Live Streaming
Page 4 of 7

Sumber: TRIBUNBATAM.id
Sebanyak 84 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam terancam dilengserkan dari posisinya atau di-nonjob-kan. Itu terjadi karena mereka belum juga menyerahkan laporan harta kekayaannya hingga batas akhir yang ditentukan, 31 Maret lalu. Meski begitu, kepada mereka masih diberi kesempatan untuk melapor. Wali Kota Batam, Rudi mengatakan bahwa lapran tersebut sudah ditunggu oleh KPK.
Rudi mengingatkan, laporan kekayaan ini penting agar pejabat berhati-hati dalam menjalankan tugasnya. Pejabat di lingkungan Pemko Batam, juga diminta tidak bermain-main dengan anggaran. Rudi menegaskan, dirinya tidak ingin ada pejabat di Pemko yang terjaring KPK. Sebelumnya diberitakan, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengingatkan, batas akhir pengisian laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) sudah semakin dekat.
Imbauan serupa juga pernah disampaikan Wakil Walikota (Wawako) Batam Amsakar, Maret lalu. Ketika itu, Amsakar meminta para pejabat untuk segera melapor sebelum 31 Maret 2018. Adapun pejabat yang wajib mengisi LHKPN ini, yaitu seluruh eselon II dan eselon III. Kemudian eselon IV yang bersentuhan dengan kegiatan, serta pegawai yang ditugaskan menjadi bendahara. Amsakar mengatakan, sebelum ini Pemko Batam sudah mendapat asistensi dari tim koordinasi, supervisi, pencegahan (korsupgah) KPK.

Sumber: batampos.co.id
Kegiatan Batam Menari yang akan digelar pada 8 April mendatang akan diikuti oleh 19.513 peserta yang telah terverifikasi secara sah oleh BP Batam. Padahal pada awal rencana targetnya hanta 16.000 peserta saja. Acara ini juga akan melibatkan anggota komunitas dan perwakilan dari Brunei, Singapura, Malaysia dan juga jepang yang saat ini masih dalam tahap pembicaraan. Ketua Panitia Batam Menari Dendi Gustinandar memprediksi seluruh kawasan pemerintahan akan penuh diisi oleh masyarakat yang ingin menari dalam acara ini. Dalam latihan-latihan sebelumnya, kawasan bundaran BP saja bisa diisi oleh 2500 penari.
Selain itu Batam Menari akan dimeriahkan juga dengan event Pasar Wisata Kuliner yang diselenggarakan sehari sebelumnya. Pasar Wisata Kuliner ini diisi oleh pergelaran seni dan budaya ditambah dengan bazar kuliner yang dibawakan oleh UKM sekota Batam. Selain penari acara ini juga nanti akan dimeriahkan oleh Batalyon Infanteri Raider Khusus 136 Tuah Sakti akan mempertunjukkan drumband.
Dalam acara ini, 200 UKM akan mengisi seluruh stan-stan yang disediakan oleh BP Batam. Rata-rata stan diisi oleh para pelaku kuliner sekota Batam. Namun sebelum itu, sejak sore pukul 15.30 WIB acara pembuka sudah akan dimulai di panggung utama di bundaran BP Batam. Disamping itu, acara di sore hari akan dimeriahkan oleh Zikir Barat dari Pemuda Tempatan (Paten). Lalu ada juga band Off Einstein, komunitas Ska dan tari Rampah Melayu.
Sebelum acara utama, maka acara akan dibuka oleh MC Irvan Gunawan. Lalu, tari pembukaan akan diisi oleh tari Rumput Hijau yang dibawakan oleh penari dari Vihara Maitreya. Kemudian penampilan tari Reog, lalu ada hiburan jazz dan musik reggae. Acara puncak Batam Menari akan digelar pada pukul 20.00 WIB dan akan dilanjutkan oleh penampilan dari Angel Percussion dan Zaskia Gotik. Tapi sebelumnya akan dimulai dengan Press Conference pada pukul 16.00 WIB

 

