Live Streaming
Page 2 of 19

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Pungutan retribusi parkir di kawasan wilayah jembatan Barelang dan sekitarnya merupakan kegiatan ilegal. Untuk itu Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam mempersilahkan tim Saber Pungli untuk menindaknya.

"Kita tidak ada keluarkan ijin disana, wilayah itu memang tidak ada ijin, karcisnya juga buatan sendiri. Itu boleh tim saber pungli untuk masuk kesana," kata Rustam Effendi, Kepala Dishub Kota Batam, Kamis (25/10/2018)

Rustam mengatakan, karcis retribusi yang dikeluarkan Dishub Batam merupakan hasil koorporasi dengan Dispenda Batam. dan karcis itu memiliki tanda khusus.

"Karcis yang dikeluarkan Dishub itu di koorporasi dengan Dispenda. Kita ada lihat karcis dari parkir Barelang itu, saya dikirim foto sama Kepala UPT nya, jadi memang ilegal. Tanda bahwa karcis parkir resmi itu ada lubang-lubang kecil banyak dan ada stampel serta logo Dishub dan Dispenda," tegas Rustam.

 

Wilayah parkir resmi di Kota Batam, tercantum dalam surat keputusan (SK) Walikota Kota Batam, memiliki ratusan titik parkir resmi yang beroperasi.

"Kalau di Barelang baik di jembatan maupun dendang melayu itu memang betul-betul tidak ada titiknya. Karena titik parkir itu di SK kan Walikota loh. Di Batam sendiri kita ada 567 titik parkir, yang beroperasi aktif baru 422 titik. Kalau yang diBarelang itu tak termasuk dan itu memang pungli," paparnya.

Rustam mengimbau, kepada masyarakat yang menerima dan mendapatkan karcis parkir ilegal dapat melaporkan kepada aparat berwenang dalam hal ini kepolisian.

"Apabila masyarakat yang menerima dan mendapatkan parkir liar itu dapat melaporkan kepada aparat yang berwenang atauSaber Pungli," tutupnya.

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Wali Kota Batam Rudi mengimbau semua pihak agar menjaga kondisi Batam tetap kondusif. Hal ini disampaikannya, saat rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Batam menyikapi insiden pembakaran bendera memuat kalimat tauhid di Garut, Jawa Barat.

"Kita harus jaga situasi kondusif di Batam karena Batam ini milik kita," kata Rudi, Rabu (24/10/2018).

Ia mengingatkan pada organisasi masyarakat (ormas) yang ada, agar memberikan penjelasan jernih dan mendinginkan anggotanya terkait insiden itu.

Jangan sampai kejadian di Garut merembet sampai ke Batam dan mempengaruhi kehidupan masyarakat dan ekonomi di Batam.

"Batam kondusif, Batam aman. Kita harus jaga itu, kita harus kompak," ujarnya.

 

Rudi mengingatkan, jika terjadi perseteruan di masyarakat, agar pihaknya segera diinformasikan. Imbauan ini juga ditujukannya untuk para camat yang hadir dalam rapat tersebut.

"Kami minta camat perintahkan ke Lurah sampai bawah, monitor 24 jam. Apapun kejadian yang terjadi, wajib tahu. Jangan tidur, jangan diam," kata Rudi.

Persoalan yang terjadi itupun, diminta agar segera dilaporkan ke pimpinan. Tujuannya agar bisa cepat ditangani, dan cepat diselesaikan. Tak menjadi permasalahan yang berlarut-larut.

Di tempat yang sama Kapolres Barelang, Kombes Pol Hengki memastikan situasi Batam saat ini tetap kondusif, pasca insiden pembakaran bendera di Garut.

Hengki juga meminta semua pihak untuk menahan diri dan mempercayakan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian. Ia mewanti-wanti agar kejadian di daerah itu tidak terjadi di Batam.

"Percayakan pada kepolisian. Yang melakukan ini adalah oknum, dan mereka sudah diproses hukum. Kita serahkan hal ini pada aparat di sana. Tugas kita sekarang, jaga kondisi Batam," kata Hengki.

Para pihak yang hadir di rapat tersebut sepakat, untuk memberikan penjelasan dingin kepada anggotanya dan tidak menginginkan insiden yang terjadi di Garut terjadi di Batam.

sumber : hmstimes.com

Rama Shinta, Batam - Moses Bradley Mulia Djati, peserta pencari bakat The Voice Kids Indonesia Season 3, yang mewakili warga Batam diajang bergengsi olah vokal bersama anak-anak dari seluruh penjuru Nusantara di Jakarta, telah berupaya semaksimal mungkin, namun keberuntungan belum berpihak kepadanya karena langkahnya terhenti di babak Semi Final 12 besar The Voice Kids Indonesia Season 3.

