Live Streaming
Page 2 of 17

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Masih dalam rangkaian Hari Bakti Badan Pengusahaan (BP) Batam ke-47 tahun, BP Batam menggelar lomba karya jurnalis, lomba fotografi dan lomba infografis.

"Beberapa kegiatan sudah kita buka sebelumnya. Sekarang untuk tiga lomba ini," kata Ketua Seni Budaya Eksternal BP Batam, Dendi Gustinandar saat konferensi pers di Media Center BP Batam, Senin (1/10/2018).

Untuk lomba karya jurnalis, lanjutnya, ditujukan kepada para jurnalis, baik online maupun cetak. Tema yang diangkat, berkaitan dengan kemudahan perizinan investasi, kegiatan industri di Kota Batam, event-event BP Batam dan pembangunan infrastruktur.

 

"Lomba ini cukup unik. Karya yang dikirim maksimal dua, dan mesti sudah diterbitkan sejak 1 Januari 2018 hingga 20 Oktober," ujarnya.

Sedangkan untuk lomba fotografi, terbuka untuk umum. Ada empat tema yang bisa diangkat. Seperti kemudahan perizinan investasi, kegiatan industri di Batam, kegiatan BP Batam dan infrastruktur. Pengiriman karya dimulai 1-20 Oktober 2018. Setiap peserta maksimal mengirimkan tiga foto per kategori.

"Nah untuk lomba infografis, ini baru pertama kali diadakan. Lomba terbuka untuk umum," kata Dendi yang juga Direktur Pemanfaatan Aset BP Batam ini.

Untuk lomba infografis, tema yang diangkat tentang investasi dan perizinan. Sumber infografis diperoleh dari aturan resmi yang diterbitkan BP Batam. Tanggal pengiriman 1-20 Oktober 2018.

"Pendaftaran peserta gratis. Tidak dipungut biaya. Ayo buruan daftar. Total hadiahnya ada uang pembinaan, sertifikat," ujarnya.

Informasi lebih lanjut dapat datang langsung ke Gedung Bifza BP Batam.

Sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kota (Pemko) Batam menambah lagi pemasangan tipping box. Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam, Raja Azmansyah mengungkapkan target pemasangan tipping box sampai Oktober berjumlah 200 unit.

"Kita ada 5 tim, diantaranya 3 tim pemasangan dan 2 tim untuk survey. Sekarang lagi berlangsung di lapangan," ujar Azmansyah kepada Tribun, Minggu (30/9/2018).

 

Diakuinya, beberapa waktu lalu BP2RD sudah memanggil 89 Wajib Pajak (WP). Diantaranya hotel terutama untuk bintang 3 ke atas, restauran, hiburan dan parkir. Pelaksanaan ini, kata Azmansyah, untuk mencapai target tipping box. Untuk target Pemko Batam sendiri pemasangan tipping box sebanyak 200 unit di 2018. 

"Kita juga berterimakasih atas support dari Bank Riau Kepri memberikan 200 tipping box," katanya.

Ia menambahkan ke depannya Bank Riau Kepri memiliki target pemasangan tipping box sebanyak 400 unit. Dipasang diseluruh WP Batam.

"Tahun ini juga ada penambahan 10 dari Bank BJB. Jadi totalnya 210 unit," tuturnya.

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Sekitar 5000 peserta ditargetkan mengikuti kegiatan Sepeda Nusantara 2018 Batam Kepri yang akan berlangsung di Dataran Engku Putri, Minggu (7/10/2018).

Ketua Panitia Sepeda Nusantara, Jadi Rajagukguk mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan nasional yang bertujuan untuk mempererat silahturahmi.

"Melalui olahraga ini menjalin silaturahmi dengan masyarakat Batam dan Kepri. Di tahun politik ini dengan kegiatan ini bisa saling mengenal meningkatkan silaturrahmi," katanya.

Ketua Umum ISSI Kepri, Daniel mengatakan ISSI berkomitmen dan mendukung penuh atas kegiatan olahraga ini.

