Live Streaming
Page 6 of 7

Sumber : TRIBUNBATAM.id

Tindakan tegas Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi untuk memberantas perjudian di Kepri tidak bisa dipandang sebelah
mata. Pasalnya, baru beberapa bulan saja dia menjabat, semua gelper yang berbau judi langsung disikat tanpa ampun.

Namun saat ini, para pengusaha sudah mulai kembali mengurus izin gelanggang permaian (Gelper) di Batam. Hal itu juga
dibenarkan Didid saat pertemuan dengan awak media. Namun selama pemerintah daerah telah mengeluarkan izin usaha gelper dan
Selama ketentuan itu tidak dilanggar menurut Didid sah-sah saja.

"Tetapi jika ada unsur pidana dan melanggar aturan kami akan sikat. Kami selalu berkoordinasi dengan pemerintah," sebut
Jendral bintang dua ini. Intinya menurut Didid apapun izin yang dibuat jangan melanggar aturan yang ada. Bukalah usaha sesuai
izin. "Jika memang izin karoke ya karaoke. Tapi kalau nanti ada peredaran narkoba disana tentu sudah menyalahi aturan. Dan kita
akan sikat," tegasnya.

 

Sumber: TRIBUNBATAM.id,BATAM

Hijauhkan Kota Batam dengan menanam sejuta pohon Ketapang Kencana di Kota Batam untuk membuat Kota batam Sejuk dan
Asri.

Hal inilah diungkapkan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi disela-selah memberikan kata sambutan diacara puncak peringatan hari
Air Dunia yang ke 26 tahun 2018, yang diadakan oleh Kementrian PUPR Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV, Sekupang.

"Saya berencana akan menghijaukan Kota Batam dengan menanam sejuta pohon Ketapang Kencana di Kota Batam, khususnya di
taman-taman yang ada di Kota Batam,"kata Rudi

Dia juga mengatakan, dengan penghijauan yang ia rencanakan di Kota Batam dapat membuat Kota Batam sejuk dan asri. Selain
itu, membuat destinasi Kota Batam semakin disukai Pariwisata dari Mancanegara.

"Saat ini kita sedang menuju Kota Pariwisata untuk memajukan Kota Batam. Maka dari itu selain penghijauan kita juga sudah
membangun jalan dan melebarkan sejumlah jalan di kota Batam supaya terhindar dari macet dan menambah destinasi di Kota
Batam sendiri," katanya.

Sumber: REPUBLIKA.CO.ID, BATAM

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Batam Kepulauan Riau menarik ratusan kaleng sarden yang mengandung cacing gilik di
sejumlah pasar swalayan setempat, "Kami tarik sarden itu dari kemarin sampai sekarang masih berlangsung," kata Kepala Dinas
Perindag Kota Batam, Zarefriadi, di Batam.

Tim Disperindag juga mendatangi tiga pasar swalayan dan mengumpulkan makanan kaleng itu. Hari ini, tim kembali menelusuri dua
hingga tiga pasar swalayan untuk mencari sarden itu. Ia menyatakan, setelah ditarik, sarden itu akan dihancurkan.

Menurut dia, Disperindag tidak berwenang mencabut izin perusahaan yang memproduksi sarden itu karena perizinan diterbitkan
Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Namun, Disperindag dan Dinas Kesehatan dapat membuat
rekomendasi sesuai dengan pengawasan dan pembinaan di lapangan.

"Kalau sudah dinasihati tapi diacuhkan karena bisa saja kesilapan, tidak semua kesilapan disengaja. Jadi, harus dibina," kata dia.

Wakil Wali Kota Amsakar Achmad menyatakan membentuk tim untuk menyelidiki sarden makarel yang diimpor perusahaan di
kota itu yang terdeteksi mengandung cacing pita oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan. Hasil dari investigasi itu akan
dilanjutkan dengan BPOM dan Dinas Kesehatan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan kepada manusia yang
mengonsumsinya.

 

Sumber: Batampos.co.id

Berbagai inovasi serta fasilitas pelayanan terus dikembangkan di Mal Pelayanan Publik Kota Batam. Dari penyediaan layar
informasi, digital library (perpustakaan digital ) hingga pengembangan layanan di stand-stand instansi.

Pengembangan layanan seperti yang di lakukan di stand Kepolisian dam Samsat yang kini telah menambahkan tombol dan monitor
antrian. Di stand polisi misalnya, tersedia berbagai layanan seperti perpanjangan SIM Online, pengurusan Surat Keterangan
Catatan Kepolisian (SKCK) Visa, SKCK, pewrpanjangan KTA Satpam hingga difungsikan sebagai Sentra Pelayanan Kepolisian
Terpadu.

Sementara itu, layar informasi terletak persis di atas pintu masuk. Fasilitas ini berfungsi sebagai media imbauan maupun
informasi dari berbagai instansi yang terintegrasi di MPP Batam.

