Live Streaming
Page 9 of 21

Sumber: TRIBUNBATAM.id 

 

BATAM - Perum Bulog mulai menjual beras dengan kemasan kecil atau saset ke sejumlah wilayah di Indonesia.

Namun, beras saset ini belum tersedia di Batam maupun Provinsi Kepri secara keseluruhan.

Kepala Bulog Batam Agung mengatakan, untuk penyebaran beras saset di wilayah Batam masih dalam proses.

 

Dia menambahkan, beras saset merupakan upaya Bulog menyediakan beras murah yang dapat dijangkau masyarakat.

Penyediaan beras saset sendiri, memang masih dalam tahap uji coba di beberapa wilayah sentral produksi.

"Produksinya masih dalam tahap uji coba di beberapa wilayah. Jadi baru wilayah sentral produksi yang melaksanakan pendistribusiannya,"kata Agung saat ditemui di tempat kerjanya,

sumber : Batamnews.co.id

 

Hasil autopsi Brigadir Maria Magdalena, polwan yang tewas mengenaskan di rumahnya, telah disampaikan pihak kepolisian. Agustinus, kakak kandung Brigadir Maria mengaku kaget dengan hasil autopsi polisi yang menyimpulkan adiknya bunuh diri.

Ia menyesalkan sikap dan pernyataan Kapolres Barelang Kombes Pol Hengki yang terlalu cepat menarik kesimpulan atas kematian adiknya.

Seperti diketahui, jasad polwan cantik ini pertama kali ditemukan suaminya, Togar Silalahi sekitar pukul 22.00 WIB di rumahnya di Cipta Asri Sagulung, Batam, Kepri.

Saat dihubungi melalui telepon, Senin (30/7/2018), Agustinus Marpaung mengatakan, kepada Batamnews.co.id  bahwa Kombes Pol Hengki memberikan pernyataan kematian adiknya disebabkan gantung diri.

Padahal, hasil autopsi memakan waktu dua minggu belum diberitahukan atau belum ada surat resmi dari ahli forensik. "Pernyataan Kapolres terlau mengada-ada sebelum surat resmi dari pihak dokter forensik dikeluarkan," kata dia.

Agustinus menambahkan, hingga saat ini pihaknya juga belum mendapatkan kronologis dan keterangan motif kematian adiknya. Selain itu, dia juga menanyakan, apakah Togar Silalahi sang suami yang juga seorang anggota kepolisian sudah diperiksa Propam Polda Kepri.

"Menurut keterangan pembantu, sebelum peristiwa bunuh diri, mereka baik-baik saja," katanya.

Agustinus sendiri menilai bahwa sang adik tidak punya masalah kecuali pernah curhat tentang sang suami. "Ia sering curhat kepada kakak perempuan tentang suaminya dan tidak pernah mengeluh tentang pekerjaan," kata dia.

Ia mendesak Kapolres Barelang Kombes Pol Hengki untuk segera mencari motif kematian adiknyaBrigadir Maria Magdalena.

Sebelumnya, Brigadir Maria ditemukan tewas terlilit tali di tangga rumahya di Perumahan Cipta Asri Tahap I Blok F Nomor 70, Sagulung Rabu (25/7/2018) malam.

Sumber: TribunBatam.id

 

- Tulisan WELCOME TO BATAM (WTB)  yang selama ini menjadi Ikon Kota Batam di pusat pemerintahan gelap gulita selama satu bulan terakhir. 

Biasanya, pada malam hari, pengunjung datang ke lapangan WTB yang berada di Batam Centre ini untuk berfoto.

Latar belakang tulisan WTB berwarna putih ini cukup menarik pada malam hari.

Bagi warga luar daerah, tulisan tersebut bisa untuk menunjukkan bahwa mereka sedang berada di Batam.

Aloy, pedagang kerak telor di lapangan WTB Batam Centre mengatakan, sudah satu bulan terakhir ini lampu yang biasanya menerangi tulisan teraebut padam.

