Live Streaming
super me

super me

Page 6 of 60

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Kepala Seksi Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Disperindag Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Andre mengakui kelangkaan Gas LPG 3 kilogram (KG) di wilayah Batam.

Hal ini dikarenakan adanya keterlambatan atau jeda pengiriman dari agen ke pangkalan. Sehingga menyebabkan sempat terputusnya beberapa hari pasokan.

"Minggu terakhir bulan Oktober 2018, memang ada isu kelangkaan LPG PSO. Kami langsung cek lapangan namun, Pertamina akhirnya menambah LO ke beberapa agen LPG," ujar Andre kepada Tribun, Rabu (7/11/2018). 

Kelangkaan tersebut ada dibeberapa titik diantaranya Nongsa, Batam Kota dan Bengkong. Diakuinya awal November ini pasokan sudah kembali normal seperti biasanya.

"Kami juga sudah kroscek langsung ke agen dan pertamina bahwa stok masih aman. Saya ada info dari beberapa pangkalan di kecamatan tersebut," tuturnya.

Andre berharap semoga tidak ada kendala dalam rantai pasokan atau pengantaran. Diantaranya SPBU ke Agen kemudian pangkalan, terakhir didistribusikan ke masyarakat.

Sebelumnya sejumlah ibu-ibu rumah tangga di Botanis Batam, mengeluhkan langkanya gas elpiji 3 kg atau melon.

Satu di antaranya Warni (35). Sejak Selasa (11/6) pagi, suaminya sudah tujuh keliling Botania cari gas melon, namun tidak ketemu.

"Tidak ada yang jual. Kok bisa begitu yah, kami sangat kewalahan atas kelangkaan gas ini,'' katanya.

Di rumah Warni, hanya gas melon itu lah satu-satunya. Tidak ada tabung gas yang lebih berat.

"Terpaksa kami pakai kompor minyak. Itu pun, minyak tanahnya suami beli di Jodoh. Susah juga dapat di Botania,"katanya.

Selain Warni, Damayanti Warga perumahan Komplek Taman Raya Tahap III juga mengeluhkan hal yang sama.

Ia mengatakan, sebenarnya kelangkaan gas itu tidak saja hanya Senin kemaren. "Sudah tiga minggu yang lalu gas melon gak dijual di agen biasa,'' ujarnya.

Kelangkaan gas di Botania muncul berbagai spekulasi dari masyarakat. Ada yang mengatakan gas sengaja dimainkan oleh oknum agen. Dan ada juga yang bilang, kelangkaan gas melon yang diperuntukan bagi keluarga miskin itu akan ditarik pemerintah diganti dengan gas bright 5,5 kg.

 

Bahkan harga elpiji di Legenda Malaka sebesar Rp 25 ribu per tabung.Terkait kelangkaan elpiji 3 kilogram ini DPRD Kota Batam dalam waktu dekat akan memanggil pihak-pihak terkait.

Ketua Komisi II DPRD Batam Edward Brando mengaku belum mengetahui kenaikan dan kelangkaan gas tiga kilogram tersebut. Namun demikian ia berjanji akan segera mencari tahu sekaligus membicarakan kelangkaan dengan dinas terkait.

"Kita akan jadwalkan memanggil dinas terkait untuk rapat dengar pendapat. Apa penyebabnya dan solusi seperti apa, akan kita cari bersama," kata Edward.

Anggota Komisi II DPRD Batam, Mukriyadi mengatakan kelangkaan dan melambungnya harga elpiji 3 kilogram ini karena adanya permainan harga di pasar.

"Saya dengar di agen harga normal, sedangkan pertamina tidak mengurangi stok. Sementara bila dibeli kepada pengecer, harganya lebih tinggi. Gas tiga kilo di agen juga sering kosong. Makanya kita ingin tahu penyebabnya apa," katanya.

"Beberapa hari ini kita mendapatkan laporan kelangkaan elpiji, gas sulit didapatkan. Sementara pengecer hanganya sudah tinggi. Saya minta pemerintah untuk mengawasinya," tegasnya.

sumber : kompas.com

Rama Shinta - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo buka-bukaan soal isu tudingan bahwa ia anggota atau simpatisan Partai Komunis Indonesia.