Langkah Moses menuju Grand Final dan Final terhenti dikarenakan kalah voting di sistem voting SMS dan Google Vote, yang diberlakukan oleh penyelenggara acara.

Namun, biarpun Moses tidak lanjut ke babak berikutnya, anak dari pasangan Daniel Mulia Djati & Susyana Kartanegara ini boleh berbangga karena mendapat kehormatan di ajang bergengsi tersebut, yaitu diundang kembali di acara Grand Final The Voice Kids Indonesia Season 3, dan menerima penghargaan “The Most Outstanding Digital Performance” dengan Predikat “The Highest Viewer Video”.

Selain menjadi kebanggaan keluarga, sekolah, kota Batam dan Kepri, Moses yang  bergenre Rock juga salah satu peserta The Voice Kids Indonesia Season 3, di babak Blind Audition The Voice Kids Indonesia Season 3 dirangkum oleh The Voice Global (The Voice Dunia) menjadi video Outstanding Rock Audition, yang mewakili negara Indonesia bersama negara-negara lain di dunia.

Satu hari berselang tepatnya tanggal 5 Oktober 2018, setelah  menerima penghargaan “The Most Outstanding Digital Performance” dengan Predikat “The Highest Viewer Video”,  Moses kembali berbangga hati, karena terpilih untuk bergabung dengan Talent Management MNC Group, yaitu STAR MEDIA NUSANTARA bersama-sama dengan peserta 3 besar.

 

Hal ini membuktikan bahwa walaupun Moses tidak menjadi Grand Finalis, akan tetapi Moses dipandang mempunyai keunggulan dan potensi lebih dari Para Grand Finalis lainnya.

Moses berharap setelah bergabung di management MNC group, Moses bisa berkarya lebih lagi dan mengharumkan bangsa Indonesia, katanya kepada HMSTimes.com.

Susyana Kartanegara ibunda Moses kepada HMSTimes.com, mengatakan bahwa, sangat bangga dan bahagia   terhadap prestasi Moses.

” Saya sangat bangga dan bahagia mempunyai anak multi talenta seperti Moses. Semua bisa dilakukan dan dikembangkan oleh dirinya sendiri. Saya berharap Moses tetap rendah hati dan mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah hidupnya”. pesannya

Dan berharap Moses bisa menjadi berkat, contoh teladan dan menjadi kebanggaan anak Indonesia. I believe you can fly, Moses… semua bangga kepadamu. kata Susyana Kartanegara

Seperti diketahui bahwa Moses Bradley Mulia Djati (11 tahun) yang masih duduk di bangku kelas IV SD Kristen Tabqha, sepanjang mengikuti ajang The Voice Kids Indonesia Season 3, telah melantunkan beberapa lagu yang memukau para juri dan pemirsa yakni, sebagai berikut :

  • Blind Audition 5 Juli 2018: Welcome to The Jungle by Guns n Roses 
  • Battle Round 6 Sept 2018: I Miss You But I Hate You by Slank

  • Live Round 2 20 Sept 2018: Rock n Roll by Led Zeppelin

  • Semifinal 27 Sept 2018:  You Give Love A Bad Name by Bon Jovi.

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Kebun Raya Batam yang terletak di kawasan Nongsa, tak lama lagi akan diresmikan. Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman, dan Pertamanan Kota Batam, Eryudhi Apriadi mengatakan, rencananya peresmiankebun raya ini akan disejalankan dengan Hari Jadi Batam ke-189 tahun, tepatnya 18 Desember mendatang.

"Rencananya seperti itu, dirangkaikan dengan Hari Jadi Batam," kata Eryudhi, Selasa (23/10/2018).

Melihat kondisi kebun raya saat ini, menurutnya dari segi sarana dan prasarana sudah cukup layak untuk diresmikan. Itu dikuatkan dengan kedatangan Deputi Ilmu Pengetahuan LIPI ke lokasi, belum lama ini.

"Infrastrukturnya lengkap. Sudah ada gerbang, gedung pengelola, rumah kompos, dan paranet untuk pembibitan," ujarnya.

