Live Streaming
Page 1 of 30

Batam – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, akan mengintegrasikan perencanaan pembangunan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam. Hal itu dilakukan Rudi agar pembangunan Batam terarah.

“Kalau mau maju, itu yang harus dilakukan. Kalau tidak, pembangunannya sepotong-sepotong,” ujar Rudi saat membuka Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2022 di Panggung Utama Dataran Engku Putri, Rabu (20/1/2021).

Wali Kota, yang juga menjabat sebagai Kepala BP Batam tersebut mengatakan, kesempatan mengintegrasikan pembangunan di Batam ini harus disadari semua pihak. Ia optimistis dengan dukungan semua pihak pula, Batam akan menjadi kota hebat.

“Semua bertujuan membangun Batam, mana yang tugasnya BP Batam dan mana yang tugasnya Pemko Batam harus dikerjakan dan diintegrasikan dalam perencanaan sehingga pembangunan Batam dalam satu kesatuan,” katanya.

Ia mengaku, integrasi dua instansi tersebut sudah mulai nampak. Bahkan, beberapa pembangunan sudah dimulai dengan kolaborasi apik antara Pemko Batam dan BP Batam. Untuk itu, ia meminta dukungan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam dan pemangku kepentingan lainnya.

“Penyatuan perencanaan pembangunan tersebut juga dipadukan dengan perencanaan yang ada di Pemprov Kepri,” kata dia.

Untuk itu, ia menekankan baik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun pejabat di BP Batam untuk bersama membahas perencanaan pembangunan Batam. Bahkan, dalam waktu dekat, Rudi akan membahas semua rencana pembangunan tersebut dengan pejabat Pemko Batam dan BP Batam.

“Tak boleh lagi sendiri-sendiri. Kita tidak mau ada proyek pembangunan yang berhenti di jalan dan kita bertekad membangkitkan ekonomi Batam,” kata Rudi.

Sementara itu, untuk menyusun RKPD 2022, Rudi berpesan agar memprioritaskan pembangunan Batam sesuai visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih. Ia menegaskan, RKPD 2022 harus melibatkan semua pihak agar dapat ditentukan skala prioritas yang harus dijalankan.

“Bawa DPRD dalam membahas RKPD supaya Pokok Pikiran DPRD bisa terakomodir,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan ( Bapelitbang) Kota Batam, Wan Darussalam, mengatakan penetapan RKPD 2022 melalui beberapa tahapan. Untuk saat ini masih tahap soslialisasi dan akan digelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) hingga penetapan pada 15 Juni 2021.

“Untuk Pokok Pikiran, kami mengimbau jadwalnya menyesuaikan jadwal RKPD sehingga bisa terakomodir,” kata dia.

Di lokasi sama, Ketua DPRD Batam, Nuryanto meminta dalam penetapan RKPD nantinya harus mempertimbangkan kondisi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). “Belum ada tanda-tanda pandemi akan berakhir, sehingga penting untuk pemulihan ekonomi bagi masyarakat yang terdampak,” katanya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid, serta semua perwakilan instansi di Batam.

Sumber : Media Center Batam

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, melantik 3 orang pejabat tingkat II dan III di lingkungan BP Batam, Kamis (21/1/2021) pagi, di Balairungsari, BP Batam, Batam Centre.
Kegiatan pelantikan berlangsung dengan memperhatikan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.
 
Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Nomor 3 Tahun 2021 Tentang Pengangkatan Kepala Subdirektorat Pengamanan Aset dan Obyek Vital Direktorat Pengamanan Aset BP Batam.
Kemudian Surat Keputusan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Nomor 4 Tahun 2021 Tentang Pengangkatan Direktur Evaluasi dan Pengendalian di Lingkungan BP Batam, dan Surat Keputusan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Nomor 5 Tahun 20201 Tentang Pengangkatan Direktur Bandar Udara dan Teknologi Informasi Komunikasi di Lingkungan BP Batam.
 
Ketiga Surat Keputusan ini ditandatangani oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, pada Rabu (20/1/2021).
Adapun pejabat tingkat II yang dilantik, antara lain
1. Amran, sebagai Direktur Bandar Udara Hang Nadim dan Teknologi Informasi Komunikasi,
2. Mulyadi Iskandar, sebagai Direktur Evaluasi dan Pengendalian.
Sedangkan pejabat tingkat III yang dilantik adalah AKBP S.A. Kurniawan, sebagai Kepala Sub Direktorat Pengamanan Aset dan Obyek Vital Direktorat Pengamanan Aset.
 