Alhasil, jika malam hari tulisan tersebut hanya membayang saja alias tidak terlalu nampak.

"Biasanya kalau orang belanja ke sini pasti foto mengarah ke tulisan tersebut. Kalau lampunya mati begini bagaimana mau berfoto?" sebut Aloy.

Aloy dan pedagang klain tidak tahu apa penyebab matinya lampupada tulisan tersebut.

"Kalau mau berfoto, ya, siang aja. Malam gelap, nggak nampak tulisannya," sebutnya.

Tentunya sangat disayangkan jika lampu itu tidak diperbaiki karena mengurangi daya tarik lapangan di depan Asrama Haji itu malam hari.

Apalagi, para pedagang kuliner yang berjualan di lapangan tersebut umumnya berjualan dari mulai sore hingga malam hari.

"Biasanya orang datang berfoto sambil belanja di sini," katanya.

Sumber:TRIBUNBATAM.id

Badan Pengusahaan (BP) Batam belum bisa berkomentar terkait hasil pertemuan Menko Perekonomian, Darmin Nasution dengan sejumlah organisasi pelaku usaha di Jakarta, Selasa (31/7) lalu.

Meski begitu, Deputi V BP Batam, Bambang Purwanto mengatakan, sebagai pelaksana dari pemerintah pusat, prinsipnya BP Batam akan melaksanakan keputusan dari pemerintah pusat.

Apapun keputusannya, apakah Batam tetap berstatus Free Trade Zone (FTZ) atau beralih menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) nantinya.

"Ya, kami hanya pelaksana dari pemerintah pusat. Apa yang menjadi keputusan dari pemerintah pusat akan kami laksanakan," kata Bambang, Rabu (1/8/2018) di ruang kerjanya di BP Batam.

Soal hasil pertemuan di Jakarta, Bambang mengaku belum mendapat informasi.

Rencananya saat Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo tiba di Batam, pihaknya akan menggelar rapat pimpinan (rapim) terlebih dahulu membahas hasil pertemuan dengan Menko Darmin.

"Setelah itu baru kita minta pak kepala menjelaskan. Jadi kita tunggu pak kepala ya," ujarnya. (wie)

Kantor Balmon Kelas II Batam memperoleh dua penghargaan dalam acara Awarding Night yang diselenggarakan DITJEN SDPPI – Kementrian Kominfo RI pada hari, Kamis 26 Juli 2018 di Bogor. Penghargaan ini diserahkan oleh menteri Komunikasi dan Informatika dan Direktur Jenderal SDPPI kepada KepalaBalmon Kelas II Batam Bapak Heriyanto.

Penghargaan yang diperolah Balmon Kelas II Batam dalam kategori Video Profile Terbaik dan Pengelolaan Administrasi, Pelaporan Keuangan Terbaik.

Sementara itu Video Profile yang berhasil memperoleh penghargaan terbaik ini menggambarkan bagaimana upaya Balmon Batam dalam menangani laporan gangguan komunikasi frekuensi penerbangan di Bandara Hang Nadim KotaBatam. Video yang dipublikasikan di chanel youtube SDPPI Kominfo ini mendapatkan jumlah viewer terbanyak yaitu 5.962 views dan mengalahkan jumlah viewer dari provinsi lain di Indonesia.

“Atas nama seluruh karyawan/ti Balmon Batam mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kpd bpk/ibu/sdri sekalian atas bantuan dan kerja samanya sehingga video profile balmon batam mendapat Award serta terpilih menjadi Balmon dengan pengelolaan administrasi terbaik” demikian disampaikan oleh Kabalmon Batam.