Dalam sejumlah acara di Provinsi Banten, Sabtu (3/11/2018) hingga Minggu (4/11/2018), Jokowi mengatakan, berdasarkan hasil survei yang diterimanya, sekitar 6 persen responden percaya isu Jokowi adalah PKI.

"Kelihatannya memang cuma 6 persen. Tapi itu setara dengan 9 juta masyarakat Indonesia. Masih banyak, kan, berarti," ujar Jokowi dalam acara silaturahim dengan kiai serta santri di Pondok Pesantren Darul Hikmah, kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (4/11/2018).

Pada hari yang sama, saat pembekalan bagi 1.000 caleg perempuan di Hotel JHL Solitaire, Kota Tangerang, Jokowi mengatakan, selama ini ia sudah sabar menghadapi isu anggota PKI.

Hampir selama empat tahun ia memilih diam dan tidak ambil pusing atas tudingan itu.

Namun, menjelang Pemilihan Presiden 2019, isu itu bukannya mereda, tetapi kian menguat.

Menurut dia, saat ini adalah waktu yang tepat untuk membuat klarifikasi dalam setiap kesempatan.

"Selama ini saya itu diam saja. Sabar, sabar, sabar, tapi kok kayak begini terus. Supaya enggak dibawa lagi ke mana-mana, perlu juga saya jawab sekarang," ujar Jokowi.

Jokowi meminta klarifikasinya itu juga disebarluaskan kepada masyarakat umum. Ia mengatakan, ada tiga penjelasan yang dapat disampaikan kepada masyarakat.

Pertama, isu itu tidak sesuai logika. Sebab, melalui Ketetapan MPRS Nomor 25 Tahun 1966, negara memutuskan menjadikan PKI sebagai organisasi terlarang di Indonesia.

Sementara, Jokowi baru lahir tahun 1961. Artinya, saat PKI dibubarkan, Jokowi baru berusia sekitar 4 tahun.

"Masak ada PKI balita? Sampaikan begitu ke masyarakat. Dari sisi logikanya saja enggak bisa masuk," ujar Jokowi.

Kedua, tudingan Jokowi PKI sering dibarengi dengan menampilkan gambar Ketua Umum PKI DN Aidit yang sedang berpidato.

Di samping podium, tampak sosok yang sangat mirip dengan sosok Jokowi.

Setelah dicek, ternyata foto itu saat Aidit berpidato tahun 1955. Artinya, Jokowi belum lahir pada tahun itu.

"Siapa yang membuat gambar nakal seperti ini? Tapi kok saya lihat-lihat, mirip saya. Ternyata memang benar saya. Tapi tahun segitu, saya belum lahir. Ya kok bisa-bisanya masih percaya gitu lho," ujar Jokowi.

Ketiga, kata Jokowi, isu PKI tidak hanya berembus bagi dirinya, melainkan juga menerpa kedua orangtuanya. Jokowi menegaskan, saat ini merupakan era keterbukaan.

Seseorang dapat dengan mudah mengecek sebuah isu apakah benar atau bohong.

"Datangi saja masjid di dekat rumah saya, dekat rumah orangtua saya. Tanya, apa benar?Gitu saja kok enggak bisa? Di Solo itu NU ada, Muhammadiyah ada, Persis ada, LDII ada, FPI ada, semuanya ada. Tanyakan saja ke mereka, apa susahnya tho?" ujar Jokowi.

 

Alasan Jokowi

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani, menceritakan kisah di balik buka-bukaan Jokowi soal isu PKI.

Arsul mengatakan, Jokowi sebenarnya tidak mau menanggapi isu itu.

"Saya melihat Pak Jokowi semula tidak mau merespons soal itu karena itu kan masalah yang difitnahkan dalam Pilpres 2014 via Obor Rakyat," ujar Arsul.

Arsul mengatakan, pelaku fitnah lewat majalah Obor Rakyat itu sudah dipidana.