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dalam arahannya, mengatakan, dengan hadirnya ketiga pejabat baru tersebut diharapkan mampu memberikan perubahan arah pengembangan menjadi lebih baik, sesuai dengan Rencana Strategis BP Batam 2020-2024 yang telah disiapkan.
“Tentu kita berharap ketiga pejabat ini mampu memberi warna baru di BP Batam. Bukan berarti pejabat sebelumnya tidak baik, namun karena sudah mengakhiri masa kerja di BP Batam, maka ketiga pejabat ini dilantik hari ini,” ujar Muhammad Rudi.
 
Muhammad Rudi, juga mengajak seluruh karyawan BP Batam untuk bekerja lebih giat agar membawa perubahan yang signifikan di tahun 2021, baik dari segi anggaran dan pembangunan infrastruktur, guna meningkatkan daya saing BP Batam di mata dunia.
“Kita menginginkan peningkatan dari semua sisi, tidak hanya dari sisi realisasi anggaran saja, tapi semua hasil capaian saya harapkan demikian. Semoga dengan tenaga baru, ide-ide dan wawasan baru, apa yang dicita-citakan BP Batam bisa dilaksanakan oleh mereka bertiga,” pungkas Muhammad Rudi.
 
Turut hadir dalam pelantikan, Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro, Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad, beserta para pejabat tingkat II dan perwakilan pejabat tingkat III di lingkungan BP Batam. (rud)
Dalam rangka merayakan tahun baru imlek Jumat, 12 Februari 2021 nanti, HARRIS Resort Barelang Batam mengundang para tamu yang menginap atau yang tidak menginap untuk merayakan tahun baru dengan beragam acara hiburan. Beberapa area seperti Lobi, HARRIS Café, 20 Feet Esplanade, dan Rocksalt Beach Club sudah dihiasi dengan ornamen imlek, pohon angpao dan lampion dengan nuansa merah. Tahun dengan ikon Banteng menjadi shio di tahun 2572. Lagu-lagu bernuansa imlek juga tidak lupa diperdengarkan di area resort. Tamu yang datang akan langsung merasakan suasana Imlek saat memasuki suasana resort.
 
Tamu dapat menikmati pengalaman makan malam prasmanan di 20 Feet Esplanade bersama keluarga dan kerabat. Dengan pakaian warna merah untuk menciptakan suasana perayaan pergantian tahun. Mulai dari pemilihan menu makan malam, kemudian acara makan malam yang dimulai dari jam 6 sore dengan Yee Shang Toss, Live Band, Barongsai, Dewa Uang, Pohon Angpao, Oriental Dance, games, dan lucky draw. Kemudian dilanjutkan dengan kembang api dan petasan di area pantai pada jam 9 malam.
 
Paket makan malam prasmanan dengan harga IDR 280.000 nett / orang untuk orang dewasa dan IDR 140.000 nett / orang untuk anak-anak berusia 5 - 11 tahun. Menu pilihan mulai dari hidangan pembuka, sup, hidangan utama, Carving seperti Bebek, Daging dan Ayam panggang, dan makanan penutup. Viki Wahyudi selaku Marketing dan Branding Manager HARRIS Resort Barelang Batam mengatakan, "Memasuki imlek tahun Benteng 2572, tahun ini akan terasa berbeda ketika para tamu menikmati pesta tahun baru bersama keluarga dan kerabat. Kemudian acara hiburan diantaranya Yee Sang, barongsai yang akan menambah keindahan malam imlek. Untuk tamu yang datang, wajib diberlakukan protokol kesehatan sesuai yang telah ditetapkan oleh pemerintah seperti pengecekan suhu tubuh sebelum masuk ke Resort, menggunakan masker, disediakan hand sanitizer, sarung tangan saat mengambil makanan prasmanan, dan menjaga jarak antar tamu”.
 