Sumber: batampos.co.id
Wali Kota Batam Muhammad menginginkan revitalisasi Masjid Raya Batam (MRB) jadi salah satu program prioritas tahun 2019 mendatang. Namun demikian, rencana ini akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan Pemerintah Kota Batam. Soal perkiraan anggaran yang akan digunakan, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kota Batam mengaku belum bisa berkomentar karena proses persiapan desain masih terus dilakukan. Rencananya tidak akan lama lagi nanti pihaknya akan memaparkan desain sementara ke Wal Kota Batam Muhammad Rudi.
Begitupun soal desain secara umum, ia memilih untuk tidak berkomentar banyak sebelum dipaparkan ke Wali Kota. Namun ia sedikit mengungkapkan dalam desain sementara ini termuat rencana pembangunan basemant atau ruang dibawah tanah yang akan digunakan jadi tempat parkir. Selain itu, Suhar mengatakan tempat wudhu dan area toilet yang kini berada disamping bangunan utama masjid akan dipindahkan. Hal ini sejalan dengan keinginan wali kota, beberapa waktu lalu. Sebelumnya, Wali Kota Batam Muhammad Rudi, menyampaikan, revitalisasi MRB ini tidak merubah desain arsitektur bangunan utama masjid. Namun, dalam pengerjaan akan dikembangkan mulai dari tempat parkir, taman hingga pembenahan tempat wudhu juga toilet.
Selain itu, ruang lapang di depan masjid akan diperluas. Di lokasi ini dapat dipakai untuk kegiatan keagamaan tanpa harus menggunakan bangunan utama. Agar memberikan suasana nyaman kelak lokasi tersebut akan dibuatkan atap. Ia mengatakan dengan merenovasi masjid masjid yang mulai dibangun tahun 1999 dan rampung tahun 2001 dan dirancang arsitek kenamaan Indonesia Achmad Noeman ini, akan menambah kebanggaan sendiri untuk Batam, disamping Masjid Agung di Batuaji yang kini sedang proses pembangunan.

Sumber: batampos.co.id

Tahun ini, pihak Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Batam akan menambah dua dermaga di Pelabuhan ASDP di Tanjunguban dan Telagapunggur Batam. Sehingga pelayanan dan konektivitas Batam dan Bintan serta kegiatan logistik makin cepat. Menurut General Manager (GM) PT ASDP Cabang Batam Anis Adinizam, pembangunan dermaga dilakukan karena peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan di kedua daerah. Di sisi lain, ia menyebut, dermaga pelabuhan yang ada saat ini sudah cukup lama usianya. Sehingga diperlukan perbaikan. Ia berharap, perbaikan yang dilakukan tidak menganggu kegiatan sandar kapal dan keluar masuk penumpang dan kendaraan.

Dijelaskannya, saat ini DED dermaga sudah mencapai 80 persen. Ia berharap usai Hari Raya Idul Fitri sudah mulai dilakukan pengadaan barang dan jasa.  Disinggung anggaran? Ia menyebut sudah diplot di pusat. Anggaran untuk pembangunan kedua dermaga berkisar Rp 24 miliar. Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam menyambut baik rencana pihak ASDP tersebut. Dengan adanya dua dermaga di pelabuhan ASDP, kelak kegiatan pelayanan makin cepat. Terlebih saat ini diakui dia, banyak wisatawan asal Batam dan daerah lainnya yang berlibur ke Bintan menggunakan jasa transportasi laut Kapal RoRo.

Sumber: TRIBUNBATAM.id, BATAM

Aksi unjuk rasa Kesatuan Niaga Celluler Indonesia (KNCI) Kepri yang menuntut penghapusan kebijakan 1 kk untuk 3 SIM CARD, disambut Komisi I DPRD Kota Batam dan Kadis Kominfo, Pertemuan digelar di ruang Serbaguna Lantai I gedung DPRD Kota Batam yang dihadiri sejumlah perwakilan peserta aksi.