Namun, masih ada kelompok masyarakat yang percaya dengan isu itu. Jokowi masih dianggap sebagai anggota PKI.

Tahun demi tahun berlalu, hingga pemilihan presiden akan digelar lagi. Akan tetapi, isu bahwa Jokowi adalah anggota PKI tidak juga hilang.

Arsul mengatakan, banyak pihak yang mengangkat isu itu di beberapa daerah.

"Kami memang menemukan di lapangan bahwa masih ada yang tetap menyebarkan isu itu dan juga ada segmen pemilih tertentu yang masih percaya," ujar Arsul.

Akhirnya, Tim Kampanye Nasional memberikan saran kepada Jokowi untuk menjawab isu-isu itu.

Arsul mengatakan, Jokowi harus angkat bicara agar isu ini tidak terus-menerus bergulir.

"Kami pun di TKN menyarankan kepada Pak Jokowi agar Beliau merespons langsung soal itu sehingga masyarakat bisa mendengar dari tangan pertama," ujar kata Sekjen Partai Persatuam Pembangunan ini.

 

Wajar

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing mengatakan, langkah Jokowi secara berulang menjawab tudingan soal PKI adalah sesuatu yang wajar.

Sebab, tudingan soal PKI yang dilemparkan ke Jokowi juga direproduksi berulang-ulang di media sosial.

"Kalau kita lihat dari aspek komunikasi, kalau tudingan berulang-ulang tidak ada respon yang berulang-ulang juga, maka yang terkonstruksi di masyarakat bahwa tudingan itu benar," kata Emrus.

Oleh karena itu, Emrus berpendapat, langkah Jokowi yang menjawab tudingan dalam berbagai kesempatan itu sudah tepat.

Namun, Emrus juga menilai hal tersebut belum cukup.

Menurut dia, Jokowi dan pembantunya tidak cukup hanya menjawab tudingan yang dilemparkan lawan politik.

Sebaiknya Jokowi juga bisa menciptakan isu positif terkait keberhasilan pemerintahannya.

Dengan demikian, publik tidak terjebak pada balas pantun politik.

"Jadi timsesnya Pak Jokowi atau pemerintah harus menjelaskan ke publik keberhasilan yang dilakukan pemerintah, dan itu harus disampaikan secara berulang-ulang juga," kata Direktur Eksekutif Emrus Corner ini.

 

sumber : kompas.com

Rama Shinta - Tim junior Indonesia sukses menyapu bersih kemenangan 5-0 atas Austria di babak penyisihan grup H BWF World Junior Championships 2018. Pasangan ganda putri, Ribka Sugiarto/Febriana Dwipuji Kusuma menjadi wakil yang menutup kemenangan Indonesia. Ribka/Febriana menang 21-10 dan 21-12 dari Serena Au Yeong/Raphaela Winkler.

“Alhamdulillah kami bisa menyumbang poin. Tadi mainnya langsung enak dan lapangannya juga enak. Bolanya stabil. Kami tidak mendapat kesulitan yang berarti,” kata Ribka usai laganya di Markham Pan Am Center, Ontario, Kanada, Senin (5/11). “Lawan hari ini belum terlalu sulit. Kami juga siap jika harus diturunkan lagi memperkuat tim,” imbuh Febriana.

Indonesia belum mendapat perlawanan yang ketat dari lawannya kali ini. Kelima wakil yang diturunkan berhasil memastikan kemenangannya dalam dua game langsung.

Selanjutnya, Indonesia akan melakoni laga penyisihan grup berikutnya, melawan Makau. Pertandingan akan berlangsung pukul 19.00 waktu setempat. Indonesia yang merupakan unggulan dua, masih diunggulkan untuk menang.

Berikut hasil sementara pertandingan Indonesia melawan Austria (2-0):

Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Kilian Meusburger/Serena Au Yeong: 21-9, 21-11Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay vs Nicolas Rudolf: 21-12, 21-8

Putri Kusuma Wardani vs Raphaela Winker: 21-10, 21-8

Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin vs Kilian Meusburger/Nicolas Rudolf: 21-15, 21-13

Ribka Sugiarto/Febriana Dwipuji Kusuma vs Serena Au Yeong/Raphaela Winkler: 21-10, 21-12

 

 

sumber : cnnindonesia.com

Rama Shinta - Amerika Serikat mengerahkan 4.800 tentara ke sejumlah titik di dekat perbatasan dengan Meksiko pada Senin (5/11).

