan kemudian berhenti di partisi ruangan. Kondisi peluru terbilang masih utuh.

Dua peluru yang nyasar ke Gedung DPR.Dua peluru yang nyasar ke Gedung DPR. Foto: dok. Istimewa


Peluru kedua yang nyasar ke lantai 16 menembus kaca jendela ruang kerja Wenny Warouw, melintas di atas kepalanya dan tamu-tamunya lalu terhenti di plafon. Bentuk peluru di ruang 1601 itu sudah tak jelas.


Kedua peluru itu berkaliber 9x19 milimeter. Berasal dari satu senjata yang diletuskan seorang anggota Perbakin Tangerang Selatan berinisial I yang sedang latihan di lapangan tembak seberang gedung DPR.

Hasil pemeriksaan, kedua peluru itu identik, mempunyai 6 galangan dan 6 dataran dengan alur ke kanan. I, pria yang meletuskan tembakan sedang mencoba senjata yang saat ditembakkan dalam setelan automatis, sehingga arah tembakannya disebut tak terkendali. Sekali lagi, untungnya peluru nyasar itu tak memakan korban.

Hasil pemeriksaan terhadap dua peluru yang menembus Gedung DPR.Hasil pemeriksaan terhadap dua peluru yang menembus Gedung DPR. Foto: dok. Istimewa
15 October 2018

sumber : kompas.com

Rama Shinta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) kembali menetapkan 225 Warisan Budaya Takbenda dalam acara Apresiasi Penetapan Warisan Budaya Takbenda (10/10/2018).

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan dan pelestarian terhadap karya budaya takbenda di seluruh Indonesia. Acara juga disertai penyerahan sertifikat oleh Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid kepada 30 provinsi.

Provinsi yang menerima sertifikat adalah yang karya budayanya telah ditetapkan menjadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia.

Apresiasi ini merupakan puncak dari serangkaian kegiatan yang telah dimulai sejak 21 Februari 2018. Proses penetapan warisan budaya ini melibatkan tim ahli, narasumber, Dinas Kebudayaan seluruh Indonesia, dan Balai Pelestarian Nilai Budaya. 

Beberapa proses dilakukan selama rangkaian adalah mulai dari rapat koordinasi antara pusat dan daerah, membahas usulan, proses verifikasi, penilaian, hingga penetapan.

Beberapa penampilan karya budaya ditampilkan di antaranya Syair Siak Sri Indrapura dari Riau. Syair tertulis dalam naskah kuno ini menggunakan Aksara Arab dan menjadi salah satu sumber dari penulisan sejarah.

Asal-usul serta peristiwa zaman kerajaan dan nilai - nilai leluhur warisan nenek moyang bangsa juga diceritakan di dalamnya.

Selain itu juga ada Rangguk Kumun dari Jambi. Tari Rangguk Kumun dibawakan 4 generasi turun temurun dan dipimpin seorang wanita berusia 83 tahun. Dari Sulawesi Selatan ada kebudayaan Passureq, tradisi lisan yang merupakan sarana hiburan bagi masyarakat daerah Wajo.

Dengan penetapan ini, Indonesia saat ini telah memiliki 819 Warisan Budaya Takbenda dari 8.065 karya budaya. Proses penetapan telah dilakukan mulai dari tahun 2009.

Beberapa pejabat yang turut hadir secara langsung adalah Gubernur Kalimantan Utara, Gubernur DI Yogyakarta, PLT Gubernur Jambi dan PLT Gubernur Riau.

15 October 2018

sumber : cnnindonesia.com

Rama Shinta - Pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor DKI Jakarta meggelar kegiatan Apel Banser dan Doa untuk Bangsa dan Pahlawan, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Kalibata, Jakarta, Minggu (14/10).

Itu merupakan bagian dari agenda Kirab Satu Negeri (KSN) yang dilaksanakan di 34 Provinsi di Indonesia, dan puncaknya bakal digelar di Yogyakarta pada 24 Oktober mendatang.


Ketua PW GP Ansor DKI Jakarta Abdul Aziz menyatakan pihaknya sengaja menggelar kirab dengan apel dan doa untuk bangsa di makam pahlawan tersebut.

