Live Streaming
Page 6 of 19

sumber : kompas.com

 

 Presiden Joko Widodo, Rabu (15/8/2018) siang, mengukuhkan 68 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka ( Paskibraka) yang akan bertugas pada upacara kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia, 17 Agustus 2018 mendatang.

Pengukuhan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta dengan disaksikan beberapa menteri di Kabinet Kerja, Ibu Negara Iriana Jokowi dan istri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mufidah Kalla.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan pengucapan ikrar pemuda Indonesia.

 

Berikut ikrar yang diucapkan para Paskibraka:

"Kami pemuda Indonesia bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,

Kami pemuda Indonesia bertanah air satu, tanah air Indonesia,

Kami pemuda Indonesia berbangsa satu, bangsa Indonesia,

Kami pemuda Indonesia bernegara satu, Negara Kesatuan Republik Indonesia,

Kami pemuda Indonesia menjaga ideologi negara, ideologi Pancasila,

Kami pemuda Indonesia selalu taat kepada konstitusi, UUD 1945,

Kami pemuda Indonesia menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia,

Kami pemuda Indonesia bersatu dalam perbedaan, dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika,

Kami pemuda Indonesia berkomitmen mewujudkan masyarakat adil dan makmur di bawah ridha dan rahmat Tuhan Yang Maha Esa.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa meridhai ikrar kami."

 

Salah seorang anggota Paskibraka Nur Hikmah Ramadhani dipercaya mewakili anggota lain ketika pengucapan ikrar.

Ia meletakkan ujung bendera merah putih di dada kanannya selama pengucapan ikrar. Sementara, anggota lainnya mengucapkan ikrar dalam posisi berdiri tegak.

Setelah itu, prosesi pengukuhan pun dilakukan.

 

Presiden Jokowi mengatakan, "dengan mengucap bismilahirrohmanirrohim, pada hari ini, saya mengukuhkan saudara-saudari sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang akan bertugas di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus 2018."

"Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam tugas negara ini," lanjut dia.

Setelah itu, Jokowi menghampiri mereka satu per satu untuk bersalaman.

sumber : merdeka.com

 

Mahfud MD akhirnya angkat bicara soal dirinya batal dipilih menjadi cawapres Joko Widodo. Mantan ketua Mahkamah Konstitusi itu menjelaskan awalnya pada 1 Agustus sekitar pukul 23.00 WIB lalu, dirinya diundang ke kediaman Mensesneg Pratikno.

Di rumah Mensesneg ada Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki. Saat itu, Mahfud MD mengaku diberitahu soal pilihan cawapres Jokowi sudah mengerucut kepada dirinya.

"Lalu saya diberitahu bahwa pak Mahfud sekarang pilihan sudah mengerucut ke bapak harap bersiap-siap nanti pada saatnya akan diumumkan, syarat-syarat yang diperlukan segera mulai disiapkan tidak harus lengkap yang penting ada dulu. Itu tanggal 1 tengah malam jam 23.00 di Widya Chandra," kata Mahfud MD di acara Indonesian Lawyer Club yang disiarkan TvOne, Selasa (14/8).

Kemudian, kata Mahfud, Pratikno saat itu mengatakan segala sesuatunya sudah beres. Hanya saja, Mahfud diminta melakukan satu hal yakni melakukan komunikasi dengan PKB.

"Setelah itu saya lakukan komunikasi dengan orang-orangnya Cak Imin. Saya kan bukan calon dari PKB kenapa harus ke PKB nanti orang-orang Golkar sangka saya calon dari PKB, sebab itu saya menemui orang-orang yang dianggap berpengaruh terhadap Cak Imin ada berapa orang saya temui," katanya.

Kemudian, kata Mahfud, Rabu (8/8) malam dirinya kembali diundang Pratikno ke kediamannya. Di situ juga ada Teten Masduki. Mahfud kemudian diberi tahu bahwa esok hari akan diumumkan cawapres Jokowi.

"Sudah diputuskan Pak Mahfud. Sekarang semua sudah disiapkan. Upacaranya nanti berangkat dari Gedung Juang Pak Mahfud naik sepeda motor bersama Pak Jokowi bonceng. Pak Jokowi yang di depan. Terus saya bilang kenapa tidak naik sama-sama saja, saya satu pak Jokowi satu. Tidak kata Pak Teten nanti enggak bagus kalau misalnya Pak Mahfud terus belok ke kiri pak Jokowi belok ke kanan itu difoto sama wartawan jelek tuh katanya," cerita Mahfud.

