Live Streaming
Tuesday, 05 March 2019 16:07

ATB Melayani Kini dan Nanti

Keberadaan PT Adhya Tirta Batam sebagai perusahaan air di Kota Batam sudah kita rasakan mamfaatnya  oleh masyarakat Batam dan sekitarnya sejak tahun 1995.

Meskipun  masih ada beberapa wilayah yang belum lancar di aliri  air AT seperti di daerah Batu Aji dan sekitarnya..

Menurut pemaparan Presiden Direktur PT Adhya Tirta Batam Ir Benny Andrianto Antonius, pada saat Gathering bersama media pada hari Sabtu tgl 23 February 2018 di lt 7 gedung Adhya tirta batam Sukajadi Batam centre, untuk daerah Batu Aji – Tg Uncang dan sekitarnya keluhan suplai air pertriwulan 2018 sekitar 1.015 keluhan, Sementara permintaan sambungan baru sendiri  masih sangat tinggi mencapai 81.112 permintaan.

Saat ini PT Adhya Tirta Batam sudah mengelola enam instalasi pengolahan air (IPA) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang berjumlah lebih dari 280.000 pelanggan, keenam tersebut, yakni WTP Sei Harapan, WTP Sei Ladi, WTP Nongsa, WTP Muka kuning, WTP Tanjung Piayu, dan WTP Duriangkang. Ketersediaan air baku yang cukup terbatas di Batam, Dam Tembesi merupakan pilihan sumber air yang dibutuhkan. Dam Tembesi harusnya bisa beroperasi Mei 2019, akan tetapi nampaknya berat sekali untuk PT Adhya Tirta Batam  harus merampungkan nya dalam waktu dekat kalau melihat kondisi di sekitar Dam Tembesi  saat ini. 

PT Adhya Tirta Batam sudah mengumpulkan banyak sekali penghargaan , diantaranya:  Platinum SNI  Award 2018, TOP BUMD 2017 yakni untuk kategori TOP PAM Bidang Kinerja dan Manajemen 2017 dan TOP CEO Perusahaan Air Minum 2017, dan tentu saja kita berharap banyak  dengan banyaknya penghargaan itu bisa  di barengi dengan semakin lancarnya suplai air ke seluruh penjuru kota Batam. 

Ibu Maria Yakobus selaku Head of Corporate Secretary mengatakan banyak hal yang mengakibatkan suplai air ke pelanggan terganngu, bisa di karenakan adanya pemadaman listrik atau jaringan pipa pelanggan yg pelu perbaikan. Akan tetapi setiap ada pengaduan maka harus tetap bisa menyelesaikannya dengan baik.

 

Masa konsesi pengelolaan air ATB akan segera berakhir pada tahun 2020. Badan Pengusahaan (BP) Batam akan segera melelang tender pengelolaan air untuk mencari pemenang baru.

Dan ATB sendiri tetap akan mengikuti tender tersebut, kalaupun nantinya kalah  ternyata perusahaan air minum ini telah memiliki  usaha baru seperti di  Jawa Timur dan Lampung. Di saat menjelang akhir konsesi ini, ATB membentuk Corporate Secretary sebagai upaya untuk ekspansi usahanya di Jawa Timur dan Lampung.

Dengan keterbatasan bahan baku air di Kota Batam, yuk kita sama sama juga ikut menjaga resapan air yang ada di sekitar Dam , Gunakan air seperlunya, jangan berlebihan .Tahun 2020 nanti siapapun yang mengelola air di kota Batam kita berharap semoga bahan baku air sudah bukan masalah lagi (SA)

Read 191 times

Tentang Kami