Juru bicara Kementerian Pertahanan AS, Bob Manning, mengatakan bahwa mereka menempatkan sekitar 1.100 tentara di California, 1.100 di Arizona, dan 2.600 di Texas.

"Situasi ini akan terus berkembang dinamis dengan pengerahan unit dan personel ke daerah operasi dan kami memperkirakan dapat mencapai 5.200 personel dikerahkan hingga hari ini," ucap Manning kepada AFP.

Menurut Manning, lebih dari 7.000 tentara aktif juga diperkirakan "segera" membantu Kementerian Keamanan Dalam Negeri.

Sementara itu, sekitar 2.100 Garda Nasional juga sudah beroperasi di daerah tersebut selama beberapa bulan belakangan. Dengan kedatangan tentara ini, total personel keamanan yang ada di perbatasan itu mencapai 9.000 orang.

Operasi Patriot Terpercaya ini bertujuan untuk membengung gelombang imigran dari Amerika Tengah yang berbondong-bondong menuju AS, di mana mereka akan mengajukan suaka.

Ketika ditanya mengenai biaya operasi ini, Manning hanya mengatakan bahwa semuanya masih digodok oleh bagian finansial Pentagon.

"Kementerian sudah memiliki dana itu, tapi saya hanya belum dapat memberikan angka kepada kalian," katanya.

Namun, Manning memastikan bahwa pasukan itu tak akan melakukan kontak langsung dengan para imigran.

sumber : detik.com

Rama Shinta MotoGP 2018 menuntaskan seri Malaysia, Minggu (4/11). Empat pebalap teratas tak goyah, termasuk Valentino Rossi yang tak mendapatkan poin kali ini. 

Marquez keluar sebagai juara MotoGP Malaysia dalam balapan di Sirkuit Sepang hari ini. Marquez menjadi yang pertama setelah hanya bersaing dengan Rossi di barisan depan. Keuntungan didapatkan Marquez pada empat lap terakhir setelah Rossi terjatuh. 

Di akhir balapan, Marquez pun mendapatkan tambahan 25 poin. Kini, Marquez meraih 321 poin. 


Rider Ducati, Andrea Dovizioso, yang finis di urutan keenam tak tergeser. Dia mengisi urutan kedua dengan 220 poin. 

Rossi yang mengakhiri balapan dengan merosot ke urutan ke-18 tertahan di peringkat ketiga. Dia mengoleksi 195 poin. 


Berikut klasemen MotoGP 2018 usai balapan di Sepang:

1. Marc Marquez SPA Repsol Honda 321 points

2. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team 220 points (-101)

3. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha 195 points (-126)