Pada Kamis (9/8) Mahfud kemudian ditelepon Seskab Pramono Anung. Saat itu Pramono meminta Mahfud segera menyerahkan daftar riwayat hidup secara lengkap. Sebab, saat deklarasi nama harus sama persis dengan yang ada di daftar riwayat hidup.

"Pada saat yang bersamaan saya ditelepon oleh asisten ajudan Presiden, bapak ke sini mau ngukur baju. Waduh saya bilang bagaimana kalau tidak bisa mengukur baju agar tidak terlalu ribet saya waktunya sudah pendek. Oh kalau gitu bapak bawa saja baju yang bapak senang dan pas bawa ke sini nanti pakai ukuran itu saja tapi bikin modelnya yang sama dengan Pak Jokowi," katanya.

Kemudian sekitar pukul 13.00 WIB, dirinya berkomunikasi dengan Teten Masduki. Saat itu Teten memberitahu dirinya bahkan pengumuman cawapres Jokowi dilakukan pukul 16.00 WIB di Restauran Plataran, Menteng, Jakpus.

"Pak Mahfud nanti datang ke sana sambil menunggu nanti duduk apa namanya di ruang seberang begitu akan deklarasi nanti ya tampil tinggal menyeberang," kata Mahfud menirukan perkataan Teten.

Namun kemudian, saat pengumuman nama Mahfud MD ternyata tak dipilih. Jokowi saat itu menyebut nama KH Ma'ruf Amin sebagai cawapresnya.

"Lalu saya diburu wartawan bagaimana pak? Ya tidak apa-apa saya menerima itu sebagai realitas politik. Pak Pratikno beri tahu pak ini ada perubahan silakan pulang dulu. Ya tidak apa-apa. Kecewa? Kaget saja," katanya.

 

Rama Shinta...

Gempa dengan kekuatan 7.0 skala ritcher yang mengguncang Lombok dan sekitarnya
pada tanggal 05 Agustus 2018 yang lalu
menyebabkan belasan korban meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami luka-luka

Hingga Senin 13 Agustus 2018 jumlah korban meninggal tercatat 394 orang,
1.353 luka-luka dan 67.875 rumah mengalami kerusakan,
sementara gempa susulan terjadi sebanyak 576 kali

SAATNYA BANTU RIBUAN SAUDARA SEBANGSA

Salurkan kepedulian anda melalui rekening atas nama AKSI CEPAT TANGGAP
BANK SYARIAH MANDIRI no rekening 7222 36 9007
Jangan lupa di sertai dengan kode 050 di akhir nominal transfer
contoh : jika transfer Rp. 500.000 menjadi Rp. 500.050

Info lebih lanjut, hubungi :
Care Line : 0778 - 488 3669
SMS Centre : 0851 1000 5622
WA : 0812 6643 8743

 

sumber : detik.com

 

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengimbau warga muslim Kepri tak ikut serta imunisasi campak-rubella. Imbauan ini dikeluarkan karena vaksin tersebut belum mendapat sertifikat halal dari MUI pusat.

Dalam surat MUI Kepri yang beredar dengan nomor Ket-53/DP-P-V/VII/2018, imbauan itu ditujukan kepada Gubernur Kepri. Di surat tersebut tertulis 30 Juli 2018.

Dalam surat itu, MUI Kepri menyebutkan pengurus harian Dewan Pimpinan MUI Provinsi Kepri pada 28 Juli 2018 telah menggelar rapat di Batam terkait informasi imunisasi campak/MR. MUI Kepri menyampaikan empat pesan penting.

- Pertama, sampai saat ini vaksin campak/MR belum mendapat fatwa halal dari MUI pusat.
- Kedua, meminta instansi terkait (Dinas Kesehatan) menunda penyuntikan vaksin tersebut sampai diterbitkannya sertifikat halal oleh LP-POM MUI Pusat.
- Ketiga, agar masyarakat muslim tidak ikut serta dalam proses penyuntikan vaksin campak/MR sampai adanya keputusan resmi dari LP-POM MUI Pusat.
- Keempat, meminta MUI pusat segera melakukan pembahasan terkait campak/MR bersama DPR RI, Kementerian Kesehatan, serta instansi terkait dan menyampaikan hasil keputusan MUI di seluruh Indonesia untuk menjadi acuan dalam melakukan sosialisasi.

MUI Kepri Imbau Umat Muslim Tak Ikut Imunisasi Campak-Rubella

 

MUI Kepri Imbau Umat Muslim Tak Ikut Imunisasi Campak-Rubella

Surat tersebut diteken Ketua MUI Kepri KH A Karim Ahmad dan Sekretaris H Edi Safrani.