 

Selain itu juga ada rumah kaca untuk anggrek, embung air, instalasi pengolahan air, jalan lingkar, dan jalan koleksi yang ditargetkan Oktober ini selesai. Paling menarik, kebun raya itu juga memiliki dua taman tematik. Yakni untuk taman warna-warni dan taman palem.

"Kita ada dua taman tematik," kata Eryudhi.

Sementara untuk keseluruhan tanaman yang ada saat ini, jumlah tanaman koleksinya sekitar 2500-3000 jenis. Selebihnya tanaman pengarah.

"Jumlah pohon sekarang ada sekitar 7.000 pohon. Per minggu itu pengunjung yang datang ke kebun raya bisa sampai 800 orang," ujarnya.

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Warga perumahan Suka Maju, Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung, menyesalkan bau air tidak sedap yang ditimbulkan oleh saluran drainase. Air ini terusan dari komplek SP Plaza yang melintas dari samping komplek mereka.

Warga menduga air yang mengalir dari saluran drainase tersebut diduga ada limbah dari yang dibuang oleh perusahaan ataupun pedagang dari SP Plaza. Pasalnya setiap pagi air di saluran drainase induk tersebut berbusa.

"Ini setiap pagi bau sekali airnya, kalau kita lihat di bawah jembatan yang ada di samping komplek perumahan Suka Maju airnya berbusa, dan itu hanya pagi hari, kalau siang biasanya tidak ada,"kata Ketua RT 04/RW 08 Dedi Tuwijoyo Manurung, Senin (22/10/2018).

 

Dia mengatakan bau tidak sedap yang ditimbulkan air yang ada di saluran drainase tersebut sangat berbeda pada pagi hari."Kalau siang dan sore hari biasanya tidak sebau kalau pagi hari, yang anehnya air tersebut berbusa,"kata Dedi.

Air yang mengalir di saluran drainase induk tersebut berasal dari beberapa perumahan di Putri Hijau, bukan hanya perumahan tetapi ada beberapa perusahaan dan juga hotel."Kita menduga saja, soalnya baunya sangat menyengat pada pagi hari dan kondisi air berbusa,"kata Dedi.

Sementara di tempat terpisah Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam Herman Rozi yang dikonfirmasi Tribun Batam mengatakan akan melakukan pengecekan terhadap temuan dan komplain warga tersebut."Nanti kita cek dulu, bila perlu kita bawa ke laboratorium,"kata Herman.

Dia juga mengatakan di komplek SP Plaza ada beberapa perusahaan aktif dan juga hotel."Jadi nanti dicek dulu,"kata Herman.

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Tahun 2019 mendatang, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam akan memberi gaji juru parkir (jukir) sebanyak Rp 3,2 juta setiap bulannya.

Dishub telah mengajukan anggaran sekitar Rp 1,92 miliar untuk 600 jukir dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2019.

"Untuk mendapatkan 600 jukir ini, kita akan melakukan penyeleksian. Karena pada dasarnya jumlah jukir lebih kurang kisaran 600 orang," ujar Kepala UPT Parkir Dinas Perhubungan Kota Batam, Alexander Banik, Minggu (21/10/2018). 

Memang, kata Alex, ada beberapa titik yang memiliki jukir lebih dari 1 orang. Oleh sebab itu, Dishub wajib melakukan penyeleksian.

Diakuinya, untuk teknis penyeleksian akan dilakukan secara teori dan praktek langsung di Kantor Dishub Batam Center. Perihal kriterianya seperti apa, Dishub belum menentukan spesifikasinya.

"Untuk kriteria kita belum rumuskan. Kemungkinan dalam waktu dekat kita segera rumuskan," tegasnya.

Alex menegaskan Dishub tidak akan melakukan rekrutment jukir lagi. Pihaknya akan memperioritaskan jukir yang telah terdaftar di Dishub saat ini. Pasalnya untuk menjadi jukir tidak memerlukan keahlian yang khusus.

"Jukir ini pun nantinya langsung dibawah Dishub instansinya. Jadi tak ada pihak ketiga," tegas Alex.

 

Sebelumnya Kepala Dishub Kota Batam Rustam Efendi mengatakan para jukir ini nantinya akan ditempatkan di titik parkir berlangganan atau pengelola parkir yang sudah menerapkan sistem online.

Dalam sistem pengawasan kedepannya akan melibatkan tim terpadu yang terdiri dari Kejaksaan, TNI, kepolisian dan instansi lainnya sekaligus menghilangkan jukir ilegal.