4. Maverick Viñales SPA Movistar Yamaha 193 points (-128)

5. Alex Rins SPA Suzuki Ecstar 149 points (-172)

6. Johann Zarco FRA Monster Yamaha Tech3 149 points (-172)

7. Cal Crutchlow GBR LCR Honda 148 points (-173)

8. Danilo Petrucci ITA Pramac Ducati 144 points (-177)

9. Andrea Iannone ITA Suzuki Ecstar 133 points (-188)

10. Jorge Lorenzo SPA Ducati Team 130 points (-191)

11. Dani Pedrosa SPA Repsol Honda 106 points (-215)

12. Alvaro Bautista SPA Angel Nieto Team 105 points (-216)

13. Jack Miller AUS Pramac Ducati 91 points (-230)

14. Franco Morbidelli ITA EG 0,0 Marc VDS 50 points (-271)

15. Aleix Espargaro SPA Factory Aprilia Gresini 44 points (-277)

16. Hafizh Syahrin MAL Monster Yamaha Tech3 40 points (-281)

17. Tito Rabat SPA SPA Reale Avintia 35 points (-286)

18. Pol Espargaro SPA Red Bull KTM Factory 35 points (-286)

19. Bradley Smith GBR Red Bull KTM Factory 30 points (-291)

20. Takaaki Nakagami JPN Honda 23 points (-298)

21. Scott Redding GBR Factory Aprilia Gresini 15 points (-306)

22. Karel Abraham CZE Angel Nieto Team 10 points (-311)

23. Mika Kallio FIN Red Bull KTM Factory 6 points (-315)

24. Stefan Bradl GER Honda 3 points (-318)

25. Katsuyuki Nakasuga JPN Yamaha Factory 2 points (-319)

26. Xavier Simeon BEL Reale Avintia 1 points (-320)

27. Michele Pirro ITA Ducati Team 1 points (-320)

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Kepri menghadirkan dua orang yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) saat ekspos di Pendopo Polda Kepri, Senin (5/11/2018).

Dua orang yang terjaring dalam OTT Ditkrimsus Polda Kepri itu adalah TS Kepala Syahbandar Pulau Sambu dan ES pimpinan PT Garuda Mahakam Pratama.

Dalam ekspos yang disampaikan Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S. Erlangga menyebutkan, OTT terhadap kedua orang ini berlangsung di Jakarta.

 

"OT terjadi pada tanggal 3 November 2018 sekitar pukul 18.30 WIB di restoran Gandaria City Mall Jakarta," ucapnya saat ekspos, Senin (5/11/2018).

Tampak hadiri Dirkrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Rustam Mansur.

Disebutkan, dalam kasus ini polisi sudah membuntuti tersangka sejak 3 Agustus lalu setelah mendapat dari informasi masyarakat terkait adanya dugaan transaksi uang tersebut.

"Perusahan ini adalah agen jasa pelayaran. Menyuap KSOP Pulau Sambu untuk uang kelancaran, dan ini sudah berlangsung sejak tanggal 3 Agustus lalu," kata Erlangga.

Kombes Pol Rustam Mansur menyebutkan, dari hasil pengungkapan, petugas mengamankan uang tunai sebanyak 9.200 USD atau sekira 137,87 Juta.

"Kita akan dalami keterlibatan siapa saja dalam uang kelancaran ini. Kita masih melakukan pengembangan untuk memburu sampai ke akarnya," katanya.

sumber : detik.com

Rama Shinta - Proses evakuasi Lion Air PK-LQP, yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, memasuki hari ke-8. Sebanyak 176 penyelam dari personel gabungan dikerahkan. 

Berdasarkan data yang tercatat, pada Senin (5/11/2018), sebanyak 176 penyelam diturunkan, yang terdiri atas Basarnas Special Group 41 orang, Kansar Semarang 5 orang, Kansar Lampung 1 orang, dan POSSI 16 orang. 


Lalu relawan yang tergabung dalam Indonesian Diver 5 orang, Kopaska 38 orang, Denjaka 28 orang, Taifib 17 orang, KPLP 7 orang, Brimob 4 orang, dan Polair 14 orang. 

Ada 69 kapal laut yang dikerahkan ke lokasi titik jatuhnya pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT 610 itu. Selain itu, diterjunkan helikopter sebanyak 5 unit serta 30 unit ambulans yang bersiaga di darat.
Belum ada penambahan kantong jenazah yang dikirim ke RS Polri Kramat Jati pagi ini. Jumlahnya tetap sama dari data terakhir pada Minggu (4/11) pukul 19.30 WIB, yaitu 138 kantong jenazah.

sumber : detik.com

Rama Shinta - Tim Disaster Victim Investigation (DVI) RS Polri Soekanto telah berhasil mengidentifikasi setidaknya 14 jenazah penumpang Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang. Jenazah yang diidentifikasi melalui pemeriksaan sidik jari hingga tes DNA.

Identifikasi terakhir yang berhasil dilakukan pada Minggu (4/11). Polisi berhasil mengidentifikasi 7 jenazah penumpang Lion Air.