"Dengan diselenggarakan di Taman Makam Pahlawan ini kita sekaligus mengenang jasa para pahlawan yang telah memerdekakan dan mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia, serta berjuang dari segala pengganggu NKRI," katanya seperti dikutip dari rilis yang diterimaCNNIndonesia.com

Azis menerangkan pihaknya bakal mempromosikan semangat #KitaIniSama Bela Agama, Bangsa, dan Negeri. GP Ansor, kata dia, berkomitmen agar tetap selalu menyuarakan kesamaan bagi setiap warga dan masyarakat di Indonesia serta bersemangat untuk selalu membela agama, bangsa, dan negeri.

Aziz mengatakan dalam dinamika saat ini ada sekelompok kecil yang mencoba mengganggu konsensus kebangsaan Indonesia yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan negara kesatuan RI.

"Untuk itu, GP Ansor berkewajiban mengingatkan," tegasnya.

Meskipun apel yang digelar PW GP Ansor Jakarta, sosok yang menjadi pemimpin upacara adalah Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah. Dalam apel itu pun dihadiri sejumlah unsur perwira TNI dan Polri serta masyarakat lintas agama.

Dalam apel tersebut diserahkan Pataka Bendera Merah Putih Kirab Satu Negeri dari tiga zona, yakni Sabang, Miangas, dan Rote ke PW GP Ansor DKI Jakarta.

Setelah apel, acara dilakukan doa dan upacara tabur bunga para pahlawan di TMP Kalibata tersebut.

"Kami memberikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan Kirab Satu Negeri GP Ansor. Melalui Kirab Satu Negeri masyarakat diingatkan untuk mencintai negeri ini," ujar Saefullah.

Selanjutnya dia mengatakan, Kirab Satu Negeri GP Ansor bersemangat dalam menyuarakan kesamaan bagi setiap warga dan masyarakat di Indonesia.

Puncak Kirab Satu Negeri yang akan dilaksanakan di Yogyakarta tanggal 24 Oktober 2018 nanti rencananya bakal dihadiri pula Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

12 October 2018

sumber : kompas.com

Rama Shinta - Sebanyak 22 relawan asing dari sejumlah negara ditolak masuk ke kawasan Kota Palu.

Mereka terdiri dari 5 relawan asal Nepal, 8 orang Meksiko, 8 orang asal Tiongkok, dan 1 orang asal Australia.

Alasan penolakan relawan asing ini karena tidak memiliki mitra lokal berbentuk organisasi sebagai salah satu syarat izin relawan asing terjun langsung ke daerah bencana.

Selain itu, 22 relawan asing tersebut tak mengantongi syarat lainnya, seperti tidak adanya barang bantuan yang dibutuhkan oleh Pemerintah Indonesia yang mereka bawa.

Pemerintah Indonesia menerima bantuan asing terbatas pada empat itemsyang dibutuhkan, yaitu transportasi udara, genset, tenda, dan water treatment.

Selain itu, ke-22 relawan juga tidak pernah mengajukan permohonan tertulis ke Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) atau Kedutaan Besar (Kedubes) masing-masing mengenai izin pemberian bantuan.

Padahal, syarat tersebut wajib bagi relawan asing yang ingin terjun langsung ke daerah bencana.

"Kebijakan mengenai relawan asing diambil bukan dengan maksud untuk mencegah relawan asing memasuki Sulawesi Tengah, tapi untuk memastikan bahwa mereka mengutamakan koordinasi dengan tim atau badan di Indonesia yang memimpin proses penyelamatan dan upaya upaya pemulihan," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di kantor BNPB, Utan Kayu, Jakarta Timur, Kamis (11/10/2018).

Dari 22 relawan, 8 relawan asal Tiongkok hendak masuk ke Palu dengan mengklaim mendapat surat undangan langsung dari Bupati Sigi.

Namun, disinyalir surat tersebut palsu sehingga petugas tetap menolak mereka masuk ke Palu.