"Kita beri gaji ini tujuannya baik. Supaya lebih efektif dan lebih baik dalam mengontrol ke depan. Gaji 3,2 juta per orang. Kita berharap ada perbaikan ke depannya dan terus kita benahi," ujar Rustam.

 

Rama Shinta - Pada hari Jumat tgl 19 Oktober 2018 pkl 06.00 wib telah terjadi kebakaran di ruli Tiban I blok RT 4 RW 3 kel Patam Lestari Kec Sekupang

 

 

Saksi I 
Derlina,Medan, 8 Mei 1981,Kristen, irt, Tiban I blok C no 1 RT 4 RW 3 kel Patam Lestari Kec Sekupang ( rumah tidak terbakar)

Saksi II 
Saroha, Dolok sanggul , 6 April 1983, wiraswta, Tiban I blok C no 1 RT 4 RW 3 kel Patam Lestari Kec Sekupang ( rumah tidak terbakar)

Saksi III
Sismona , Pasaman, 3 Desember 1974, islam, irt, Tiban I blok D RT 4 RW 3 no 47 kel Patam Lestari Kec Sekupang ( korban )

Saksi IV ( ketua RT 4 RW 3 )
Sugeng Harianto, Jakarta 03 Desember 1974, islam, wiraswata, Tiban I blok D RT 4 RW 3 kel Patam Lestari Kec Sekupang Hp 081270033909.

 

Kronologis kejadian

Keterangan 

Saksi I.
Sewaktu kejadian saksi I baru bagun dari tidur dan melihat asap yang waktu itu berada di belakang rumah ibu Murni learida purba ( ibu susan ) di blok D no 61 lalu saksi I membangunkan saksi II ( suami korban )

Saksi II. 
Setelah di kasih tahu oleh saksi I (istri) lalu saksi II memberi tahu kepada warga tentang terjadi kebakaran.

Saksi III
Sewaktu saksi III bagun dan pergi ke dapur untuk masak. Dan melihat ada api ada di pelapon rumah di sebelah rumahnya ( Murni Learida purba ) blok D no 61. Setelah kejadian tersebut lalu saksi III membangunkan suaminya ( M Arif Harahap) dan memberi tahu ke warga telah terjadi kebakaran

 

Atas kejadian tersebut mengalami kebakaran 15 unit rumah ruli tidak ada korban jiwa.

Di duga api berasal dari dapur rumah Murni learida purba ( ibu susan ) blok D no 61 .api di duga dari kompor gas atau listrik
(Dalam penyelidikan).

 

Pukul 06.30 wib 5 unit mobil kebakaran datang ke TKP dan api dapat di padamkan.

Yang mendatangi TKP
- Kapolsek Sekupang
- Kanit Reskrim
- Kanit IK
- Batara biru Polsek sekupang
- Anggota Polsek Sekupang

Tindakan yang di lakukan
- Mengamankan TKP
- Mencari Saksi saksi
- Menghubungi mobil Kebakaran
- Membantu Korban
- Menghubungi inafis

Laporan Awal
[Sumber : Kapolsek Sekupang]

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Atlet panahan dari Singapura danMalaysia memastikan diri ikut serta di ajang Batam Open Archery Championship 2018 yang digelar Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Kejuaraan ini berlangsung mulai Jumat, 19 Oktober hingga Minggu, 21 Oktober bertempat di Stadion Temenggung Abdul Jamal.

Tak hanya diikuti peserta dari luar negeri, atlet-atlet panahanterbaik Indonesia yang pernah bertanding di kejuaraan internasional pun, akan berpartisipasi pada ajang bergengsi tersebut. 

Ketua panitia kegiatan, Feri Nawa Pamungkas mengatakan, kejuaran ini akan memperebutkan piala Kepala BP Batam. Kegiatan itu digelar masih dalam rangkaian Hari Bakti BP Batam ke-47 tahun.

"Total ada 462 peserta yang mengikuti kejuaraan ini. Ada delapan kategori yang dipertandingkan," kata Feri dalam konferensi persnya, Kamis (18/10/2018) malam.

Ketegori yang dipertandingkan itu seperti, divisi nasional /standardbow 15 meter tingkat SD, putra/putri, divisi nasional / standardbow 20 meter tingkat SMP, putra/putri, 40 meter tingkat umum putra/putri, divisi barebow 20 meter umum putra, divisi tradisional horsebow 20 meter umum, putra, divisi compound 50 meter putra/putri, divisi recurve 70 meter putra/putri standar FITA, dan piala Kepala BP Batam (juara umum).

