Live Streaming
Page 9 of 23

sumber : tribunnews.com

Pemerintah menargetkan 17 juta wisatawan mancanegara (wisman) datang ke Indonesia hingga akhir 2018.

Jumlah ini meningkat menjadi 20 juta wisman pada 2019 mendatang.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata RI, Guntur Sakti mengatakan, untuk mencapai angka tersebut bukanlah sesuatu yang mudah.

Apalagi ditambah dengan adanya bencana alam di beberapa tempat di Indonesia tahun ini, seperti gempa di Lombok. Perlu dukungan semua pihak untuk mengejar angka itu.

"Angka (17 juta wisman) ini ngeri-ngeri sedap. Ambisiusnya luar biasa. Presiden sudah menetapkan target 17 juta wisman tahun ini, dan 20 juta wisman pada 2019. Sekarang ini tahun peperangan merebut kemenangan," kata Guntur, Jumat (31/8/2018) malam di Radisson Golf & Convention Center Batam.

Kehadiran mantan Kepala Dinas Pariwisata Kepri ini di Batam, Kepri, tidak lain untuk mengisi Workshop Sosialisasi Kebijakan Kementerian Pariwisata kepada media.

Kepri memang punya peran khusus untuk Indonesia. Terutama di bidang pariwisata.

Mengingat lokasinya yang strategis berdekatan dengan negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia. Kepri pun termasuk penyumbang jumlah wisman nomor tiga terbesar di Indonesia, setelah Bali dan Jakarta.

Kepri ditargetkan dapat menyumbang 3,5 juta wisman tahun ini.

 

Pada kesempatan itu Guntur mengatakan, jika target 17 juta wisman tahun ini berhasil dicapai, pemerintah masih punya semangat untuk mengejar angka 20 juta wisman pada tahun depan. Lantas bagaimana caranya?

"Kalau kita hanya menggunakan cara biasa, dari target 17 juta wisman itu kita hanya bisa mendapat 15 juta. Asumsinya per bulan 1.250.000 dikali 12 dapat 15 juta. Kita perlu cara yang tak biasa," ujarnya.

Guntur melanjutkan, sesuai hasil rapat koordinasi nasional pariwisata Juli lalu di Jakarta, Menteri Pariwisata Arief Yahya, telah menetapkan tiga program marketing khusus untuk mengejar 17 juta kunjungan wisman pada 2018.

Pertama, program insentif kepada airlines dan wholesaler.

Dikatakan, sekitar 75 persen wisman yang datang ke Indonesia masuk melalui konektivitas udara, baik reguler maupun pesawat carter.

Promosi terpadu perlu dilakukan dalam bentuk fam trip, festival, publikasi dan pemberian insentif dan lainnya.

"Saat ini Kemenpar telah melakukan penandatanganan kerjasama dengan 15 airlines dan 8 wholesaler. Kita proyeksikan dari komitmen kerjasama ini bisa menghasilkan sebesar 730.669 pax wisman pada periode Agustus hingga Desember tahun ini," kata Guntur.

Kedua, program ViWI (Visit Wonderful Indonesia-Hot Deals). Ia mengatakan, program ini sebagai sebagai upaya mengoptimalkan kapasitas yang tidak terpakai. Ketika faktor 3A (atraksi, aksesibilitas dan amenitas) digabungkan dan dimanfaatkan dalam sebuah platform, maka akan tersedia layanan turisme yang mudah dan murah,. Itu sekaligus menjadi hal yang menarik dan punya daya saing dalam meningkatkan kunjungan wisman.

"Program Hot Deals ini dilakukan di tiga pintu utama bagi kunjungan wisman, Bali, Jakarta, dan Kepri. Dengan paket Hot Deals ini kita harapkan dapat mengejar target kunjungan wisman sebesar 2,5 juta pada 2018," ujarnya.

Guntur mengakui, dari ketiga program Hot Deals itu yang paling laku memang berada di Kepri. Terutama Batam. Kelebihannya, lantaran transportasi menuju Kepri berbasis laut, alias bisa ditempuh melalui ferry, sedangkan Bali dan Jakarta, mesti ditempuh lewat udara. Ini juga berdampak terhadap biaya yang mesti dikeluarkan wisman. Sejak program Hot Deals di Kepri diluncurkan April lalu, setidaknya saat ini sudah terjual 141.180 paket dari 500 ribu paket yang disediakan.