Pertemuan ini dipimpin langsung Wakil Ketua Komisi I Kota Batam, Harmidi Umar Husein. Beserta Anggota Komisi I, Lik Khai, Kepala Dinas Kominfo, Salim, dan Kapolsek Batam Kota, Kompol Firdaus. Salim mengatakan selaku Dinas Kominfo Kota Batam, secara struktural tidak langsung di bawah Kementerian Kominfo, tetapi Ia juga mengatakan tetap menerima aspirasi KNCI dan akan disampaikan ke rapat. Ia melanjutkan semoga aspirasi tersebut sampai langsung ke Kementerian Kominfo. Dan tuntutan tersebut akan segera ditindaklanjuti.

Sumber: REPUBLIKA.CO.ID
Kota Batam dinilai menjadi tempat yang prospektif bagi bisnis properti. Selain terkenal sebagai area perdagangan internasional, Batam juga dekat dengan Singapura. Sehingga, masyarakat yang tinggal di Batam, bisa lebih mudah jika ingin pelesiran ke negeri Jiran. AVP Marketing PT Agung Podomoro Land (APL) Tbk Agung Wirajaya mengatakan, pemerintah pusat maupun Pemerintah Kota Batam berfokus membangun infrastruktur.

Banyaknya usulan pembangunan infrastruktur dari masyarakat sejalan dengan prioritas pembangunan daerah yaitu peningkatan sarana dan prasarana infrastruktur jalan, drainase, utilitas perkotaan, kebersihan kota, dan pengendalian banjir. Agung menambahkan, akan lebih lengkap lagi jika pembangunan infrastruktur yang telah direncanakan pemerintah bisa berjalan beriringan dengan pembangunan sektor properti di Kota Batam sebagai pendorongnya. Di mata para pengembang, kata dia, Kota Batam masih menjadi incaran para pemburu properti.

Sumber: Batampos.co.id

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam diminta melakukan pelebaran jalan merata. Pelebaran jalan tidak hanya terfokus di pusat kota. Wilayah mainland seperti Sagulung, Sei Beduk, dan Batuaji juga perlu diperbaiki infrastrukturnya. Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Jeffry Simanjuntak meminta Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Daerah Kota Batam, tidak hanya terfokus di satu daerah saja. Jika memang ada pelebaran jalan, politisi PKB tersebut meminta harus ada kajian secara umum, dan menyeluruh.

Bapelitbang diminta memperhatikan dengan benar apa saja yang jadi rujukan prioritas yang dijadikan patokan pembangunan. Wakil Ketua Komisi III DPRD Batam, Eki Kurniawan menilai, pelebaran jalan dari Muka Kuning-Batuaji sudah sangat mendesak. Apalagi setiap jam sibuk, jalan tersebut sudah menjadi langganan macet akibat tidak mampu lagi mengurai jumlah kendaraan. Ia berharap pemerintah tidak hanya melakukan pelebaran di pusat kota saja. Semua wilayah di Kota Batam yang menjadi titik kemacetan harus tersentuh.

Sumber:Netralnews.com

Wali Kota Batam, Kepulauan Riau, Muhammad Rudi mengatakan Mal Pelayanan Publik (MPP) Batam akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada April ini. Peresmian MPP sempat tertunda berkali-kali karena Presiden Joko Widodo berhalangan hadir. Awalnya, MPP direncanakan diresmikan akhir Desember 2017, namun akhirnya ditunda karena Kepala Negara harus menghadiri pertemuan OKI yang digelar mendadak. Sesuai dengan arahan Presiden, Wali Kota menginstruksikan seluruh pelayanan pemerintah menggunakan sistem elektronik, terutama di MPP.

Senada dengan Wali Kota, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batam Gustian Riau menyatakan telah menerima informasi rencana peresmian MPP. Pihak Istana telah mengumumkan rencana kegiatan Kepala Negara sepanjang April 2018. Presiden juga menyampaikan agendanya dalam arahan kepada kepala daerah beberapa waktu lalu. Ia mengatakan akan mengadakan pertemuan dengan perwakilan instansi vertikal yang miliki layanan di MPP untuk mempersiapkan peresmian itu.Pertemuan dengan instansi vertikal juga untuk membahas pembangunan sistem yang saling terintegrasi antarinstansi demi memudahkan masyarakat yang hendak mengurus perizinan. Dengan sistem itu, masyarakat cukup satu kali memasukkan berkas jika dokumen yang sama dibutuhkan untuk beberapa perizinan. Meski belum diresmikan, namun MPP yang melayani hingga lebih dari 400 perizinan itu sudah beroperasi sejak akhir tahun lalu.

