Live Streaming
Thursday, 13 September 2018 09:15

Ridwan Kamil Akan Pasang Pagar Pembatas Jurang dari Korea Selatan. Jalanan Lebih Aman

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengunggah sebuah video yang menunjukkan cara kerja teknologi baru pagar pembatas jurang bersilinder putar.

Video tersebut ia unggah melalui akun Instagram miliknya, @ridwankamil, Selasa (11/9/2018).

Dalam video berdurasi sekitar satu menit itu, tampak sejumlah kendaraan beroda empat, seperti mobil hingga truk menabrak road barrier dengan silinder putar itu.

 Meski ditabrak dengan kecepatan tinggi, teknologi buatan Korea Selatan itu sukses membuat kendaraan berbelok ke samping.

Akibatnya, kendaraan tidak mengalami kerusakan berarti dan pengendara juga selamat.

Ridwan Kamil berharap pagar pembatas itu bisa segera diterapkan di Provinsi Jawa Barat agar dapat menurunkan tingkat kecelakaan di jalan raya.

 

 

"ROAD BARRIER dengan teknologi silinder putar ini secepatnya kita terapkan. Semoga jalanan Jawa Barat lebih aman. TAPI tetep jangan ngebut, lengkapi keamanan mobil, pake seatbelt dll.. INGAT keluarga anda setiap hari menunggu anda pulang dengan selamat di rumah. Aamiin," tulis Ridwan Kamil.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan jika Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menggunakan teknologi baru pagar pembatas jurang bersilinder putar.

Ridwan Kamil menyebut, teknologi baru pagar pembatas jurang ini ditujukan untuk mengurangi kecelakaan yang terjadi di jalan besar antar kota antar provinsi yang berliku dan banyak melewati jurang.

Ridwan Kamil mengatakan, pagar ini memiliki tabung silinder yang bisa berputar.

"Ia (pagar pembatas) mengubah energi tabrakan linear menjadi energi rotasi sehingga mobil menjadi melipir kesamping ketimbang terus ke depan," tulis Ridwan Kamildalam caption.

Ridwan Kamil menuturkan, teknologi tersebut merupakan buatan Korea Selatan.

"Semoga solusi ini membuat jalanan kita lebih aman. Hatur Nuhun," pungkasnya.

Sebelumnya, Ridwan Kamil juga mengunggah sebuah tangkap gambar berisi berita kecelakaan maut bus wisata yang menewaskan 21 orang.

Bus tersebut mengalami kecelakaan di jalur Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat.

Atas hal tersebut, Ridwan Kamil pun menyatakan duka citanya untuk para korban.

"Turut Berduka Cita kepada para korban dan keluarganya atas musibah Bus yang mengalami kecelakan di jalur Cikidang Kab Sukabumi.

Saya sudah memerintahkan Kadishub untuk segera memperingatkan para pemilik Bus untuk selalu mengecek dan menyempurnakan sistem keamanan Bus yang melewati Jawa Barat dan juga untuk mengecek jalur2 jalan antar kota yang berpotensi kritis karena dekat jurang agar diperbaiki sistem penguatan dan keamanannya," tulisnya pada caption.

Diberitakan, bus rombongan wisata alami kecelakaan di Jalan Raya Cibadak-Cikidang-Pelabuhanratu, Desa Cikidang, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (8/9/2018) pukul 12.30 WIB.

Kecelakaan ini menewaskan 21 orang.

Sedangkan korban luka berjumlah 17 orang, dirawat di IGD RSUD Palabuhanratu, dan RS Sekarwangi Cibadak Sukabumi.

Bus ini mengangkut penumpang rombongan Catur Putra Grup (CPG) Bogor berjumlah 38 orang, termasuk dua awak bus.

Rencananya, rombongan ini akan melaksanakan gathering perusahaan di operator arung jeram Bravo di Cikidang.

"Semuanya ada empat bus, tiga bus sudah duluan," kata pengawal kendaraan dari Bravo, Dendi Kinong (45), kepada Kompas.com, di RSUD Palabuhanratu, Sabtu siang.

Bus yang mengalami kecelakaan ini rombongan terakhir yang bergerak dari arah Cibadak menuju Cikidang.

"Pas belokan, bus masuk ke jurang sebelah kanan. Kedalaman sekitar 25 meter," katanya.

Read 87 times Last modified on Friday, 14 September 2018 11:16

Tentang Kami