"Kalau kita bandingkan Batam dan Jakarta, di sini hotel sepi hari-hari biasa, weekend penuh. Kalau Jakarta beda, weekday dia full, weekend sepi," kata Guntur.

Cara ketiga, program Competing Destination Model (CDM). Program ini untuk mengakuisisi pelanggan dengan metode yang dilakukan penyedia platform data driven marketing. Pemerintah akan bekerjasama dengan penyedia metode CDM. Dengan metode ini diperkirakan bisa menambah angka wisman mencapai 1 juta orang.

"Cara ketiga ini yang paling baru, dan baru kita mulai Agustus. Ketika wisman itu mau pergi ke sebuah tempat wisata, kita goda dia," kata Guntur.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar mengatakan, target 3,5 juta wisman untuk Kepri hingga akhir 2018 ini merupakan hal yang berat. Mengingat hingga Juni lalu, kunjungan wisman ke Kepri baru diangka 1,2 juta orang. Kepri sendiri menargetkan angka kunjungan wisman pada tahun ini sebesar 2,5 juta orang.

"September ini kita akan mengadakan dua even. Pertama Bahari Kepri di Tanjungpinang. Kedua Tour de Kepri. Keduanya ini warisan dari Pak Guntur," kata Buralimar.

Pada kesempatan itu, ia juga mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kepri. Pihaknya siap berkolaborasi agar target dari Kementerian Pariwisata dan Provinsi Kepri bisa tercapai.

sumber : tribunnews.com

Bandung Karate Club (BKC) Kota Batam akan menggelar kejuaraan nasional dengan bekerja sama dengan BP Batam pada November mendatang.

Terkait even tersebut, pendiri perguruan BKC, Iwa Rahardian Arsanata dan pengurus lainnya, mengecek kesiapan pantia maupun fasilitas yang akan digunakan untuk kejurnas di Batam tersebut.

Selain melakukan pengecekan kesiapan, pada Minggu (26/08/2018), tim dari Dewan Pengurus Pusat BKC juga mengadakan Latihan Gabungan Khusus yang dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Guru BKC, Ketua Bidang Prestasi PB BKC, & WKDG BKC 5 Utama. Acara mulai pukul 07.00 WIB di Sport Hall Tumenggung Abdul Jamal, Batam.

Acara ini berlangsung meriah karena diikuti oleh ratusan karateka yang bernaung di bawah BKC di Batam.

Mengenai Kejurnas sendiri, para pengurus BKC Batam ingin berlangsung sukses dan memberikan sesuatu bagi Batam khususnya, termasuk memberikan sumbangsih dalam hal kepariwisataan.

Kejurnas BKC digelar tiap dua tahun sekali. Peserta datang dari seluruh pengurus daerah atau cabang yang ada di tanah air.

"Kejurnas ini adalah kegiatan rutin, biasa kita adakan dua tahun sekali. Tahun ini Kota Batam sebagai tuan rumah," katanya, Sabtu, (25/8) usai melakukan peninjauan venue maupun fasilitas lainnya di Batam.

Disampaikanya, untuk wilayah Sumatera, Kota Batam menjadi yang perdana dalam gelaran kejurnas tersebut. "Paling sering kita adakan di daerah Jawa, terahkir di tahun 2016 kita adakan di Bogor," ucap Iwa Rahardian yang mendirikan BKC pada tahun 1966 itu.

Ia pun menyebutkan, saat pembukaan gelaran kejurnas nanti, kemungkinan besar akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo. "Kita sedang melihat agenda Pak Presiden, kalau tidak ada halangan, Pak Jokowi akan buka," ucapnya.

Ketua Panita sekaligus Ketua Umum BKC Kota Batam, Ir Sulistyana MT, menyebutkan, Kejurnas ini nantinya akan diselenggarakan pada 15 sampai 18 November. Kejurnas ini akan diikuti setidaknya 1.000 atlet dari seluruh Indonesia.

"Ada sekitar 1.000 atlet yang akan bertanding, dari berbagai provinsi di Indonesia, termasuk Kepri," sebutnya.

Batam ditunjuk menjadi tuan rumah adalah hasil Rakernas yang diadakan pada 2016 lalu."Batam diberi kepercayaan untuk menjadi tuan rumah. Kami dalam hal ini juga berterimakasih kepada BP Batam yang ikut mendukung Kejurnas ini," sebutnya.