Bergabung dengan keanggotaan dari TAUZIA, MTP "My Tauzia Privilege", untuk mendapatkan diskon 10% untuk paket kamar, wahana olahraga, dan 15% untuk makan dan minum di restoran. Nikmati lezatnya makanan dan minuman bersama kerabat dan keluarga, untuk informasi dan pemesanan lebih lanjut, silahkan hubungi HARRIS Resort Barelang Jl. Trans Barelang Batam, WhatsApp 07784091111, Email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. dan situs website www.harrishotels.com
Badan Pengusahaan (BP) Batam menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara virtual bersama Komisi VI DPR RI yang membahas tentang pelaksanaan kegiatan dan realisasi anggaran Tahun Anggaran 2020 dan rencana pelaksanaan kegiatan dan anggaran Tahun Anggaran 2021.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, hadir didampingi Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro, Anggota Bidang Pengembangan Kawasan Investasi, Sudirman Saad, dan Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Syahril Japarin, dan sejumlah pejabat tingkat II BP Batam, di Gedung Marketing Centre BP Batam, Batam Centre, Batam, Selasa (19/1/2021).
 
RDP dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDIP, Aria Bima, dan dihadiri sebanyak 18 anggota Komisi VI DPR RI, baik secara daring maupun hadir langsung di ruang rapat.
Aria Bima, mengatakan, rapat tersebut dilakukan secara terbuka, transparan dan tetap menjaga protokol kesehatan, melalui siaran langsung di dunia maya.
 
Pada kesempatan ini, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menyampaikan Pelaksanaan Kegiatan dan Realisasi Anggaran TA 2020 serta Rencana Pelaksanaan Kegiatan dan Anggaran TA 2021 di BP Batam.
Muhammad Rudi, melaporkan, dalam tahun 2020 realisasi penerimaan mencapai Rp1.307,54 miliar atau 128,15% dari targetnya, sementara tahun 2019 mencapai Rp1.330,74 miliar atau 104,51% dari targetnya.
 
Di sisi belanja, realisasi tahun 2020 mencapai Rp1.693,50 miliar atau 77,04% dari pagunya, yang berarti menunjukkan kondisi yang lebih baik dari realisasinya di tahun 2019 yang mencapai Rp1.565,26 miliar atau 75,83% dari pagunya.
“Terkait dengan realisasi belanja BP Batam yang mencapai 77,04 persen, beberapa kegiatan yang belum selesai seluruhnya di tahun 2020 dan akan dilanjutkan di tahun 2021, antara lain adalah proyek infrastruktur di Bandara dan pengembangan Sewerage System,” ujar Muhammad Rudi.
 
Lebih lanjut, Muhammad Rudi menjelaskan, dalam tahun 2021, DIPA BP Batam yang telah ditetapkan, yaitu sebesar Rp2.014,20 milar akan digunakan untuk mendanai dua program, yaitu, Program Dukungan Manajemen dan Program Pengembangan Kawasan Strategis.
Dalam tahun 2021, BP Batam akan mengusahakan dukungan dana non APBN sesuai aturan yang berlaku.
 
Skema yang akan dikembangkan, dikatakan Muhammad Rudi, adalah pemanfaatan aset melalui pola kerja sama, seperti Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), Kerja Sama Operasi (KSO), dan Kerja Sama Penyediaan Infrastruktur (KSPI).
“Kami khususkan hal tersebut terkait dengan Pengembangan dan Pengelolaan Bandara Hang Nadim, Pengembangan dan Pengelolaan Pelabuhan, Pengembangan Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM), serta beberapa kegiatan lainnya,” kata Muhammad Rudi.
 
Selain dengan BP Batam, Komisi VI DPR RI juga menggelar RDP dengan Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Kepala BP Kawasan Sabang dan Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). (rud)

Batam – Wali Kota Batam Muhammad Rudi meninjau kondisi Simpang Barelang, Senin (18/1/2021) pagi. Simpang akses menuju wilayah Rempang Galang ini merupakan salah satu yang akan ditata oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam tahun 2021 ini.

“(Rencana penataan) sudah dua tahun lalu sebetulnya, tapi karena Covid-19 tidak jadi. Intinya kami tidak ingin ada kemacetan di simpang ini, makanya akan kami tata,” ucap walikota penerima Asia Global Awards 2019 kategori ‘Asia Best Mayor Of The Year 2019’ ini.

Rudi mengatakan sejumlah fokus penataan Simpang Barelang di antaranya: penyesuaian elevasi (kemiringan) jalan, membangun bundaran hingga pelebaran setiap sisi simpang.

“Ada air mancur di tengah bundaran,” tambah Rudi.