Sumber:TRIBUNBATAM.id

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kita menetapkan rekapitulasi daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) dalam rapat pleno terbuka. Dalam rapat itu ditetapkan jumlah pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) sebanyak 642.730 pemilih. Rapat Pleno ini dihadiri keterwakilan dari masing-masing partai peserta pemilu, Panwas tiap kecamatan, PPK, serta tampak hadir pula Kadis Disdukcapil Kota Batam, serta perwakilan kepolisian Batam Kota. Ketua KPU Batam, Syahrul Huda mengatakan, sesuai tahapan pemilu serentak 2019, tanggal 22 Juli adalah penetapan DPSHP.Ia mengatakan, ada jeda waktu setelah tahapan DPSHP menuju Daftar Pemilih Tetap (DPT) yakni sampai 12 Agustus 2018, olehkarena itu ia juga menghimbau Jika nanti ada masyarakat yang belum masuk dalam DPSHP, mohon melaporkan ke KPU.

Sumber: TRIBUNBATAM.id

Nama Indonesia kembali harum di luar negeri. Kali ini dari kompetisi Mathematics Invitational (WMI) 2018 di Korea Selatan, Empat pelajar Batam berhasil meraih medali dalam ajang internasional tersebut. Keempat pelajar itu masing-masing Gilbert Ng siswa SMA Bodhi Dharma meraih Gold 1 (Grade 10), Adhitya Joshua Yokhan siswa SMP Kristen Tabqha mendapatkan Bronze 1 (Grade 8).

Selanjutnya, Davy Viriya Chow dan Ryani Yuan Jie Lee siswa SMA Bodhi Dharama, meraih Merit Award (grade 10). Adhitya Joshua Yokhan, siswa SMP Kristen Tabqha yang meraih Bronze 1 (Grade 8) mengaku gugup saat mengikuti kompetisi itu, karena itu pengalaman pertama mengikuti kompetisi tingkat internasional. Apalagi ada sekitar 1.800 peserta dari 21 negara yang mengikuti Mathematics Invitational (WMI) 2018.

Sumber: TRIBUNBATAM.id

Kepala Badan Pengusahaan Batam Lukita Dinarsyah Tuwo menghadiri acara silaturahmi dan halal bihalal keluarga besar mantan warga Batam di Jakarta, biasa disebut OBAMA (Orang Batam Lama), bertempat di Kuningan Guest House Jakarta. Pada kesempatan itu, Lukita menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran paguyuban mantan warga Batam di Jakarta, atas pengabdian dan kinerja yang telah ditorehkan selama ini. Kemajuan pembangunan Kota Batam tak lepas dari campur tangan OBAMA yang tentu sempat mengabdi dan menorehkan karya dalam merintis pembangunan Kota Batam selama ini.

Dikatakan, mantan warga Batam di Jakarta ini bukanlah “mantan”, melainkan keluarga besar BP Batam. Lukita meyakini menjaga hubungan silaturahmi yang kokoh dapat menjadi kekuatan dalam rangka membangun kehidupan di masa depan yang lebih cerah khususnya bagi kota Batam.Tak lupa ia juga meminta dukungan untuk melanjutkan estafet pembangunan kota Batam dan membawa Batam pada perubahan yang lebih baik lagi. Ketua Paguyuban Mustofa Widjaja yang juga merupakan mantan Kepala BP Batam ke-6 menyampaikan, bahwa paguyuban mantan warga Batam di Jakarta akan terus memberikan dukungan bagi kelanjutan pembangunan Batam. Dirinya juga siap apabila OBAMA diperlukan ide dan gagasannya, khususnya bagi pengembangan dan kemajuan Batam ke depan.

 

Sumber: Sindobatam.com

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kepri menemukan adanya kelebihan bayar Rp248 juta untuk tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Batam selama 4 bulan, Mei-Agustus 2017. Uang itu wajib dikembalikan ke kas daerah. Kekhawatiran Udin Sihaloho akhirnya terbukti. Anggota Badan Anggaran DPRD Batam itu meminta rekan-rekannya mengikuti saja rekomendasi Gubernur Kepri agar mengoreksi tunjangan perumahan dan transportasi anggota DPRD Batam yang dianggap lebih besar dibandingkan anggota DPRD Kepri.