Pada kejurnas sebelumnya Kepri mendapat peringkat ketiga. Tahun ini diharapkan Kepri mendulang peringkat pertama. "Kita akan turunkan sekitar 70 atlet putra dan putri pada kejurnas ini, kita berharap kita nisa mendulang prestasi," tegasnya.

 

sumber : tribunnews.com

H-4 menuju acara Funtastic Ragam Indonesia 2018, berbagai persiapan telah dilakukan untuk mensukseskan jalannya acara.

BP Batam bekerjasama dengan Tribun Batam siap menghadirkan berbagai paguyuban di Kota Batam untuk ikut memeriahkan acara.

Kota Batam sebagai miniatur Indonesia, memang dikenal memiliki keragaman dalam hal budaya. tidak hanya terdiri dari satu kebudayaan saja, namun Kota Batam juga dihuni oleh beragam suku bangsa.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, pada tahun 2016 jumlah penduduk Kota Batam Mencapai 1,2 juta jiwa. 

Sebagai Kota Industri, Batam kerap menjadi pilihan bagi masyarakat dari berbagai wilayah di Indonesia untuk mencari lapangan pekerjaan.

Hadirnya berbagai warga pendatang tersebutlah yang kemudian membuat Kota Batam memiliki keunikan yaitu keragaman suku bangsa yang berasal dari sabang sampai merauke.

Dalam perhelatan Funtastic Ragam Indonesia 2018 yang diprakarsai oleh BP Batam, akan menghadirkan pagelaran berbagai budaya yang akan ditampilkan oleh kelompok paguyuban yang ada di Kota Batam.

Penampilan kesenian daerah mulai dari tarian, atraksi, iringan musik etnik dan penampilan-penampilan lainnya siap menghibur masyarakat Kota Batam pada 25 Agustus 2018 mendatang.

Funtastic Ragam Indonesia 2018 ini merupakan ajang silahturahmi dari berbagai kelompok paguyuban di Kota Batam yang akan saling bersinergi dalam membantu kemajuan Kota Batam, khususnya dalam bidang kebudayaan dan pariwisata.

Paguyuban daerah  sebagai sebuah kelompok masyarakat yang disatukan karena memiliki kesamaan dalam budaya dan asal daerah, memiliki peran penting di masyarakat untuk mengedukasi sekaligus melestarikan kebudayaan.

Hadirnya berbagai paguyuban lain berperan penting untuk memperkenalkan kepada masyarakat betapa kayanya kebudayaan yang dimiliki oleh Indonesia.

Dalam sebuah pidato, Presiden RI Joko Widodo pernah mengatakan bahwa Indonesia adalah Negara besar yang memiliki 17 ribu pulau, 513 kabupaten dan kota, 714 suku dengan 1.100 lebih bahasa daerah yang berbeda-beda, beragam, dengan agama yang berbeda.

Dr. Drs. I Wayan Catra Yasa, M.M Ketua Harian Ikatan Keluarga Bali, menyampaikan bahwa dengan diadakakannya Fantastic Ragam Indonesia yang diselenggarakan pada tgl 25 Agustus 2018 oleh BP Batam merupakan gaya kepemimpinan dengan menggunakan metode pendekatan kepada masyarakat (method strategy of humanity) Batam agar masyarakat lebih memiliki  sense of belonging dan mengakui eksistensi khusus kinerja BP Batam di bawah kepemimpinan Dr. Lukita Danursyah Tuwo, MBA, Ph.D.

“Sesuatu yang baru bagi masyarakat yang sebelumnya BP Batam jarang melakukan kegiatan yang melibatkan masyarakat umum".

Disamping itu juga BP Batam nampak sadar bahwa Batam dengan penduduk yang heterogen terdiri dari banyak agama, budaya dan suku suku dari seluruh Indonesia saat ini berada di Batam, merupakan aset besar atau human capital social asset untuk bisa ikut diberdayakan untuk menguatkan Batam yang kondusif, aman, nyaman, kehidupan yang tidak terganggu dan bebas melakukan aktifitas sosial sesuai dg norma susila dan agama.