Sebelum penataan dilakukan, dirinya telah meminta camat setempat, Satpol PP Pemko Batam dan Ditpam BP Batam untuk duduk bersama para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di ROW jalan simpang ini.

“Karena akan ditata simpangnya, tak boleh ada yang jualan. Anggaran sudah mau lelang, makanya tim berkomunikasi dengan pedagang, supaya mereka mau pindah,” imbuhnya.

Tidak hanya Simpang Barelang, simpang lain di wilayah Sagulung Batuaji yang juga ditata tahun ini adalah Simpang Basecamp yang menghubungkan Sekupang, Batuaji dan Sagulung.

“Simpang Basecamp juga akan dibuatkan bundaran,” terang Rudi.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA) Yumasnur mengatakan, penataan simpang akan dilakukan bertahap. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan OPD terkait penertiban, sebelum penataan dilakukan.

“Setiap sisi simpang akan dibangun jalan hingga lima lajur, satu lajur sekitar 3,5 meter,” ujar Yumasnur.

Penataan simpang, terutama Simpang Barelang cukup mendesak. Pasalnya, kemiringan jalan membuat pengguna jalan bahkan nekat berhenti di tengah simpang (garis lurus median jalan). Kondisi ini cukup membahayakan pengguna jalan dan masyarakat.

Sumber : Media Center Batam

Mamuju (17/1)- Kementerian Sosial (Kemensos)  membangun enam posko dapur umum (dumlap) bagi korban gempa. Enam dapur umum tersebut dua berasal dari Provinsi Sulawesi Barat, sedangkan satu dari Provinsi Sulawesi Selatan dan tiga dari Provinsi Sulawesi Tengah.

Fasilitas itu untuk memenuhi kebutuhan dasar bagi para penyintas gempa di Kabupaten Majene dan Mamuju. 

“Seluruh masakan kita sebarkan ke lokasi pengungsi atau bagi yang lokasi pengungsianya dekat bisa langsung mengambil", jelas Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos, M Safii Nasution, di Sulbar, pagi ini.

"Satu mobil dapur umum lapangan dapat memasak 2000 masak makanan. Sehari kita salurkan 2 kali. Jadi total nya mencapai 24.000", ungkap Safii.

Menurut dia, rencananya posko dapur umum difokuskan di satu titik, yakni Kantor Gubernur. Hal ini demi distribusi dan komunikasi berada dalam satu komando. Selanjutnya makanan akan didistribusikan ke 97 posko pengungsian yang terdaftar di Dinas Sosial, Sulbar.

"Untuk memudahkan pengontrolan Gubernur minta semua dapur umum dalam satu titik yaitu di kantornya," tambah Safii.

Safii menyebut situasi di Sulawesi Barat  belum sepenuhnya kondusif. Namun, pemerintah berupaya semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan dasar seluruh korban.

Kumpulkan Pengungsi Di Stadion

Tersebarnya titik pengungsian di Kabupaten Mamuju dan Majene menyulitkan distribusi makanan dan bantuan lainnya. Untuk itu, bagi pengungsi yang berada di Kabupaten Mamuju, Kemensos bersama Pemprov Sulbar mengambil kebijakan mengumpulkan mereka dalam satu lokasi yaitu di stadion Manakarra, Mamuju.

Untuk menghindari penyebaran covid 19, Safii mengaku telah mengirimkan tenda pengungsi covid 19 yaitu tenda yang menggunakan pembatas dan adanya ventilasi disetiap ruangnya.

"Kita siapkan 10 tenda untuk sementara dan bisa nambah tergantung jumlah pengungsi," tegasnya.

Selain itu, Kemensos juga menyediakan genset untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi pengungsi. "Kita juga pastikan semua kebutuhan listrik terpenuhi. Masyarakat bisa ngecarge HPnya agar mereka bisa berkomunikasi dengan keluarganya," lanjut Safii.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Sulawesi Tengah Mumu Suherlan mengaku membawa tiga mobil dapur umum lapangan (Dunlap) yaitu dari mobil dunlap propinsi, Kabupaten Donggala dan Sigi untuk membantu penyediaan makanan korban gempa di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

"Kita berangkat hari Jumat pagi jam enam setelah mendapat arahan dari Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazaeuddin, dengan menempuh perjalanan 12 jam dari kota Palu," jelas Mumu.