"Kita nyatakan harus dukung dan yang belum mengenalsepeda supaya dapat mengikuti kegiatan ini. Ini adalah kesempatan ISSI mencari bibit baru," ujarnya selaku Wakil Ketua Umum Sepeda Nusantara 2018 Batam Kepri.

Untuk persiapan sudah mencapai 50 persen untuk pendaftaran bisa melalui online dan manual.

"Kita targetkan 5000 peserta, semuanya gratis tanpa dipungut biaya apapun. Tentu kami perlu dukungan dari TRIBUNBATAM.id untuk mensosialisasikan kegiatan ini," jelasnya.

 

Panitia penyelenggara Sepeda Nusantara 2018 Batam Kepri, Slamet menyampaikan kegiatan ini merupakan intruksi dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo adanya program pemerintah Gerakan Masyarakat untuk Hidup Sehat (Germas) dan juga surat dari Kementerian Pemuda Olahraga (Kemenpora) bahwa kegiatan ini diselenggarakan di 34 provinsi.

"Dilatarbelakangi Inpres No.1 tahun 2017, gerakan masyarakat hidup sehat. Kemudian turun surat dari kemenpora untuk 34 termasuk Kepri khususnya Batam. Kegiatan sepeda nusantara sudah dilaksanakan di beberapa daerah. Kegiatan ini bukan kegiatan politik, ini murni kegiatan olahraga, funbike," katanya.

Disamping untuk menyehatkan masyarakat, Indonesia mulai masuk tahapan Pemilu 2019. Sejalan dengan kegiatan ada Deklarasi 2019 Tetap Bersaudara. Dengan harapkan masyarakat dapat menjaga kerukunan memasuki tahun politik ini.

Pendaftaran manual bertempat di Dataran Engku Putri dan Kantor Kadin Batam dan pendaftaran online http:bit.iy/sepedanusantarabatam.

Ada dua pilihan jumlah lintasan VIP 4 kilometer dan biasa 13 kilometer. Ketika mendaftar cukup mengisi nama, umur, dan nomor handphone.

"Bagi pemula bisa memilih VIP, ada juga cek poin namun untuk istirahat," ucapnya.

Acara diramaikan dengan senam pagi, sepeda gembira, Deklarasi Kepri Anti Hoax, Penandatangan Petisi Hidup Sehat, Deklarasi #2015TetapBersaudara, hiburan masyarakat, pengundian doorprize dengan hadiah sepeda, motor, dan sebagainya.

sumber : tribunnews.com

Ram Shinta - Mendekati akhir tahun, Pemerintah Pusat belum memberikan kepastian, kapan proyek pembangunan jembatan layang (fly over) di Simpang Kabil atau Simpang Kepri Mall akan dikerjakan. Semula rencananya akan mulai dibangun 2019 mendatang, pasca diundur tahun ini.

Dari Badan Pengusahaan (BP) Batam, Deputi IV BP Batam, Eko Budi Soepriyanto berharap, pekerjaan pembangunan fly overitu, bisa segera terealisasi. Walaupun ada perkiraan, bakal diundur lagi. Bahkan hingga 2021 mendatang.

"Tapi mengawali proyek kegiatan fly over itu, sekarang tahap awalnya sudah dilakukan pembuatan gorong-gorong di sana," kata Eko, Rabu (26/9/2018).

Dengan pembangunan gorong-gorong yang dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat itu, diharapkan tidak terjadi lagi genangan air di Simpang Kabil, ketika hujan turun.

Hal ini juga akan berdampak ketika fly over kedua di Batam tersebut dibangun. Adapun anggaran pekerjaan gorong-gorongyang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) itu, sekitar Rp 300 miliar.

"Setelah pembuatan gorong-gorong selesai, berlanjut ke kegiatan lelang fly over tahun 2019. Saya perkirakan, kemungkinan dibangunnya baru 2020 atau 2021. Anggaran (pembangunan fly over)nya kita belum tahu," ujarnya.

Harapan agar pembangunan fly over di Simpang Kabil segera terealisasi, juga pernah disampaikan Wali Kota Batam, Rudi dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Tidak lain tujuannya, untuk mengurai kepadatan lalu lintas kendaraan di jalan yang ada saat ini. Tahun lalu, pekerjaan fly over di Simpang Jam telah selesai. Fly over itu kini diberinama Laluan Madani.

