Live Streaming
Page 5 of 7

Sumber: batampos.co.id

Isdianto resmi menjadi Wakil Gubernur (Wagub) Kepri setelah dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Kehadiran Isdianto diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan di Kepri. Menurut Gubernur Kepri Nurdin Basirun dengan dilantiknya Isdianto sebagai Wagub Kepri, maka komposisi pucuk pimpinan di Pemprov Kepri sudah lengkap. Ia berharap ke depannya ia bisa berbagi tugas dengan Isdianto dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di Kepri.

Selain Nurdin, pelantikan Isdianto juga dihadiri sejumlah pejabat. Antara lain Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Kajati Kepri Asri Agung, Danrem 033 Wira Pratama Brigjen Gabreil Lema, Danlantamal Tanjungpinang Laksma Ribu Eko Suyatno, dan Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah. Selain itu, sejumlah anggota DPRD Kepri, Kepala OPD Kepri, mantan Gubernur Kepri Ismeth Abdullah, anggota DPR RI dapil Kepri Dwi Ria Latifa, Bupati Bintan Apri Sujadi, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, serta kerabat Isdianto juga turut hadir.

Proses pelantikannya sendiri cukup singkat. Tak lebih dari 10 menit. Usai pengambilan sumpah, Isdianto bersama istri Rosmerry Isdianto mendapat ucapan selamat dari Presiden Joko Widodo. Ucapan selamat juga diberikan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, serta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Sejumlah menteri dan pimpinan lembaga juga memberi ucapan selamat. Di antaranya Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Mendagri Tjahjo Kumolo.

 

sumber: sindobatam.com

Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) menerapkan sistem online dalam proses perizinan Rencana Pengajuan Tenaga Kerja Asing (RPTKA). Namun sistem baru ini dikeluhkan pengusaha, sebab sering mengalami kendala saat proses wawancara melalui Skype. Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, OK Simatupang mengatakan koneksi internet yang tidak stabil menjadi salah satu kendala utama dalam menerapkan sistem online ini. Sehingga banyak keluhan yang disampaikan pengusaha, karena membuat proses pengurusan RPTKA yang baru ataupun perubahan menjadi lama.

Dia menjelaskan, semua tenant kawasan Industri yang mengurus RPTKA baru dan perubahan mengeluhkan permasalahan ini. Sebelumnya ada perwakilan Kemenaker yang bertugas di Mal Pelayanan Publik (MPP) Batam, sehingga pengurusan bisa dilaksanakan langsung. Namun sejak November 2017, perwakilan Kemenaker ditarik dengan alasan pelayanan sudah berbasis online. Semenjak itu, Industri yang ingin mengurus RPTKA baru dan perubahan dilayanan melalui tatap muka melalui aplikasi Skype. Sayangnya, keunggulan sistem dan jaringan untuk layanan online ini belum memadai sesuai dengan apa yang diharapkan. Kerap kali layanan tatap muka berhenti di tengah jalan dan harus diulang kembali.

Sumber: batampos.co.id

Dinas Lingkungan Hidup Batam hingga kini belum mengetahui informasi soal asal dan penyebab adanya limbah minyak (oil spill) yang mencemari sejumlah titik pantai di Nongsa. Tak hanya kasus yang terjadi pada baru-baru ini saja, kasus pencemaran yang terjadi pada 2017 lalu juga belum terungkap. Untuk kasus terbaru ini, DLH Batam masih menunggu penyelidikan yang sedang dilakukan. Untuk diketahui, DLH Batam mengaku telah mengambil sampel limbah tersebut dan juga menyampaikan informasi pencemaran hingga ke Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia.

Sementara kasus pencemaran serupa yang terjadi pada 2017 lalu hingga kini pengungkapannya Herman akui masih nihil. Padahal pada saat ia menjadi Pelaksana Tugas mengganti Kepala DLH lama, Dendi Purnomo yang tersandung kasus hukum.Menurutnya kasus ini, ia menilai karena fenomena alam karean limbah yang mencemari laut dan pantai Batam terseret arus, untuk itu sulit untuk menentukan siapa yang bersalah.

Sumber: medcom.id

PT Perusahan Gas Negara Tbk (PGN) menunda pembangunan pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS) dari Natuna ke Batam. Adapun alasan penundaan proyek karena kondisi listrik saat ini di Batam masih tercukupi oleh sistem kelistrikan Sumatera. Selain itu, Direktur Utama PGN Jobi Triananda Hasjim menjelaskan, perkiraan permintaan listrik meleset dari yang diperkirakan. Tentu kondisi itu memberikan efek tersendiri terhadap kebijakan yang diambil oleh PGN.