Selain mengerahkan Dulap, dikatakan Mumu dinsos Sulteng juga mengerahkan pilar sosial seperti Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Tagana guna memasak makanan siap saji bagi pengungsi dan relawan yang membantu evakuasi korban gempa.

"Kita bawa 9 TKSK dan 40 Tagana dari Sulteng. Semua kita kerahkan untuk bantu penyediaan makanan di tiga titik Dunlap^, tambah Mumu.

Sementara Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati mengatakan korban jiwa akibat gempa Magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat bertambah menjadi 56 orang.

Selain itu, terdapat 637 korban luka di Kabupaten Mejene dengan perincian 12 orang luka berat, 200 orang luka sedang, dan 425 orang luka ringan. Di Kabupaten Memuju, 189 orang mengalami luka berat dan menjalani rawat inap. (nck)

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, meresmikan lima layanan baru di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, Rabu (13/1/2021). Seremoni peresemian dilakukan di ruang pertemuan lantai 4 RSBP Batam, Sekupang, Batam.
Adapun kelima layanan yang diresmikan Kepala BP Batam, berupa CT Scan 128 Slice, ICU PIE, Poliklinik, Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), dan Laboratorium PCR.
 
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dalam sambutannya mengharapkan, SIMRS nantinya mampu menjangkau masyarakat dan pihak eksternal lainnya yang terakomodir di dalam sebuah aplikasi telepon seluler.
“Agar sewaktu-waktu masyarakat ingin mengetahui rekam jejak kesehatannya, bisa langsung termonitor secara mandiri. Sehingga jika ingin berobat kembali, semuanya sudah tertera di sana. Lebih cepat dan lebih efisien,” ujar Muhammad Rudi.
Di samping menambah devisa daerah, hadirnya layanan RSBP yang terbaru, diharapkan Muhammad Rudi, menjadi awal langkah konkrit BP Batam dalam meningkatkan pelayanan dan kenyamanan calon pasien, sembari menunggu proses legalisasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bidang Kesehatan yang akan diterapkan di RSBP Batam.
 
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, RSBP Batam dapat menjadi proyek percontohan di Indonesia sebagai KEK Kesehatan. Bila prosesnya selesai dan izinnya sudah keluar, maka banyak sekali kemudahan yang akan diterima oleh RSBP Batam,” jelas Muhammad Rudi.
Direktur RSBP Batam, dr. Afdhalun Hakim, dalam pemaparannya mengemukakan, di antara kelima layanan diresmikan tersebut, SIMRS menjadi salah satu prioritas dalam program pengembangan RSBP Batam.
 
Menurutnya, SIMRS yang merupakan urat nadi rumah sakit harus dikelola dengan baik, karena hal tersebut akan berdampak besar pada pengelolaan manajemen di rumah sakit secara simultan.
“Keuntungan dari sistem yang baru ini adalah keandalan sistem yang terukur, paperless, dan komprehensif dengan sistem pendukung lainnya. Jadi mulai status pasien, unit gawat darurat, poliklinik, keuangan, dan obat-obatan semuanya sudah terintegrasi lebih baik di sistem,” kata Afdhalun.
Setelah terintegrasi dengan BPJS dan Kementerian Kesehatan RI, dampak yang signifikan terjadi dari pengelolaan SIMRS adalah penghematan dan efisiensi, baik biaya maupun beban kerja petugas.
 
“Dengan slogan “New RSBP, New Spirit, New Services”, kami berharap ke depannya, sejumlah fasilitas pendukung dapat diperbanyak, baik infrastruktur fisik maupun sumber daya manusia yang kompeten, guna meningkatkan pelayanan RSBP Batam yang lebih prima dari sebelumnya,” kata Afdhalun.
 
RSBP Batam sendiri diketahui telah lulus akreditasi dengan status tertinggi lima bintang, yaitu Paripurna, yang diterbitkan oleh Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) sebagai wujud komitmen manajemen RSBP Batam.
Turut hadir dalam acara, Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Syahril Japarin, Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas 1 Kota Batam, Budi Santoso, Kepala Satuan Pemeriksa Intern BP Batam, Konstantin Siboro, Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar, dan jajaran RSBP Batam. (rud)

Gubernur H. Isdianto meresmikan secara langsung Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau di Aula Rumah Sakit Umum Daerah Raja H. Ahmad Thabib Tanjungpinang, Kamis (14/01).