Hal terebut pernah juga disampaikan oleh udin ia menghimbau untuk setiap angggota mengikuti rekomendasinya, karena bisa saja, setelah anggota tidak menjabat dipernitahkan mengembalikan kelebihan uang. Sepanjang 2017, anggota DPRD Batam memang mendapatkan tunjangan perumahan yang besar. Ketua DPRD mendapatkan Rp23 juta per bulan, Wakil Ketua DPRD mendapatkan Rp21 juta dan anggota DPRD mendapatkan Rp19 juta per bulan. Tunjangan itu diterima lewat Peraturan Wali Kota Batam Nomor 2 Tahun 2016 tentang Tunjangan Perumahan bagi Pimpinan dan Anggota DPRD Batam.

Tunjangan itu kemudian dikoreksi Gubernur Kepri karena ternyata besarnya melebihi tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kepri. Ketua DPRD Kepri misalnya, hanya mendapatkan Rp19 juta per bulan, sama dengan yang didapatkan anggota DPRD Batam, per Mei 2017. Wali Kota Batam Muhammad Rudi akhirnya menerbitkan peraturan kedua, Perwako 67/2017, September 2017. Hasil koreksinya, tunjangan perumahan ketua DPRD dan anggota DPRD Batam dikurangi Rp100 ribu dari tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kepri. Ketua mendapatkan Rp18,9 juta, wakil ketua mendapatkan Rp16,9 juta, dan anggota mendapatkan Rp14,9 juta per bulan.

Masalah tunjangan ini ternyata tak berhenti di situ. Lewat audit APBD Batam 2017, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kepri meminta pimpinan dan DPRD Batam mengembalikan kelebihan bayar itu. BPK menyebut, meski perubahan baru terjadi September, anggota DPRD Batam harus mengembalikan kelebihan pembayaran tunjangan perumahan karena pembayaran tunjangan perumahan untuk DPRD Kepri yang lebih kecil dari DPRD Batam sudah berlaku sejak Mei 2017.Jadinya, BPK menghitung kelebihan bayar selama empat bulan, per Mei-Agustus 2017. Jika dihitung rata-rata, pimpinan dan anggota DPRD Batam menikmati kelebihan bayar Rp4 juta selama empat bulan atau Rp16 juta per orang. Dikalikan 50 orang, totalnya Rp248 juta.

Sumber: TRIBUNBATAM.id

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam melangsungkan rapat  di lantai 3 Gedung Bank Indonesia Perwakilan Kepri. Hadir dalam rapat Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Batam, Kadin, Apindo dan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Kepri dipimpin Sekdako Batam yang merangkap sebagai Ketua TPID Kota Batam, Jefridin. Rapat membahas tingginya harga pangan di Kota Batam, salah satunya perihal kabar melambungnya harga telur dan daging ayam.

Hasilnya, kenaikkan harga telur ayam lebih disebabkan harga pakannya yang naik. Selain itu, faktor lainnya yakni harga bibit ayam dan tingginya nilai tukar mata uang rupiah terhadap dollar serta pengaruh cuaca. Solusinya, terang Jefridin, pemerintah daerah akan meningkatkan pengawasan, salah satunya oleh Satgas Pangan Polda Kepri untuk mengantisipasi adanya permainan harga di tingkat distributor dan pedagang. Sementara itu, Ketua Kadin Kota Batam, Jadi Rajagukguk mengusulkan untuk membuka impor tidak hanya telur tapi juga barang-barang kebutuhan seperti sembako.

Rajagukguk juga menghimbau kepada pedagang jangan menaikkan harga di luar ketentuan. Tim Satgas Pangan, Jadi minta harus berkonsultasi serta berkoordinasi dengan para pedagang sehingga tidak timbul ketidaknyamanan kepada pedagang.Kadisperindag, Zarefriadi mengatakan, akan segera menggelar sidak ke lapangan. Zarefriadi mewanti-wanti jangan ada pedagang yang menyalahi aturan karena pihaknya tidak akan segan-segan menjatuhkan sanksi.

 

Page 9 of 21

Tentang Kami