Dilaporkan, 3 dari 8 relawan asal Tiongkok tersebut sempat nekat memasuki Palu, meski saat ini ketiganya telah keluar dari wilayah tersebut.

Sementara, 14 relawan lainnya yang juga ditolak masuk ke daerah bencana, telah difasilitasi untuk kembali ke Balikpapan dengan menggunakan pesawat Hercules Malaysia.

"WNA tersebut telah diarahkan untuk menghubungi Tim Kemlu Posko Balikpapan guna mengajukan permohonan tertulis masuk Kota Palu setiba di Balikpapan," ujar Sutopo.

Meski demikian, petugas berterima kasih atas keinginan relawan asing untuk membantu penanggulangan bencana di Sulawesi Tengah.

Hanya saja, Sutopo menegaskan, pemberian bantuan tetap harus sesuai aturan. Hal ini berlaku di setiap negara.

"Kami terima kasih atas keinginan membantu masyarakat di Sulteng yang terkena bencana, tapi dalam bantuan tadi selalu ada aturan mainnya," kata Sutopo.

Gempa bermagnitudo 7,4 SR yang terjadi Jumat (28/9/2018) pukul 17.02 WIB di sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah mengakibatkan 2.073 orang meninggal dunia dan 10.679 orang luka berat.

Tercatat pula, 680 orang hilang yang diperkirakan masih tertimbun di bawah reruntuhan bangunan akibat gempa dan tsunami.

Selain itu, dilaporkan juga 82.775 warga mengungsi di sejumlah titik.

67.310 rumah dan 662 sekolah tercatat rusak. Dan 22 fasilitas kesehatan serta 99 fasilitas peribadatan rusak berat.

11 October 2018

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika merilis gempa berkuatan magnitudo 6,4 di Situbondo pada Kamis (11/10/2018) dinihari pukul 01.44.57 WIB.

Gempa yang mengguncang Situbondo berada di laut 61 km arah TImur Laut Situbondo dengan kedalaman 10 km.

Gempa Situbondo terasa di Denpasar, Gianyar (Bali), Karangkates, Pandaan (Jatim), hingga Lombok Barat, dan Mataram (NTB).

 

Berikut informasi lengkap dari BMKG:

 

#Gempa Mag:6.4, 11-Okt-18 01:44:57 WIB, Lok:7.42 LS, 114.47 BT (Pusat gempa berada di Laut 61 km TimurLaut Situbondo), Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) III-IV Denpasar, III Karangkates, III Gianyar, III Lombok Barat, III Mataram, III Pandaan #BMKG

 

 

 

 

Dampak gempa Situbondo

 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana  (BNPB) menjelaskan dampak gempa magnitudo 6,4 di Situbondo.

Melalui akun twitternya, BNPB menjelaskan apa yang terjadi di Situbondo.

BNPB menyebut, gempa magnitudo 6,4 di Situbondo berdampak pada meninggalnya 3 orang dan sejumlah rumah mengalami kerusakan.

Kerusakan terparah akibat gempa terjadi di Kecamatan Gayam, Kabupaten Semenep, Jatim.

Tiga korban tewas, dua orang sudah teridentifikasi, yakni Nuril Kamiliya, laki-laki 7 tahun di Gayam, Sumenep dan H Nadhar perempuan berusia 55 tahun di dusun Jambusok, Desa Prambanan, Gayam, Sumenep.

Satu korban tewas lainnya belum teridentifikasi, juga berada di kecematan Gayam Sumenep. 

BNPB menyebutkan, korban tewas karena tertimpa bangunan roboh akibat gempa.

 

"Kejadian gempa Kamis dini hari saat korban sedang tidur tiba-tiba gempa mengguncang dan rumah roboh sehingga korban tidak bisa menyelamatkan diri," demikian tulis BNPB.

BNPB juga menyebutkan sejumlah rumah mengalami kerusakan, namun soal jumlah, petugas masih melakukan pencatatan.

Kerusakan parah terjadi di desa Jambuir, kecamatan Gayam, Kepulauan Sapudi, Sumenep.