Isdianto menyampaikan rasa terimaksihnya kepada Pemerintah Pusat yang telah mendengarkan keluhan masyakarat tentang kebutuhan vaksin yang mendesak agar virus Covid-19 yang saat ini masih menjadi wabah dan menjangkiti hampir seluruh warga di dunia agar segera sirna.

“Terimakasih pemerintah khususnya kepada Presiden RI Bapak Jokowi yang telah menjadi contoh bagi masyarakat dengan menjadi orang pertama divaksin di Indonesia. Begitu juga dengan telah ada vaksin di daerah, virus ini kita bisa lawan bersama dan hentikan lajunya,” jelasnya.

Kepada masyarakat Kepri, Isdianto menyampaikan bahwa seharusnya tidak ada keraguan lagi dalam benak masyarakat akan vaksin covid-19. Karena vaksin corona Sinovac yang akan disuntikan ke masyarakat saat ini telah disuntikan terlebih dahulu kepada para pimpinan dan pejabat di Kepulauan Riau.

“Hari ini teman-teman Forkompinda bersama tenaga kesehatan akan mulai vaksin bersama. Ini wujud nyata dukungan kami terhadap program vaksinasi dari pemerintah Pusat. Selanjutnya masyarakat tidak perlu khawatir lagi,” ucapnya.

Isdianto berpesan bahwa setelah vaksin bukan berarti masyarakat mengabaikan protokol kesehatan. Dirinya mengajak seluruh pihak untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, dan mencuci tangan).

“Inilah yang harus dipahami oleh kita semua, bangsa Indonesia, bahwa vaksin harus paralel dengan kedisiplinan, vaksin harus paralel dengan kepatuhan pada protokol kesehatan. Karena di sinilah kunci utama kita untuk memutus rantai penularan,” ajaknya.

Di kesempatan ini Isdianto yang juga Ketua Umum Satgas Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau memberikan klarifikasi terkait beberapa berita di media yang menyebutkan bahwa dirinya enggan atau tidak mau divaksin Covid-19 adalah sebuah pemberitaan yang tidak benar karena sebenarnya dirinya juga sangat ingin divaksin namun ketentuan dari pusat yang belum membolehkan.

“Saya ini tidak masuk kriteria prioritas mendapatkan vaksin karena pertama umur saya sudah melebih 60 tahun serta saya sudah pernah menjadi alumni Covid. Artinya yang sudah pernah terpapar covid tidak perlu vaksin karena sudah memiliki imun tubuh yang cukup untuk menghadapi virus ini, “ jelasnya.

Sementara itu Sekdaprov Kepulauan Riau H.TS. Arfi Fadillah dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan dari pelaksanaan vaksinasi adalah untuk mengurangi transmisi/penularan Covid-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity) dan memberikan informasi/sosialisasi kepada masyarakat tentang telah dimulainya vaksinasi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau.

“Untuk penyuntikan perdana pada hari ini jumlah peserta 27 orang yang terdiri dari pejabat daerah, TNI/Polri, organisasi profesi, MUI, DPRD dan tokoh masyarakat,” lapornya.

Selanjutnya penyuntikan vaksin Sinovac yang ditunggu-tunggu, akhirnya dimulai sekitar pukul 10.30 WIB dengan orang pertama yang mendapatkan suntikan vaksin untuk wilayah Provinsi Kepulauan Riau adalah Kepala BIN Provinsi Kepulauan Riau Brigjen Polisi Riza Celvian Gumay.

Selanjutnya berturut-turut diikuti oleh Sekda kepri H. TS, Arfi Fadillah, Kapolda Kepri Irjen Pol.Aris Budiman, Kaskogabwilhan I Mayjen TNI Syafrudin, Kajati Kepri Hari Setiono, Danlantamal Iv Laksamana Pertama Indarto Budiarto, Kasi Ops Korem 033/ WP Kolonel Infantri Ariful, Wakil Ketua III DPRD Provinsi Kepri Tengku Afrizal Dahlan, Anggota DPRD Kepri Rudi Chua, dilanjutkan perwakilan OPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh agama serta Organisasi Profesi.

Seusai mendapatkan vaksin dalam konferensi persnya didampingi Forkompinda, Isdianto berharap masyarakat yang menyaksikan langsung para Forkompinda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat yang telah lebih dahulu mendapatkan vaksinasi agar bisa ikut tergerak dengan sukarela menjalani vaksinasi juga.

