Live Streaming
Wednesday, 16 May 2018 12:25

Pemerintah mewanti-wanti pedagang jangan menaikan harga daging jelang Ramadhan

Sumber: sindobatam.com

Pedagang dan distributor diwanti-wanti tidak memainkan harga daging dengan memanfaatkan momentum Ramadan ketika permintaan sedang tinggi-tingginya. Menyambut bulan puasa, Satgas Pangan Kota Batam ikut dipusingkan dengan semakin tingginya harga daging sapi. Dalam sidak kemarin di Pasar Tos 3000 Jodoh, Satgas Pangan menemukan daging dijual di atas harga eceran tertinggi (HET). Kebanyakan daging sapi di pasar tersebut dijual Rp86 ribu per kilogram, sementara HET Rp80 ribu per kilogram.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam Zarefriadi mengatakan bahwa dirinya juga memperhatikan nasib pedagang, tetapi ia menambahkan bahwa pedangang jangan menjual di atas harga yang sudah ditentukan. Harga daging menjadi sorotan selama sidak Satgas Pangan yang terdiri dari Polda Kepri dan Polres Barelang. Zaref meminta pedagang tidak memanfaatkan momentum Ramadan untuk mencari keuntungan lebih dengan berspekulasi memainkan harga. Harga yang melonjak tinggi hanya akan membebani masyarakat Batam.

Untuk diketahui, sapi bakalan yang masuk ke Batam berasal dari sentra peternakan di Bali, Jawa Timur, Lampung dan Sumatera Barat.Sentra itu memasok sekitar 90% bagi kebutuhan Batam. Sedangkan komposisi pasokan daging sapi lokal hanya mampu memenuhi sekitar 10% dari total kebutuhan yang rata-rata mencapai 25 sampai 30 ton per hari di luar hari besar. Adapun menjelang puasa Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam menjalankan strategi pasar murah untuk menekan harga kebutuhan pokok. Pasar tersebut digelar dalam dua tahap. Tahap pertama lima kali digelar menjelang puasa di 10 lokasi.

Read 87 times

Tentang Kami