Live Streaming
Wednesday, 20 September 2017 10:31

Konflik Rohingya Bisa Jadi Magnet untuk Kelompok Teroris

Written by 
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Suhardi Alius Ditemui di komplek parlemen DPR RI Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Suhardi Alius Ditemui di komplek parlemen DPR RI

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT) Komjen Suhardi Alius mengakui bahwa konflik yang terjadi antara Pemerintah Myanmar dengan etnis Rohingnya di Rakhine State, Myanmar, bisa menjadi daya tarik kelompok terorisme. Hal itu dikatakan Suhardi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/9/2017). "Rohingnya bisa jadi magnet untuk para anggota kelompok terorisme datang ke sana," kata Suhardi. Bahkan kata dia, dikhawatirkan dampaknya bisa sampai ke Indonesia, jika benar kelompok terorisme tersebut ikut terlibat dalam pusaran konflik Myanmar-Rohingnya. "Diharapkan itu tidak terjadi. Karena, penanganan dan solusi untuk menyelesaikan konflik yang dilakukan Pemerintah Indonesia sangat bagus sekali," kata dia. Suhardi mengatakan, BNPT juga terus memantau para simpatisan ISIS asal Indonesia yang saat ini masih berada di Suriah dan ingin kembali ke Tanah Air. "WNI yang pulang dari Suriah akan terus kami koordinasikan. ada atase policy di sana, atase pertahanan, bahkan kami mengusulkan atase BNPT ada di sana," kata Suhardi. Upaya itu dilakukan untuk mengantisipasi para simpatisan ISIS kembali ke Tanah Air karena terus terdesaknya kelompok ISIS di negara asalnya. "Dengan itu kita akan mendapatkan kontak di sana lebih awal. Sehingga apakah returnis, apakah itu deportan dan sebagainya bisa kita bisa antisipasi ketika sudah sampai Indonesia," ujar Suhardi masih berada di Suriah dan ingin kembali ke Tanah Air.

Read 74 times

Tentang Kami