Live Streaming
Thursday, 04 October 2018 09:07

Ratna Sarumpaet - 6 Fakta Terungkap dari Isu Penganiayaan, Kebohongan, Hingga Menangis Minta Maaf

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Sempat heboh terkait tersiarnya kabar bahwa aktivis Ratna Sarumpaet dianiaya oleh beberapa orang tidak dikenal di kawasan Bandara Husein Sastranegara, Bandung, pada 21 September 2018 lalu.

Kabar itu menggelinding liar yang menyebutkan penganiayaan itu mengakibatkan wajah Ratna lebam. Banyak orang kemudian percaya karena foto-foto dengan wajam bengkak tersebar di media sosial.

Sejumlah politikus bahkan calon presiden Prabowo Subianto bereaksi dengan mengecam perbuatan tersebut.

 

Namun, Rabu (3/10/2018), Ratna Sarumpaet muncul ke publik dan menceritakan kebenaran yang terjadi dan ternyata bertolak belakang dengan yang sesungguhnya terjadi.

Berikut sejumlah fakta terkait Ratna Sarumpaet :

 

1. Tidak pernah dianiaya

Ratna mengakui bahwa dia tidak pernah dianiaya atau dikeroyok di kawasan Bandara Husein Sastranegara, Bandung pada 21 September 2018.

Ia membantah kabar serta pernyataan sejumlah tokoh yang menyebut Ratna dianiaya hingga wajahnya lebam.

"Jadi tidak ada penganiayaan, itu hanya cerita khayal entah diberikan oleh setan mana ke saya, dan berkembang seperti itu," ujar Ratna di kediamannya di kawasan Kampung Melayu Kecil V, Jakarta Selatan.

 

2. Wajah lebam karena operasi sedot lemak wajah

Ratna mengakui pada 21 September 2018 lalu mendatangi salah satu rumah sakit bedah di Jakarta untuk melakukan sedot lemak wajah.

Saat itu, Ratna bertemu dengan dokter bedah bernama Sidiq. Dia telah membuat janji dengan Sidiq di rumah sakit.

Ratna mengaku sudah beberapa kali menjalani operasi yang dibawahi langsung oleh Sidiq.

Ratna mengatakan, pada 22 September atau keesokan harinya setelah operasi, Ratna melihat wajahnya mengalami lebam-lebam.

Dia khawatir karena saat operasi sebelumnya tidak pernah mengalami hal tersebut.

Adapun Sidiq mengatakan bahwa kondisi tersebut merupakan hal wajar setelah operasi.

 

3. Awalnya berbohong terhadap keluarga

Tidak ingin anak-anaknya mengetahui penyebab kondisi wajahnya, Ratna akhirnya berbohong bahwa kondisi lebam dan bengkak itu disebabkan penganiayaan oleh beberapa orang.

Ratna mengatakan, kebohongan tersebut hanya untuk internal keluarganya saja.

Namun, dia tidak menyangka informasi tersebut diketahui publik hingga foto-foto wajahnya yang lebam tersebar di media sosial.

 

4. Membohongi Prabowo, Amien Rais, dan Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga

Ratna meminta maaf kepada calon presiden Prabowo Subianto terkait kebohongan yang dibuatnya.

Selain kepada Prabowo, Ratna meminta maaf kepada Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang juga telah membelanya dalam hal ini.

Ratna yang merupakan anggota Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo-Sandiaga Uno itu turut meminta maaf kepada tim pemenangan.

Ia mengaku telah melukai hati tim dengan membuat kebohongan.

"Melalui forum ini saya sangat memohon maaf kepada PakPrabowo yang kemarin dengan tulus membela saya, membela kebohongan yang saya buat," kata Ratna.

 

5. Minta maaf kepada "emak-emak"

Ratna meminta maaf kepada seluruh ibu-ibu yang selama ini dekat dengan dirinya, karena dirinya berbohong bahwa dia telah mengalami penganiayaan.

Ratna berharap, agar kebohongannya itu tidak mempengaruhi perjuangan para ibu untuk memperjuangkan keyakinan yang mereka perjuangkan saat ini.

"Saya juga minta maaf kepada ibu-ibu, emak-emak yang selalu menyebut nama saya di dalam perjuangannya. Aku tahu kalian kecewa, tapi begitulah hidup kita lihat. Bukan bagaimana Anda melihat aku, tetapi bagaimana kita melihat rakyat," ujar Ratna.

 

6. Akui menyebarkan hoaks

Ratna mengakui telah menciptakan berita palsu atau hoaksyang menghebohkan masyarakat.

Ratna mengatakan, telah memikirkan kebohongan yang telah ia sampaikan sejak Selasa (2/10/2018) kemarin.

Ratna menilai, kebohongan itu harus disudahi.

Pada Rabu pagi, Ratna memanggil anak-anaknya dan menyampaikan cerita yang sesungguhnya.

Ratna meminta maaf kepada seluruh pihak yang terdampak atas kebohongan yang telah dia lakukan.

Read 13 times

Tentang Kami