Jobi menuturkan saat ini perusahaan kembali mengkaji proyek tersebut. Pembangunan proyek infrastruktur harus melihat dari sisi permintaan. Jika tidak, proyek itu tidak akan optimal manfaatnya. Meskipun tidak menyebutkan detil berapa konsumsi saat ini di Batam, Jobi mengatakan, kebutuhan listrik di pulau yang paling berdekatan dengan Singapura sudah terpenuhi oleh sistem kelistrikan Sumatera. Sejauh ini pihaknya sudah melakukan berbagai pembahasan tentang proyek tersebut, mulai dari Front End Engineering Design (FEED) sampai persiapan engineering. Namun, PGN tidak berani melakukan eksekusi tanpa mengetahui kepastian permintaan listrik.

Sumber: Sindobatam.com

Kasus kejahatan skimming yang menyasar nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) juga terjadi di Batam. Setidaknya, ada empat nasabah yang menjadi korban dengan total kerugian mencapai Rp14 juta. Pimpinan Cabang BRI Nagoya Rory Lumbantoruan, mengatakan tindak kejahatan skimming merupakan berupa pencurian informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu secara ilegal yang terjadi di beberapa daerah, di Indonesia. Meskipun saat ini pelakunya sudah ditangkap oleh pihak yang berwajib, tapi upaya pergantian kartu ATM tetap perlu dilakukan untuk lebih menjaga keamanan nasabah.

Jumlah nasabah BRI di Batam saat ini diperkirakan mencapai 30 ribu dan jumlah nasabah yang memegang kartu mencapai 18 ribu nasabah. Proses migrasi kartu untuk ATM dari teknologi pita magnetik ke teknologi chip masih terus dilakukan. Dalam dua hari pada akhir pekan lalu Kantor Cabang BRI Nagoya telah melayani sebanyak 580 nasabah dan untuk cabang BRI Batam Centre sekitar 750 nasabah. Imbauan penggantian kartu tersebut disampaikan kepada nasabah melalui pesan singkat dan juga melalui sejumlah ATM. Pihaknya memang mendahulukan nasabah-nasabah yang terindikasi menjadi korban tindak kejahatan skimming tersebut. Itu sebabnya, tidak semua nasabah BRI langsung mendapatkan pesan singkat terkait dengan penyempaian untuk pergantian kartu ATM.

Sumber: batamfm

Tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dan Bea Cukai yang berhasil mengungkap Narkotika jenis Sabu sebanyak 1,6 ton di Perairan Batam, Pemberian penghargaan itu langsung diserahkan oleh Tito sebagai pimpinan Korps Bhayangkara. Acara tersebut di gelar di Gedung Rupatama Mabes Polri. Setidaknya ada 197 petugas gabungan dari Polri dan Bea Cukai menerima penghargaaan tersebut. Hal tersebut tertuang dalam Keputusan Kapolri tentang pemberian penghargaan ke anggota yang berprestasi. Bentuk apresiasi atas prestasi jajaran Polri dan Bea Cukai itu terdiri dari pemberian piagam dan pin emas Kapolri. Sementara itu ada beberapa anggota polri yang menerima penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa.

Lalu, pemberian tiket untuk mengenyam pendidikan selanjutnya dan memberikan promosi jabatan untuk menjadi Kapolres. Tak hanya pemberian penghargaan kepada tim gabungan, acara ini sekaligus meluncurkan kegiatan Anugerah Jurnalistik Polri Tahun 2018. Pada kesempatan ini tampak dihadiri beberapa pejabat tinggi Polri, pejabat Bea Cukai dan Pemimpin Redaksi (Pimred) media cetak, online dan televisi.

 

Sumber: Batampos.co.id

Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji memastikan ketersedian stok obat-obatan akan berjalan normal di bulan April mendatang. Itu karena sudah ada 30 an vendor yang dipastikan akan menyuplai obat-obatan ke RSUD. Direktur RSUD Embung Fatimah Batam Ani Dewiyana menuturkan, saat ini vendor-vendor tersebut tengah mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan RSUD sebelum kerja sama menyuplai obat-obatan dilakukan. Pemilihan vendor-vendor penyuplai obat-obatan itu diakui Ani sudah sesuai prosedur yang ada yang dimulai dengan pembukaan pendaftaran kerja sama melalui e-Katalog sampai pada tahap seleksi dan lain sebagainya. Sebelumnya Ani menyebutkan bahwa ada sekitar 400 san vendor yang merespon e Katalog penawaran kerja sama (menyuplai obat-obatan) yang dikeluarkan sejak awal tahun lalu itu, namun yang sudah sepakat untuk menyuplai obat ke RSUD baru 30 an vendor. Jika kerja sama dengan ke 30 an vendor tersebut berjalan lancar, maka kedepannya pihak RSUD tidak lagi bergantungan pada bantuan Pemprov Kepri.