"Tapi Batam masih butuh beberapa fly over lagi. Kita harapkan pembangunan fly over kedua di Simpang Kabil ini bisa segera terealisasi," kata Rudi.

 

Sebelumnya diberitakan, pembangunan fly over di Simpang Kabil, Batam, yang semula direncanakan terealisasi akhir 2018, terpaksa ditunda hingga 2019 mendatang.

Alasannya, lantaran pekerjaan pembangunan fly over itu, terlalu berdekatan waktunya dengan pekerjaan pembangunanfly over Laluan Madani di Simpang Jam. Fly over pertama di Batam itu sendiri, baru selesai dikerjakan akhir 2017 lalu.

"Simpang Kabil tahun lalu sudah kita programkan tapi karena bersamaan dengan Simpang Jam, kita tunda dulu (pekerjaan pembangunan)," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Basuki Hadimoeljono, saat berkunjung ke Batam, beberapa waktu lalu.

Karena ditunda, proyek pembangunan fly over kedua di Batam ini akan diprogramkan lagi. Perkiraannya masuk pada DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) 2019 mendatang. Namun itupun baru bisa terealisasi setelah didapat pemenang tender.

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo bersama Direktur Pengembangan Manajemen Kinerja BP Batam, Purnomo Andiantono dan Direktur Politeknik Negeri Batam, Priyono Eko Sanyoto menghadiri perayaan HUT Provinsi Kepulauan Riau ke 16. Kegiatan itu juga disejalankan dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Senin (24/9/2018) di Dompak.

Kehadirian Lukita dalam kegiatan upacara bendera di Tanjungpinang itu, merupakan bentuk apresiasi BP Batammemperingati hari jadi Provinsi Kepri yang jatuh pada tanggal 24 September 2002. Kegiatan dilaksanakan di pelataran Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau di Tanjung Pinang.

Kegiatan upacara peringatan HUT Provinsi Kepri dipimpin Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun dan dihadiri Wakil Gubernur Kepri, Kepala BKKBN RI, Jaksa Agung RI, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri, Ketua DPRD Provinsi Kepri, serta seluruh pimpinan dan perwakilan SKPD Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam sambutannya, Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun menyampaikan, dengan diperingatinya Hari Jadi Provinsi Kepri ke 16, harus bersyukur dan terus bekerja keras untuk mengembangkan Provinsi Kepri agar lebih baik lagi dan menjunjung tinggi harkat dan martabat budaya Kepulauan Riau.

"Marilah kita bersama-sama bekerja keras demi memajukan Provinsi Kepri. Karena masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan, berfikir positif dalam bekerja dan tinggalkan pemikiran yang tidak baik. Karena itu hanya akan menjadikan kita masyarakat yang lemah dan tidak berkembang," kata Nurdin dalam rilis Humas BP Batam yang diterima Tribun, Selasa (25/9/2018).

 

Sesuai amanah Presiden RI, ia mengajak masyarakat Kepri harus kerja, kerja dan kerja untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yang adil dan makmur. Selanjutnya, ia mengingatkan tugas ke depan.

"Sistem harus jelas, keuangan harus terkendali dan program harus memiliki output yang jelas. Demi mewujudkan masyarakat Provinsi Kepri yang madani dan bermartabat," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Nurdin juga membahas mengenai pengembangan potensi yang di miliki Provinsi Kepri dalam menopang pertumbuhan nasional. Yaitu pengembangan infrastruktur, industri manufaktur dan industri pariwisata yang merupakan beberapa potensi yang perlu terus dikembangkan. Demi memajukan Provinsi Kepri dalam menghadapi ekonomi global yang terus berkembang.

Selain kegiatan upacara bendera, Gubernur juga meresmikan pembangunan infrastruktur penataan kawasan pesisir. Yaitu peresmian proyek Gurindam Dua Belas, peresmian proyek-proyek strategis dan penandatanganan MoU antara Pemerintah Provinsi Kepri dengan perusahaan swasta.