Sementara itu, Ketua I MUI Kepri Azhar Hasyim saat dimintai konfirmasi membenarkan beredarnya surat tersebut.

"Benar (surat imbauan larang vaksin MR dari MUI Kepri, red)," kata Azhar menjawab detikcom, Selasa (31/7/2018).

Sebagaimana diketahui, mulai 1 Agustus hingga September, Dinas Kesehatan di seluruh Indonesia akan melaksanakan program vaksin campak/MR secara serentak.

Sumber: TRIBUNBATAM.id 

 

BATAM - Perum Bulog mulai menjual beras dengan kemasan kecil atau saset ke sejumlah wilayah di Indonesia.

Namun, beras saset ini belum tersedia di Batam maupun Provinsi Kepri secara keseluruhan.

Kepala Bulog Batam Agung mengatakan, untuk penyebaran beras saset di wilayah Batam masih dalam proses.

 

Dia menambahkan, beras saset merupakan upaya Bulog menyediakan beras murah yang dapat dijangkau masyarakat.

Penyediaan beras saset sendiri, memang masih dalam tahap uji coba di beberapa wilayah sentral produksi.

"Produksinya masih dalam tahap uji coba di beberapa wilayah. Jadi baru wilayah sentral produksi yang melaksanakan pendistribusiannya,"kata Agung saat ditemui di tempat kerjanya,

sumber : Batamnews.co.id

 

Hasil autopsi Brigadir Maria Magdalena, polwan yang tewas mengenaskan di rumahnya, telah disampaikan pihak kepolisian. Agustinus, kakak kandung Brigadir Maria mengaku kaget dengan hasil autopsi polisi yang menyimpulkan adiknya bunuh diri.

Ia menyesalkan sikap dan pernyataan Kapolres Barelang Kombes Pol Hengki yang terlalu cepat menarik kesimpulan atas kematian adiknya.

Seperti diketahui, jasad polwan cantik ini pertama kali ditemukan suaminya, Togar Silalahi sekitar pukul 22.00 WIB di rumahnya di Cipta Asri Sagulung, Batam, Kepri.

Saat dihubungi melalui telepon, Senin (30/7/2018), Agustinus Marpaung mengatakan, kepada Batamnews.co.id  bahwa Kombes Pol Hengki memberikan pernyataan kematian adiknya disebabkan gantung diri.

Padahal, hasil autopsi memakan waktu dua minggu belum diberitahukan atau belum ada surat resmi dari ahli forensik. "Pernyataan Kapolres terlau mengada-ada sebelum surat resmi dari pihak dokter forensik dikeluarkan," kata dia.

Agustinus menambahkan, hingga saat ini pihaknya juga belum mendapatkan kronologis dan keterangan motif kematian adiknya. Selain itu, dia juga menanyakan, apakah Togar Silalahi sang suami yang juga seorang anggota kepolisian sudah diperiksa Propam Polda Kepri.

"Menurut keterangan pembantu, sebelum peristiwa bunuh diri, mereka baik-baik saja," katanya.

Agustinus sendiri menilai bahwa sang adik tidak punya masalah kecuali pernah curhat tentang sang suami. "Ia sering curhat kepada kakak perempuan tentang suaminya dan tidak pernah mengeluh tentang pekerjaan," kata dia.

Ia mendesak Kapolres Barelang Kombes Pol Hengki untuk segera mencari motif kematian adiknyaBrigadir Maria Magdalena.

Sebelumnya, Brigadir Maria ditemukan tewas terlilit tali di tangga rumahya di Perumahan Cipta Asri Tahap I Blok F Nomor 70, Sagulung Rabu (25/7/2018) malam.

Sumber: TribunBatam.id

 

- Tulisan WELCOME TO BATAM (WTB)  yang selama ini menjadi Ikon Kota Batam di pusat pemerintahan gelap gulita selama satu bulan terakhir. 

Biasanya, pada malam hari, pengunjung datang ke lapangan WTB yang berada di Batam Centre ini untuk berfoto.

Latar belakang tulisan WTB berwarna putih ini cukup menarik pada malam hari.

Bagi warga luar daerah, tulisan tersebut bisa untuk menunjukkan bahwa mereka sedang berada di Batam.

Aloy, pedagang kerak telor di lapangan WTB Batam Centre mengatakan, sudah satu bulan terakhir ini lampu yang biasanya menerangi tulisan teraebut padam.