Seperti yang diketahui belakangan ini pelayanana medis di RSUD bertipe B itu banyak dikeluhkan pasien karena banyak obat yang tak ada. Krisis obat-obatan yang melanda rumah sakit pemerintah itu dikarenakan vendor-vendor penyuplai obat-obatan sebelumnya memutuskan kerja sama mereka dengan RSUD. Itu terjadi lantaran manajemen RSUD belum bisa membayar utang obatan-obatan kepada vendor-vendor lama tersebut. Sejak awal tahun lalu pihak manajemen tak bisa berbuat banyak sebab manajemen RSUD sedang diaudit oleh BPKP sehingga belum bisa membeli obat-obatan sendiri.

 

Sumber: KONTAN.CO.ID

Badan Ekonomi Kreatif berupaya mendorong lahirnya developer lokal melalui ajang Bekraf Developer Day (BDD) Batam. Ini merupakan sebuah kegiatan yang difasilitasi Deputi Infrastruktur Bekraf untuk mempertemukan para expert di industri kreatif digital dengan para developer lokal dalam sebuah sesi inspirasi, talkshow dan pameran selama satu hari penuh. Kegiatan tersebut diharapkan bisa menginspirasi sekaligus membentuk jaringan bisnis antar developer lokal serta membangun komunikasi dengan para expert dalam rangka akselerasi pengembangan industri digital di Kota Batam.

Batam menjadi kota pertama dalam penyelenggaraan BDD 2018. Sejumlah narasumber penting turut hadir seperti Najib Abdillah, pemenang Digital Challenge 2017. Kehadiran rockstar industri digital tersebut diharapkan menginspirasi lahirnya sejumlah developer lokal berkelas yang saat ini masih terpusat di Pulau Jawa. Direktur Fasilitasi Infrastruktur TIK Bekraf, Muhammad Neil El Himam mengatakan Kegiatan Bekraf Developer Day dimaksudkan untuk membangun ekosistem ekonomi digital subsektor aplikasi dan game agar dapat mendorong perkembangan industri aplikasi dan game Indonesia. Untuk itu, Bekraf juga memfasilitasi 500 peserta yang hadir dengan program online learning platform di Dicoding Academy. Diharapkan dengan adanya dukungan online learning tersebut dapat meningkatkan kompetensi developer di Batam

Sumber: TRIBUNBATAM.id

Keberatan terhadap penyesuaian pajak daerah sebagaimana di Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2017, kembali disampaikan sejumlah kalangan pengusaha. Kali ini mereka mengadukan nasibnya ke DPRD Kota Batam. Pengusaha di bidang pariwisata, seperti dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan Asosiasi Spa Indonesia (ASPI) itu melakukan pertemuan di DPRD Kota Batam. Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Hendra Asman yang ikut menerima kedatangan asosiasi pengusaha itu mengatakan, perwakilan pengusaha meminta penundaan kenaikan pajak yang sudah diberlakukan Maret ini.Pasalnya, saat ini mereka kesulitan dari sisi penghasilan, baik untuk spa maupun tingkat hunian. Sebelumnya diberitakan, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam akan berkirim surat ke DPRD Kota Batam. Hal ini menindaklanjuti surat keberatan dari asosiasi pengusaha, agar Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2017 terkait pajak daerah ditunda pelaksanaannya.

Sumber: Batam.tribunnews.com

 

Wali Kota Batam Muhammad Rudi meminta radio tidak menyiarkan atau menyebarluaskan berita terkait isu Indonesia akan bubar tahun 20130 yang saat ini banyak dibicarakan. Rudi mengatakan jika isu tersebut terus disebarkan baik melalui radio, media massa maupun elektronik, akan berimbas langsung dengan Kota Batam.

Menurut Dia, Batam perekonomiannya masih bergantung dengan negara tetangga (Singapura). Pak rudi mengatakan "Kalau kabar ini terus dibesarkan, Batam yang akan kena imbasnya. Sampai saat ini Batam masih bergantung dengan negara tetangga,"

Rudi juga meminta radio tidak menyebarkan berita yang belum benar atau berita yang berimbas dengan ekonomi Batam. "Berita yang tidak perlu dibesar-besarkan malah disebarluaskan. Nanti, wisatawan asing malah takut datang ke Batam. Jadi tolong, mari sama-sama kita jaga Batam untuk terus maju," katanya.

Untuk mendongkran perkonomian Batam, Rudi terus memperbaiki infrastruktur seperti jalan. Dia menyebutkan tahun 2020 semua jalan di Batam harus lebih baik lagi. "Saya perbaiki jalan dengan tujuan agar wisatwan tertarik datang ke Batam. Mari kita sama-sama menjaga kondusif Kota Batam," ujar Rudi.

Page 5 of 7

Tentang Kami