“MPP ini memang didesain untuk masyarakat maupn pengusaha yang kan berinvestasi. Kami ingin pengguna layanan nyaman dan
aman,” ucap Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Batam Gustian Riau.

Tak hanya itu kini MPP tengah mempersiapkan layanan Mandiri Digital oleh Bank Mandiri kelak konter tersebut sesuai dengan
namanya dipersiapkan untuk transaksi berbasis digital atau non tunai.

Selain itu yang juga menarik adalah penyedian Digital Library (Perpustakaan Digital) yang dipersiapak persis samping
perpusatakaan buku yang sudah ada. Tak jauh dari lokasi ini kini tersedia lokasi bermain anak-anak. “Digital Library ini pertama
di Batam, pihak Telkom selain buka konternya juga menyediakan ini (digital library),” ucap dia.

Gustian menyebutkan, kini MPP Batam semakin ramai. Ribuan pengguna layana tersu berdatangan ke MPP Batam setiap harinya.
“Mereka sekarang sudah tahu dan merasa nyaman. Parkir penuh sekarang,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, kepuasan akan layanan di MPP Batam pernah disampaikan seorang warga via video streaming. Tak hanya itu,
video tersebut juga berisi ucapan terimakasih atas kerjakeras Pemko Batam mengembangkan infrastruktur di Batam.

“Kami merasa senang karena telah berbuat untuk masyarakat, mereka merasa senang,” kata dia.

 

Sumber: TRIBUNBATAM.id

Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Jeffry Simanjuntak meminta Dinas Perhubungan Kota Batam dan polisi lalu lintas
melakukan razia besar-besaran terhadap angkutan pelat kuning berkaca film hitam.

Itu menyusul terjadinya tindak pemerkosaan di dalam angkot yang menimpa seorang karyawati perusahaan, baru-baru ini, Apalagi
dikatakannya, sebelum kasus ini terjadi sudah banyak angkutan yang bermasalah. Mulai dari tak punya izin trayek, KIR dan
sebagainya.

Sumber: TRIBUNBATAM.id

Pemerintah pusat berencana menertibkan seluruh pelabuhan di Batam, baik pelabuhan resmi maupun pelabuhan tak resmi. Hal itu
dilakukan agar pelabuhan yang ada saat ini lebih efektif serta untuk meminimalisir terjadinya tindak penyelundupan lewat laut.
Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, sejumlah pelabuhan resmi maupun tak resmi di Batam akan
ditertibkan.
Targetnya, sekitar 70 pelabuhan tidak resmi di Batam akan ditutup. lalu bagaimana tanggapan dari BP Batam? Terhadap rencana
ini, BP Batam masih menunggu instruksi lebih lanjut dari pemerintah pusat.

"Kami masih melakukan koordinasi dengan pusat. Ya, kita tunggulah peraturan dari pusatnya seperti apa. Misalnya, untuk
pelabuhan itu aturan kapasitasnya mesti berapa dan syarat lainnya. Apapun bentuknya, kami sebagai pelaksana, akan ikuti itu,"
kata Kepala Kantor Pelabuhan BP Batam, Nasrul Amri Latif

Dari data, jumlah pelabuhan di wilayah Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam pernah mencapai lebih
dari 200 pelabuhan.Namun data per Desember 2017 lalu, saat ini hanya 136 pelabuhan.

Terdiri dari lima pelabuhan yang dikelola BP Batam. Empat pelabuhan yang dikerjasamakan operasi (KSO), dan 127 pelabuhan
khusus atau terminal khusus.

Sumber: Kompas.com

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo, mengakui belum maksimal dalam menggarap pariwisata di Batam.
Untuk memaksimalkan nya Menurutnya, sudah saatnya Batam memiliki Promotion Centre. "Kami ingin Batam punya Batam Promotion Centre dan BP Batam bisa men-support di situ agar peningkatan pariwisata di Batam tergarap dengan maksimal," kata Lukita

Lukita mengatakan sektor pariwisata menjadi penyumbang devisa negara paling besar kedua, dan sudah ditetapkan sebagai leading sector oleh Presiden Joko Widodo. "Kemarin kami juga sudah bertemu dengan berbagai pihak yang terlibat di pariwisata dan mereka sangat mendukung sekali adanya Promotion Centre. Apalagi Batam daerah terdepan berbatasan dengan Singapura dan Malaysia, hal ini jugalah yang menguatkan kami memajukan pariwisata yang lebih baik lagi," ungkapnya.

Jika Digarap Serius, Batam dan Bintan Bisa Dongkrak Kunjungan Wisman Meski saat ini Batam sedang dilanda krisis ekonomi, namun jasa pariwisata sama sekali tidak turun. Tidak hanya Promotion Centre, ke depannya Batam juga harus memiliki Tourism Information. Sehingga wisatawan yang berkunjung dapat mengetahui dengan mudah lokasi-lokasi mana saja yang dapat didatangi dan menjadi destinasi unggulan.