Tim SAR Gabungan sendiri sudah mengumpulkan total 140 kantong jenazah berisi potongan tubuh korban selama tujuh hari operasi evakuasi pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Berikut daftar 14 jenazah yang sudah teridentifikasi:

1. Jannatun Cintya Dewi, perempuan, usia 24 tahun.

2. Candra Kirana, laki-laki, usia 29 tahun.

3. Munni, perempuan, usia 41 tahun.

4. Hizkia Jorry Saroinsong, laki-laki, usia 23 tahun.

5. Endang Sri Bagusnita, perempuan, usia 20 tahun.

6. Wahyu Susilo, laki-laki, usia 31 tahun.

7. Fauzan Azima, laki-laki, usia 25 tahun.

8. Rohmanir Pandi Sagala, laki-laki, usia 23 tahun.

Baca Juga: Misteri Penumpang Tak Masuk Manifes Ditelusuri Lion Air

9. Dodi Junaidi, laki-laki, usia 40 tahun.

10. Muhamad Nasir, laki-laki, usia 29 tahun.

11. Janry Efriyanto Santuri, laki-laki, usia 26 tahun.

12. Karmin, laki-laki, usia 68 tahun.

13. Harwinoko, laki-laki, usia 54 tahun.

14. Verian Utama, laki-laki, usia 31 tahun.

sumber : detik.com

Rama Shinta - Ribuan warga Boyolali turun ke jalan memprotes pernyataan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto soal 'tampang Boyolali'. Bupati hingga Ketua DPRD Boyolali juga ikut serta dalam aksi tersebut.


Bupati Boyolali Seno Samodro, Wakil Bupati Said Hidayat, Ketua DPRD Boyolali S Paryanto yang hadir dalam aksi demo ikut melakukan orasi menanggapi pidato Prabowo. Seno Samodro menyerukan agar tidak memilih Prabowo dalam Pilpres mendatang. Seruan itu adalah dampak dari pernyataan Prabowo yang dinilai merendahkan warga Boyolali dalam pidatonya.

"Saya tegaskan, karena ini Forum Boyolali Bermartabat, tidak usah menjelek-jelekkan Prabowo. Kita sepakat tidak akan memilih calon presiden yang nyinyir terhadap Boyolali. Setuju?" kata Seno Samodro dalam orasinya di depan ribuan warga Boyolali, di aksi yang berlangsung di gedung Balai Sidang Mahesa, Boyolali Minggu (4/11).

Warga yang berdemo tersebut juga meminta agar Prabowo meminta maaf atas pernyataannya tersebut. Meski demikian, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, menolak meminta maaf. 

Juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Sriyanto Saputro, beralasan telah mempelajari video tersebut secara utuh. Menurutnya tidak ada kesalahan atas ucapan Prabowo dalam pidato pembukaan posko relawan Prabowo-Sandi di Boyolali itu.

"Menurut saya (minta maaf itu) terlalu jauh. Apa yang disampaikan Pak Prabowo itu di forum internal para pendukung, para relawan, termasuk partai koalisi. Tidak ada satu pun yang datang itu tersinggung," ujarnya dalam keterangan pers di Solo, Minggu (4/11)

Dia justru menilai aneh jika ada orang lain di luar forum yang ikut terprovokasi. Sebab video yang beredar bukanlah versi lengkap.

"Kalau kemudian pihak lain yang tidak ada di situ, tapi karena terprovokasi oleh potongan video kan jadi aneh. Apa yang disampaikan Pak Prabowo Itu tulus secara utuh," kata dia.

Prabowo juga mengaku bingung segala tindak-tanduknya kini dianggap salah. Dia merasa bingung karena candaanya yang dipersoalkan.

"Saya baru keliling kabupaten-kabupaten Jawa Tengah, Jawa Timur. Mungkin Saudara monitor. Jadi, saya juga bingung, kalau saya bercanda dipersoalkan, kalau saya begini, dipersoalkan, begitu dipersoalkan," ujar Prabowo di acara Tablig Akbar dan Deklarasi Komando Ulama Pemenangan Prabowo Sandi (Kopassandi) di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (4/11).

