Live Streaming
Tuesday, 03 September 2019 11:56

Dirut Bank Rakyat Indonesia ( BRI) Suprajarto lengser dari jabatannya di BRI.

JAKARTA ( KR)—Setelah menolak menjadi Dirut Bank Tabungan Negara ( BTN) akhir Dirut Bank Rakyat Indonesia ( BRI)  Suprajarto juga harus lengser dari jabatannya di BRI.

Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BRI yang menjadi Dirut BRI yang baru adalah Sunarso.

“ Hasil RUPSLB BRI menyetujui penunjukan saya sebagai Direktur Utama, menggantikan Suprajarto,” kata Dirut BRI yang baru Sunarso, usai RUPSLB di Jakarta, Senin (2/9).

Dalam RUPSLB  BRI selain mengganti Dirut juga ada penggantian 4 direksi BRI.  Adapun yang diberhentikan adalah Apik Wijayanto, Osbal Saragi Rumahorbo, R.Sophia Alizsa dan Mohammad Irfan sebagai Direksi Bank BRI. A

Sedangkan direksi yang baru adalahb Catur Budi Harto, Herdy Rosady Harman, Agus Sudiarto, Agus Noorsanto dan Azizatun Azhimah serta Loeke Larasati Agustina sebagai Komisaris Bank BRI.

Menurut Sunarso, tugas direksi yang baru menjaga kinerja BRI tetap selalu baik serta masih ada ruang untuk penyempurnaan.

“Sejauh ini kinerja BRI baik dan tugas direksi yang baru menjaga agar semakin membaik. Jadi jangan kita menganggap bahwa kita paling top.  Tetap masih ada ruang untuk penyempurnaan,” tegasnya.

Sementara itu  Komisaris Utama/Komisaris Independen,  Andrinof A. Chaniago mengatakan, banyaknya pergantian Direksi BRI merupakan hal biasa  karena masa waktu kerjanya sudah lama dan perlu penyegaran.

“ Pada waktunya akan datang dan pergi, kalau soal banyaknya direksi yang diganti, karena pemegang saham punya tujuan dan itu tentu hal yang biasa karena masa waktu jabatannya sudah lama dan perlu pertukaran dan  perlu penyegaran,” tegasnya ketika ditanya tentang banyaknya direksi yang diganti.

Fokus UMKM

Dirut BRI yang baru Sunarso juga mengatakan, sebagai bank yang memiliki DNA dari mikro, maka BRI terus berkomitmen dan konsisten untuk dominan ke UMKM.

Dengan sasaran fokus kepada UMKM, BRI akan go smallker dan go sollter. Dimana BRI akan menyasar pasar yang selama ini tidak dijamah bank lain.

Bahkan misi BRI harus melayani rakyat sebanyak mungkin dan semurah mungkin dengan biaya yang lebih efisien dan proses cepat. Untuk mencapai hal tersebut kuncinya adalah digitalisasi.

“Kuncinya adalah digitalisasi. Dengan sasaran fokus ke UMKM BRI akan go smallker dan go sollter. Dimana BRI akan menyasar pasar yang selama ini tidak dijamah bank lain,” tegasnya.

Read 49 times

Tentang Kami