Sumber: TRIBUNBATAM.id,BATAM

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam menerima penambahan blangko KTP-elektronik sebanyak 30 ribu blangko dari pemerintah pusat.

"Setelah menerima blangko KTP-elektronik sebanyak 16 ribu kemarin dari pusat, baru-baru ini kita kembali menerimah sebanyak 30 ribu keping blangko KTP-eleketronik dari pusat. Rencananya blanko tambahan ini untuk empat kecamatan yang sama sekali belum selesai,"kata Kepala Disdukcapil Batam, Said Khaidar

Dia melanjutkan, adapun empat kecamatan yang saat ini tinggal menyelesaikan pencetakan KTP-el adalah Kecamatan Sekupang, Batuampar, Bengkong, dan Lubukbaja. Dia ,mengatakan, hingga kini pihaknya sudah menyelesaikan pencetakan di tujuh dari 12 kecamatan di Kota Batam.

Sumber: INDOPOS.CO.ID

Batam terus menggali potensi pariwisata yang dimilikinya. Aksi terbaru akan digelar oleh BP Batam pada 8 April nanti. Yaitu Batam Menari 2018. Event di Bundaran BP Batam ini, akan diikuti 16.000 orang yang akan menampilkan tarian rampai.

Acara Batam Menari 2018 dipastikan akan sangat menarik, Pasalnya kegiatan ini dilakukan untuk memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) serta dunia.

Tari Rampai Batam bukan tari sembarangan. Tarian yang akan dibawakan kolosal tersebut merupakan karya dari seniman besar Guruh Soekarno Putra. Terdapat empat unsur etnis yang dihadirkan dalam tarian.

Yakni Melayu, Minang, Batak, dan China. Semuanya dirangkai menjadi satu koreografi tarian nan indah. Dan menunjukkan keselarasan serta persatuan dalam kehidupan masyarakat.

Bukan hanya itu. Serangkaian acara pendukung pun dihadirkan. Ada bazar kuliner dan pameran UMKM yang ikut disajikan. Pembukaannya diramaikan oleh penyanyi dangdut Zaskia Gothik serta band Wali. Ivan Gunawan diplot sebagai MC-nya.

Antusiasme pun di tunjukkan masyarakat Batam. Ini terlihat dari banyaknya masyarakat yang mendaftar di www.batammenari.com. Tercatat, hingga saat ini sudah 2.640 mendaftar untuk berpartisipasi dalam event tersebut. Selain itu peserta juga datang dari karyawan BP Batam sebanyak 3.000 orang. Lalu ditambah lagi 4.000 pelajar SMA se-Batam.

Komitmen besar BP Batam dalam memajukan pariwisata Batam memang sudah tidak diragukan lagi. Dan hingga saat ini, sudah sangat banyak event terselenggara dengan baik dan berhasil mendatangkan sejumlah wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

 


Sumber: Bisnis.com

BP Batam tengah gencar menata lahan tidur. Pengelola lahan harus menyerahkan rencana bisnis yang realistis dalam 3 bulan.
Bagi yang tak sanggup membangun, diminta mengembalikan lahannya kepada negara melalui BP Batam.


Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan, sebagian besar lahan di Batam telah dialokasikan kepada pihak ketiga untuk masa waktu 30 tahun. Namun kenyataannya, masih banyak hamparan lahan kosong yang belum dibangun di Batam.

Menurut catatan BP Batam, luas lahan tidur mencapai 7.777,01 hektar yang tersebar di 2.737 lokasi di seluruh Batam. Lukita menilai keberadaan lahan-lahan tersebut sebenarnya potensial, mengingat banyak investor yang mau masuk ke Batam butuh lahan untuk mendukung investasinya.

BP Batam telah mengambil langkah untuk mengoptimalkan produktivitas lahan tidur tersebut. Badan otoritas kawasan FTZ ini telah memanggil sejumlah penerima alokasi lahan untuk dimintai komitmen terkait lahan yang mereka dapat dari negara.

Dia mengakui banyak faktor yang membuat lahan di Batam tak dikembangkan sebagaimana mestinya. Salah satunya karena ekonomi Batam yang sempat lesu, bahkan hanya tumbuh pada kisaran 2 persen. Kondisi ekonomi yang sedang sulit membuat investor berfikir masak-masak sebelum menggelontorkan dananya mengembangkan lahan tersebut. Ada pula penerima alokasi yang tak mampu mengembangkan lahan sesuai komitmen awal. Karena kekurangan modal untuk membangun sesuai rencana. Untuk menjaring itu, BP Batam mulai mengundang penerima alokasi lahan yang belum dimanfaatkan. Tujuannya untuk mendiskusikan rencana pengembangan lahan yang telah dialokasikan kepada Investor.

Page 6 of 7

Tentang Kami