Live Streaming
Tuesday, 09 October 2018 12:52

Jokowi Blak-blakan Terkait Adanya Tudingan Rapat IMF yang Menghabiskan Banyak Anggaran

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Dies Natalis Ke 66 Universitas Sumatera Utara (USU) di Gedung Auditorium, Senin (8/10/2018).

Tiba sekitar pukul 08.30 pagi, Jokowi disambut teriakan ribuan mahasiswa yang ingin bersalaman dan berfoto dengannya.

Tiba di halaman Gedung Auditorium, Rektor USU, Prof Runtung Sitepu, menyambut langsung kedatangan presiden dan Ibu negara Iriana Jokowi.

Setelah Prof Runtung menyalami Presiden Jokowi, keduanya tampak berbincang sejenak sebelum akhirnya berjalan masuk ke gedung Audiotorium USU.

Sekitar satu jam, Jokowi mengikuti sidang terbuka Dies Natalis Ke 66.

Presiden Jokowi tiba di Universitas Sumatera Utara, Senin (8/10/2018)
Presiden Jokowi tiba di Universitas Sumatera Utara, Senin (8/10/2018) (Tribun Medan)

Seusai acara, Presiden Jokowi sempat ditanyai awak media seputar tanggapan sejumlah pihak yang mengatakan terlalu besarnya anggaran penyelenggaraan pertemuan tahunan International Monetary Fund and the World Bank (IMF-WB) Annual Meetings (AM) yang digelar 8-14 Oktober di Bali.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Jokowi menjelaskan bahwa anggaran kegiatan tersebut dipakai untuk memperluas apron (Pelataran pesawat) di bandara Bali, serta membangun terowongan di persimpangan untuk mengatasi kemacetan.

Nantinya, kata Jokowi seluruh infrastuktur tersebut akan tetap dapat terus dipergunakan.

"Anggaran itu dipakai untuk, memperluas apron di bandara Bali, dipakai untuk membuat terowongan dipersimpangan yang ada diBali sehingga tidak macet. Artinya itu setelah ini juga akan kita gunakan terus. Terowongannya digunakan terus, kemudian apron untuk parkir pesawat di bandara juga dipakai terus. Bukan sesuatu yang hilang," ujarnya.

 

Menurut Jokowi, sama halnya dengan pertemuan besar lainnya, Annual Meetings sekelas IMF-WB tersebut merupakan sebuah event besar yang jadi rebutan semua negara.

Apalagi menurutnya pertemuan besar seperti itu akan membawa citra positif bagi negara yang jadi tuan rumahnya.

"Yang perlu saya sampaikan ya, Annual Meetings sebesar itu, 15 ribu orang yang datang. Itu jadi rebutan semua negara, karena meeting seperti itu, pasti memiliki dampak paling tidak memberikan citra yang baik bagi negara yang dipakai untuk pertemuan itu," terangnya.

Lewat pertemuan besar sekelas Annual Meetings IMF-WB di Balitersebut, Jokowi berharap Indonesia akan memperoleh dampak positif.

Selain itu, dikatakannya, event tersebut juga akan turut memperkuat promosi Indonesia untuk Bali maupun tempat-tempat wisata lainnya di Indonesia sebagai destinasi yang layak dikunjungi.

"Sampai saat ini yang disampaikan kepada saya, Annual Meetings IMF-WB sudah pada posisi yang siap. Kita harapkan ini justru akan memperkuat promosi kita untuk Bali, promosi kita untuk tempat-tempat wisata di Indonesia," tandasnya.

Read 56 times

Tentang Kami