Kondisi yg tetap ajeg memadukan beraneka ragam dengan tingkat kualitas kehidupan yang intelektual dan religius tentu akan berpengaruh dengan iklim investasi di Batam.” Ungkap Dr. Drs. I Wayan Catra Yasa, M.M Ketua Harian Ikatan Keluarga Bali

 “Ini adalah langkah progresif menuju pencapaian yang lebih obyektif atau goal achievement. Lebih jauh pengamatan saya adalah progresif ikut serta menjadikan Batam menjadi daerah bandar dunia madani yang kehidupannya mulai nampak, meskipun penduduknya berbeda beda tetapi langkah tegap menunjukan kehidupan yang stabil dengan indikator variabel masyarakat merasakan keamanan, kenyamanan, masyarakat yg hidup rukun dan harmoni. Ini corak Batam yang beraneka ragam menuju kehidupan yang harmoni.” Tambah Dr. Drs. I Wayan Catra Yasa, M.M Ketua Harian Ikatan Keluarga Bali.

Sementara itu, R. Tira Sonjaya, Ketua Paguyuban Pasundan Kota Batam juga mengungkapkan dukungannya.

“Paguyuban Pasundan Kota Batam mendukung kegiatan Funtastic Ragam Indonesia sebagai kegiatan pariwisata. Batam yang strategis wilayahnya sebagai salah satu gerbang Indonesia karena dekat dengan 2 negara tetangga yaitu Malaysia dan Singapura. Kami sebagai warga Batam dari JABAR dan Banten yg tergabung dalam Paguyuban Pasundan Kota Batam merasa bangga dan berterima kasih dapat menampilkan kesenian dan budaya dari daerah kami dan berbagai provinsi.” Ungkap R. Tira Sonjaya.

BP Batam Funtastic Ragam Indonesia 2018 akan menjadi acara yang tidak hanya kan menghibur para pengunjung dengan berbagai hiburan semata.

Namun lewat berbagai paguyuban yang dihadirkan, nantinya acara ini akan menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta akan kebudayaan nusantara yang belakangan semakin luntur akibat adanya westernisasi yang melanda generasi muda Indonesia.

Pada malam puncak Funtastic Ragam Indonesia 2018, selain penampilan dari artis ibukota, turut pula disajikan persembahan kebudayaan bertajuk pertunjukan seni budaya nusantara yang siap membuat masyarakat Kota Batam takjub dengan beragamnya kebudayaan tanah air Indonesia.

Pertunjukkan tersebut mulai dari Tari Gambyong dari Provinsis Jawa Timur, Tari Saman dari Provinsi Nangero Aceh Darussalam, Reog, Barongsai dan berbagai penampilan lain siap untuk menghibur masyarakat Kota Batam.

Untuk itu BP Batam menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Batam untuk hadir memeriahkan acara Funtastic Ragam Indonesia 2018 yang akan diselenggarakan pada 25 Agustus 2018 di Bundaran BP Batam.

sumber : tribunnews.com

Funtastic Ragam Indonesia 2018 akan pecahkan Rekor Roti Jala Terpanjang 73 Meter pada 25 Agustus 2018 di Bundaran BP Batam.

Roti Jala merupakan salah satu makanan tradisional yang berasal dari Kepulauan Riau.

Roti ini merupakan salah satu jenis kue tradisional khas Melayu yang memiliki bentuk tipis dan berongga atau berlubang-lubang layaknya sebuah jala atau jaring yang biasa dipakai para nelayan untuk menangkap ikan.

Karena memiliki tampilan yang unik dan berbeda dengan roti pada umumnya, roti Jala terkenal diberbagai wilayah Indonesia maupun di luar negeri bahkan sampai ke Timur Tengah.

Roti ini biasanya disajikan bersama dengan kuah kari seperti Kuah Kari Ayam, Kari Domba, Kari Sapi maupun kari kambing.

Perhelatan dalam Rangka memperingati HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia dinilai Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai perwujudan untuk membangkitkan semangat nasionalisme, mempertahankan nilai sosial budaya yang telah ada terutama di bidang kekayaan kuliner tradisional nusantara seperti Roti Jala yang mulai langka untuk dijumpai diera membanjirnya kuliner-kuliner asing yang mencuri perhatian masyarakat.

“Pembuatan Roti Jala Terpanjang merupakan sebuah semangat kebanggaan bangsa yang digelorakan sesuai dengan visi misi MURI yaitu Inspires The Spirit Of National Pride.

MURI mengapresiasi setinggi-tingginya kepada BP Batam sebagai penyelenggara Funtastic Ragam Indonesia Tahun 2018 dan penciptaan rekor baru atas prestasi, karsa dan karya peristiwa superlatif MURI.