Rumah rusak juga terjadi di Kopedi, kecamatan Bluto, Kerta Kecamatan Kalianget, dan Nyabakan Timur, Sumenep.

Gempa terasa di hampir seluruh wilayah di Jawa Timur meliputi Kabupaten/Kota Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Kab. Probolinggo, Kota Probolinggo, Bondowoso, Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Kab. Pasuruan Kota Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang, Kab. Malang, Kab. Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Kab. Mojokerto, dan Kota Mojokerto.

09 October 2018

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Dies Natalis Ke 66 Universitas Sumatera Utara (USU) di Gedung Auditorium, Senin (8/10/2018).

Tiba sekitar pukul 08.30 pagi, Jokowi disambut teriakan ribuan mahasiswa yang ingin bersalaman dan berfoto dengannya.

Tiba di halaman Gedung Auditorium, Rektor USU, Prof Runtung Sitepu, menyambut langsung kedatangan presiden dan Ibu negara Iriana Jokowi.

Setelah Prof Runtung menyalami Presiden Jokowi, keduanya tampak berbincang sejenak sebelum akhirnya berjalan masuk ke gedung Audiotorium USU.

Sekitar satu jam, Jokowi mengikuti sidang terbuka Dies Natalis Ke 66.

Presiden Jokowi tiba di Universitas Sumatera Utara, Senin (8/10/2018)
Presiden Jokowi tiba di Universitas Sumatera Utara, Senin (8/10/2018) (Tribun Medan)

Seusai acara, Presiden Jokowi sempat ditanyai awak media seputar tanggapan sejumlah pihak yang mengatakan terlalu besarnya anggaran penyelenggaraan pertemuan tahunan International Monetary Fund and the World Bank (IMF-WB) Annual Meetings (AM) yang digelar 8-14 Oktober di Bali.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Jokowi menjelaskan bahwa anggaran kegiatan tersebut dipakai untuk memperluas apron (Pelataran pesawat) di bandara Bali, serta membangun terowongan di persimpangan untuk mengatasi kemacetan.

Nantinya, kata Jokowi seluruh infrastuktur tersebut akan tetap dapat terus dipergunakan.

"Anggaran itu dipakai untuk, memperluas apron di bandara Bali, dipakai untuk membuat terowongan dipersimpangan yang ada diBali sehingga tidak macet. Artinya itu setelah ini juga akan kita gunakan terus. Terowongannya digunakan terus, kemudian apron untuk parkir pesawat di bandara juga dipakai terus. Bukan sesuatu yang hilang," ujarnya.

 

Menurut Jokowi, sama halnya dengan pertemuan besar lainnya, Annual Meetings sekelas IMF-WB tersebut merupakan sebuah event besar yang jadi rebutan semua negara.

Apalagi menurutnya pertemuan besar seperti itu akan membawa citra positif bagi negara yang jadi tuan rumahnya.

"Yang perlu saya sampaikan ya, Annual Meetings sebesar itu, 15 ribu orang yang datang. Itu jadi rebutan semua negara, karena meeting seperti itu, pasti memiliki dampak paling tidak memberikan citra yang baik bagi negara yang dipakai untuk pertemuan itu," terangnya.

Lewat pertemuan besar sekelas Annual Meetings IMF-WB di Balitersebut, Jokowi berharap Indonesia akan memperoleh dampak positif.

Selain itu, dikatakannya, event tersebut juga akan turut memperkuat promosi Indonesia untuk Bali maupun tempat-tempat wisata lainnya di Indonesia sebagai destinasi yang layak dikunjungi.

"Sampai saat ini yang disampaikan kepada saya, Annual Meetings IMF-WB sudah pada posisi yang siap. Kita harapkan ini justru akan memperkuat promosi kita untuk Bali, promosi kita untuk tempat-tempat wisata di Indonesia," tandasnya.

09 October 2018

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Ketua Umum Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia, Senny Marbun, mengatakan pelatih judo atlet disabilitas Indonesia tidak mengetahui aturan larangan penggunaan jilbab di kompetisi internasional seperti Asian Para Games 2018.