“Kami maklum betul masyarakat masih khawatir dengan vaksin ini, namun hari ini kami semua hadir disini telah membuktikan bahwa vaksin ini aman, efektif, halal dan bermanfaat,” jelasnya.

Arif menyampaikan, setelah divaksin dapat dilihat bahwa semuanya baik-baik saja dan tidak terdampak apa-apa. Karena itu dia berharap masyarakat kepri tergerak hatinya untuk vaksin karena vaksin ini efektif untuk membunuh virus Covid-19.

sumber : humas.kepriprov 

Batam – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam, Marlin Agustina Rudi, menantang para Chef Kepri mengembangkan kuliner tradisional khas Melayu. Ia ingin, kuliner Melayu bisa terkenal hingga ke penjuru dunia.

Marlin yang menjadikan memasak sebagai hobi itu, ingin kuliner khas Melayu dapat terangkat derajatnya hingga mendunia. Cita-cita besar itu, kata Marlin, butuh kerja sama semua pihak termasuk para Chef yang ada di Kepri.

“Banyak kuliner tradisional kita yang belum terangkat. Ini butuh sentuhan para Chef dan ini sekaligus menjadi tantangan yang besar agar kuliner tradisional Kepri bisa go internasional,” ujar Marlin saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Chef Profesional Indonesia (PCPI) Kepri di Hotel Zia, Seipanas, Batam, Kamis (14/1/2021).

Untuk itu, Wakil Gubernur Kepri Terpilih tersebut mengajak semua pihak termasuk PCPI Kepri bekerja sama dalam mengembangkan kuliner khas daerah ini. Bagi dia, sudah menjadi keharusan bagi para Chef tempatan dapat berbangga dan mau mengenalkan kuliner asli daerahnya.

“Karena kita berada di Tanah Melayu, mari sama-sama kita angkat derajat kuliner tradisinonal kita,” ujarnya.

Marlin mengaku, di sektor kuliner ini bisa menjadi potensi besar. Bahkan, di masa pandemi ini, sektor ini tetap eksis. Sehingga, pihaknya akan terus berupaya mengembangkan kuliner sabagai kekuatan ekonomi ke depannya. Marlin pun mengaku selama mengemban amanat sebagai TP PKK, pihaknya sudah melatih para ibu-ibu untuk memanfaatkan potensi di bidang kuliner.

“Alhamdulillah, dengan pelatihan yang kita lakukan, sudah banyak ibu-ibu yang punya keterampilan memasak sudah mulai membuka usaha sendiri,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Marlin berpesan agar para Chef juga memiliki tekad sama membina dan memberikan pelatihan bagi masyarakat agar terus mengembangkan kemampuan di bidang kuliner. Ia juga menyampaikan, bagi Chef yang sudah bekerja di restoran dan hotel agar dapat menonjolkan satu kuliner khas Melayu.

“Karena di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kita harus bangga dan mau menyajikan kuliner asli daerah kita,” ujarnya.

Di lokasi sama, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwianata, mengaku sangat mendukung tekad yang disampaikan TP-PKK tersebut. Ia mengaku, kuliner tradisional Melayu khsusunya dari Batam, banyak yang sudah tak dikenal lagi. Karena itu, upaya yang dilakukan Ketua TP-PKK sejalan dengan Disbudpar yang kembali menggaungkan kuliner khas Batam.

“Kita punya lendot, punya putu piring, jungkong, dan banyak lagi. Semua ini menjadi buruan bagi para wisatawan karena para pelancong kalau ke daerah lain pasti akan mencari dan mencicipi masakan khas daerah tujuan,” ujarnya.

Ardi pun mengaku jika kuliner tradisional mampu tampil menarik dan enak, akan menjadi daya tarik tersendiri bagi Batam. Pasalnya, banyak wisatawan berwisata kuliner namun masih minim lokasi maupun menu tradisional yang disajikan. “Ini lah saatnya kita sama-sama bertekad mengangkat derajat kuliner khas kita,” ujarnya.

Gayung bersambut, tekad Pemerintah tersebut sejalan dengan visi misi PCPI. Ketua Umum PCPI Pusat, Chef Bambang Nurianto, menyampaikan keberadaan PCPI untuk menjadi organisasi terdepat yang profesional dalam melestarikan dan mengembangkan sumber daya Kuliner Indonesia serta mampu berkiprah ke dunia Internasional.