Semoga peristiwa ini menjadi inspirasi dan menggugah semangat kebanggaan warga bangsa Indonesia dalam mengangkat Kemahakayarayaan Kebudayaan yang ada,” ungkap Awan Rahargo, Senior Manager Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI)

Lebih lanjut, Rekor Roti Jala Terpanjang 73 Meter yang diinisiasi BP Batam dilatarbelakangi tiga hal yaitu untuk mendukung eksistentasi kuliner tradisional Melayu, mengedukasi masyarakat khususnya generasi millenial mengenai Roti Jala sebagai makanan khas daerah melalui pembuatan roti jala sepanjang 73 meter.

kreasi roti jala yang akan didemonstrasikan oleh Chef Priscil seorang Celebirty Chef yang sering menghiasi layar kaca, dan untuk memperkenalkan Roti Jala pada komunitas internasional terutama kepada wisatawan nusantara maupun asing yang hadir pada Acara Funtastic Ragam Indonesia

sumber : tribunnews.com

Pimpinan BP Batam, sangat optimis, kalau investor di Batam akan semakin meningkat.

Kasubdit Humas BP Batam, Mohamad Taofan mengatakan, saat ini beberapa sektor usaha di Batam mulai bergeliat kembali, bahkan ada yang mulai tumbuh.

Seperti galangan kapal yang dulunya menjadi andalan Batam. Taofan mengatakan beberapa perusahaan galangan kapal saat ini sudah mendapat pesanan untuk pembuatan kapal tongkang. Jumlahnya tidak hanya satu atau dua, tetapi lebih dari itu.

"Ada beberapa perusahaan yang mengerjakan satu proyek bersama. Di luar itu, ada juga satu perusahaan yang mengerjakan pesanan 13 kapal tongkang," kata Taofan, Rabu (22/08/2018).

Selain galangan kapal, industri kreatif di Batam juga mulai berkembang. Ia memberi contoh dengan kehadiran Kinema Studio. Batam sudah bisa menjadi tempat pembuatan film yang patut dipertimbangkan.

"Film Buffalo itu contohnya. Kualitasnya juga sudah internasional," ujarnya.

Termasuk juga dari peminat-peminat di bidang star up yang mulai melirik Batam. BP Batam sendiri punya PDSI (Pusat Data dan Sistem Informasi) yang mendukung untuk itu.

"Dari laporan di PTSP-pun begitu. Data investasi yang masuk bertambah. Hampir seimbang antara yang dari dalam negeri dan luar negeri," kata Taofan.

Namun untuk berapa angka pasti investor baru tersebut, pihaknya belum bisa memberikan data. Lantaran masih menunggu peralihan dari sistem lama ke sistem baru, Online Single Submission (OSS) saat ini.

"Kita belum bisa menarik datanya. Tapi dari jumlahnya meningkat," ujarnya.

Dengan kembali bergeliatnya sektor usaha tersebut ditambah dengan beberapa sektor usaha baru yang mulai tumbuh dan berkembang, Taofan yakin bisa berdampak pada tersedianya lapangan pekerjaan bagi masyarakat Batam.

Hal itu juga bisa berdampak pada menurunnya jumlah pengangguran.

"Seperti pak Lukita sampaikan, adanya perusahaan baru, investasi jelas meningkat, efek dominonya, banyak tenaga kerja yang dibutuhkan. Sampai kapan, kami belum bisa memperkirakannya," kata Taofan.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo optimistis investasi yang masuk ke Batam akan tumbuh lebih kencang lagi.

sumber : kompas.com

Upaya Badan Pengusahaan (BP) Batam dalam meningkatkan perekonomian Batam melalui pariwisata terus dilakukan. Salah satunya pembentukan unit tugas baru, yakni Biro Pengembangan Ekonomi Kreatif.

Deputi V BP Batam, Bambang Purwanto membenarkan atas rencana tersebut. Hanya saja Bambang belum bisa memastikan kapan tepatnya biro ini terealisasi.

"Masih perencanaan, namun untuk tugas biro yang baru ini nantinya tidak saja untuk mengembangkan pariwisata di Batam, melainkan semua yang terkaitan dengan ekonomi kreatif," kata Bambang di Batam, Selasa (21/8/2018).

Bambang mengaku keberadaan biro ini nantinya akan berada di salah satu kedeputian di lingkungan BP Batam.