Sedangkan untuk kegiatan Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kepri, Kepala BP Batam hadir sebagai wujud untuk bersilaturahmi dan meningkatkan hubungan baik bersama dengan seluruh perangkat daerah di Provinsi Kepri.

"Dengan diperingatinya HUT Provinsi Kepri yang ke 16 ini menjadi cermin bagi kita semua untuk terus berusaha memperbaiki dari berbagai sektor sehingga roda perekonomian akan berjalan kencang dan berimbas kepada kesejahteraan masyarakat Provinsi Kepri," kata Ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak yang membuka dan memimpin rapat paripurna tersebut.

Pada kesempatan itu, Jumaga mengingatkan pemerintah pusat perlu menjaga konsistensi keberadaan BP Batam. Demi menjaga pertumbuhan ekonomi di Kota Batam dan juga menopang pertumbuahan ekonomi nasional.

"Ini sesuai dengan undang-undang yang berlaku selama 70 tahun keberadaan status FTZ di Kota Batam," ujarnya.

Kegiatan rapat hari itu dihadiri seluruh anggota DPRD Provinsi Kepri, perwakilan DPRD Kota Batam, SKPD Provinsi Kepri, dan para stakeholder dan masyarakat Provinsi Kepri.

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Lambang Mal Pelayanan Publik(MPP) Kota Batam akan dijadikan lambang MPP seluruh Indonesia. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Gustian Riau.

"Gambar ini melambangkan persaudaraan, persatuan, saling berintegrasi bersama-sama untuk mencapai satu tujuan. Yaitu meningkatkan investasi, pelayanan, dan perizinan," ujar Gustian, Minggu (23/9/2018).

Ia menambahkan simbol tersebut akan di brandkan terlebih dahulu melalui Kemenkum HAM di Jakarta. Hal ini berarti apa yang diciptakan manfaatnya sangat besar karena bisa digunakan oleh seluruh Indonesia.

"Lambang saya rancang sendiri. Yaitu ada beberapa orang yang saling bahu-membahu. Termasuk lagu MPP kemarin kita akan putar terus di MPP ini," ujarnya.

 

Perihal gambar orang tersebut berwarna-warni, Gustian mengartikan dengan latar belakang yang berbeda bisa menjadi satu. Lalu ada gambar satu bintang kecil yang mengartikan mencapai satu tujuan.

"Tujuan akhir kita menjadi yang terbaik. Pak wali sudah mengizinkan mengambil lambang MPP kita," tuturnya.

Terkait MPP ini, ia menyebut mempertahan itu lebih sulit dari pada membuat. Kini MPP Batam merupakan salah satu MPP terbesar di Indonesia. Ia menyebut mempertahankan pelayanan di MPP itu lebih sulit ketimbang membangunnya.

"Saya mohon kepada masyarakat Batam, juga kepada petugas, instansi apapun juga untuk mempertahankan. Karena mempertahankan MPP yang sudah diresmikan kita harus kerja lebih keras daripada membuatnya," ujarnya.

Gustian menegaskan status MPP Kota Batam termasuk salah satu MPP terbesar di Indonesia, dan ini merupakan tanggung jawab bersama.

"Kalau membuat kita melakukan perancangan kalau mempertahankan itu lebih sulit. Apalagi kita termasuk MPP terbesar dan terlengkap di Indonesia.

Karena dari hasil semua yang ditugaskan kepada Menpan RB, baik dari Jakarta maupun Surabaya, ternyata Batam yang terbesar dan terlengkap," katanya.

Ia menyebut Wali Kota Tangerang Selatan saja ibu Airin mengakui bahwa dari semua MPP yang sudah ada Batam yang terbesar. Diapun kaget dengan keadaan MPP di Batam.

Ada ratusan total pelayanan perijinan di MPP Batam. Satu harinya terdapat ratusan bahkan hingga ribuan masyarakat yang mengunjungi MPP Batam.

" MPP Batam ada 430 perijinan 170 pegawai instansi gabungan dan 10 pegawai dispenda. Ramainya orang pengunjung MPP merupakan suatu peningkatan yang signifikan.Satu hari 800 orang dengan bertambahnya layanan pajak, maka pengunjung bertambah 150 orang/harinya. Jadi total keseluruhan pengunjung MPP per harinya 1.000 orang/harinya," tuturnya.