“PCPI berkomitmen menjadi profesional untuk bersinergi dengan Pemerintah dalam melaksanakan program-programnya, dalam memperkaya dan mempertahankan khazanah kuliner nusantara bersama para ahli dan pelaku kuliner Indonesia untuk diperdayakan mengangkat warisan budaya kuliner dan mampu berkiprah di dunia,” ujarnya.

Sebagai pendiri PCPI, ia pun meminta semua pengurus dan anggota dapat berkoordinasi dengan pemerintah, instansi terkait di provinsi maupun di kabupaten dan kota. Ia juga memotivasi anggota PCPI percaya diri dengan kuliner lokal. Untuk itu, kuliner lokal perlu dikembangkan lebih baik lagi.

“Saya yakin, kuliner Indonesia lebih baik dibanding kuliner dari luar,” ujarnya.

Sementara itu, Dewan Pembina DPD PCPI Kepri, Diana Martina, menyampaikan keberadaan PCPI di Kepri sudah menjalankan amanatnya. Bahkan, selama dua bulan belakangan ini ada beberapa event yang dilaksanakan seperti merangkul pelaku UMKM dalam memberikan cara mengukir buah-buahan, kemudian cooking show untuk disabilitas hingga membangun usaha sendiri.

“Kita harapkan kegiatan-kegiatan ini tetap terlaksana di 2021 hingga seterusnya,” ujarnya.

Di kesempatan itu, dilakukan penyerahan hasil musda kepada Ketua Umum PCPI Pusat sekaligus melantik pengurus DPD PCPI Kepri. Dalam musda tersebut, Chef Sapuri terpilih sebagai Ketua PCPI Kepri periode 2021-2026.

sumber : Media Center Batam

Batam – Pemeritah Kota (Pemko) Batam mulai melakukan sosialisasi terkait dengan vaksinasi Covid-19. Hal itu dilakukan agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar terkait vaksin Covid-19.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan sengaja mengumpulkan seluruh Forkompinda Kota Batam, Rumah Sakit, Puskesmas, tokoh masyarakat dan instansi pemerintah lainnya agar satu pendapat terkait vaksinasi tersebut.

“Hari ini kita juga dengarkan penjelasan dari dokter spesialis penyakit dalam. Artinya supaya kita tahu yang sebenarnya, sehingga bisa disampaikan kepada masyarakat,” kata Rudi di Dataran Engku Putri, Senin (11/1/2021).

Saat ini banyak isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait vaksin. Banyak informasi yang kadang tidak benar, sehingga membuat masyarakat ragu untuk divaksin.

Maka itu sosialisasi ini diharapkan bisa meluruskan informasi-informasi yang diterima masyarakat. Ia mengajak agar masyarakat percaya kepada pemerintah dan dokter yang memang sudah ahli dibidangnya.

“Kita memang tidak tahu mana yang benar, tapi kita harus percaya kepada dokter. Karena memang sudah ahli dibidangnya,” tegas Rudi.

Vaksinasi sendiri akan dilakukan secara bertahap, prioritas utama adalah untuk para tenaga medis. Di mana rencanannya akan diberikan dalam waktu dekat ini.

“Vaksinya ada di provinsi, jumlahnya untuk Batam saya belum dapat angkanya tapi yang jelas sesuai dengan tenaga medis kita,” katanya.

Rudi juga meminta agar masyarakat tidak menolak jika nantinya dilakukan vaksin. Sebab, vaksinasi diberikan bukan untuk dirinya sendiri tapi juga orang lain disekitarnya.

“Kalau virus ini tidak menular silahkan menolak, tapi yang menjadi masalah adalah virus corona ini bisa menular kepada siapa saja,” katanya.

Ketua DPRD Batam, Nuryanto mengatakan secara kelembagana pihaknya mendukung penuh vaksinasi Covid-19. Pihaknya juga meminta agar masyarakat turut mendukung rencana ini.

“Mari kita percayakan kepada pemerintah bahwa tidak mungkin pemerintah akan menyengsarakan rakyatnya,” kata Nuryanto.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Zulkarnain mengatakan sebagaimana yang disampaikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahwa vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat adalah halal.

“Karena itu khususnya bagi umat Islam tidak ada alasan untuk menolak divaksin,” katanya.

Page 1 of 30

Tentang Kami