"Pembentukan unit baru ini didasari amanah Undang-Undang (UU) Nomor 36 Tahun 2000 terkait Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas. Sebab untuk mengoptimalkan pariwisata Batam perlu membentuk unit khusus yang menangani terkait pariwisata dan hal lainnya yang memiliki potensi untuk penggerak ekonomi Batam," kata Bambang.

Pulau Petong di Batam, Kepulauan Riau.

Bambang mengakui saat ini pihaknya masih menunggu informasi lanjutan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB).

 "Kami masih menunggu undangan dari KemenPAN RB untuk rapatnya. Sebelumnya, kami sudah beberapa kali membahas soal ini dengan Kemenko Perekonomian dan KemenPAN RB," ungkapnya.

"Setidaknya dengan unit kerja baru ini, pariwisata Batam bisa ditingkatkan dalam upaya mendukung Visit Batam 2018," tambah Bambang.

 

sumber : batampos.co.id

 

Wali Kota Batam Muhammad Rudi akan melakukan perombakan besar-besaran dalam waktu dekat ini. Tidak tanggung-tanggung lebih dari 400 hingga 500 pegawai yang ada di lingkungan pemerintah kota Batam akan masuk dalam sususan daftar perombakan.

 
 “Lagi dievaluasi datanya,” kata Rudi, Sabtu (18/8).

Hingga saat ini dia masih menunggu hasil laporan dari Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Batam mengenai kinerja pegawai yang akan masuk dalam perombakan tersebut.

 

“Masih saya pelajari dulu. Tepat tak orang ini ditempatkan di posisi ini,” sebutnya.

Menurutnya, menempatkan orang yang tepat itu sangat penting. Seperti seleksi eselon dua yang telah melewati tahap assessment beberapa waktu lalu. Hasil assessment bisa saja baik, namun tidak begitu di lapangan.

 

“Inilah sebabnya belum saya lantik. Kalau nilai assessment bisa plus-plus tapi kenyataan di lapangan minus-minus kan tak bagus juga. Makanya ini yang lagi saya pertimbangkan,” ungkapnya.

Seperti itu juga pegawai yang ada di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Batam. Pasca kejadian operasi tangkap tangan (OTT) beberapa waktu lalu, menurutnya harus ada evaluasi baik kepala sekolah maupun pejabatnya.

 

“Kemarin sudah saya tunjuk pejabat sementara untuk menggantikan kepala sekolah. Ini juga lagi saya nilai. Kalau mereka bagus kinerjanya akan saya kukuhkan, jika tidak akan diganti,” beber Rudi.

Ia menyebutkan perombakan 400-500 pegawai ini akan meliputi semua OPD termasuk kepala sekolah. Mengenai waktu pastinya, Rudi masih belum menentukan tanggal pastinya.

 

“Masih saya lihat dulu. Siapa yang tepat dan pas untuk mengisi jabatan. Tunggu saja, nanti kalau sudah waktunya akan saya undang,” tutupnya.

Saat ini ada tiga jabatan eselon dua yang masih kosong karena ditinggal pejabat yang lama. Ketiga OPD tersebut yakni Kepala Dinas Pendidikan Batam karena pejabat sebelumnya pensiun, begitu juga dengan Dinas Perhubungan dan Perumahan Rakyat,

Permukiman dan Pertamanan Kota Batam. Saat ini ketiga jabatan tersebut diisi oleh sekretaris sebagai pelaksana tugas kepala masing-masing dinas.

sumber : tribunnews.com

 

Humas Kanwil Kemenag Kepri Syahbudi mengungkapkan, di Kepri ada 1.606 tempat pelaksanaan shalat Idul Adha1439 Hijriah.

Untuk tempat shalat di lapangan ada 19 tempat yang terdiri dari kabupaten/kota se Kepri. Masjid atau surau ada 2.587," katanya, Selasa (21/8/2018).

Disampaikannya, untuk petugas Imam ada sebanyak 1.606 orang dan petugas Khotib sebanyak 1.606 orang.

"Jumlah petugas imam dan Khotib ini terdiri dari masing-masing tempat pelaksana shalat yang disebutkan tersebut," jelasnya.

Berikut rincian tempat pelaksana shalat Idul Adha yang ada diberbagai kota dan kabupaten di Kepri.

Kota Batam ada 3 lapangan, dan 561 masjid atau surau.

Tanjungpinang ada 3 lapangan, dan 165 masjid atau surau.

Bintan ada 5 lapangan, dan 175 masjid atau surau.

Karimun ada 3 lapangan, dan 237 masjid atau surau.