Prabowo mengaku paham dengan keadaan sekarang. Dia menyebut ini adalah politik. "Saya tahu tapi ini adalah politik, ini adalah musim politik," sebut Prabowo.

Ketum Partai Gerindra itu mengaku merasakan dukungan yang amat besar dari rakyat saat dirinya berkunjung ke beberapa daerah. Dalam pidatonya, Prabowo menceritakan banyak hal, termasuk soal buku yang diterbitkannya.

Prabowo menyebut dia sudah sejak lama mengingatkan akan bahaya stunting atau gangguan pertumbuhan. Lagi-lagi, kata dia, pidatonya mengenai masalah tersebut dan ekonomi dipermasalahkan.

"Ini kan kita warning. Kalau warning, ada yang tersinggung, 'jangan bicara ekonomi'. Loh, ekonomi masalahnya. Nggak boleh bicara ekonomi, nggak boleh bercanda," cerita Prabowo.

Sebelumnya, dalam salah satu cuplikan video pidato, Prabowo membicarakan mengenai belum sejahteranya masyarakat saat ini. Ia memberi ilustrasi tentang ketimpangan sosial dengan menyebut 'tampang Boyolali' akan terasing jika memasuki hotel-hotel mewah di Jakarta.

"Kalian kalau masuk, mungkin kalian diusir. Tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang-tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini. Betul?" kata Prabowo kepada para pendukungnya.

sumbr : cnnindonesia.com

Rama Shinta - Tim SAR Gabungan kembali membawa 32 kantong jenazah berisi serpihan pesawat dan potongan tubuh korban insiden pesawat Lion Air JT610. Kantong jenazah yang berisi potongan tubuh korban kemudian dikirim ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, RIB (rigit inflatable boat) 03 Lampung merapat ke Posko Taktis JICT II, Tanjung Priok, Minggu (4/11) sekitar pukul 17.21 WIB. Mereka membawa 32 kantong jenazah. Satu kantong berisi serpihan pesawat, sehingga petugas memisahkannya.

Sementara 31 kantong lainnya berisi potongan tubuh korban. Petugas dari DVI Polda Metro Jaya, Basarnas, PMI, dan TNI memeriksa dan mendata 31 kantong tersebut. Usai didata, seluruh kantong dibawa ke RS Polri untuk keperluan identifikasi.

Selain serpihan dan potongan tubuh, hari ini Tim SAR Gabungan juga mengangkut beberapa komponen penting pesawat, seperti roda dan turbin pesawat.

Dengan temuan ini, total kantong jenazah yang dibawa Tim SAR Gabungan mencapai 136 kantong. Sementara tim DVI sudah mengidentifikasi 14 korban kecelakaan Lion Air JT610.

Tujuh jenazah yang sudah diidentifikasi hari ini, Minggu (4/11), yakni Rohmanir Pandi Sagala (23), Dodi Junaidi (40), Muhammad Nasir (29), Janry Efriyanto Sianturi (26), Karmin (68), Harwinoko (54), dan Verian Utama (31).

Sementara tujuh jenazah sudah diidentifikasi sebelumnya, yakni Jannatun Cintya Dewi (24), Candra Kirana (29), Monni (41), Hizkia Jorry Saroinsong (23), Endang Sri Bagusnita (20), Wahyu Susilo (31), dan Fauzan Azima (25).

Hari ini memasuki hari ke tujuh proses evakuasn dan pencarian pesawat Lion Air JT610 yang jatuh di perairan Karawang, Senin (29/10). Basarnas juga memperpanjang masa evakuasi selama tiga hari terhitung Senin (5/11).

Seperti diketahui, saat hari kecelakaan, pesawat Lion Air JT610 mengangkut 189 orang, terdiri atas 178 penumpang dewasa, satu anak, dan dua bayi, serta delapan awak kabin.

Pesawat Boeing 737-300 MAX 8 itu dipastikan jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat setelah dilaporkan hilang kontak pada pukul 06.33 WIB atau sekitar 13 usai lepas landas dari Bandara Soetta, Jakarta menuju Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Bangka Belitung.

Page 6 of 60

Tentang Kami