Kejuaraan ini juga melibatkan wasit/juri dari Perpani(Persatuan Panahan Indonesia) Pusat.

Kabid perwasitan dan perlombaan Perpani Pusat, Ibnu Marwata mengatakan, ada dua catatan rekor yang dilihatnya dari penyelenggaraan kejuaraan panahan di Batam.

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Usaha Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam 'melobi' Kementerian Perhubungan untuk penambahan bus trans Batam, berbuah hasil. Dishub dapat tambahan 10 unit bus trans Batam.

"Ya, kita dikasih 10 unit bus," kata Kepala Dishub, Rustam Efendi, Selasa (16/10/2018).

Jumlah ini memang terbilang lebih sedikit dibanding pengajuan awal. Yakni sebanyak 30 unit. Meski begitu, Rustam tetap bersyukur.

"Sekarang busnya belum datang. Paling akhir November atau tidak awal Desember baru sampai," ujarnya.

Bus-bus tersebut lanjutnya akan dioperasionalkan pada 2019. Diperkirakan Januari. Untuk trayek mana saja, Rustam belum bisa memastikannya. Masih melihat kebutuhan di lapangan, daerah mana saja yang banyak menggunakan bus. 

 

"Nanti kita lihat rencananya sesuai daerah yang banyak menggunakan bus. Seperti Sekupang-Batam Center, Sekupang-Jodoh, Batuaji-Batam Center," kata Rustam.

Lebih lanjut dikatakan, saat ini ada 72 unit bus trans Batam yang beroperasi. Dari segi jumlah memang belum layak untuk melayani trayek seluruh Batam.

Di samping ada beberapa unit di antaranya yang memang harus diremajakan dan diganti.

Adapun trayek yang dilayani saat ini, yakni Nongsa-Jodoh, Nongsa-Punggur, Tembesi-Galang, Sekupang-Batam Center, Tanjunguncang-Batam Center. Kemudian Sekupang-Jodoh, Sagulung-Sekupang, Jodoh-Batam Center, Tanjung Piayu-Batam Center, Nongsa-Batam Center, Punggur-Jodoh.

Rama Shinta - Kebakaran di RT 01 RW 08 Bengkong Al Jabar Kel B Indah Kec Bengkong, Selasa Tanggal 16 Okt 2018 pukul 18.30.wib, terjadi Kebakaran di Asrama Panti Asuhan Al Jabar

Sebanyak 11 hangus total (type deret) dan 3 bangun kerusakan 30 %, tidak ada korban jiwa , 1 orang luka ringan sudah ditangani Tim Medis dari Puskemas sei Panas dan Tg Buntung serta dari Poltabes.


Selanjutnya dilaporkan bahwa ada 12 KK dengan 43 Jiwa yg mendiami rumah tersebut dan 33 Anak Panti.

Anak usia sekolah yang sangat membutuhkan pakai dan kelengkapan Sekolah :

1. TK, laki - laki     =2 anak

        Perempuan   = 1 anak

 

2. SD, laki - laki    = 10 anak

         perempuan  = 3 anak

 

3. SLTP, laki - laki     = 4 anak

            perempuan  = 6 anak.

 

4. SLTA, laki - laki      = 5 anak

             perempuan  = 2 anak

 

Total laki - laki ada 21 dan anak perempuan ada 12 anak. Total keseluruhan ada 33 anak dan saat ini di tampung sementara di Masjid Al Jabar.

 

 

Kerugian diperkirakan senilai skitar Rp.2.5 Miliar ( Taksiran dari RT RW dan Yayasan Al Jabar).


Sampai laporan ini disampaikan sedang berlangsung pendirian Tenda Penampungan sebanyak 3 unit untuk pa/Pi dan Keluarga.

Posko Informasi dan Logistik sdh siap, Mobile Toilet Umum dari DLH dan Tengki Air Bersih dari Perkimtan besok Pagi akan tiba di lokasi.

Untuk Dapur Umum selama 7 Hari juga sudah siap.

Korban kebakaran sementara akan tidur dibawa tenda Tanggap Darurat Dinsos dg.memakai felback 20 dari Dinsos 50 unit dari DANDIM 0316.Batam. 

Untuk Dapur Umum Tim Penggerak PKK Bengkong Akan turun Full .

Page 2 of 19

Tentang Kami