Natuna 2 lapangan, dan 147 masjid atau surau.

Lingga ada 2 lapangan, dan 221 masjid atau surau.

Anambas ada 1 lapangan , dan 82 masjid atau surau.

sumber : tribunnews.com

 

Menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tanggal 17 Agustus, ada banyak momen yang dilakukan masyarakat Indonesia. Ada yang mengadakan lomba, menghias kampung dan tempat tinggal, serta yang paling formal yaitu, mengikuti upacara bendera.

Biasanya, upacara bendera akan dilakukan di tiap instansi, baik instansi pemerintahan maupun swasta, serta di sekolah-sekolah. 

Khusus di upacara 17 Agustus, akan ada segmen pembacaan naskah proklamasi kemerdekaan RI. Rupanya, teks proklamasi juga memiliki sederet fakta, yang mungkin belum diketahui oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.

Dilansir dari Tribun Style, berikut deretan fakta soal teks proklamasi kemerdekaan RI.

1. Dibuat dini hari

Teks proklamasi kemerdekaan dibacakan oleh Soekarno pada tanggal 17 Agustus 1945.

Menariknya, isi dari teks tersebut ternyata baru dibuat pada dini hari.

Para pendulu bangsa merumuskan teks proklamasi sekitar pukul 2 hingga 3 dini hari.

 

2. Dibuat di rumah orang Jepang

Teks proklamasi justru dibuat di kediaman seorang perwira angkatan laut Jepang.

Nama perwira tersebut adalah Laksamana Tadashi Maeda.

 Lokasi tersebut sekarang lebih dekenal berada di Jalan Imam Bonjol Nomor 1.

 

3. Ditulis tangan Soekarno

Selain dibuat dalam waktu yang singkat, teks proklamasi juga dibuat dengan peralatan seadanya.

Banyak sumber menyebutkan bahwa naskah proklamasi ditulis tangan oleh Soekarno.

Namun ternyata kalimatnya didiktekan oleh Hatta dan Ahmad Soebardjo.

 

4. Ditulis di secarik kertas

Teks proklamasi kemerdekaan ditulis di secarik kertas yang disobek dari sebuah buku catatan.

 

5. Diketik Sayuti Melik

Setelah disetujui, naskah teks proklamasi lalu diketik ulang oleh Sayuti Melik.

 Naskah itu yang hingga kini disebut sebagai Naskah Proklamasi Otentik.

Sementara naskah yang ditulis oleh Soekarno disebut sebagai Naskah Proklamasi Klad.

 

6. Sempat terbuang

Siapa sangka jika naskah proklamasi sempat terbuang dan masuk tong sampah di rumah Laksamana Maeda.

Beruntung naskah tersebut berhasil diselamatkan oleh BM Diah

sumber : tribunnews.com

 

Wajah Gubernur Kepri Nurdin Basirun terlihat lebih serius dari biasanya. Tidak ada senyum sedikitpun menghiasi wajahnya saat baru tiba di Aston Hotel Tanjungpinang, Rabu (15/8/2018) siang.

Nurdin kesal menyusul hilangnya 106 plat baja sisa proyek Jembatan I Dompak.

Mimik yang datar pun tetap dia tunjukkan saat menjawab seluruh pertanyaan seputar ratusan plat baja yang raib tersebut.

 Grafis Terkait Plat Baja Jembatan Dompak
 
 
"Cari pelakunya! Tangkap! Nanti pasti akan ketahuan siapa yang suruh dan siapa yang tidak," ujar Nurdin pelan namun tegas.

Hilangnya plat baja senilai Rp 4,4 miliar itu menjadi pembicaraan serius. Bahkan Komisi I DPRD Kepri sudah melakukan hearing dengan Dinas PUPR Kepri.

 

Hasilnya pemerintah provinsi Kepri diminta untuk membuat laporan ke Polda Kepri.

Nurdin berkali-kali memastikan tidak pernah menyuruh siapapun untuk mengangkat plat besi dari tempatnya apalagi menjualnya.

Karena sampai mengeluarkan perintah untuk mengangkat atau menjual plat baja itu maka dia pasti akan mengeluarkan surat perintah.

Lagi pula jika dia harus mengeluarkan perintah maka perintah itu ditujukan kepada stafnya. Sebab, dia memiliki Dinas PU yang berurusan langsung dengan barang tersebut.

Page 9 of 23

Tentang Kami