Setidaknya terdapat 14 instansi pemerintah, 9 nonpemerintah dan 6 perbankan yang ikut melayani dalam MPP Batam. Dari pemerintah antara lain Pemkot, BP Kawasan Batam, Pemprov Kepri, Samsat Kepri, Kepolisian, Imigrasi, Bea dan Cukai, Badan Pertanahan Batam, Kemhukham, Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Agama dan Kejaksaan Negeri. Kemudian intansi nonpemerintah yaitu BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, notaris, Pejabat Pembuat Akta Tanah, Kamar Dagang dan Industri, Real Estat Indonesia, Ikatan Arsitek Indonesia, Perusahaan Air Minum ATB dan Bright PLN Batam. Khusus dari Pemkot, Dinas Penanaman Modal melayani 71 pelayanan, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah sebanyak 3 pelayanan, Dinas Cipta Karya 3 pelayanan, Dinas Kesehatan 26 pelayanan, Dinas Lingkungan Hidup 5 pelayanan, dan Dinas Tenaga Kerja 18 pelayanan.

Sumber: Metrobatam.com

Dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat diwilayah hukum Kepolisian Sektor Batam Kota, ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat ikut menjadi Kepolisian Masyarakat “untuk berperan aktif menjadi Mitra Kepolisian dalam menciptakan kondisi Nyaman, Tentram dan Tertib.

Kapolsek Batam Kota Kompol Firdaus menerangkan, program kerja Polsek Batam Kota dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dengan melakukan tiga fungsi lain diantaranya, program kerja Pre-entif ( Menangkal) disini, pihak kepolisian harus bisa menangkal kejahatan agar tidak terjadi, hal ini lebih ditekankan pada unit Binmas yang mengarah pada Kepolisian Masyarakat ( POLMAS) tujuannya agar Masyarakat mengerti dan sadar hukum baik untuk diri sendiri, saudara dan teman serta Intelijen yang bertujuan menggalang kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindakan melawan hukum, hal ini menjadi prioritas kedepannya.

Selain itu, dalam menjaga Kamtibmas kepolisian juga membentuk Forum Komunikasi Kebutuhan Masyarakat melibatkan Babhinkabtimas, Babinsa dan Perangkat Pemerintah itu bertujuan jika ditemukan kasus tindak pidana ringan ( TIPIRING) dapat diselesaikan di Forum tersebut dan tak perlu melapor ke pihak yang berwajib. ( Problem Softing). Strategi untuk itu unit. Binmas menyebut Partner Shift Building.

 

Sumber: sindobatam.com

Tingkat hunian rumah susun sewa (Rusunawa) di Batam hanya sekitar 55 persen. Badan Pengusahaan (BP) Batam menilai pertumbuhan ekonomi yang melambat pada tahun 2017 lalu memberikan dampak sepinya tingkat hunian rusunawa, sebab banyak masyarakat yang tak lagi bekerja di perusahaan. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Pemanfaatan Aset BP Batam Dendi Gustinandar mengatakan, tingkat hunian rusunawa tahun lalu mengalami penurunan. Pihaknya tengah berupaya untuk mengajak masyarakat, terutama pekerja untuk mau tinggal di rusun.

BP Batam saat ini mengelola tujuh rusunawa sebanyak 25 twin blok dan total kamar sebanyak 1.810 kamar. Dilengkapi dengan fasilitas yang memadai seperti listrik, air, lapangan olah raga dan juga tempat ibadah. Karena tujuan awal pembangunan rusunawa adalah untuk memberikan tempat tinggal yang layak bagi pekerja. Harga sewan juga sangat terjangkau, berdasarkan Perka Nomor 23 Tahun 2016 untuk di lantai satu hanya Rp172.500 per orang, lantai dua Rp157.500 per orang atau Rp630.000 per kamar. Sedangkan lantai tiga hanya Rp142.500 per orang dan lantai empat hanya Rp127.500 per orang.

Page 4 of 7

Tentang Kami