Alhasil, jika malam hari tulisan tersebut hanya membayang saja alias tidak terlalu nampak.

"Biasanya kalau orang belanja ke sini pasti foto mengarah ke tulisan tersebut. Kalau lampunya mati begini bagaimana mau berfoto?" sebut Aloy.

Aloy dan pedagang klain tidak tahu apa penyebab matinya lampupada tulisan tersebut.

"Kalau mau berfoto, ya, siang aja. Malam gelap, nggak nampak tulisannya," sebutnya.

Tentunya sangat disayangkan jika lampu itu tidak diperbaiki karena mengurangi daya tarik lapangan di depan Asrama Haji itu malam hari.

Apalagi, para pedagang kuliner yang berjualan di lapangan tersebut umumnya berjualan dari mulai sore hingga malam hari.

"Biasanya orang datang berfoto sambil belanja di sini," katanya.

Sumber:TRIBUNBATAM.id

Badan Pengusahaan (BP) Batam belum bisa berkomentar terkait hasil pertemuan Menko Perekonomian, Darmin Nasution dengan sejumlah organisasi pelaku usaha di Jakarta, Selasa (31/7) lalu.

Meski begitu, Deputi V BP Batam, Bambang Purwanto mengatakan, sebagai pelaksana dari pemerintah pusat, prinsipnya BP Batam akan melaksanakan keputusan dari pemerintah pusat.

Apapun keputusannya, apakah Batam tetap berstatus Free Trade Zone (FTZ) atau beralih menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) nantinya.

"Ya, kami hanya pelaksana dari pemerintah pusat. Apa yang menjadi keputusan dari pemerintah pusat akan kami laksanakan," kata Bambang, Rabu (1/8/2018) di ruang kerjanya di BP Batam.

Soal hasil pertemuan di Jakarta, Bambang mengaku belum mendapat informasi.

Rencananya saat Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo tiba di Batam, pihaknya akan menggelar rapat pimpinan (rapim) terlebih dahulu membahas hasil pertemuan dengan Menko Darmin.

"Setelah itu baru kita minta pak kepala menjelaskan. Jadi kita tunggu pak kepala ya," ujarnya. (wie)

Kantor Balmon Kelas II Batam memperoleh dua penghargaan dalam acara Awarding Night yang diselenggarakan DITJEN SDPPI – Kementrian Kominfo RI pada hari, Kamis 26 Juli 2018 di Bogor. Penghargaan ini diserahkan oleh menteri Komunikasi dan Informatika dan Direktur Jenderal SDPPI kepada KepalaBalmon Kelas II Batam Bapak Heriyanto.

Penghargaan yang diperolah Balmon Kelas II Batam dalam kategori Video Profile Terbaik dan Pengelolaan Administrasi, Pelaporan Keuangan Terbaik.

Sementara itu Video Profile yang berhasil memperoleh penghargaan terbaik ini menggambarkan bagaimana upaya Balmon Batam dalam menangani laporan gangguan komunikasi frekuensi penerbangan di Bandara Hang Nadim KotaBatam. Video yang dipublikasikan di chanel youtube SDPPI Kominfo ini mendapatkan jumlah viewer terbanyak yaitu 5.962 views dan mengalahkan jumlah viewer dari provinsi lain di Indonesia.

“Atas nama seluruh karyawan/ti Balmon Batam mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kpd bpk/ibu/sdri sekalian atas bantuan dan kerja samanya sehingga video profile balmon batam mendapat Award serta terpilih menjadi Balmon dengan pengelolaan administrasi terbaik” demikian disampaikan oleh Kabalmon Batam.

Sumber:TRIBUNBATAM.id

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kita menetapkan rekapitulasi daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) dalam rapat pleno terbuka. Dalam rapat itu ditetapkan jumlah pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) sebanyak 642.730 pemilih. Rapat Pleno ini dihadiri keterwakilan dari masing-masing partai peserta pemilu, Panwas tiap kecamatan, PPK, serta tampak hadir pula Kadis Disdukcapil Kota Batam, serta perwakilan kepolisian Batam Kota. Ketua KPU Batam, Syahrul Huda mengatakan, sesuai tahapan pemilu serentak 2019, tanggal 22 Juli adalah penetapan DPSHP.Ia mengatakan, ada jeda waktu setelah tahapan DPSHP menuju Daftar Pemilih Tetap (DPT) yakni sampai 12 Agustus 2018, olehkarena itu ia juga menghimbau Jika nanti ada masyarakat yang belum masuk dalam DPSHP, mohon melaporkan ke KPU.

Page 6 of 19

Tentang Kami