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Kepala Kantor peNgelolaan air dan limbah BP Batam Binsar Tambunan menyebutkan, tahun depan akan melakukan pengadaan alat harvester untuk membersihkan eceng gondok.

Binsar Tambunan, menyebutkan akan melakukan pengadaan alat demi membersihkan eceng gondok yang mengganggu kualitas air.

"Untuk eceng gondok, tahun depan pengadaan alat,harvester untuk mengambil eceng gondok secara continue,"ujarnya.

 

Alat tersebut berfungsi nantinya akan bekerja Sediment Trap Trash Rack (STTR) yang di pasang pada setiap waduk penyimpanan air.

"Kita pasang STTR (Sediment Trap Trash Rack) Sediment nya di tangkap,Trash atau sampahnya di kumpulkan. Nah itu akan kita pasang di beberapa titik waduk, agar kualitas sumber air tetap terjaga.
dan eceng gondok bisa berkurang,"jelasnya.

Binsar kembali menjelaskan, setelah adanya alat tersebut,eceng gondok yang sudah ada di beberapa titik juga akan di bersihkan.

"Tentunya eceng gondok yang sudah ada kita akan bersihkan," tutupnya.

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Memperingati Hari Bakti ke-47 tahun, BP Batam menggelar berbagai kegiatan di bidang seni budaya yang berlokasi di BP Batam dan Kepri Mall Batam.

Acara bertajuk BP Batam Seni Budaya Eksternal ini menyuguhkan berbagai macam budaya di Indonesia.

"Tujuan kegiatan ini untuk merangkul masyarakat. Kita berikan kesempatan masyarakat mengekspresikan kreasinya dari seni dan budaya lewat lomba," kata Direktur Pemanfaatan Aset BP Batam, Dendi Gustinandar selaku Ketua Seni Budaya Eksternal dalam rilis Humas BP Batam, Kamis (20/9/2018). 

Adapun lomba yang akan digelar, seperti tari Rampai Batam, karya tulis ilmiah, fotografi, desain infografis, funtastic vlog, fashionshow anak dan dai cilik.

Melihat kesuksesan kegiatan sebelumnya, seperti Tari Rampai Batam dengan 21.000 penari serta rekor MURI Roti Jala terpanjang sepanjang 73 Meter, Dendi berharap kedepannya kesuksesan tersebut dapat terus berjalan.

"Satu lagi yang terpenting semua kegiatan perlombaan ini gratis tidak dipungut biaya sama sekali," ujarnya.

Adapun tema kegiatan Tari Rampai Batam antar SMA/Sederajat, yaitu "Pemahaman dan Kecintaan terhadap Seni Budaya, Menghormati Keberagaman sekaligus Mengembangkan Kreatifitas Pelajar".

Sedangkan karya tulis ilmiah antar SMA/Sederajat menggagas "Pembangunan Potensi Wisata BP Batam" dan lomba karya tulis antar mahasiswa bertemakan "Pengembangan Potensi Batam Sebagai Daerah Industri".

Kemudian lomba fotografi antar media se-Kota Batam bertemakan "47 Tahun Kontribusi BP Batam membangun negeri". 10 foto terbaik akan dipamerkan di BP Batam Corner pada BP Batam'>Hari Bakti BP Batam.

Selanjutnya untuk desain infografis merupakan lomba mendesain alur perizinan atau permohonan yang ada di BP Batam.

Funtastic Vlog (umum) bertemakan "Funtastic Aset BP Batam" berdurasi 5 menit yang merangkum keindahan Batam. Fashionshow anak (usia 3-7 dan 7-11 tahun) bertemakan "Ragam Budaya Nusantara" dan Dai Cilik tingkat SD/Sederajat (usia 6-12 tahun) bertemakan "Berbakti kepada Orang tua dan Mensyukuri Nikmat Allah SWT".

"Waktu dan tempat kegiatan seni budaya, berlokasi di BP Batamdan Kepri Mall Batam. Pendaftaran dimulai 17 September hingga 20 Oktober 2018, tergantung jenis perlombaan," kata Dendi.