Sebelumnya, atlet tuna netra Indonesia, Miftahul Jannah, terpaksa harus didiskualifkasi saat akan bertanding melawan wakil Mongolia, Oyun Gantulga, di kelas 52 kg, Senin (8/10/2018).

Namun, Miftahul Jannah didiskualifikasi karena menolak menyanggupi aturan larangan menggunakan jilbab.

 

Menanggapi hal ini, Senny Marbun menjelaskan para pelatihjudo sebenarnya sudah diberitahu tentang aturan itu.

Namun, aturan larangan berjilbab itu kemungkinan belum dimengerti karena terkendala bahasa.

"Pelatih judo kami tidak dapat berbahasa Inggris dan tidak tahu aturan larangan berjilbab ketika ada rapat delegasi teknis dari Komite Paralimpiade Asia," kata Senny seperti dilansir dari KOMPAS.com.

"Dia juga tidak meminta tolong kepada sesama pelatih untuk menerjemahkan aturan itu. Prinsipnya dalam olahraga tidak ada diskriminasi," ujar Senny.

Senny kemudian meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia karena NPC juga turut bertanggung jawab sehinggaMiftahul Jannah didiskualifikasi.

"Kami berharap kejadian ini tidak terulang lagi pada kejuaraan-kejuaraan internasional berikutnya seperti ASEAN Para Games 2019 dan Paralimpiade Tokyo 2020," ujar Senny.

"Saya akui NPC juga bersalah karena regulasi pertandingan judo itu sudah ada sejak lama dan kami tidak mengonfirmasi itu kepada pelatih dan atlet," kata Senny.

05 October 2018

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Nilai tukar rupiah tembus di atas Rp 15 ribu. Menanggapi hal ini, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepri, Gusti Raizal Eka Putra mengatakan, memang ada beberapa kondisi yang mempengaruhi nilai tukarrupiah belakangan hingga tembus diatas Rp 15 ribu.

Di antaranya, kondisi perang dagang antara Amerika dan China serta rencana Bank Federal Amerika menaikkan suku bunga. Namun lepas dari persoalan itu, BI akan tetap berupaya menjaga stabilitas nilai tukar, agar penguatan dolar tidak terlalu tinggi.

"Harga dolar inikan tergantung permintaan dan penawaran. Kalau permintaan tinggi, harga tinggi," kata Gusti, Kamis (4/10/2018) di Gedung BI.

Karena itu, menurutnya perlu dijaga bagaimana pasokan dolar di pasar tetap tersedia. Dari BI sendiri, lanjut Gusti, melakukan langkah-langkah intervensi reguler dan terukur untuk mengatasi gejolak fluktuasi ini.

"Kita jaga surat berharga, kita juga menawarkan fasilitas valas, swap valas bagi pelaku usaha kita yang membutuhkan valas," ujarnya.

 

Swap adalah transaksi pertukaran dua valas melalui pembelian tunai, dengan penjualan kembali secara berjangka, atau penjualan tunai dengan pembelian kembali secara berjangka. Tujuannya untuk mendapatkan kepastian kurs, sehingga dapat menghindari kerugian selisih kurs.

"Jadi dia bisa masuk ke sana. Jangan sampai kebutuhan valas itu langsung dibeli ke pasar. Kebutuhannya minggu depan, dia bisa swap dulu, sehingga pasar siap," sambung Gusti.

Selain itu, BI juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah. Gusti melanjutkan, secara indikator, ekonomi Indonesia masih bagus. Begitu juga dengan pertumbuhan dan inflasinya.

"Pengelolaan defisit fiskal berjalan baik. Ada kebijakan pembatasan komoditas. Ada juga dorongan mengurangi impor BBM dengan mendorong penggunaan biodisel. Ini sudah berjalan," ujarnya.

Berbagai upaya dilakukan, namun memang gejolak global tak bisa dikendalikan.

"Tapi kita tetap berupa meminimalkan dampaknya ke ekonomi kita. Kita dorong peningkatan ekspor, dan potensi-potensi yang ada lainnya," kata Gusti.

Page 4 of 16

Tentang Kami