Ia melanjutkan, semua perlombaan akan diselenggarakan dari awal Oktober 2018. Melihat tingginya antusias dan animo masyarakat Kota Batam khususnya, dan Kepulauan Riau pada umumnya, BP Batam akan menjadikan program kegiatan serupa kedepannya sebagai agenda tahunan.

"Sahabat BP Batam yang tertarik dan ingin mengikuti kegiatan ini dapat mendaftarkan diri melalui contact person yang tertera di akun sosial media BP Batam di Instagram @bpbatam dan @haribaktibpbatam," ujarnya.

sumber : kompas.com

Rama Shinta - Belum habis rasa bangga akan kesuksesan penampilan taritradisonal di ajang pembukaan Asian Games, Komunitas seni tari tradisionalAceh Rampoe Universitas Gadjah Mada ( UGM) berhasil meraih juara I dalam "Wonju Dynamic Dancing Carnival 2018", 11-16 September 2018, di Korea Selatan.

Dalam kompetisi itu Rampoe UGM sukses menjadi jawara setelah berhasil menyisihkan 38 penampil lain dari berbagai negara di dunia.

Dikutip dari laman resmi Kemendikbud, Ketua Rampoe UGM Asih Laraswati menyampaikan dalam misi kebudayaan di Korea Selatan ini pihaknya menurunkan 16 penari putri dan didukung 3 pemusik, 1 penyanyi, 1 manajer, dan 1 fotografer.

“Kami menampilkan tarian Aceh Ratoeh Jaroe pada kompetisi di Korea Selatan kemarin,” jelasnya. 

 

Rampoe UGM
Rampoe UGM(Dok. Rampoe UGM)

 

Tari aceh Ratoeh Jaroe merupakan tari yang menggambarkan kehidupan masyarakat Aceh sehari-hari yang menjunjung tinggi solidaritas. Dalam penampilannya diiringi dengan syair Islam.

Asih mengatakan keberhasilan Rampoe UGM dalam misi kebudayaan Korea ini tidak lepas dari kerja keras dan latihan yang dilakukan oleh para anggota sejak awal tahun 2018. Selain itu juga dukungan dari FIB dan UGM.

“Prestasi yang diraih ini menjadi kebanggaan bagi kami karena bisa mengenalkan budaya Indonesia di tingkat internasional sekaligus meraih penghargaan yang mengharumkan nama UGM dan bangsa,” tuturnya.

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam mencatat sepanjang tahun 2018, ada sekitar 25 ribu lebih jumlah pencari kerja (Pencakar) yang berasal dari luar Batam.

Hal ini diketahui dari data kepengurusan Kartu Kuning pencakar yang masih memiliki KTP-elektronik dari luar Batam sepanjang tahun 2018.

"Jumlah pencaker kita dari luar Batam sepanjang tahun ini mencapai 25 ribu lebih pencaker, dan rata-rata pencaker ini ada yang baru tamat sekolah," tutur Kadisnaker Kota Batam, Rudi Sakyakirti, Selasa (18/9/2018).

 

Ramainya pencaker menggunakan KTP-elektronik luar Batam melakukan pengurusan kartu kuning ini terlihat setelah lebaran kemarin.

"Kalau data seluruh pencaker di Batam tahun ini, saya belum tahu data pastinya. Namun tidak terlalu jauh di banding tahun lalu yang hingga mencapai 30 ribuan lebih pencaker. Baik itu dari Batam dan luar Batam sendiri,"ungkapnya.

Rudi juga mengatakan, di tengah banyaknya pencaker di Batam, tahun ini sejumlah perusahaan di Batam juga mulai ada geliat dibanding tahun sebelumnya.

Yakni mengalami peningkatan di bagian Industri manufakturing di Muka Kuning. Bahwa banyak di butuhkan tenaga kerja. Seperti contohnya berapa perusahaan ada penambahan Line produksi dan produknya.

"Tahun ini kita perkirakan lebih banyak di banding tahun yang lalu. Untuk geliat Industri di Batam masih bagus di Batam, seperti bidang elektronik," terangnya.

Page 2 of 17

Tentang Kami